MULIAINFO. Com --Makassar -- Solusi paling sederhana untuk membongkar dugaan jual beli jabatan Kepsek se-Kota Makassar: KEMBALIKAN SEMUA KEPSEK KE TEMPAT SEMULA. “Kalau itu dilakukan di 15 Kecamatan, dengan sendirinya akan berbicara mana yang bayar, mana yang tidak bayar.
Logikanya sangat telak dan berlaku umum: Semua Kepsek yang baru mutasi, kembalikan ke sekolah lama masing-masing di 15 Kecamatan. Jangan digeser, jangan ditukar. Kalau semua balik semula, maka yang resah, yang protes keras, yang tidak terima... itu yang bayar.
Sebaliknya, yang diam, yang menerima, yang tidak ribut dikembalikan... itu yang tidak bayar,“Sederhana. Berlaku untuk 15 Kecamatan. Tidak butuh interogasi berhari-hari. Cukup 1 kebijakan: kembalikan semula.
Kebijakan mutasi massal saat ini justru menutup jejak di seluruh kota. “Selama Kepsek yang diduga beli jabatan tetap di SD Favorit 15 Kecamatan, tidak akan ada yang ngaku. Semua bungkam. Tapi coba kembalikan, pasti gaduh sendiri se-Kota Makassar.
“Ini bukan teori. Ini fakta lapangan 15 Kecamatan, Kalau jabatan itu dibeli, maka pemiliknya akan mati-matian mempertahankan. Kalau dikembalikan, pasti teriak paling kencang.
Desakan ke Inspektorat dan Komisi D DPRD Makassar: Jangan banyak wacana. Langsung eksekusi: Kembalikan semua Kepsek mutasi ke tempat semula di 15 Kecamatan*. “Dengan begitu, publik se-Kota Makassar sendiri yang akan tunjuk mana yang bayar, mana yang tidak.
“Tidak perlu bukti chat, tidak perlu bukti transfer, “Cukup kembalikan di 15 Kecamatan. Yang berisik, yang demo, yang ancam mundur... nah itu targetnya Inspektorat untuk diperiksa.
Ini cara aman hukum tapi nusuk untuk 15 Kecamatan. “Tidak ada tuduhan nama. Hanya kebijakan kembalikan semula. Tapi efeknya: pelaku jual beli se-Kota Makassar akan ketahuan dengan sendirinya.
Publik 15 Kecamatan dukung ide ini: “Ide cerdas. Balikkan semua. Pasti langsung kelihatan siapa yang bayar, siapa yang tidak, di semua Kecamatan.” Desakan kembalikan semula makin kuat se-Kota.
Pesan ke Dinas Pendidikan Kota Makassar:“Kalau memang mutasi 15 Kecamatan bersih, kenapa takut dikembalikan? Kalau bersih, semua Kepsek pasti terima. Kalau ada yang menolak, berarti ada masalah.
Jadi solusinya satu untuk 15 Kecamatan: ROLL BACK,“Kembalikan semua Kepsek ke sekolah lama. Maka mana yang bayar, mana yang tidak... akan bicara dengan sendirinya.
Sampai saat ini, Inspektorat dan Dinas Pendidikan Kota belum merespons ide ini untuk 15 Kecamatan. Kepsek mutasi masih bertahan di tempat baru.
Tuntutan akan terus dikawal se-Kota: “Akan didorong terus sampai ada kebijakan kembalikan semula di 15 Kecamatan. Karena itu satu-satunya cara paling jujur bongkar jual beli jabatan.
Kesimpulan Akhir: TIDAK USAH INTEROGASI RIBET. KEMBALIKAN SEMUA KEPSEK 15 KECAMATAN KE TEMPAT SEMULA. OTOMATIS KETAHUAN SIAPA YANG BAYAR JABATAN.






