21 Oktober 2026

Jangan Persulit P3K - Diduga Oknum Pegawai Kepegawaian Disdik Makassar Sulit Ditemui dan Angkap Telpon Saat Urus Perpanjangan Kontrak P3K Paruh Waktu Desak Wali Kota Tindak Tegas


MAKASSAR - Media MuliaInfo.com Putri Mulia Media Group kembali menerima keluhan pelayanan publik di lingkup Dinas Pendidikan Kota Makassar, kali ini terkait dugaan oknum pegawai di Sub Bagian Kepegawaian yang sulit ditemui saat dibutuhkan P3K Paruh Waktu untuk pengurusan berkas perpanjangan kontrak.

Keluhan tersebut datang dari sejumlah P3K Paruh Waktu yang mengaku sudah berulang kali datang ke Kantor Disdik Makassar namun pegawai yang menangani berkas perpanjangan kontrak diduga tidak berada di tempat dan sulit untuk ditemui.

Tidak hanya sulit ditemui secara langsung, pegawai tersebut juga diduga sulit mengangkat telepon dan sulit menjawab telepon saat dihubungi oleh P3K Paruh Waktu yang membutuhkan kejelasan status perpanjangan kontraknya.

Padahal pegawai di bagian kepegawaian seharusnya menjadi contoh teladan pelayanan kepegawaian di lingkup Disdik, karena tugasnya adalah melayani ribuan guru, tenaga kependidikan, dan P3K yang mengabdi di Makassar.

Berkas P3K Paruh Waktu untuk perpanjangan kontrak adalah dokumen krusial yang menentukan kelanjutan status kepegawaian, sehingga jika dipersulit akan berdampak pada psikologis dan kinerja P3K di sekolah.

Muncul pertanyaan kritis dari pelapor kepada MuliaInfo.com, apakah hanya satu orang yang menangani berkas P3K Paruh Waktu untuk perpanjangan kontrak di bawah pimpinan Kasubag Kepegawaian Disdik Makassar.

Jika memang hanya satu orang yang menangani, maka sistem tersebut dinilai tidak profesional dan tidak sesuai dengan prinsip pelayanan masyarakat yang seharusnya cepat, mudah, transparan, dan akuntabel.

Seorang pelapor yang enggan disebutkan namanya mengatakan dengan tegas kepada MuliaInfo.com, sebagai pelayanan masyarakat, harusnya Wali Kota tindak tegas kalau ada pegawai seperti ucapnya.

Ucapan tersebut mencerminkan kekecewaan mendalam P3K Paruh Waktu yang merasa tidak dilayani dengan baik padahal mereka juga adalah bagian dari ASN yang mengabdi untuk mencerdaskan anak bangsa di Kota Makassar.

MuliaInfo.com mencoba melakukan upaya konfirmasi dan klarifikasi kepada pihak Kepegawaian Disdik Makassar melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp, namun hingga berita  ini diturunkan belum mendapatkan jawaban resmi.

 Kasubag Kepegawaian Disdik Makassar sebagai atasan langsung yang membawahi staf tersebut diharapkan segera melakukan evaluasi dan pembinaan internal terkait dugaan sulit ditemui dan sulit menghubungi tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar juga diharapkan turun tangan untuk memastikan bahwa pelayanan kepegawaian di internal Disdik berjalan sesuai SOP pelayanan publik yang telah ditetapkan Wali Kota Makassar.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham yang selama ini menggaungkan Makassar MULIA dengan pelayanan publik yang responsif dan humanis, diminta warga untuk menindak tegas oknum pegawai yang diduga mempersulit pelayanan P3K.

 Karena jika dibiarkan, citra Disdik Makassar sebagai dinas yang membina guru akan tercoreng hanya karena ulah oknum yang diduga tidak disiplin dalam memberikan pelayanan kepegawaian kepada P3K Paruh Waktu.

