MULIAINFO -- MAKASSAR -- UPT SPF SD Negeri Paccinang, Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pembelajaran melalui program pembiasaan unggulan. Salah satu program yang menjadi perhatian utama adalah pembiasaan numerasi yang dilaksanakan secara rutin dan konsisten. Program ini menjadi fondasi penting dalam membangun budaya literasi dan numerasi di lingkungan sekolah.
Kegiatan pembiasaan tersebut dilaksanakan setiap hari Kamis pagi sebelum proses pembelajaran di kelas dimulai. Waktu pagi dipilih karena kondisi siswa masih segar, bersemangat, dan siap untuk menerima rangsangan belajar yang menyenangkan. Kegiatan ini telah menjadi agenda wajib yang dinanti-nantikan oleh seluruh warga sekolah.
Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di lapangan sekolah sebagai ruang belajar terbuka. Seluruh murid dari kelas 1 sampai kelas 6 berkumpul bersama membentuk barisan yang rapi. Dengan suasana terbuka, anak-anak merasa lebih bebas, tidak tertekan, dan lebih berani untuk berpartisipasi aktif.
Peserta dari kegiatan ini adalah semua murid UPT SPF SD Negeri Paccinang tanpa terkecuali. Mereka didampingi langsung oleh dewan guru yang bertugas secara bergiliran untuk memandu jalannya acara. Kebersamaan seluruh siswa dan guru ini menciptakan kekompakan dan semangat kekeluargaan yang kuat.
Hal yang membedakan pembiasaan di SD Negeri Paccinang adalah penerapan prinsip Matematika Menyenangkan. Matematika tidak lagi disajikan sebagai pelajaran yang kaku, penuh rumus, dan menakutkan. Melalui pendekatan yang ceria dan ramah anak, matematika diubah menjadi sahabat bagi para siswa.
Konsep utama yang digunakan adalah Matematika dengan Konsep Bermain. Siswa diajak belajar sambil bermain, dan bermain sambil belajar. Materi operasi hitung, logika angka, dan pemecahan masalah dikemas dalam bentuk permainan edukatif. Dengan cara ini, anak-anak belajar tanpa merasa sedang belajar.
Tujuan pertama dari kegiatan ini adalah sebagai salah satu langkah untuk membuat siswa gemar belajar matematika. Rasa takut dan anggapan bahwa matematika itu sulit ingin dihilangkan secara perlahan. Ketika rasa gemar sudah tumbuh, maka prestasi akan mengikuti dengan sendirinya.
Tujuan kedua yang tidak kalah penting adalah untuk meningkatkan nilai Tes Kemampuan Akademik atau TKA, khususnya bagi murid kelas 6. Pembiasaan berhitung cepat, penalaran, dan ketepatan berpikir yang dilatih setiap Kamis menjadi bekal yang sangat berharga. Ini merupakan persiapan matang untuk menghadapi ujian dan jenjang pendidikan selanjutnya.
Program inovatif ini terlaksana berkat arahan dan bimbingan dari Kepala UPT SPF SD Negeri Paccinang, Ibu Fatmawati, S.Pd., M.Pd. Beliau memiliki visi yang kuat untuk menciptakan pembelajaran yang berpusat pada kebahagiaan anak. Inovasi beliau menjadi semangat baru bagi guru dan siswa untuk terus berkreasi.
Adapun bentuk permainan numerasi yang dilakukan sangat variatif dan kreatif. Di antaranya adalah kuis matematika berantai, tebak angka, estafet penjumlahan dan pengurangan, bingo perkalian, serta tantangan logika sederhana. Semua permainan dilakukan dengan gerakan fisik sehingga anak tetap aktif dan gembira.
Suasana di lapangan setiap Kamis pagi selalu meriah dan penuh sorak sorai. Anak-anak dengan seragam merah putih terlihat antusias mengacungkan tangan untuk menjawab pertanyaan. Tepuk tangan dan yel-yel penyemangat menjadi pemandangan rutin yang menambah keceriaan pagi.
Para guru berperan sebagai fasilitator, motivator, dan pemberi apresiasi. Mereka tidak hanya memberikan soal, tetapi juga memberikan pujian, hadiah kecil, dan kata-kata penyemangat bagi setiap usaha siswa. Pendekatan ini membuat siswa yang belum mahir pun tetap merasa dihargai dan berani untuk mencoba lagi.
Secara akademik, manfaat dari pembiasaan ini sangat besar bagi perkembangan kognitif siswa. Kemampuan berpikir kritis, logis, kreatif, dan kemampuan memecahkan masalah meningkat secara signifikan. Konsentrasi dan kecepatan berpikir siswa dalam mengolah angka juga terlatih dengan baik.
Dari segi karakter, kegiatan ini juga menanamkan nilai-nilai positif seperti disiplin, kerja sama, sportivitas, percaya diri, dan saling menghargai. Siswa belajar untuk tertib dalam barisan, sabar menunggu giliran, dan berani tampil di depan teman-temannya. Inilah pendidikan karakter yang sesungguhnya.
Ke depan, UPT SPF SD Negeri Paccinang di bawah kepemimpinan Ibu Fatmawati, S.Pd.,M.Pd. berkomitmen untuk terus melanjutkan dan mengembangkan program Kamis Numerasi ini. Harapannya, akan lahir generasi siswa Paccinang yang tidak hanya unggul dalam nilai TKA, tetapi juga benar-benar cinta dan gembira dengan matematika sepanjang hayat.













