11 Maret 2026

Gladi Bersih Gelombang Kedua Sesi Pertama UPT SPF SD Inpres Borong jambu III: Persiapan Matang untuk Ujian Akhir Tahun


 MULIAINFO. com. Makassar -- Gladi bersih TKA gelombang kedua sesi pertama UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III telah dilaksanakan dengan lancar. Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa-siswi dalam menghadapi ujian akhir tahun.


Kepala Sekolah, Bapak Abdul Jalil, S.Pd, memantau langsung jalannya gladi bersih dan memberikan arahan kepada guru-guru dan siswa-siswi. "Gladi bersih ini sangat penting untuk memastikan bahwa siswa-siswi siap dan tidak merasa cemas saat menghadapi ujian," ujarnya.

Gladi bersih ini juga diikuti oleh orang tua siswa yang ingin memastikan bahwa anak-anak mereka siap menghadapi ujian. Mereka sangat mendukung upaya sekolah dalam mempersiapkan siswa-siswi untuk ujian.

UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III telah melakukan persiapan yang matang untuk menghadapi ujian akhir tahun. Mereka yakin bahwa siswa-siswi akan dapat menghadapi ujian dengan baik dan mencapai hasil yang memuaskan.

Guru-guru di sekolah juga telah memberikan bimbingan dan dukungan kepada siswa-siswi untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian. Mereka siap membantu siswa-siswi dalam mengatasi kesulitan-kesulitan yang mungkin dihadapi.

Siswa-siswi UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III juga telah melakukan persiapan yang baik. Mereka telah belajar dengan giat dan berusaha untuk mencapai hasil yang terbaik.

Kepala Sekolah, Bapak Abdul Jalil, S.Pd, juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua siswa atas dukungan dan kepercayaan mereka kepada sekolah. "Kami akan terus berusaha untuk memberikan pendidikan yang berkualitas bagi siswa-siswi," ujarnya.

Gladi bersih ini juga bertujuan untuk menguji kesiapan siswa-siswi dalam menghadapi ujian. Mereka akan diberikan simulasi ujian yang sama dengan ujian sebenarnya.

Dengan demikian, siswa-siswi UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III akan lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi ujian akhir tahun.

UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III yakin bahwa siswa-siswi akan dapat menghadapi ujian dengan baik dan mencapai hasil yang memuaskan. ( M Yahya)



MULIAINFO. com. Makassar -- SD Inpres Kassi juga melibatkan orang tua siswa dalam persiapan Adiwiyata Nasional. Mereka telah mengadakan pertemuan dengan orang tua siswa untuk membahas rencana dan program-program lingkungan hidup yang akan dilaksanakan di sekolah.


Dalam pertemuan tersebut, Kepala Sekolah, Ibu Sukmawati, S.Pd, mengajak orang tua siswa untuk berperan aktif dalam mendukung program Adiwiyata Nasional di SD Inpres Kassi.


Orang tua siswa juga diberikan kesempatan untuk memberikan saran dan masukan terkait program Adiwiyata Nasional. Mereka sangat antusias dan mendukung upaya SD Inpres Kassi untuk menjadi sekolah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.


SD Inpres Kassi telah membentuk tim khusus yang bertugas untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekolah dan mengembangkan program-program lingkungan hidup.


Tim ini terdiri dari guru-guru, staf sekolah, dan perwakilan orang tua siswa. Mereka bekerja sama untuk membuat SD Inpres Kassi menjadi sekolah yang lebih hijau dan sehat.


Dalam persiapan Adiwiyata Nasional, SD Inpres Kassi telah melakukan beberapa kegiatan, seperti penanaman pohon, pembuatan taman sekolah, dan pengelolaan sampah.

Mereka juga telah mengembangkan kurikulum lingkungan hidup yang akan diintegrasikan ke dalam proses belajar mengajar.


Kepala Sekolah, Ibu Sukmawati, S.Pd, mengatakan bahwa SD Inpres Kassi berkomitmen untuk menjadi sekolah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.


Dengan dukungan orang tua siswa, SD Inpres Kassi yakin dapat mencapai tujuan menjadi sekolah Adiwiyata Nasional dan memberikan pendidikan lingkungan hidup yang berkualitas bagi siswa-siswi.