MuliaInfo.com menegaskan pemberitaan ini bukan untuk memfitnah atau mencemarkan nama baik, melainkan menggunakan kata diduga sesuai Kode Etik Jurnalistik sebagai bentuk kontrol sosial dan hak koreksi pelayanan publik.

Kami membuka ruang hak jawab dan hak koreksi seluas-luasnya kepada Kadisdik Makassar, Kasubag Kepegawaian, dan pegawai yang bersangkutan untuk memberikan klarifikasi resmi sesuai amanat UU Pers Nomor 40 Tahun 1999.

Berita investigasi tentang dugaan oknum pegawai kepegawaian Disdik Makassar yang sulit ditemui dan sulit angkat telepon saat dibutuhkan P3K Paruh Waktu perpanjangan kontrak yang di bawah pimpinan Kasubag Kepegawaian sebagai pelayanan masyarakat dan harus Wali Kota tindak tegas.

20 Oktober 2026

KKG PAI Kec. Tallo Makassar Digelar Di UPT SPF SDN Galangan Kapal II, Kepsek Zaenal Abidin, S.Pd Sambut Hangat Perserta


MULIAINFO.COM - MAKASSAR - Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kecamatan Tallo Kota Makassar menggelar pertemuan rutin yang dilaksanakan di UPT SPF SDN Galangan Kapal II Makassar pada Senin, 20 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula UPT SPF SDN Galangan Kapal II dengan suasana penuh kekeluargaan, dan disambut hangat oleh Kepala Sekolah UPT SPF SDN Galangan Kapal II, Bapak Zaenal Abidin, S.Pd.

 Pertemuan KKG PAI Kec. Tallo kali ini mengusung tema strategis, yaitu "Penguatan Moderasi Beragama dan Profesionalisme Guru PAI di Era Digital" yang dianggap sangat relevan dengan tantangan pendidikan saat ini.

Kepala Sekolah UPT SPF SDN Galangan Kapal II, Zaenal Abidin, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaannya karena sekolah yang dipimpinnya dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan KKG PAI Kec. Tallo Makassar.

Zaenal Abidin, S.Pd mengatakan, UPT SPF SDN Galangan Kapal II selalu terbuka dan siap mendukung setiap kegiatan positif yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan, khususnya pendidikan agama Islam di Kecamatan Tallo.

"Tampak tiga orang pengurus KKG PAI Kec. Tallo duduk di meja utama sebagai pimpinan sidang, dengan mengenakan seragam dinas, memimpin jalannya pertemuan yang berlangsung dari pukul 08.30 hingga 12.00 WITA.

Di atas meja pimpinan terlihat tiga buah songkolo atau bokor adat Bugis-Makassar berwarna merah kuning yang menjadi ciri khas penghormatan tamu dalam budaya Sulawesi Selatan.


Latar belakang kegiatan dihiasi backdrop megah bertuliskan "Selamat Datang Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam Kec. Tallo Makassar" dengan tema penguatan moderasi beragama di bawahnya.

Ketua KKG PAI Kec. Tallo Makassar menyampaikan bahwa pemilihan UPT SPF SDN Galangan Kapal II sebagai lokasi kegiatan karena sekolah di bawah kepemimpinan Zaenal Abidin, S.Pd tersebut memiliki fasilitas yang memadai dan semangat kolaborasi yang tinggi.

Tema "Penguatan Moderasi Beragama dan Profesionalisme Guru PAI di Era Digital" dibahas secara mendalam, di mana Guru PAI diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai toleransi dan moderasi kepada peserta didik.

Selain itu, di era digital seperti sekarang, Guru PAI juga dituntut untuk profesional dan melek teknologi agar mampu menyampaikan materi PAI dengan cara yang menarik, kreatif, dan tidak membosankan bagi generasi digital.

 Kegiatan KKG PAI Kec. Tallo di UPT SPF SDN Galangan Kapal II ini juga diisi dengan diskusi interaktif, sharing metode mengajar, serta evaluasi program kerja KKG untuk meningkatkan kompetensi guru.

