13 Oktober 2026

Eksplorasi Dan Pemanfaatan PID Dalam Pembelajaran, UPTD SPF SD Inpres Pampang II Kota Makassar Gelar Inovasi Pembelajaran Untuk Masa Depan Peserta Didik


Muliainfo.com, Makassar - UPTD SPF SD Inpres Pampang II Kota Makassar terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Pada hari ini, sekolah tersebut melaksanakan kegiatan "Eksplorasi dan Pemanfaatan Perencanaan Inovatif dan Berdampak (PID) dalam Pembelajaran, sebagai upaya mewujudkan pembelajaran yang inovatif untuk masa depan peserta didik.

Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WITA sampai selesai ini berlangsung di aula SD Inpres Pampang II dan diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan dengan penuh antusias.

Hadir sebagai pemateri utama, "Dr. Sunardi, S.Pd., M.Pd, seorang pakar pendidikan yang membawakan materi tentang PID Pembelajaran Inovatif dan Berdampak. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan tantangan pendidikan di era Kurikulum Merdeka saat ini.

Kepala UPTD SPF SD Inpres Pampang II, "Sry Syahrini B., S.Pd.,M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk membekali guru dengan pemahaman yang utuh tentang bagaimana merancang pembelajaran yang tidak hanya inovatif tetapi juga berdampak nyata bagi murid.

"Kita ingin pembelajaran di SD Inpres Pampang II bukan hanya sekadar mengajar, tapi benar-benar memberikan dampak. PID ini menjadi kunci agar pembelajaran kita terarah, bermakna, dan berpihak pada anak," ujar Sry Syahrini B.

Menurutnya, eksplorasi PID membantu guru untuk lebih kreatif dalam merancang tujuan pembelajaran, memilih strategi yang tepat, hingga melakukan asesmen yang berpusat pada peserta didik.

Dalam pemaparannya, Dr. Sunardi, S.Pd., M.Pd menjelaskan secara rinci tentang konsep PID, mulai dari tahap eksplorasi, identifikasi kebutuhan belajar murid, hingga pemanfaatan data untuk perbaikan pembelajaran.

Ia menekankan bahwa pembelajaran inovatif harus dimulai dari perencanaan yang matang. Guru dituntut untuk memahami karakteristik murid, memanfaatkan teknologi, dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.

"Pembelajaran berdampak itu adalah pembelajaran yang membuat anak berubah, baik dari segi pengetahuan, keterampilan, maupun karakternya. Itu semua lahir dari PID yang kuat," jelas Dr. Sunardi di hadapan para guru.

Para guru SD Inpres Pampang II tampak aktif berdiskusi dan bertanya. Mereka diajak untuk langsung praktik menyusun PID sederhana sesuai dengan mata pelajaran yang diampu.

Sesi tanya jawab berlangsung sangat interaktif. Banyak guru yang mengungkapkan tantangan di kelas dan mendapatkan solusi langsung dari narasumber tentang bagaimana menerapkan pembelajaran inovatif dengan sumber daya yang ada.

Sry Syahrini B. berharap setelah kegiatan ini, seluruh guru dapat segera mengimplementasikan hasil eksplorasi PID di kelas masing-masing dan menjadi contoh praktik baik bagi sekolah lain.

Kegiatan ini menjadi bukti komitmen SD Inpres Pampang II dalam mendukung program Merdeka Belajar dan menciptakan generasi peserta didik yang siap menghadapi masa depan dengan kompetensi yang mumpuni.

Acara ditutup dengan foto bersama antara Kepala Sekolah, narasumber Dr. Sunardi, S.Pd., M.Pd, dan seluruh dewan guru SD Inpres Pampang II Kota Makassar.


10 Oktober 2026

UPTD SPF SD Negeri Bontoa Kec, Tamalanrea Gelar Rakor Bersama GTK, Kepsek Amrin, S.Pd Tekankan Peningkatan Mutu Pembelajaran


MULIAINFO. COM-- Makassar, Sabtu 10 Oktober 2026 - UPTD SDN Bontoa Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) pada Sabtu, 10 Oktober 2026.

Rapat koordinasi tersebut membahas tentang hasil Supervisi Manajerial Administrasi (ADM) Guru, termasuk tenaga Operator Sekolah (OPS) dan tenaga administrasi sekolah, yang dikaitkan dengan hasil Rapor Pendidikan Sekolah tahun 2025.

