20 Juni 2026

Komitmen SDI Kassi Wujudkan Sekolah Adiwiyata Lewat Workshop 3R di Hotel Mercure

Tags


MULIAINFO. Com. SDI Kassi Makassar turut berpartisipasi dalam workshop pengelolaan persampahan yang digelar di Hotel Mercure Makassar pada tanggal 20 April 2026. Kegiatan ini dihadiri kepala sekolah Ibu Sukmawati, S.Pd. bersama perwakilan guru dan siswa. Suasana workshop berlangsung interaktif sejak sesi awal, dengan peserta dari berbagai sekolah dasar di Makassar.

Workshop ini bertujuan meningkatkan pemahaman sekolah tentang sistem pengelolaan sampah berbasis 3R: Reduce, Reuse, Recycle. Panitia ingin mendorong sekolah menjadi pelopor sekolah adiwiyata dan berwawasan lingkungan. Selain materi teori, peserta juga diajak melihat studi kasus penerapan pengelolaan sampah di hotel agar lebih aplikatif.

Kehadiran SDI Kassi menunjukkan komitmen sekolah dalam membentuk karakter peduli lingkungan sejak usia dini. Ibu Sukmawati hadir langsung untuk menyerap materi, mencatat poin penting, dan menjalin kerja sama dengan pihak hotel. Beliau juga membawa beberapa guru agar ilmu bisa langsung diteruskan ke kelas.

Narasumber membahas teknik pemilahan sampah organik dan anorganik, pembuatan kompos sederhana dari sisa makanan, serta pemanfaatan sampah plastik menjadi karya kreatif seperti pot bunga dan tas. Peserta juga praktik langsung memilah sampah dan membuat komposter mini yang bisa diterapkan di lingkungan sekolah.

Dalam salah satu ucapannya, Ibu Sukmawati, S.Pd. menyampaikan apresiasi kepada panitia dan Hotel Mercure. Beliau menekankan pentingnya aksi nyata setelah pelatihan agar ilmu tidak berhenti di ruang seminar. Menurut beliau, perubahan besar dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari oleh warga sekolah.


"SDI Kassi mengikuti workshop ini karena kami percaya pendidikan lingkungan dimulai dari hal kecil. Anak-anak harus terbiasa membuang sampah pada tempatnya dan memilah sejak di kelas," ujar Ibu Sukmawati. Beliau menambahkan bahwa guru akan jadi teladan utama, karena anak meniru apa yang mereka lihat setiap hari di sekolah.
  
Setelah workshop, SDI Kassi akan membuat bank sampah sekolah dan pojok daur ulang di halaman belakang. Tong sampah 3 warna akan dipasang di setiap sudut sekolah untuk membiasakan siswa memilah. Program ini ditarget mulai berjalan bulan depan setelah semua guru mendapat pelatihan lanjutan.

Guru mendapat tugas menjadi duta lingkungan di kelas masing-masing dan memberi contoh langsung saat jam istirahat. Siswa dilibatkan lewat program Jumat Bersih, piket memilah sampah, dan lomba kreasi dari sampah. Dengan cara ini anak belajar tanggung jawab sambil tetap merasa kegiatan itu menyenangkan.

Pihak Hotel Mercure mendukung inisiatif SDI Kassi dengan menyediakan narasumber, modul pelatihan, dan tour ke area pengelolaan limbah hotel. Kerja sama ini jadi contoh sinergi dunia usaha dan pendidikan. Pihak hotel juga bersedia jadi mitra pembinaan jangka panjang untuk program adiwiyata SDI Kassi.

Workshop ini menjadi titik awal transformasi SDI Kassi menjadi sekolah ramah lingkungan. Ibu Sukmawati optimis langkah kecil hari ini akan berdampak besar bagi masa depan anak dan bumi. Beliau menutup dengan ajakan agar semua warga sekolah konsisten menjaga kebersihan, karena sekolah bersih adalah cerminan karakter siswa yang disiplin dan peduli. ( Mun. Yahya )