Para Guru PAI se-Kecamatan Tallo yang hadir mengapresiasi sambutan hangat dari Bapak Zaenal Abidin, S.Pd selaku Kepsek UPT SPF SDN Galangan Kapal II, yang telah menyediakan tempat dan fasilitas terbaik untuk kelancaran acara.

Dengan terlaksananya kegiatan ini di UPT SPF SDN Galangan Kapal II, diharapkan sinergi antara KKG PAI Kec. Tallo dan pihak sekolah semakin kuat dalam mewujudkan pendidikan agama Islam yang moderat, profesional, dan berkarakter.

Mengapresiasi pelaksanaan KKG PAI Kec. Tallo Makassar pada Selasa, 20 Oktober 2026 di UPT SPF SDN Galangan Kapal II di bawah pimpinan Kepsek Zaenal Abidin, S.Pd ini. Semoga kegiatan ini membawa berkah dan meningkatkan kualitas Guru PAI di Kecamatan Tallo Makassar.

18 Oktober 2026

UPDATE Malam ke - 2 TIM SAR Mulai Sisir Sepanjang Sungai Dan Kanal Di Perbatasan Tamamaung - Sinrijala Cari KIA 6 Tahun


MULIAINFO. COM - MAKASSAR -  Update terbaru pencarian anak hilang atas nama KIA usia 6 tahun di Kota Makassar, Tim SAR Gabungan mulai malam ini melakukan penyisiran sepanjang Sungai dan Kanal yang berada di antara Kelurahan Tamamaung dengan Kelurahan Sinrijala, Kecamatan Panakkukang.

KIA dilaporkan jatuh di pinggir Kanal pada malam 17 Oktober 2024 sekitar pukul 22.00 WITA saat bermain bersama 3 orang temannya, total 4 anak, di wilayah Sukamaju 3 perbatasan Tamamaung-Sinrijala.

Setelah 2 hari pencarian yang dilakukan oleh BPBD Kota Makassar belum membuahkan hasil, Tim SAR memutuskan untuk memperluas metode pencarian dengan menyisir tidak hanya di Kanal saja, tetapi juga sepanjang Sungai yang terhubung dengan Kanal tersebut.

Keputusan Tim SAR untuk melakukan penyisiran sepanjang Sungai dan Kanal ini diambil karena mempertimbangkan arus air Kanal Sinrijala yang terhubung langsung dengan aliran sungai besar di wilayah Panakkukang.

Kepala Tim SAR di lapangan menyebutkan, ada kemungkinan korban terbawa arus dari Kanal Sinrijala di perbatasan Tamamaung-Sinrijala menuju ke aliran sungai utama, sehingga pencarian harus dilakukan di dua jalur air sekaligus.

Pada malam hari kedua ini, Tim SAR mulai melakukan penyisiran sepanjang Sungai dan Kanal dengan menggunakan perahu karet, senter sorot, serta pemantauan dari atas jembatan yang melintasi Kanal Tamamaung-Sinrijala.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Sulsel, BPBD Kota Makassar, Polsek Panakkukang, TNI, dan relawan warga dari Kelurahan Tamamaung dan Sinrijala dibagi menjadi dua tim, satu tim menyisir Kanal dan satu tim menyisir Sungai.


Penyisiran di sepanjang Kanal dilakukan mulai dari titik awal KIA dilaporkan jatuh di Sukamaju 3 perbatasan Tamamaung-Sinrijala hingga ke hilir sejauh 2 kilometer.

Sementara itu, tim kedua melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai yang menjadi muara dari Kanal Sinrijala, dengan harapan dapat menemukan tanda-tanda keberadaan KIA usia 6 tahun tersebut.

Hingga malam ini, proses penyisiran sepanjang Sungai dan Kanal masih terus berlangsung, dengan penerangan terbatas dari senter dan lampu sorot dari Posko Darurat yang didirikan di perbatasan Tamamaung-Sinrijala.