SD Inpres Kassi juga berharap dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam hal pengelolaan lingkungan hidup dan pendidikan lingkungan hidup.


Dengan demikian, SD Inpres Kassi dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. ( M Yahya )
 

10 Maret 2026

Kepemimpinan Inspiratif Ibu Hasdiarah Kadir, S.Pd di UPT SPF SDI BANTA- BANTAENG I


 MULIAINFO. com.Makassar -- UPT SPF SDI Banta- Bataeng I, sebuah lembaga pendidikan yang berdedikasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah Banta-Bataeng, memiliki kepala sekolah yang sangat berkompeten dan berdedikasi, yaitu Ibu Hasdiarah Kadir, S.Pd.


Beliau telah memimpin UPT SPF SDI Banta- Bataeng I dengan sangat baik dan telah membawa perubahan positif bagi sekolah dan siswa-siswi di dalamnya. Ibu Hasdiarah Kadir, S.Pd memiliki visi yang jelas untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk karakter siswa-siswi yang berakhlak mulia.

Dengan kepemimpinan beliau, UPT SPF SDI Banta- Bataeng I telah menjadi salah satu sekolah yang paling populer di daerah Banta-Bataeng. Beliau telah meningkatkan kualitas guru-guru dan fasilitas sekolah, sehingga siswa-siswi dapat belajar dengan nyaman dan efektif.

Ibu Hasdiarah Kadir, S.Pd juga sangat peduli dengan kegiatan ekstrakurikuler siswa-siswi. Beliau telah membentuk berbagai klub dan organisasi siswa, seperti klub sains, klub olahraga, dan organisasi siswa yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan minat siswa-siswi.

Selain itu, beliau juga sangat aktif dalam menjalin kerjasama dengan orang tua siswa-siswi dan masyarakat sekitar. Beliau percaya bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama, sehingga beliau selalu berusaha untuk meningkatkan komunikasi dan kerjasama dengan semua pihak.

UPT SPF SDI Banta- Bataeng I di bawah kepemimpinan Ibu Hasdiarah Kadir, S.Pd telah menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di daerah Banta-Bataeng. Beliau telah membuktikan bahwa dengan kepemimpinan yang baik dan dedikasi yang tinggi, sebuah sekolah dapat menjadi lebih baik dan mencapai kesuksesan.

Beliau adalah contoh yang baik bagi guru-guru dan siswa-siswi di UPT SPF SDI Banta- Bataeng I. Beliau telah menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, kita dapat mencapai apa saja yang kita inginkan.

UPT SPF SDI Banta- Bataeng I akan terus maju dan berkembang di bawah kepemimpinan Ibu Hasdiarah Kadir, S.Pd. Beliau akan terus berusaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk karakter siswa-siswi yang berakhlak mulia.

Dengan demikian, kita dapat berharap bahwa UPT SPF SDI Banta- Bataeng I akan menjadi salah satu sekolah terbaik di daerah Banta-Bataeng dan melahirkan generasi-generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berprestasi.

Ibu Hasdiarah Kadir, S.Pd adalah kepala sekolah yang sangat berkompeten dan berdedikasi. Beliau telah membuktikan bahwa dengan kepemimpinan yang baik, sebuah sekolah dapat menjadi lebih baik dan mencapai kesuksesan.

Oleh karena itu, sang kepala sekolah patut menjadi contoh dan inspirasi bagi kita semua dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk karakter yang berakhlak mulia. ( M Yahya)

Diduga Lakukan Pungli, Eks Pejabat Disdik Makassar Kembali Dapat Jabatan. Aktivis Soroti Inkonsistensi Penegakan Sanksi


MULIAINFO. com. Makassar — Keanehan dalam tata kelola jabatan di lingkup Dinas Pendidikan Kota Makassar kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya, seorang pejabat yang sebelumnya terbukti melakukan praktik pungutan liar (pungli) saat menjabat sebagai kepala bidang telah dicopot dari jabatannya, namun belum lama berselang justru kembali diberi kepercayaan menempati posisi baru sebagai kepala seksi pada bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat, khususnya pemerhati pendidikan di Kota Makassar. Pasalnya, kasus yang menjerat oknum pejabat tersebut dinilai masih hangat, tetapi yang bersangkutan sudah kembali mendapatkan ruang dalam struktur organisasi.

Salah satu aktivis yang dikonfirmasi pada Senin (9/3/2026) mempertanyakan kebijakan tersebut. Menurutnya, keputusan itu menimbulkan kesan adanya standar ganda dalam penegakan disiplin di lingkungan pendidikan.

“Apakah memang di Dinas Pendidikan Kota Makassar sudah tidak ada lagi figur yang layak sehingga orang yang telah melakukan kesalahan tetap diberdayakan? Sementara ada pihak lain yang melakukan kesalahan langsung dicopot dan tidak diberi kesempatan lagi,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti perlakuan yang berbeda antara pejabat struktural di dinas dengan kepala sekolah di lapangan. Menurutnya, selama ini banyak kepala sekolah yang ketika melakukan pelanggaran administratif atau kesalahan tertentu langsung dicopot dari jabatannya tanpa diberikan kesempatan untuk kembali memimpin sekolah.

“Jika kepala sekolah melakukan pelanggaran, hampir pasti tidak diberi kesempatan lagi. Tetapi ketika pejabat dinas melakukan kesalahan yang bahkan menyangkut pungli, justru masih diberi posisi baru. Ini tentu menimbulkan pertanyaan besar di publik,” tambahnya.

Selain itu, ia menilai kebijakan tersebut berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap komitmen pemerintah daerah dalam memberantas praktik pungli dan memperkuat integritas birokrasi pendidikan.

Diketahui, praktik pungli di sektor pendidikan selama ini menjadi salah satu persoalan yang sering dikeluhkan oleh masyarakat dan tenaga pendidik. Pemerintah daerah bahkan berulang kali menegaskan komitmennya untuk menciptakan tata kelola pendidikan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Namun jika pejabat yang pernah tersandung kasus serupa masih diberi ruang dalam struktur jabatan, maka hal tersebut dinilai dapat memunculkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

Para aktivis berharap Pemerintah Kota Makassar dapat melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kebijakan penempatan pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan agar penegakan aturan dan sanksi dapat berjalan secara adil serta tidak menimbulkan kesan tebang pilih.

“Harapan kami sederhana, aturan harus ditegakkan secara konsisten. Jika memang seseorang terbukti melakukan pelanggaran serius seperti pungli, maka harus ada sanksi tegas dan tidak diberikan kembali ruang jabatan yang berpotensi menimbulkan polemik baru,” tutupnya.(Y)

09 Maret 2026

Tes Awal tes Kemampuan Akademik k (TKA) di UPT SPF SD Inpres Bangkala I: Persiapan Menuju Sukses


 MULIAINFO. com. MAKASSAR -- UPT SPF SD Inpres Bangkala I telah melaksanakan Tes Awal Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk murid kelas VI pada tanggal 9-10 Februari 2026.

Tes ini diikuti oleh 47 murid dan bertujuan untuk mengukur kemampuan awal akademik mereka di bidang studi Matematika dan Bahasa Indonesia.

Hasil tes ini akan digunakan sebagai dasar untuk memberikan pembelajaran intensif kepada murid-murid yang akan menghadapi TKA Berbasis Komputer dari Kementerian pada bulan April-Mei 2026.

Sertifikat TKA akan diberikan kepada murid yang lulus dan akan menjadi prasyarat SPMB masuk ke SMP Negeri di Kota Makassar tahun pelajaran 2026/2027.

Kepala Sekolah berharap bahwa kegiatan ini dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dan mempersiapkan murid-murid untuk menghadapi tantangan akademik di masa depan.



Pembelajaran intensif akan diberikan kepada murid-murid yang membutuhkan untuk meningkatkan kemampuan mereka di bidang Matematika dan Bahasa Indonesia.

Guru-guru akan mendampingi murid-murid selama proses pembelajaran intensif dan memberikan bimbingan yang diperlukan.

Orang tua siswa juga diundang untuk berpartisipasi dalam proses pembelajaran intensif dan memantau kemajuan anak-anak mereka.

UPT SPF SD Inpres Bangkala I berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang berkualitas kepada murid-murid dan mempersiapkan mereka untuk sukses di masa depan.

Semoga kegiatan ini dapat membawa kebaikan dan kesuksesan bagi murid-murid UPT SPF SD Inpres Bangkala I. ( M Yahya)

Pesantren Kilat di SD Lantibung Meningkatkan Kualitas Pendidikan Agama


MULIAINFO. com. MAKASSAR -- SD Lantibung, di bawah kepemimpinan Ibu Kepala Sekolah Amrah S.Pd, akan melaksanakan Pesantren Kilat bagi siswa-siswi kelas 5

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman agama Islam siswa. Dengan demikian, siswa dapat memahami ajaran agama dengan lebih baik dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Pesantren Kilat akan diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan, seperti shalat berjamaah, tilawah Al-Quran, dan kajian agama.

Siswa juga akan mendapatkan kesempatan untuk memperdalam pengetahuan agama dan meningkatkan spiritualitas.

Ibu Amrah S.Pd berharap, Pesantren Kilat ini dapat membantu siswa meningkatkan kualitas pendidikan agama. Beliau juga berharap agar siswa dapat menjadi contoh yang baik bagi teman-temannya.


Kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu siswa menjadi generasi yang beriman dan berakhlak mulia. Dengan demikian, mereka dapat menjadi penerus bangsa yang baik dan berprestasi.

Pesantren Kilat akan dilaksanakan dalam waktu yang singkat, namun dengan program yang padat dan bermanfaat.

Guru-guru dan staf sekolah akan mendampingi siswa selama kegiatan Pesantren Kilat berlangsung.

Orang tua siswa juga diundang untuk berpartisipasi dalam kegiatan Pesantren Kilat ini. Kehadiran orang tua sangat diharapkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama siswa.

Semoga Pesantren Kilat di SD Lantibung dapat membawa kebaikan dan kesuksesan bagi siswa. Kami doakan agar siswa dapat menjadi generasi yang sukses dan beriman. ( M Yahya)

Hari Pertama SAS ( Sumatif Akhir Semester) Kelas 1-5 SDI KAJENJENG : Awal Mula Penilaian


MULIAINFO. com. MAKASSAR --  Hari pertama SAS (Sumatif Akhir Semester) Kelas 1-5 SDI KAJENJENG telah dilaksanakan pada tanggal 9 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan awal mula penilaian bagi siswa-siswa kelas 1-5.

Kepala Sekolah, Ibu Hj Hamsinah S.Pd, membuka hari pertama SAS dengan mengucapkan selamat kepada siswa-siswa yang akan mengikuti penilaian.

"SAS ini sangat penting untuk mengetahui kemampuan dan pengetahuan kalian, jadi pastikan kalian untuk fokus dan berdoa," ujar Ibu Hj Hamsinah S.Pd.

Siswa-siswa kelas 1-5 SDI KAJENJENG sangat antusias dalam mengikuti SAS ini. Mereka dapat menunjukkan kemampuan dan pengetahuan mereka dalam penilaian.

Guru-guru SDI KAJENJENG telah mempersiapkan materi dan strategi untuk SAS ini. Mereka siap membantu siswa-siswa dalam meningkatkan kemampuan dan kesiapan mereka.

SAS ini berlangsung selama 2 hari, yaitu tanggal 9-10 Maret 2026. Siswa-siswa akan mengikuti penilaian dalam beberapa mata pelajaran.

"Saya merasa siap dan percaya diri untuk mengikuti SAS ini," ujar salah satu siswa kelas 5 SDI KAJENJENG.

Orang tua siswa juga sangat mendukung kegiatan SAS ini. Mereka berharap agar siswa-siswa dapat menunjukkan kemampuan dan pengetahuan mereka dalam penilaian.

SDI KAJENJENG berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan pelayanan terbaik bagi siswa-siswa. SAS ini merupakan salah satu contoh nyata dari komitmen tersebut.

Semoga SAS ini dapat membawa hasil yang baik bagi siswa-siswa SDI KAJENJENG dan meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah. (M Yahya)