12 Maret 2026

Pesantren Kilat di UPT SPF SDN Paccerakkang: Meningkatkan Iman dan Takwa Siswa - Siswi


MULIAINFO. com. Makassar -- UPT SPF SDN Paccerakkang, 10 Maret 2026 - Pesantren Kilat di UPT SPF SDN Paccerakkang resmi dibuka hari ini. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan iman dan takwa siswa-siswi, serta membentuk karakter mereka menjadi lebih baik.

Kepala Sekolah, Ibu Hj. Hudaya, S.Pd, membuka acara ini dengan sambutan hangat. "Selamat datang kepada semua siswa-siswi yang mengikuti Pesantren Kilat. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi kalian," ujarnya.

Pesantren Kilat ini akan berlangsung selama 3 hari, mulai dari tanggal 10 hingga 12 Maret 2026. Siswa-siswi akan mendapatkan materi tentang akhlak, ibadah, dan pembiasaan membaca Al-Qur'an.

Guru-guru dan ustadz-ustadzah yang akan mengajar di Pesantren Kilat ini telah dipersiapkan dengan baik. Mereka akan memberikan ilmu dan pengalaman yang berharga kepada siswa-siswi.

Siswa-siswi sangat antusias dan gembira mengikuti kegiatan ini. Mereka berharap dapat meningkatkan iman dan takwa mereka, serta menjadi lebih baik dalam segala hal.

Pesantren Kilat ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa-siswi tentang pentingnya beribadah dan berakhlak mulia. Mereka akan diajarkan tentang nilai-nilai agama dan bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, Pembukaan Pesantren Kilat di UPT SPF SDN Paccerakkang ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi siswa-siswi dan menjadi awal yang baik untuk kegiatan-kegiatan keagamaan di masa depan.


Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa-siswi tentang pentingnya ilmu pengetahuan dan pendidikan. Mereka akan diajarkan tentang bagaimana menjadi orang yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.

Pesantren Kilat ini juga akan diisi dengan berbagai kegiatan yang menarik, seperti tadarus Al-Qur'an, shalat berjamaah, dan kegiatan sosial.

UPT SPF SDN Paccerakkang berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam membentuk karakter siswa-siswi.

Dengan semangat dan kesungguhan, siswa-siswi UPT SPF SDN Paccerakkang siap mengikuti Pesantren Kilat ini dan menjadi generasi yang lebih baik.( Muh Yahya)

Hari Terkhir Pesantren Kilat di UPT SPF SDI Banta-Bantaeng I : Bakti Sosial Berbagi ke Panti Asuhan


MULIAINFO. com. Makassr -- UPT SPF SDI Banta-Bantaeng I, 12 Maret 2026 - Hari terakhir pesantren kilat di UPT SPF SDI Banta-Bantaeng I diakhiri dengan kegiatan bakti sosial yang sangat berarti. Mereka melakukan kunjungan ke Panti Asuhan untuk berbagi kebahagiaan dan kasih sayang dengan anak-anak yatim dan duka.


Kegiatan ini dipimpin oleh Ibu Kepala Sekolah, Ibu Hasdiarah Kadir, S.Pd, yang sangat mendukung kegiatan sosial seperti ini. "Kami ingin menanamkan nilai-nilai kebaikan dan kepedulian kepada mereka, sehingga mereka menjadi generasi yang lebih baik," ujarnya.


Mereka membagikan paket sembako, mainan, dan kebutuhan sehari-hari kepada anak-anak panti asuhan. Mereka juga menghibur anak-anak panti asuhan dengan berbagai pertunjukan, seperti nyanyian, tarian, dan games. Ia sangat antusias dan gembira melihat anak-anak panti asuhan tersenyum dan bermain bersama.


Pengurus Panti Asuhan sangat mengapresiasi kunjungan mereka dan mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. "Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan bantuan dari mereka. Semoga Allah membalas kebaikan mereka," katanya.


Kegiatan bakti sosial ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya berbagi dan peduli dengan sesama. Ibu Hasdiarah Kadir, S.Pd, berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan di masa depan.


Mereka telah melakukan persiapan yang matang untuk kegiatan ini. Mereka telah belajar tentang pentingnya berbagi dan peduli dengan sesama.



Kegiatan ini juga dapat meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya pendidikan dan ilmu pengetahuan. Mereka dapat mempraktikkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.


Ia sangat berterima kasih kepada Ibu Kepala Sekolah dan guru-guru yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga Allah membalas kebaikan mereka.


Mereka sangat gembira melihat hasil kerja keras mereka yang telah membuahkan hasil yang baik.