Ciri-ciri KIA yang menjadi fokus pencarian Tim SAR sepanjang Sungai dan Kanal adalah anak perempuan usia 6 tahun dengan pakaian terakhir baju putih abu dengan garis hitam.

Pihak keluarga yang ikut memantau langsung penyisiran sepanjang Sungai dan Kanal oleh Tim SAR hingga malam ini menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas upaya maksimal yang dilakukan oleh seluruh tim penyelamat.

Keluarga juga berharap, dengan metode penyisiran sepanjang Sungai dan Kanal yang mulai dilakukan Tim SAR malam ini, KIA dapat segera ditemukan dan dibawa kembali ke pelukan keluarga.

Warga dari Kelurahan Tamamaung dan Kelurahan Sinrijala yang berada di sekitar lokasi turut membantu Tim SAR dengan memberikan informasi terkait kondisi arus Sungai dan Kanal di wilayah perbatasan tersebut.

Tim SAR mengimbau kepada seluruh warga yang tinggal di sepanjang Sungai dan Kanal perbatasan Tamamaung-Sinrijala untuk segera melapor jika melihat benda atau tanda yang mencurigakan yang terkait dengan ciri-ciri KIA.

Bagi warga yang memiliki informasi dapat segera menghubungi keluarga di nomor *0813-5459-5609* atau langsung melapor ke Posko Tim SAR yang siaga melakukan penyisiran sepanjang Sungai dan Kanal di perbatasan Tamamaung-Sinrijala, atau Call Center SAR 115 dan BPBD 112.

MULIAINFO.COM akan terus memberikan update terbaru dari lokasi penyisiran sepanjang Sungai dan Kanal di antara Kelurahan Tamamaung dengan Kelurahan Sinrijala, Panakkukang, Makassar, terkait pencarian KIA 6 tahun. Mohon doa agar Tim SAR diberikan kelancaran dan KIA segera ditemukan.



Alhamdulillah! UPTD SPF SD Inpres Antang II Runner - Up Alsuma Cup, Ortu Raih Best Supperter


MULIAINFO. COM - MAKASSAR - Alhamdulillah, prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh UPTD SPF SD Inpres Antang II Kota Makassar yang berhasil keluar sebagai Runner-up atau Juara 2 pada ajang bergengsi Lomba Futsal Alsuma Cup 2026.

Ajang Lomba Futsal Alsuma Cup tersebut diselenggarakan di SD Islam Al Azhar 68 Summarecon Mutiara Makassar dan berlangsung selama 5 hari, mulai tanggal 14 hingga 18 Oktober 2026, dengan diikuti puluhan sekolah dasar terbaik.

UPTD SPF SD Inpres Antang II di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Ibu Zahra Hidayat, S.Pd. M.Pd, berhasil menunjukkan performa luar biasa hingga berhasil melaju ke babak final dan meraih posisi Runner-up.

Keberhasilan ini tidak lepas dari peran pelatih andalan, Coach Muhammad Imran Syuaib K. S.Pd.M.Pd, yang selama ini dengan penuh dedikasi membina siswa-siswi SD Inpres Antang II dalam bidang olahraga futsal.

Coach Muhammad Imran Syuaib K. S.Pd. M.Pd, dikenal sebagai pelatih yang disiplin, sabar, dan selalu memberikan motivasi terbaik, sehingga untuk pertama kalinya dalam sejarah sekolah, tim futsal SD Inpres Antang II berhasil bertanding sampai ke babak final pada event sebesar Alsuma Cup ini.

Prestasi lain yang tak kalah membanggakan, orang tua murid UPTD SPF SD Inpres Antang II juga keluar sebagai Best Supporter atau Suporter Terbaik pada ajang Alsuma Cup 2026 tersebut.