Rapat penting tersebut dipimpin langsung oleh Kepala UPTD SDN Bontoa, *Bapak AMRIN, S.Pd.* dan diikuti oleh seluruh dewan guru, tenaga OPS, serta tenaga administrasi sekolah.

Dalam arahannya, Kepsek AMRIN, S.Pd menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini sangat penting untuk mengevaluasi kinerja sekolah selama satu tahun terakhir. "Kita harus melihat hasil Supervisi dan Rapor Pendidikan secara objektif untuk perbaikan ke depan," ujarnya.

Beliau memaparkan hasil Supervisi Manajerial ADM yang telah dilakukan. Beberapa aspek seperti kelengkapan perangkat ajar guru, pengelolaan administrasi kelas, hingga ketertiban administrasi sekolah menjadi poin utama evaluasi.

Kepsek AMRIN, S.Pd juga menyoroti peran vital tenaga OPS dan tenaga administrasi sekolah dalam mendukung kelancaran manajemen sekolah. Menurutnya, data yang akurat dan administrasi yang tertib adalah kunci kemajuan sekolah.


Selanjutnya, Rapor Pendidikan tahun 2025 dibedah bersama. Capaian literasi dan numerasi siswa, iklim keamanan sekolah, karakter siswa, dan kualitas pembelajaran menjadi bahan diskusi yang mendalam.

Dari hasil Rapor Pendidikan tersebut, ditemukan beberapa indikator yang sudah mengalami peningkatan signifikan, namun masih ada beberapa indikator yang memerlukan perhatian dan strategi khusus.

Tujuan utama rapat koordinasi ini, tegas AMRIN, S.Pd, adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas serta peningkatan kualitas akademik dan karakter murid ke depan secara berkelanjutan.

Melalui rapat ini, disepakati beberapa langkah tindak lanjut, di antaranya penguatan Komunitas Belajar (Kombel) di sekolah, optimalisasi Platform Merdeka Mengajar, dan pendampingan guru dalam penyusunan administrasi pembelajaran.

Seluruh GTK UPTD SDN Bontoa menyambut baik arahan dari Kepsek AMRIN, S.Pd dan berkomitmen untuk bekerja lebih kompak dan profesional.

Rapat koordinasi ditutup dengan doa bersama dan foto bersama dengan penuh semangat untuk membawa UPTD SDN Bontoa menjadi sekolah yang lebih maju, berkualitas, dan berkarakter.

Logo Angkasa 2026 Sombere'- Carade - Tobaji UPTD SPF SD Inpres Pampang II


MULIAINFO. COM - MAKASSARSuasana penuh keceriaan dan semangat menyelimuti lapangan UPTD SPF SD Inpres Pampang II Makassar, pada pelaksanaan kegiatan akbar "Lago Angkasa 2026 Sombere' Carade Tobaji". Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi pembentukan karakter siswa-siswi sejak dini.

Kegiatan yang digelar pada hari Jumat, 10 Oktober 2026 ini diikuti oleh ratusan siswa-siswi dari kelas III & IV hingga kelas V. Mereka tampil kompak dengan seragam pramuka lengkap, menunjukkan kedisiplinan dan kebanggaan sebagai tunas muda bangsa.

Kepala UPTD SPF SD Inpres Pampang II, Ibu Sri Syahrini B, S.Pd., M.Pd., memimpin langsung jalannya kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya pendidikan karakter melalui gerakan pramuka.

 "Tema Lago Angkasa 2026 Sombere' Carade Tobaji ini kita angkat agar anak-anak kita tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki hati yang sombere' (ramah) dan carade tobaji (perilaku baik) kepada sesama," ujar Sri Syahrini B, S.Pd.,M.Pd.

Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pembukaan yang khidmat. Seluruh siswa berbaris rapi, menyanyikan lagu kebangsaan dan hymne pramuka dengan penuh semangat nasionalisme yang tinggi.


Setelah upacara, dilanjutkan dengan berbagai kegiatan keterampilan kepramukaan. Siswa-siswi diajarkan tentang teknik baris-berbaris, cara membuat simpul dan ikatan tali-temali, serta pengetahuan tentang sandi dan kompas pramuka.

Tidak hanya keterampilan, kegiatan ini juga diisi dengan lomba-lomba yang edukatif dan menyenangkan. Di antaranya lomba yel-yel pramuka terbaik, lomba memasak pramuka, dan pentas seni yang menampilkan kreativitas siswa-siswi.

Para guru pembina pramuka di UPTD SPF SD Inpres Pampang II terlihat sangat kompak dalam mendampingi dan membimbing siswa. Mereka dengan sabar memberikan arahan agar setiap siswa dapat mengikuti kegiatan dengan aman dan gembira.

Antusiasme siswa-siswi sangat luar biasa. Meskipun cuaca cukup terik, mereka tetap bersemangat mengikuti seluruh rangkaian acara dari pagi hingga siang hari tanpa menunjukkan rasa lelah.

Kegiatan Lago Angkasa ini juga mendapat dukungan penuh dari orang tua siswa dan komite sekolah. Mereka hadir untuk memberikan semangat dan melihat langsung perkembangan karakter anak-anak mereka di luar pelajaran kelas.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi penerus bangsa yang berjiwa Pancasila, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi sesuai dengan Dasa Dharma Pramuka.

Acara ditutup dengan doa bersama dan foto bersama seluruh siswa-siswi, dewan guru, dan Kepala Sekolah Ibu Sri Syahrini B, S.Pd., M.Pd. Semua berteriak bersama "Pramuka Sombere', Pramuka Tobaji, SD Inpres Pampang II Jaya!".


Komunitas Belajar Hari Sabtu, SD Negeri Panaikang 3 Bersama Guru Bahasa Rapor Pendidikan, Kepsek Lis Bulkis, S.Pd.M.Pd Tekankan Aksi Nyata Berbasis Data


Muliainfo.com, Makassar - Komitmen meningkatkan mutu pendidikan terus ditunjukkan oleh UPTD SPF SD Negeri Panaikang 3 Kecamatan Panakkukang Kota Makassar. Pada hari Sabtu, (10/10/2026), sekolah tersebut menggelar kegiatan Komunitas Belajar (Kombel) bersama seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).

Kegiatan Kombel yang berlangsung di ruang guru mulai pukul 08.00 WITA ini dipimpin langsung oleh Kepala UPTD SPF SD Negeri Panaikang 3, Lis Bulkis, S.Pd.,M.Pd. Suasana diskusi terlihat hangat, aktif, dan penuh kekeluargaan.

Fokus utama dalam Kombel kali ini adalah pembahasan mendalam mengenai Rapor Pendidikan. Rapor Pendidikan menjadi instrumen penting untuk melihat potret mutu pendidikan di satuan pendidikan secara komprehensif dan berbasis data.

Dalam arahannya, Lis Bulkis, S.Pd.,M.Pd menegaskan bahwa Rapor Pendidikan bukan sekadar kumpulan angka dan warna, melainkan cermin untuk melakukan refleksi dan perbaikan berkelanjutan.

"Rapor Pendidikan harus kita baca, kita pahami, dan kita tindaklanjuti dengan aksi nyata. Jangan sampai data ini hanya dilihat saja tanpa ada perubahan di kelas,"_ tegas Lis Bulkis di hadapan para guru.

Ia menjelaskan bahwa dari hasil Rapor Pendidikan SD Negeri Panaikang 3, ada beberapa indikator yang menjadi prioritas untuk dibenahi bersama, terutama pada kemampuan literasi dan numerasi peserta didik serta iklim keamanan sekolah.

Lebih lanjut, Kepsek yang dikenal inovatif ini mengajak seluruh guru untuk tidak bekerja sendiri-sendiri, tetapi membangun kolaborasi yang kuat dalam merencanakan pembelajaran yang berpihak pada murid.

Para guru yang hadir tampak sangat antusias. Mereka secara bergantian menyampaikan pandangan, menganalisis data per kelas, dan mengidentifikasi akar masalah yang menyebabkan capaian masih perlu ditingkatkan.

Diskusi berlangsung dua arah, setiap guru diberi kesempatan untuk menyampaikan tantangan yang dihadapi di kelas dan solusi kreatif yang telah dicoba. Hal ini membuat Kombel menjadi wadah berbagi praktik baik.

Hasil dari Kombel ini, disepakati beberapa Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang akan segera dieksekusi, antara lain penguatan literasi melalui pojok baca di setiap kelas, pembelajaran berdiferensiasi, dan pendampingan siswa yang masih memerlukan perhatian khusus.