UPT SPF SDI Banta-Bantaeng I berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan di masa depan dan memberikan manfaat bagi generasi muda, serta menjadi contoh bagi sekolah lain dalam membentuk karakter siswa-siswi.


Dengan demikian, kegiatan pesantren kilat ini sangat penting bagi mereka. Semoga kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi generasi muda.( M Yahya)

11 Maret 2026

UPT SPF SDN Paccerakkang Siap Hadapi Ujian Akhir Tahun dengan Gladi Bersih TKA Kelas 6 Gelombang 2"


 MULIAINFO. com. Makassar -- Gladi bersih TKA kelas 6 gelombang ke 2 UPT SPF SDN Paccerakkang telah dilaksanakan dengan lancar. Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan mereka dalam menghadapi ujian akhir tahun.


Kepala Sekolah, Ibu Hj. Hudaya, S.Pd, memantau langsung jalannya gladi bersih dan memberikan arahan kepada guru-guru dan mereka. "Gladi bersih ini sangat penting untuk memastikan bahwa mereka siap dan tidak merasa cemas saat menghadapi ujian," ujarnya.

Gladi bersih ini juga diikuti oleh orang tua mereka yang ingin memastikan bahwa anak-anak mereka siap menghadapi ujian. Mereka sangat mendukung upaya ia dalam mempersiapkan mereka untuk ujian.

Ia telah melakukan persiapan yang matang untuk menghadapi ujian akhir tahun. Ia yakin bahwa mereka akan dapat menghadapi ujian dengan baik dan mencapai hasil yang memuaskan.

Guru-guru di ia juga telah memberikan bimbingan dan dukungan kepada mereka untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian. Mereka siap membantu mereka dalam mengatasi kesulitan-kesulitan yang mungkin dihadapi.

Mereka telah melakukan persiapan yang baik. Mereka telah belajar dengan giat dan berusaha untuk mencapai hasil yang terbaik.

Kepala Sekolah, Ibu Hj. Hudaya, S.Pd, juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua mereka atas dukungan dan kepercayaan mereka kepada ia. "Kami akan terus berusaha untuk memberikan pendidikan yang berkualitas bagi mereka," ujarnya.

Gladi bersih ini juga bertujuan untuk menguji kesiapan mereka dalam menghadapi ujian. Mereka akan diberikan simulasi ujian yang sama dengan ujian sebenarnya.

Dengan demikian, mereka akan lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi ujian akhir tahun.

Ia yakin bahwa mereka akan dapat menghadapi ujian dengan baik dan mencapai hasil yang memuaskan.

Kegiatan gladi bersih ini diharapkan dapat membantu mereka dalam mencapai kesuksesan di masa depan. ( M Yahya)

Gladi Bersih Gelombang Kedua Sesi Pertama UPT SPF SD Inpres Borong jambu III: Persiapan Matang untuk Ujian Akhir Tahun


 MULIAINFO. com. Makassar -- Gladi bersih TKA gelombang kedua sesi pertama UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III telah dilaksanakan dengan lancar. Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa-siswi dalam menghadapi ujian akhir tahun.


Kepala Sekolah, Bapak Abdul Jalil, S.Pd, memantau langsung jalannya gladi bersih dan memberikan arahan kepada guru-guru dan siswa-siswi. "Gladi bersih ini sangat penting untuk memastikan bahwa siswa-siswi siap dan tidak merasa cemas saat menghadapi ujian," ujarnya.

Gladi bersih ini juga diikuti oleh orang tua siswa yang ingin memastikan bahwa anak-anak mereka siap menghadapi ujian. Mereka sangat mendukung upaya sekolah dalam mempersiapkan siswa-siswi untuk ujian.

UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III telah melakukan persiapan yang matang untuk menghadapi ujian akhir tahun. Mereka yakin bahwa siswa-siswi akan dapat menghadapi ujian dengan baik dan mencapai hasil yang memuaskan.

Guru-guru di sekolah juga telah memberikan bimbingan dan dukungan kepada siswa-siswi untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian. Mereka siap membantu siswa-siswi dalam mengatasi kesulitan-kesulitan yang mungkin dihadapi.

Siswa-siswi UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III juga telah melakukan persiapan yang baik. Mereka telah belajar dengan giat dan berusaha untuk mencapai hasil yang terbaik.

Kepala Sekolah, Bapak Abdul Jalil, S.Pd, juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua siswa atas dukungan dan kepercayaan mereka kepada sekolah. "Kami akan terus berusaha untuk memberikan pendidikan yang berkualitas bagi siswa-siswi," ujarnya.