Orang tua murid dinilai sangat kompak dan sangat mendukung ananda bertanding di lapangan, mulai dari proses latihan hingga bertanding, dengan yel-yel dan dukungan penuh yang luar biasa.

Kepala Sekolah UPTD SPF SD Inpres Antang II, Ibu Zahra Hidayat,S.Pd. M.Pd, dalam keterangannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas pencapaian ini.

"Saya selaku Kepala Sekolah sangat bersyukur dan berterima kasih kepada para siswa karena mereka telah berjuang di lapangan dan sudah berusaha memberikan yang terbaik membawa nama sekolah sampai ke babak final," ujar Ibu Zahra Hidayat, S.Pd. M.Pd.

Ibu Zahra Hidayat, S.Pd.M.Pd juga menambahkan, tentunya tidak mudah untuk mengalahkan sekolah-sekolah hebat yang pesertanya tidak hanya dari Kota Makassar saja, tetapi ada juga dari Kabupaten Maros dan Kabupaten Gowa yang memiliki kualitas tim yang sangat kuat.

"Tentunya saya juga berterima kasih kepada coach, orang tua murid yang senantiasa mendampingi semua ananda dan latihan sampai bertanding pada setiap event yang diikuti, bahkan orang tua murid juga diberikan penghargaan sebagai suporter terbaik pada event kali ini," lanjut Ibu Zahra Hidayat, S.Pd. M.Pd dengan penuh haru.

Menurut Ibu Zahra Hidayat, S.Pd.M.Pd, kolaborasi yang solid antara pihak sekolah, pelatih, siswa, dan orang tua murid menjadi kunci utama keberhasilan UPTD SPF SD Inpres Antang II meraih Runner-up Alsuma Cup 2026 ini.


Coach Muhammad Imran Syuaib K. S.Pd. M.Pd, selaku pelatih juga menyampaikan bahwa anak-anak telah menunjukkan mental juara, kekompakan, dan sportivitas yang tinggi selama pertandingan 14-18 Oktober 2026 di SD Islam Al Azhar 68 Summarecon Mutiara Makassar.

Perjalanan menuju final bukanlah hal yang mudah, tim UPTD SPF SD Inpres Antang II harus melewati fase grup yang ketat, babak 16 besar, 8 besar, hingga semifinal dengan mengalahkan sekolah-sekolah unggulan dari Makassar, Maros, dan Gowa.

Meskipun harus puas sebagai Runner-up setelah berjuang keras di babak final, pencapaian ini merupakan sejarah baru bagi UPTD SPF SD Inpres Antang II karena untuk pertama kalinya berhasil sampai ke babak final di event futsal sebesar Alsuma Cup.

Dengan diraihnya Runner-up dan penghargaan Best Supporter untuk orang tua murid, UPTD SPF SD Inpres Antang II di bawah pimpinan Ibu Zahra Hidayat, S.Pd., M.Pd dan pelatih Muhammad Imran Syuaib K. S.Pd., M.Pd telah membuktikan bahwa sekolah ini mampu bersaing dan berprestasi di bidang olahraga.

Mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh tim futsal UPTD SPF SD Inpres Antang II, Ibu Kepsek Zahra Hidayat, S.Pd., M.Pd, Coach Muhammad Imran Syuaib K., S.Pd., M.Pd, serta orang tua murid sebagai Best Supporter. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk meraih Juara 1 di event selanjutnya.



 

Alhamdulillah Dibawah Pimpinan Sitti Fatimah, S.PdI. M. PdI SDN Kaccia, 4 Juara FTBI


MULIAINFO. COM - Makassar - Alhamdulillah, kabar membanggakan datang dari SDN Kaccia Kota Makassar yang berhasil meraih prestasi gemilang dengan memborong 4 juara sekaligus dalam ajang Lomba Festival Tunas Bahasa Ibu atau FTBI.