Lis Bulkis juga menekankan pentingnya penguatan karakter dan budaya positif di sekolah sebagai fondasi untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi semua warga sekolah.

Kegiatan Kombel yang rutin dilaksanakan setiap hari Sabtu ini diharapkan menjadi budaya positif dan menjadi motor penggerak peningkatan kompetensi guru di SD Negeri Panaikang 3.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, SD Negeri Panaikang 3 optimis dapat terus meningkatkan mutu pendidikan dan memberikan layanan terbaik bagi peserta didik, sejalan dengan program Merdeka Belajar.

Kegiatan diakhiri dengan foto bersama dan komitmen bersama seluruh GTK untuk melaksanakan RTL yang telah disepakati dengan penuh tanggung jawab.

09 Oktober 2026

Pelaksanaan Jumat Ibadah Jumat, 9 Oktomber 2026 Sholat Dhuha Berjamaah Siswa - Siswi Bersama Ibu Kepsek Megawati, S.PdDi UPT SPF SD Inpres Kassi Setiap Jumat Dilaksanakan


MULIAINFO. COM - MAKASSAR - Pelaksanaan Jumat Ibadah Jumat, 9 Oktober 2026 Sholat Dhuha berjamaah siswa-siswi bersama Ibu Kepsek Megawati, S.Pd di UPT SPF SD Inpres Kassi setiap Jumat dilaksanakan dengan penuh kekhusyukan dan kebersamaan.

Sejak pagi hari, halaman mushola sekolah sudah dipenuhi siswa-siswi yang berwudhu dan berbaris rapi. Mereka sangat antusias mengikuti Sholat Dhuha berjamaah yang memang rutin setiap Jumat dilaksanakan di UPT SPF SD Inpres Kassi.

Kegiatan Jumat Ibadah ini dipimpin langsung oleh Ibu Kepsek Megawati, S.Pd yang sejak dilantik pada 22 Juni 2026 terus istiqomah menghidupkan program pembinaan karakter religius siswa.

Ibu Kepsek Megawati, S.Pd turun langsung menjadi pembimbing, mengatur shaf, dan memberikan arahan kepada siswa-siswi agar Sholat Dhuha berjamaah dilaksanakan dengan tertib pada Jumat, 9 Oktober 2026.

Para guru di UPT SPF SD Inpres Kassi juga turut serta mendampingi, mereka berada di shaf bersama siswa, menunjukkan keteladanan dan kebersamaan dalam beribadah.

Suasana khusyuk terlihat saat seluruh siswa mengikuti gerakan sholat dengan tertib, tidak ada yang bermain-main, semua fokus beribadah bersama Ibu Kepsek Megawati, S.Pd.

Setelah Sholat Dhuha berjamaah, dilanjutkan dengan dzikir dan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ibu Kepsek Megawati, S.Pd, memohon keberkahan ilmu dan kemajuan sekolah.


Ibu Kepsek Megawati, S.Pd menyampaikan dalam tausiyah singkatnya bahwa Sholat Dhuha adalah pembuka pintu rezeki dan pembuka kecerdasan, sehingga harus dibiasakan sejak SD.

UPT SPF SD Inpres Kassi di bawah kepemimpinan Ibu Kepsek Megawati, S.Pd menjadikan setiap Jumat dilaksanakan sebagai momentum pembinaan akhlak mulia bagi siswa-siswi.

Siswa-siswi mengaku sangat senang, karena setiap Jumat dilaksanakan Sholat Dhuha berjamaah, mereka merasa lebih tenang, lebih semangat belajar, dan lebih dekat dengan Ibu Kepsek dan guru.

Salah satu siswi kelas 6 mengatakan, sejak rutin ikut Sholat Dhuha berjamaah setiap Jumat, ia merasa lebih mudah menghafal pelajaran dan lebih percaya diri saat di kelas, suasana belajar jadi lebih nyaman.

Orang tua siswa memberikan apresiasi tinggi kepada Ibu Kepsek Megawati, S.Pd, mereka melihat perubahan positif sejak 22 Juni dalam hal pembinaan karakter dan kedisiplinan anak di sekolah.

Kualitas dan kapasitas Kepala Sekolah ditunjukkan melalui kegiatan religius yang membangun akhlak mulia, bukan hanya fokus pada akademik, tapi juga pada pembinaan jiwa dan kebersamaan warga sekolah.

Kekompakan warga UPT SPF SD Inpres Kassi terlihat jelas pada Pelaksanaan Jumat Ibadah Jumat, 9 Oktober 2026, dimana guru, siswa, dan Ibu Kepsek Megawati, S.Pd bersatu dalam satu shaf kebersamaan.

Semoga Pelaksanaan Jumat Ibadah Jumat, 9 Oktober 2026 Sholat Dhuha berjamaah siswa-siswi bersama Ibu Kepsek Megawati, S.Pd di UPT SPF SD Inpres Kassi setiap Jumat dilaksanakan ini terus istiqomah dan menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Kota Makassar.


Mengendap Dua Tahun, Polda Sulsel Didesak Tetapkan Tersangka Pungli CPNS UNM

 


Muliainfo.com, Makassar, – Lembaga Antikorupsi Sulawesi Selatan (Laksus) mendesak Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan untuk segera memberikan kepastian hukum dalam penanganan kasus dugaan pungli penerimaan CPNS di Universitas Negeri Makassar.
Direktur Laksus, Muhammad Ansar, menegaskan bahwa penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel seharusnya tidak lagi mengulur waktu untuk menaikkan status perkara ini ke tahap penyidikan.
Menurut Ansar, instrumen petunjuk yang dikantongi kepolisian saat ini dinilai sudah lebih dari cukup untuk menggelar perkara dan menetapkan pihak yang bertanggung jawab.
Salah satu poin krusial yang disoroti adalah keberadaan dua bukti rekaman percakapan yang telah disita oleh tim penyidik sejak awal bergulirnya kasus ini.
Laksus menilai, isi dari rekaman suara tersebut secara gamblang telah memuat petunjuk awal mengenai adanya alur aliran dana dan keterlibatan sejumlah oknum internal kampus.
Atas dasar bukti petunjuk itu pula, Ansar mendesak penyidik Polda Sulsel untuk memanggil dan memeriksa kembali mantan Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) UNM, Hasmyati.
"Jadi dengan petunjuk dari rekaman tersebut, sudah seharusnya yang bersangkutan diperiksa kembali secara intensif," pinta Ansar saat memberikan keterangan kepada media.
Ia menambahkan, seluruh figur maupun nama yang secara eksplisit terdengar di dalam rekaman tersebut berpotensi kuat memiliki peran penting atau bahkan menjadi aktor utama.
Laksus menduga kuat bahwa jabatan dekan yang berkali-kali disebut dalam rekaman percakapan tersebut merujuk kepada Hasmyati yang kala itu memimpin FIKK UNM.
"Saya kira semuanya sudah sangat jelas. Locus delicti atau tempat kejadian perkaranya terang benderang di dalam rekaman, yaitu di lingkungan UNM," ujar Ansar. Jumat (24/07).
Sebagai informasi, Hasmyati tercatat mengemban amanah sebagai Dekan FIKK UNM untuk periode tahun 2022 hingga 2026 yang lalu.
Setelah masa jabatannya sebagai dekan berakhir, ia kini kembali aktif berstatus sebagai Guru Besar dalam bidang Pendidikan Jasmani di universitas negeri tersebut.
Lebih lanjut, Ansar menyayangkan penanganan kasus ini yang dinilai terlalu lama mandek dan berputar-putar di lingkaran tahap penyelidikan tanpa arah yang pasti.
Padahal, penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel telah melakukan pemeriksaan maraton terhadap mantan Rektor UNM, Husain Syam, beserta Dekan FIKK sejak April 2024 silam.
Ansar meyakini bahwa penyidik sebenarnya telah berhasil memetakan garis merah serta menemukan unsur tindak pidana dalam sengkarut penerimaan abdi negara ini.
"Dahulu pihak Dirkrimsus sempat menyatakan akan segera melakukan gelar perkara, yang menjadi tahapan paling krusial untuk menaikkan status kasus ke penyidikan," jelasnya.
Jika kasus ini sudah berstatus penyidikan, kepolisian tinggal selangkah lagi untuk mencocokkan alat bukti demi menetapkan tersangka utama.
Laksus menyarankan agar penyidik mengambil langkah progresif dengan melakukan konfrontasi langsung terhadap seluruh saksi, staf, hingga mantan pimpinan yang namanya terseret.
"Konfrontir saja semua pihak yang ada di rekaman, termasuk pihak yang diduga sebagai pemberi suap, agar dalang utamanya bisa segera terungkap," beber Ansar.
Penuntasan kasus ini dinilai sangat mendesak agar reputasi institusi pendidikan tinggi terbesar di Sulawesi Selatan tersebut tidak terus-menerus tersandera oleh isu miring.
"Ini akan menjadi catatan kelam bagi sejarah UNM jika dibiarkan mengambang tanpa ujung, dan ini merupakan PR besar bagi Kapolda Sulsel yang baru," pungkasnya.(*)

07 Oktober 2026

Monitoring Dan Pendampingan Perpustakaan Ramah Anak (PRAN) Di UPTD SPF SD Inpres Kassi 7 Oktomber Bersama Ibu Kepsek Megawati, S.Pd


MULIAINFO. COM - MAKASSAR - Monitoring dan Pendampingan Perpustakaan Ramah Anak (PRAN) di UPT SPF SD Inpres Kassi dilaksanakan pada Selasa, 7 Oktober dengan penuh semangat dan kebersamaan bersama Ibu Kepsek Megawati, S.Pd.

Kegiatan Monitoring dan Pendampingan Perpustakaan Ramah Anak (PRAN) ini bertujuan untuk memastikan perpustakaan sekolah benar-benar menjadi tempat yang nyaman, aman, dan menyenangkan bagi siswa-siswi.

Ibu Kepsek Megawati, S.Pd yang sejak dilantik pada 22 Juni 2026 terus berkomitmen memajukan Sapras sekolah, turun langsung memimpin kegiatan Monitoring dan Pendampingan PRAN pada 7 Oktober tersebut.

Sejak pagi, Ibu Kepsek Megawati, S.Pd bersama guru pustakawan melakukan pengecekan rak buku, koleksi buku cerita, buku pelajaran, serta penataan ruang baca agar lebih ramah anak.

Perpustakaan di UPT SPF SD Inpres Kassi kini ditata dengan warna-warna ceria, karpet baca yang bersih, dan sudut literasi yang membuat siswa betah berlama-lama membaca.


Dalam kegiatan Monitoring dan Pendampingan PRAN 7 Oktober, Ibu Kepsek Megawati, S.Pd menekankan pentingnya perpustakaan bukan hanya tempat pinjam buku, tapi tempat membangun karakter gemar membaca.

Siswa-siswi terlihat sangat antusias, mereka diajak untuk merawat buku, mengembalikan buku tepat waktu, dan membiasakan membaca 15 menit sebelum pelajaran dimulai.

Ibu Kepsek Megawati, S.Pd juga memberikan arahan agar koleksi buku terus ditambah, terutama buku cerita anak, buku dongeng, dan buku ensiklopedia yang sesuai usia SD.

Kegiatan Monitoring dan Pendampingan Perpustakaan Ramah Anak (PRAN) di UPT SPF SD Inpres Kassi 7 Oktober ini juga menjadi ajang pembinaan bagi guru pustakawan agar lebih kreatif melayani siswa.

Para guru diajak untuk membuat jadwal kunjungan perpustakaan per kelas, sehingga semua siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 mendapatkan giliran membaca di perpustakaan dengan tertib.


Salah satu siswi kelas 4 mengaku senang dengan perpustakaan yang sekarang, karena lebih bersih, lebih rapi, dan banyak buku cerita baru yang menarik sejak dipimpin Ibu Kepsek Megawati, S.Pd.

Orang tua siswa memberikan apresiasi atas Monitoring dan Pendampingan PRAN yang dilaksanakan 7 Oktober, karena anak-anak mereka kini lebih semangat ke perpustakaan dan lebih gemar membaca di rumah.

Kualitas perpustakaan mencerminkan kualitas sekolah, dan UPT SPF SD Inpres Kassi di bawah Ibu Kepsek Megawati, S.Pd telah menunjukkan bahwa perpustakaan yang ramah anak adalah kunci membangun generasi literat.

Kekompakan guru dan siswa dalam menjaga kebersihan dan keindahan perpustakaan terlihat jelas pada kegiatan 7 Oktober, semua bekerja sama menata buku dan membersihkan ruang baca.

Semoga Monitoring dan Pendampingan Perpustakaan Ramah Anak (PRAN) di UPT SPF SD Inpres Kassi 7 Oktober bersama Ibu Kepsek Megawati, S.Pd ini terus berlanjut dan mampu melahirkan siswa-siswi yang cerdas, kreatif, dan cinta literasi.