Gladi bersih ini juga bertujuan untuk menguji kesiapan siswa-siswi dalam menghadapi ujian. Mereka akan diberikan simulasi ujian yang sama dengan ujian sebenarnya.

Dengan demikian, siswa-siswi UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III akan lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi ujian akhir tahun.

UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III yakin bahwa siswa-siswi akan dapat menghadapi ujian dengan baik dan mencapai hasil yang memuaskan. ( M Yahya)



MULIAINFO. com. Makassar -- SD Inpres Kassi juga melibatkan orang tua siswa dalam persiapan Adiwiyata Nasional. Mereka telah mengadakan pertemuan dengan orang tua siswa untuk membahas rencana dan program-program lingkungan hidup yang akan dilaksanakan di sekolah.


Dalam pertemuan tersebut, Kepala Sekolah, Ibu Sukmawati, S.Pd, mengajak orang tua siswa untuk berperan aktif dalam mendukung program Adiwiyata Nasional di SD Inpres Kassi.


Orang tua siswa juga diberikan kesempatan untuk memberikan saran dan masukan terkait program Adiwiyata Nasional. Mereka sangat antusias dan mendukung upaya SD Inpres Kassi untuk menjadi sekolah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.


SD Inpres Kassi telah membentuk tim khusus yang bertugas untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekolah dan mengembangkan program-program lingkungan hidup.


Tim ini terdiri dari guru-guru, staf sekolah, dan perwakilan orang tua siswa. Mereka bekerja sama untuk membuat SD Inpres Kassi menjadi sekolah yang lebih hijau dan sehat.


Dalam persiapan Adiwiyata Nasional, SD Inpres Kassi telah melakukan beberapa kegiatan, seperti penanaman pohon, pembuatan taman sekolah, dan pengelolaan sampah.

Mereka juga telah mengembangkan kurikulum lingkungan hidup yang akan diintegrasikan ke dalam proses belajar mengajar.


Kepala Sekolah, Ibu Sukmawati, S.Pd, mengatakan bahwa SD Inpres Kassi berkomitmen untuk menjadi sekolah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.


Dengan dukungan orang tua siswa, SD Inpres Kassi yakin dapat mencapai tujuan menjadi sekolah Adiwiyata Nasional dan memberikan pendidikan lingkungan hidup yang berkualitas bagi siswa-siswi.


SD Inpres Kassi juga berharap dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam hal pengelolaan lingkungan hidup dan pendidikan lingkungan hidup.


Dengan demikian, SD Inpres Kassi dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. ( M Yahya )
 

10 Maret 2026

Kepemimpinan Inspiratif Ibu Hasdiarah Kadir, S.Pd di UPT SPF SDI BANTA- BANTAENG I


 MULIAINFO. com.Makassar -- UPT SPF SDI Banta- Bataeng I, sebuah lembaga pendidikan yang berdedikasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah Banta-Bataeng, memiliki kepala sekolah yang sangat berkompeten dan berdedikasi, yaitu Ibu Hasdiarah Kadir, S.Pd.


Beliau telah memimpin UPT SPF SDI Banta- Bataeng I dengan sangat baik dan telah membawa perubahan positif bagi sekolah dan siswa-siswi di dalamnya. Ibu Hasdiarah Kadir, S.Pd memiliki visi yang jelas untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk karakter siswa-siswi yang berakhlak mulia.

Dengan kepemimpinan beliau, UPT SPF SDI Banta- Bataeng I telah menjadi salah satu sekolah yang paling populer di daerah Banta-Bataeng. Beliau telah meningkatkan kualitas guru-guru dan fasilitas sekolah, sehingga siswa-siswi dapat belajar dengan nyaman dan efektif.

Ibu Hasdiarah Kadir, S.Pd juga sangat peduli dengan kegiatan ekstrakurikuler siswa-siswi. Beliau telah membentuk berbagai klub dan organisasi siswa, seperti klub sains, klub olahraga, dan organisasi siswa yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan minat siswa-siswi.

Selain itu, beliau juga sangat aktif dalam menjalin kerjasama dengan orang tua siswa-siswi dan masyarakat sekitar. Beliau percaya bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama, sehingga beliau selalu berusaha untuk meningkatkan komunikasi dan kerjasama dengan semua pihak.

UPT SPF SDI Banta- Bataeng I di bawah kepemimpinan Ibu Hasdiarah Kadir, S.Pd telah menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di daerah Banta-Bataeng. Beliau telah membuktikan bahwa dengan kepemimpinan yang baik dan dedikasi yang tinggi, sebuah sekolah dapat menjadi lebih baik dan mencapai kesuksesan.

Beliau adalah contoh yang baik bagi guru-guru dan siswa-siswi di UPT SPF SDI Banta- Bataeng I. Beliau telah menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, kita dapat mencapai apa saja yang kita inginkan.

UPT SPF SDI Banta- Bataeng I akan terus maju dan berkembang di bawah kepemimpinan Ibu Hasdiarah Kadir, S.Pd. Beliau akan terus berusaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk karakter siswa-siswi yang berakhlak mulia.

Dengan demikian, kita dapat berharap bahwa UPT SPF SDI Banta- Bataeng I akan menjadi salah satu sekolah terbaik di daerah Banta-Bataeng dan melahirkan generasi-generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berprestasi.

Ibu Hasdiarah Kadir, S.Pd adalah kepala sekolah yang sangat berkompeten dan berdedikasi. Beliau telah membuktikan bahwa dengan kepemimpinan yang baik, sebuah sekolah dapat menjadi lebih baik dan mencapai kesuksesan.

Oleh karena itu, sang kepala sekolah patut menjadi contoh dan inspirasi bagi kita semua dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk karakter yang berakhlak mulia. ( M Yahya)

Diduga Lakukan Pungli, Eks Pejabat Disdik Makassar Kembali Dapat Jabatan. Aktivis Soroti Inkonsistensi Penegakan Sanksi


MULIAINFO. com. Makassar — Keanehan dalam tata kelola jabatan di lingkup Dinas Pendidikan Kota Makassar kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya, seorang pejabat yang sebelumnya terbukti melakukan praktik pungutan liar (pungli) saat menjabat sebagai kepala bidang telah dicopot dari jabatannya, namun belum lama berselang justru kembali diberi kepercayaan menempati posisi baru sebagai kepala seksi pada bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat, khususnya pemerhati pendidikan di Kota Makassar. Pasalnya, kasus yang menjerat oknum pejabat tersebut dinilai masih hangat, tetapi yang bersangkutan sudah kembali mendapatkan ruang dalam struktur organisasi.

Salah satu aktivis yang dikonfirmasi pada Senin (9/3/2026) mempertanyakan kebijakan tersebut. Menurutnya, keputusan itu menimbulkan kesan adanya standar ganda dalam penegakan disiplin di lingkungan pendidikan.

“Apakah memang di Dinas Pendidikan Kota Makassar sudah tidak ada lagi figur yang layak sehingga orang yang telah melakukan kesalahan tetap diberdayakan? Sementara ada pihak lain yang melakukan kesalahan langsung dicopot dan tidak diberi kesempatan lagi,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti perlakuan yang berbeda antara pejabat struktural di dinas dengan kepala sekolah di lapangan. Menurutnya, selama ini banyak kepala sekolah yang ketika melakukan pelanggaran administratif atau kesalahan tertentu langsung dicopot dari jabatannya tanpa diberikan kesempatan untuk kembali memimpin sekolah.

“Jika kepala sekolah melakukan pelanggaran, hampir pasti tidak diberi kesempatan lagi. Tetapi ketika pejabat dinas melakukan kesalahan yang bahkan menyangkut pungli, justru masih diberi posisi baru. Ini tentu menimbulkan pertanyaan besar di publik,” tambahnya.

Selain itu, ia menilai kebijakan tersebut berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap komitmen pemerintah daerah dalam memberantas praktik pungli dan memperkuat integritas birokrasi pendidikan.

Diketahui, praktik pungli di sektor pendidikan selama ini menjadi salah satu persoalan yang sering dikeluhkan oleh masyarakat dan tenaga pendidik. Pemerintah daerah bahkan berulang kali menegaskan komitmennya untuk menciptakan tata kelola pendidikan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Namun jika pejabat yang pernah tersandung kasus serupa masih diberi ruang dalam struktur jabatan, maka hal tersebut dinilai dapat memunculkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

Para aktivis berharap Pemerintah Kota Makassar dapat melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kebijakan penempatan pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan agar penegakan aturan dan sanksi dapat berjalan secara adil serta tidak menimbulkan kesan tebang pilih.

“Harapan kami sederhana, aturan harus ditegakkan secara konsisten. Jika memang seseorang terbukti melakukan pelanggaran serius seperti pungli, maka harus ada sanksi tegas dan tidak diberikan kembali ruang jabatan yang berpotensi menimbulkan polemik baru,” tutupnya.(Y)