Prestasi membanggakan ini diraih di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah SDN Kaccia yang visioner dan berdedikasi tinggi, Ibu Sitti Fatimah, S.Pd.I, M.Pd.I, yang terus mendorong siswa-siswinya untuk berprestasi di bidang literasi dan seni.

Di bawah bimbingan Ibu Sitti Fatimah,S.Pd.I, M.Pd.I, SDN Kaccia terus menunjukkan eksistensinya sebagai sekolah yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada pengembangan bakat dan minat siswa di bidang bahasa dan budaya.

Adapun rincian 4 juara yang berhasil diraih oleh SDN Kaccia dalam ajang FTBI kali ini adalah prestasi yang sangat membanggakan dan mengharumkan nama sekolah.

Juara pertama berhasil diraih oleh Jelita yang sukses meraih Juara 1 dalam cabang lomba Mendongeng, dengan penampilannya yang memukau, ekspresif, dan penuh penghayatan cerita.


Jelita yang merupakan siswi binaan Ibu Sitti Fatimah, S.Pd.I, M.Pd.I dan guru pembina berhasil memukau dewan juri dengan teknik mendongeng yang luar biasa, sehingga layak dinobatkan sebagai Juara 1.

Prestasi Juara 1 selanjutnya berhasil diraih oleh Hafizah yang sukses meraih Juara 1 dalam cabang lomba Menulis Cerpen, dengan karya cerpen yang inspiratif, imajinatif, dan penuh pesan moral.

Hafizah berhasil menciptakan cerpen dengan alur yang menarik dan diksi yang indah, yang merupakan hasil dari pembinaan literasi yang kuat di SDN Kaccia di bawah kepemimpinan Ibu Sitti Fatimah,S.Pd.I, M.Pd.I.

Tidak hanya itu, SDN Kaccia juga berhasil meraih Juara 2 dalam cabang lomba Menulis Cerpen yang diraih oleh Shaka, sehingga SDN Kaccia berhasil menguasai dua podium sekaligus, Juara 1 dan Juara 2 di cabang yang sama.

Shaka meraih Juara 2 Menulis Cerpen dengan karya yang kreatif dan ide cerita yang segar, membuktikan bahwa pembinaan menulis di SDN Kaccia berjalan dengan sangat baik.

Prestasi keempat yang melengkapi keborongan juara SDN Kaccia di ajang FTBI kali ini diraih oleh Anggun yang berhasil meraih Juara 3 dalam cabang lomba Komedi Tunggal yang sangat menghibur.

Anggun berhasil meraih Juara 3 Komedi Tunggal dengan penampilan yang lucu, cerdas, dan mendidik, sehingga mengundang gelak tawa penonton dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi SDN Kaccia.


Ibu Kepala Sekolah SDN Kaccia, Sitti Fatimah, S.Pd.I, M.Pd.I, dalam keterangannya menyampaikan rasa syukur Alhamdulillah yang sebesar-besarnya atas prestasi gemilang yang berhasil diraih oleh keempat siswanya.

Ibu Sitti Fatimah, S.Pd.I, M.Pd.I mengatakan, prestasi ini merupakan buah dari kerja keras, latihan rutin, bimbingan intensif dari para guru pembina, serta dukungan penuh dari orang tua siswa dan seluruh warga sekolah.

Beliau juga menambahkan bahwa ajang FTBI merupakan ajang penting untuk melestarikan bahasa ibu dan menumbuhkan cinta budaya, dan SDN Kaccia akan terus berkomitmen untuk mendukung bakat literasi siswa.

Dengan diraihnya 4 juara sekaligus, SDN Kaccia di bawah pimpinan Ibu Sitti Fatimah, S.Pd.I, M.Pd.I telah membuktikan diri sebagai salah satu sekolah dasar berprestasi dan patut menjadi contoh bagi sekolah lainnya di Kota Makassar.

Mengucapkan selamat dan sukses kepada Jelita, Hafizah, Shaka, Anggun, serta kepada Ibu Kepala Sekolah SDN Kaccia, Ibu Sitti Fatim S.Pd.I, M.Pd.I, dan seluruh keluarga besar SDN Kaccia. Semoga terus berprestasi dan melaju ke tingkat provinsi hingga nasional.




17 Oktober 2026

Bapem ATK Kelas 1-2 SD 2026 Belum Cair, Rekanan Sudah Dipatok - Skandal 4 Kecamatan Di Makassar Terbongkar


MULIAINFO. COM - MAKASSAR - Ini skandal yang memalukan. Di saat ribuan siswa Kelas 1 dan 2 SD di Makassar masih menanti bantuan BAPEM ATK berupa buku tulis dan crayon, di lapangan justru terendus permainan kotor. Dana belum cair, tapi nama rekanan sudah dipatok. Siapa pemainnya?

Investigasi Putri Mulia Media Group membongkar dugaan monopoli brutal yang diduga dimainkan oknum yang mengatasnamakan K3S. Wilayah operasinya bukan satu kecamatan, tapi empat kecamatan sekaligus: Makassar, Tamalate, Biringkanaya, dan Mamajang.

Modusnya klasik tapi mematikan otonomi sekolah. Pihak sekolah diduga dipaksa menerima rekanan tertentu. Tidak ada lelang, tidak ada perbandingan harga, tidak ada pilihan kualitas. Pokoknya terima jadi dari satu pintu.

Padahal BAPEM ATK ini adalah hak siswa kelas 1-2. Nilainya memang tidak fantastis per anak, tapi kalau dikalikan ribuan siswa di 4 kecamatan, nilainya miliaran rupiah. Uang negara yang seharusnya untuk anak miskin dan anak fondasi, diduga sudah dikavling sebelum cair.

Seorang sumber dari pihak sekolah yang identitasnya kami lindungi total, membongkar dengan nada geram. Ia menolak disebutkan asal kecamatannya demi keselamatan.

"Kami ini seperti boneka. Dana BAPEM ATK Kelas 1-2 SD 2026 belum cair, tapi kami sudah diinstruksikan harus ambil di penyedia itu. Kalau kami menolak, kami ditekan. Ini pemerasan gaya baru," tegas sumber tersebut dengan nada tinggi.

Fakta di lapangan menguatkan. Hingga Oktober 2026, banyak sekolah belum menerima petunjuk teknis resmi pencairan BAPEM ATK. Namun daftar rekanan yang katanya sudah mendapat restu oknum K3S sudah beredar luas di grup-grup WhatsApp pihak sekolah.

Ini bukan lagi soal administrasi, ini soal mental korup. Bagaimana mungkin bantuan untuk anak kelas 1 yang baru belajar menulis sudah dijadikan bancakan? Di mana hati nurani oknum tersebut?

Jika dugaan ini benar, maka ini adalah pelanggaran telak terhadap prinsip pengadaan. Sekolah dipaksa membeli barang yang belum tentu berkualitas. Siswa dirugikan, uang negara diduga diselewengkan, dan persaingan usaha sehat dimatikan.

Kami tegaskan, pemberitaan sorot ini masih dalam koridor dugaan yang kuat berdasarkan keterangan berlapis dari pihak sekolah. Kami tetap menjunjung asas praduga tak bersalah dan membuka ruang konfirmasi.

Namun hingga berita sorot ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada oknum-oknum yang diduga terlibat di 4 kecamatan tersebut tidak membuahkan hasil. Mereka bungkam. Diamnya mereka justru menimbulkan tanda tanya besar.

Kami tantang Dinas Pendidikan Kota Makassar untuk tidak tutup mata. Jangan berlindung di balik meja. Turun ke 4 kecamatan itu. Periksa. Audit. Panggil K3S-nya. Jika terbukti ada pematokan rekanan, tindak tegas. Jangan biarkan siswa kelas 1-2 jadi korban.

Kami juga mendesak Inspektorat Kota Makassar dan APH untuk masuk. Ini bukan delik kecil. Ini adalah dugaan penyalahgunaan wewenang yang menggerogoti bantuan pemerintah untuk rakyat kecil.

Ingat, BAPEM ATK Kelas 1-2 adalah program negara untuk mencerdaskan anak bangsa, bukan untuk memperkaya oknum. Tahun 2026 seharusnya menjadi tahun transparansi, bukan tahun 2026 jadi tahun pengkavlingan rekanan.

Putri Mulia Media Group tidak akan berhenti di sini. Kami akan terus sorot, kami akan terus bongkar, dan kami lindungi 100% identitas pihak sekolah yang berani bicara. Bagi oknum K3S 4 kecamatan yang merasa tidak terlibat, silakan gunakan hak jawab Anda. Pintu redaksi kami terbuka 24 jam.


Puskesmas Bangkala Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Untuk Guru Dan Staf Sekolah, Deteksi Dini Jadi Prioritas


MULIAINFO. COM - MAKASSAR - UPTD Puskesmas Bangkala, Pemerintah Kota Makassar, akan menggelar program Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi guru dan staf sekolah di wilayah kerjanya, sebagaimana tertuang dalam surat pemberitahuan bernomor 400.7/22/PKM-BKL/X/2026 tertanggal 8 Oktober 2026.

Program ini merupakan salah satu program prioritas puskesmas dalam upaya deteksi dini masalah kesehatan pada tenaga pendidik, agar dapat segera mendapatkan penanganan yang tepat dan terukur.

Kepala UPTD Puskesmas Bangkala, dr. Rezki Yulianti, dalam surat tersebut menjelaskan bahwa kesehatan guru dan staf memiliki peran vital dalam mendukung proses belajar mengajar yang optimal di sekolah.

Menurut surat tersebut, kegiatan pemeriksaan kesehatan yang akan dilakukan meliputi beberapa aspek penting, mulai dari pemeriksaan kebersihan diri terkait telinga, gigi dan mulut, serta pemeriksaan mata.

Selain itu, tim medis Puskesmas Bangkala juga akan melakukan pemeriksaan status gizi yang meliputi pengukuran berat badan dan tinggi badan, sebagai indikator dasar kesehatan.

Pemeriksaan lain yang tak kalah penting adalah pemeriksaan gula darah sewaktu dan tekanan darah, yang dinilai penting untuk mendeteksi risiko penyakit tidak menular yang kerap tidak bergejala pada fase awal.

Dalam surat pemberitahuan yang ditujukan kepada para kepala sekolah tersebut, pihak puskesmas memohon agar bapak/ibu guru dapat mengikuti kegiatan yang jadwalnya telah terlampir.


Pihak Puskesmas Bangkala juga memberikan catatan agar para guru dapat menyiapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai bagian dari pendataan dan pemantauan perkembangan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Program ini mendapat apresiasi positif, karena selama ini pemeriksaan kesehatan menyasar peserta didik, sementara tenaga pendidik juga membutuhkan perhatian kesehatan yang sama.

Dari sisi pelayanan publik, langkah Puskesmas Bangkala ini dinilai sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat layanan kesehatan promotif dan preventif di tingkat komunitas.

Surat tersebut telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang diterbitkan oleh Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), sehingga keabsahannya dapat dipertanggungjawabkan.

Dengan adanya jaminan tanda tangan elektronik tersebut, pihak sekolah diharapkan tidak meragukan keaslian surat dan dapat segera menindaklanjuti sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Puskesmas Bangkala yang beralamat di Jalan Tamangapa Raya III, Kompleks Bumi Husada Indah, Makassar, berharap adanya kerja sama yang baik dari seluruh pihak sekolah demi suksesnya program ini.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Puskesmas Bangkala masih membuka ruang komunikasi bagi sekolah-sekolah yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait teknis pelaksanaan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut.