18 Oktober 2026

UPDATE Malam ke - 2 TIM SAR Mulai Sisir Sepanjang Sungai Dan Kanal Di Perbatasan Tamamaung - Sinrijala Cari KIA 6 Tahun


MULIAINFO. COM - MAKASSAR -  Update terbaru pencarian anak hilang atas nama KIA usia 6 tahun di Kota Makassar, Tim SAR Gabungan mulai malam ini melakukan penyisiran sepanjang Sungai dan Kanal yang berada di antara Kelurahan Tamamaung dengan Kelurahan Sinrijala, Kecamatan Panakkukang.

KIA dilaporkan jatuh di pinggir Kanal pada malam 17 Oktober 2024 sekitar pukul 22.00 WITA saat bermain bersama 3 orang temannya, total 4 anak, di wilayah Sukamaju 3 perbatasan Tamamaung-Sinrijala.

Setelah 2 hari pencarian yang dilakukan oleh BPBD Kota Makassar belum membuahkan hasil, Tim SAR memutuskan untuk memperluas metode pencarian dengan menyisir tidak hanya di Kanal saja, tetapi juga sepanjang Sungai yang terhubung dengan Kanal tersebut.

Keputusan Tim SAR untuk melakukan penyisiran sepanjang Sungai dan Kanal ini diambil karena mempertimbangkan arus air Kanal Sinrijala yang terhubung langsung dengan aliran sungai besar di wilayah Panakkukang.

Kepala Tim SAR di lapangan menyebutkan, ada kemungkinan korban terbawa arus dari Kanal Sinrijala di perbatasan Tamamaung-Sinrijala menuju ke aliran sungai utama, sehingga pencarian harus dilakukan di dua jalur air sekaligus.

Pada malam hari kedua ini, Tim SAR mulai melakukan penyisiran sepanjang Sungai dan Kanal dengan menggunakan perahu karet, senter sorot, serta pemantauan dari atas jembatan yang melintasi Kanal Tamamaung-Sinrijala.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Sulsel, BPBD Kota Makassar, Polsek Panakkukang, TNI, dan relawan warga dari Kelurahan Tamamaung dan Sinrijala dibagi menjadi dua tim, satu tim menyisir Kanal dan satu tim menyisir Sungai.


Penyisiran di sepanjang Kanal dilakukan mulai dari titik awal KIA dilaporkan jatuh di Sukamaju 3 perbatasan Tamamaung-Sinrijala hingga ke hilir sejauh 2 kilometer.

Sementara itu, tim kedua melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai yang menjadi muara dari Kanal Sinrijala, dengan harapan dapat menemukan tanda-tanda keberadaan KIA usia 6 tahun tersebut.

Hingga malam ini, proses penyisiran sepanjang Sungai dan Kanal masih terus berlangsung, dengan penerangan terbatas dari senter dan lampu sorot dari Posko Darurat yang didirikan di perbatasan Tamamaung-Sinrijala.

Ciri-ciri KIA yang menjadi fokus pencarian Tim SAR sepanjang Sungai dan Kanal adalah anak perempuan usia 6 tahun dengan pakaian terakhir baju putih abu dengan garis hitam.

Pihak keluarga yang ikut memantau langsung penyisiran sepanjang Sungai dan Kanal oleh Tim SAR hingga malam ini menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas upaya maksimal yang dilakukan oleh seluruh tim penyelamat.

Keluarga juga berharap, dengan metode penyisiran sepanjang Sungai dan Kanal yang mulai dilakukan Tim SAR malam ini, KIA dapat segera ditemukan dan dibawa kembali ke pelukan keluarga.

Warga dari Kelurahan Tamamaung dan Kelurahan Sinrijala yang berada di sekitar lokasi turut membantu Tim SAR dengan memberikan informasi terkait kondisi arus Sungai dan Kanal di wilayah perbatasan tersebut.

Tim SAR mengimbau kepada seluruh warga yang tinggal di sepanjang Sungai dan Kanal perbatasan Tamamaung-Sinrijala untuk segera melapor jika melihat benda atau tanda yang mencurigakan yang terkait dengan ciri-ciri KIA.

Bagi warga yang memiliki informasi dapat segera menghubungi keluarga di nomor *0813-5459-5609* atau langsung melapor ke Posko Tim SAR yang siaga melakukan penyisiran sepanjang Sungai dan Kanal di perbatasan Tamamaung-Sinrijala, atau Call Center SAR 115 dan BPBD 112.

MULIAINFO.COM akan terus memberikan update terbaru dari lokasi penyisiran sepanjang Sungai dan Kanal di antara Kelurahan Tamamaung dengan Kelurahan Sinrijala, Panakkukang, Makassar, terkait pencarian KIA 6 tahun. Mohon doa agar Tim SAR diberikan kelancaran dan KIA segera ditemukan.



Alhamdulillah! UPTD SPF SD Inpres Antang II Runner - Up Alsuma Cup, Ortu Raih Best Supperter


MULIAINFO. COM - MAKASSAR - Alhamdulillah, prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh UPTD SPF SD Inpres Antang II Kota Makassar yang berhasil keluar sebagai Runner-up atau Juara 2 pada ajang bergengsi Lomba Futsal Alsuma Cup 2026.

Ajang Lomba Futsal Alsuma Cup tersebut diselenggarakan di SD Islam Al Azhar 68 Summarecon Mutiara Makassar dan berlangsung selama 5 hari, mulai tanggal 14 hingga 18 Oktober 2026, dengan diikuti puluhan sekolah dasar terbaik.

UPTD SPF SD Inpres Antang II di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Ibu Zahra Hidayat, S.Pd. M.Pd, berhasil menunjukkan performa luar biasa hingga berhasil melaju ke babak final dan meraih posisi Runner-up.

Keberhasilan ini tidak lepas dari peran pelatih andalan, Coach Muhammad Imran Syuaib K. S.Pd.M.Pd, yang selama ini dengan penuh dedikasi membina siswa-siswi SD Inpres Antang II dalam bidang olahraga futsal.

Coach Muhammad Imran Syuaib K. S.Pd. M.Pd, dikenal sebagai pelatih yang disiplin, sabar, dan selalu memberikan motivasi terbaik, sehingga untuk pertama kalinya dalam sejarah sekolah, tim futsal SD Inpres Antang II berhasil bertanding sampai ke babak final pada event sebesar Alsuma Cup ini.

Prestasi lain yang tak kalah membanggakan, orang tua murid UPTD SPF SD Inpres Antang II juga keluar sebagai Best Supporter atau Suporter Terbaik pada ajang Alsuma Cup 2026 tersebut.


Orang tua murid dinilai sangat kompak dan sangat mendukung ananda bertanding di lapangan, mulai dari proses latihan hingga bertanding, dengan yel-yel dan dukungan penuh yang luar biasa.

Kepala Sekolah UPTD SPF SD Inpres Antang II, Ibu Zahra Hidayat,S.Pd. M.Pd, dalam keterangannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas pencapaian ini.

"Saya selaku Kepala Sekolah sangat bersyukur dan berterima kasih kepada para siswa karena mereka telah berjuang di lapangan dan sudah berusaha memberikan yang terbaik membawa nama sekolah sampai ke babak final," ujar Ibu Zahra Hidayat, S.Pd. M.Pd.

Ibu Zahra Hidayat, S.Pd.M.Pd juga menambahkan, tentunya tidak mudah untuk mengalahkan sekolah-sekolah hebat yang pesertanya tidak hanya dari Kota Makassar saja, tetapi ada juga dari Kabupaten Maros dan Kabupaten Gowa yang memiliki kualitas tim yang sangat kuat.

"Tentunya saya juga berterima kasih kepada coach, orang tua murid yang senantiasa mendampingi semua ananda dan latihan sampai bertanding pada setiap event yang diikuti, bahkan orang tua murid juga diberikan penghargaan sebagai suporter terbaik pada event kali ini," lanjut Ibu Zahra Hidayat, S.Pd. M.Pd dengan penuh haru.

Menurut Ibu Zahra Hidayat, S.Pd.M.Pd, kolaborasi yang solid antara pihak sekolah, pelatih, siswa, dan orang tua murid menjadi kunci utama keberhasilan UPTD SPF SD Inpres Antang II meraih Runner-up Alsuma Cup 2026 ini.


Coach Muhammad Imran Syuaib K. S.Pd. M.Pd, selaku pelatih juga menyampaikan bahwa anak-anak telah menunjukkan mental juara, kekompakan, dan sportivitas yang tinggi selama pertandingan 14-18 Oktober 2026 di SD Islam Al Azhar 68 Summarecon Mutiara Makassar.

Perjalanan menuju final bukanlah hal yang mudah, tim UPTD SPF SD Inpres Antang II harus melewati fase grup yang ketat, babak 16 besar, 8 besar, hingga semifinal dengan mengalahkan sekolah-sekolah unggulan dari Makassar, Maros, dan Gowa.

Meskipun harus puas sebagai Runner-up setelah berjuang keras di babak final, pencapaian ini merupakan sejarah baru bagi UPTD SPF SD Inpres Antang II karena untuk pertama kalinya berhasil sampai ke babak final di event futsal sebesar Alsuma Cup.

Dengan diraihnya Runner-up dan penghargaan Best Supporter untuk orang tua murid, UPTD SPF SD Inpres Antang II di bawah pimpinan Ibu Zahra Hidayat, S.Pd., M.Pd dan pelatih Muhammad Imran Syuaib K. S.Pd., M.Pd telah membuktikan bahwa sekolah ini mampu bersaing dan berprestasi di bidang olahraga.

Mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh tim futsal UPTD SPF SD Inpres Antang II, Ibu Kepsek Zahra Hidayat, S.Pd., M.Pd, Coach Muhammad Imran Syuaib K., S.Pd., M.Pd, serta orang tua murid sebagai Best Supporter. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk meraih Juara 1 di event selanjutnya.



 

Alhamdulillah Dibawah Pimpinan Sitti Fatimah, S.PdI. M. PdI SDN Kaccia, 4 Juara FTBI


MULIAINFO. COM - Makassar - Alhamdulillah, kabar membanggakan datang dari SDN Kaccia Kota Makassar yang berhasil meraih prestasi gemilang dengan memborong 4 juara sekaligus dalam ajang Lomba Festival Tunas Bahasa Ibu atau FTBI.

Prestasi membanggakan ini diraih di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah SDN Kaccia yang visioner dan berdedikasi tinggi, Ibu Sitti Fatimah, S.Pd.I, M.Pd.I, yang terus mendorong siswa-siswinya untuk berprestasi di bidang literasi dan seni.

Di bawah bimbingan Ibu Sitti Fatimah,S.Pd.I, M.Pd.I, SDN Kaccia terus menunjukkan eksistensinya sebagai sekolah yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada pengembangan bakat dan minat siswa di bidang bahasa dan budaya.

Adapun rincian 4 juara yang berhasil diraih oleh SDN Kaccia dalam ajang FTBI kali ini adalah prestasi yang sangat membanggakan dan mengharumkan nama sekolah.

Juara pertama berhasil diraih oleh Jelita yang sukses meraih Juara 1 dalam cabang lomba Mendongeng, dengan penampilannya yang memukau, ekspresif, dan penuh penghayatan cerita.


Jelita yang merupakan siswi binaan Ibu Sitti Fatimah, S.Pd.I, M.Pd.I dan guru pembina berhasil memukau dewan juri dengan teknik mendongeng yang luar biasa, sehingga layak dinobatkan sebagai Juara 1.

Prestasi Juara 1 selanjutnya berhasil diraih oleh Hafizah yang sukses meraih Juara 1 dalam cabang lomba Menulis Cerpen, dengan karya cerpen yang inspiratif, imajinatif, dan penuh pesan moral.

Hafizah berhasil menciptakan cerpen dengan alur yang menarik dan diksi yang indah, yang merupakan hasil dari pembinaan literasi yang kuat di SDN Kaccia di bawah kepemimpinan Ibu Sitti Fatimah,S.Pd.I, M.Pd.I.

Tidak hanya itu, SDN Kaccia juga berhasil meraih Juara 2 dalam cabang lomba Menulis Cerpen yang diraih oleh Shaka, sehingga SDN Kaccia berhasil menguasai dua podium sekaligus, Juara 1 dan Juara 2 di cabang yang sama.

Shaka meraih Juara 2 Menulis Cerpen dengan karya yang kreatif dan ide cerita yang segar, membuktikan bahwa pembinaan menulis di SDN Kaccia berjalan dengan sangat baik.

Prestasi keempat yang melengkapi keborongan juara SDN Kaccia di ajang FTBI kali ini diraih oleh Anggun yang berhasil meraih Juara 3 dalam cabang lomba Komedi Tunggal yang sangat menghibur.

Anggun berhasil meraih Juara 3 Komedi Tunggal dengan penampilan yang lucu, cerdas, dan mendidik, sehingga mengundang gelak tawa penonton dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi SDN Kaccia.


Ibu Kepala Sekolah SDN Kaccia, Sitti Fatimah, S.Pd.I, M.Pd.I, dalam keterangannya menyampaikan rasa syukur Alhamdulillah yang sebesar-besarnya atas prestasi gemilang yang berhasil diraih oleh keempat siswanya.

Ibu Sitti Fatimah, S.Pd.I, M.Pd.I mengatakan, prestasi ini merupakan buah dari kerja keras, latihan rutin, bimbingan intensif dari para guru pembina, serta dukungan penuh dari orang tua siswa dan seluruh warga sekolah.

Beliau juga menambahkan bahwa ajang FTBI merupakan ajang penting untuk melestarikan bahasa ibu dan menumbuhkan cinta budaya, dan SDN Kaccia akan terus berkomitmen untuk mendukung bakat literasi siswa.

Dengan diraihnya 4 juara sekaligus, SDN Kaccia di bawah pimpinan Ibu Sitti Fatimah, S.Pd.I, M.Pd.I telah membuktikan diri sebagai salah satu sekolah dasar berprestasi dan patut menjadi contoh bagi sekolah lainnya di Kota Makassar.

Mengucapkan selamat dan sukses kepada Jelita, Hafizah, Shaka, Anggun, serta kepada Ibu Kepala Sekolah SDN Kaccia, Ibu Sitti Fatim S.Pd.I, M.Pd.I, dan seluruh keluarga besar SDN Kaccia. Semoga terus berprestasi dan melaju ke tingkat provinsi hingga nasional.




17 Oktober 2026

Bapem ATK Kelas 1-2 SD 2026 Belum Cair, Rekanan Sudah Dipatok - Skandal 4 Kecamatan Di Makassar Terbongkar


MULIAINFO. COM - MAKASSAR - Ini skandal yang memalukan. Di saat ribuan siswa Kelas 1 dan 2 SD di Makassar masih menanti bantuan BAPEM ATK berupa buku tulis dan crayon, di lapangan justru terendus permainan kotor. Dana belum cair, tapi nama rekanan sudah dipatok. Siapa pemainnya?

Investigasi Putri Mulia Media Group membongkar dugaan monopoli brutal yang diduga dimainkan oknum yang mengatasnamakan K3S. Wilayah operasinya bukan satu kecamatan, tapi empat kecamatan sekaligus: Makassar, Tamalate, Biringkanaya, dan Mamajang.

Modusnya klasik tapi mematikan otonomi sekolah. Pihak sekolah diduga dipaksa menerima rekanan tertentu. Tidak ada lelang, tidak ada perbandingan harga, tidak ada pilihan kualitas. Pokoknya terima jadi dari satu pintu.

Padahal BAPEM ATK ini adalah hak siswa kelas 1-2. Nilainya memang tidak fantastis per anak, tapi kalau dikalikan ribuan siswa di 4 kecamatan, nilainya miliaran rupiah. Uang negara yang seharusnya untuk anak miskin dan anak fondasi, diduga sudah dikavling sebelum cair.

Seorang sumber dari pihak sekolah yang identitasnya kami lindungi total, membongkar dengan nada geram. Ia menolak disebutkan asal kecamatannya demi keselamatan.

"Kami ini seperti boneka. Dana BAPEM ATK Kelas 1-2 SD 2026 belum cair, tapi kami sudah diinstruksikan harus ambil di penyedia itu. Kalau kami menolak, kami ditekan. Ini pemerasan gaya baru," tegas sumber tersebut dengan nada tinggi.

Fakta di lapangan menguatkan. Hingga Oktober 2026, banyak sekolah belum menerima petunjuk teknis resmi pencairan BAPEM ATK. Namun daftar rekanan yang katanya sudah mendapat restu oknum K3S sudah beredar luas di grup-grup WhatsApp pihak sekolah.

Ini bukan lagi soal administrasi, ini soal mental korup. Bagaimana mungkin bantuan untuk anak kelas 1 yang baru belajar menulis sudah dijadikan bancakan? Di mana hati nurani oknum tersebut?

Jika dugaan ini benar, maka ini adalah pelanggaran telak terhadap prinsip pengadaan. Sekolah dipaksa membeli barang yang belum tentu berkualitas. Siswa dirugikan, uang negara diduga diselewengkan, dan persaingan usaha sehat dimatikan.

Kami tegaskan, pemberitaan sorot ini masih dalam koridor dugaan yang kuat berdasarkan keterangan berlapis dari pihak sekolah. Kami tetap menjunjung asas praduga tak bersalah dan membuka ruang konfirmasi.

Namun hingga berita sorot ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada oknum-oknum yang diduga terlibat di 4 kecamatan tersebut tidak membuahkan hasil. Mereka bungkam. Diamnya mereka justru menimbulkan tanda tanya besar.

Kami tantang Dinas Pendidikan Kota Makassar untuk tidak tutup mata. Jangan berlindung di balik meja. Turun ke 4 kecamatan itu. Periksa. Audit. Panggil K3S-nya. Jika terbukti ada pematokan rekanan, tindak tegas. Jangan biarkan siswa kelas 1-2 jadi korban.

Kami juga mendesak Inspektorat Kota Makassar dan APH untuk masuk. Ini bukan delik kecil. Ini adalah dugaan penyalahgunaan wewenang yang menggerogoti bantuan pemerintah untuk rakyat kecil.

Ingat, BAPEM ATK Kelas 1-2 adalah program negara untuk mencerdaskan anak bangsa, bukan untuk memperkaya oknum. Tahun 2026 seharusnya menjadi tahun transparansi, bukan tahun 2026 jadi tahun pengkavlingan rekanan.

Putri Mulia Media Group tidak akan berhenti di sini. Kami akan terus sorot, kami akan terus bongkar, dan kami lindungi 100% identitas pihak sekolah yang berani bicara. Bagi oknum K3S 4 kecamatan yang merasa tidak terlibat, silakan gunakan hak jawab Anda. Pintu redaksi kami terbuka 24 jam.


Puskesmas Bangkala Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Untuk Guru Dan Staf Sekolah, Deteksi Dini Jadi Prioritas


MULIAINFO. COM - MAKASSAR - UPTD Puskesmas Bangkala, Pemerintah Kota Makassar, akan menggelar program Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi guru dan staf sekolah di wilayah kerjanya, sebagaimana tertuang dalam surat pemberitahuan bernomor 400.7/22/PKM-BKL/X/2026 tertanggal 8 Oktober 2026.

Program ini merupakan salah satu program prioritas puskesmas dalam upaya deteksi dini masalah kesehatan pada tenaga pendidik, agar dapat segera mendapatkan penanganan yang tepat dan terukur.

Kepala UPTD Puskesmas Bangkala, dr. Rezki Yulianti, dalam surat tersebut menjelaskan bahwa kesehatan guru dan staf memiliki peran vital dalam mendukung proses belajar mengajar yang optimal di sekolah.

Menurut surat tersebut, kegiatan pemeriksaan kesehatan yang akan dilakukan meliputi beberapa aspek penting, mulai dari pemeriksaan kebersihan diri terkait telinga, gigi dan mulut, serta pemeriksaan mata.

Selain itu, tim medis Puskesmas Bangkala juga akan melakukan pemeriksaan status gizi yang meliputi pengukuran berat badan dan tinggi badan, sebagai indikator dasar kesehatan.

Pemeriksaan lain yang tak kalah penting adalah pemeriksaan gula darah sewaktu dan tekanan darah, yang dinilai penting untuk mendeteksi risiko penyakit tidak menular yang kerap tidak bergejala pada fase awal.

Dalam surat pemberitahuan yang ditujukan kepada para kepala sekolah tersebut, pihak puskesmas memohon agar bapak/ibu guru dapat mengikuti kegiatan yang jadwalnya telah terlampir.


Pihak Puskesmas Bangkala juga memberikan catatan agar para guru dapat menyiapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai bagian dari pendataan dan pemantauan perkembangan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Program ini mendapat apresiasi positif, karena selama ini pemeriksaan kesehatan menyasar peserta didik, sementara tenaga pendidik juga membutuhkan perhatian kesehatan yang sama.

Dari sisi pelayanan publik, langkah Puskesmas Bangkala ini dinilai sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat layanan kesehatan promotif dan preventif di tingkat komunitas.

Surat tersebut telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang diterbitkan oleh Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), sehingga keabsahannya dapat dipertanggungjawabkan.

Dengan adanya jaminan tanda tangan elektronik tersebut, pihak sekolah diharapkan tidak meragukan keaslian surat dan dapat segera menindaklanjuti sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Puskesmas Bangkala yang beralamat di Jalan Tamangapa Raya III, Kompleks Bumi Husada Indah, Makassar, berharap adanya kerja sama yang baik dari seluruh pihak sekolah demi suksesnya program ini.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Puskesmas Bangkala masih membuka ruang komunikasi bagi sekolah-sekolah yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait teknis pelaksanaan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut.


KKG Pjok Kecamatan Tallo Gelar Sosialisasi Dan Pelatihan Walking Football Terintegrasi Pembelajaran Pjok


MULIAINFO. CMO - MAKASSAR - Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK se-Kecamatan Tallo Kota Makassar sukses menggelar kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Induk Olahraga Walking Football atau Sepak Bola Berjalan yang diintegrasikan dalam Pembelajaran PJOK di tingkat Sekolah Dasar.

Kegiatan inovatif yang bertujuan untuk mengenalkan cabang olahraga baru yang aman dan edukatif tersebut diselenggarakan langsung oleh KKG PJOK Kecamatan Tallo sebagai program pengembangan kompetensi guru PJOK.

Kegiatan sosialisasi dan pelatihan tersebut dilaksanakan pada hari Jumat, 16 Oktober 2026, bertempat di SDN Rappojawa No. 71 Kecamatan Tallo Kota Makassar yang menjadi pusat kegiatan KKG PJOK.

Ketua panitia pelaksana kegiatan, Muh. Eri Rahim, S.Pd., M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru PJOK se-Kecamatan Tallo dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan.

Menurut Muh. Eri Rahim, S.Pd., hM.Pd, Walking Football dipilih karena merupakan olahraga yang sangat cocok untuk anak Sekolah Dasar, dimana pemain dilarang berlari dan hanya boleh berjalan cepat, sehingga sangat aman dan minim risiko cedera.


Selain aspek keamanan, Walking Football juga dinilai sangat efektif untuk melatih sportivitas, kerjasama tim, kedisiplinan, dan kejujuran siswa dalam pembelajaran PJOK di sekolah.

Untuk memberikan materi yang komprehensif dan berstandar nasional, panitia menghadirkan dua pemateri yang ahli dan berpengalaman di cabang olahraga Walking Football tersebut.

Pemateri pertama adalah Sarifuddin Arham, S.Pd., M.Pd, yang merupakan Wasit Nasional Walking Football berlisensi nasional dan telah banyak memimpin pertandingan Walking Football di tingkat nasional.

Dalam materinya, Sarifuddin Arham, S.Pd., M.Pd menjelaskan secara detail tentang sejarah Walking Football, peraturan permainan, teknik perwasitan, serta cara mengintegrasikannya dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) PJOK.

Pemateri kedua adalah Eko Sutrisno, yang merupakan Pelatih dan Pemain Walking Football dari klub ternama Red Garuda Celebes yang telah berprestasi di berbagai kompetisi Walking Football.


Eko Sutrisno membawakan materi praktik langsung di lapangan tentang teknik dasar berjalan, mengoper bola, menembak, serta strategi permainan Walking Football yang kemudian dipraktikkan bersama oleh seluruh guru PJOK.

Seluruh peserta yang hadir terlihat sangat antusias mengikuti setiap sesi, baik sesi teori di dalam ruangan maupun sesi praktik di lapangan SDN Rappojawa No. 71, dan banyak guru yang mengaku baru pertama kali mengenal olahraga ini.

Dengan adanya sosialisasi dan pelatihan ini, diharapkan seluruh guru PJOK se-Kecamatan Tallo dapat segera menerapkan dan mengintegrasikan olahraga Walking Football dalam pembelajaran PJOK di sekolah masing-masing sebagai variasi pembelajaran yang menyenangkan.

KKG PJOK Kecamatan Tallo juga berharap kegiatan ini dapat menjadi awal untuk mempopulerkan Walking Football di Kota Makassar dan melahirkan bibit-bibit atlet Walking Football yang berprestasi dari kalangan pelajar Sekolah Dasar.


16 Oktober 2026

Kegiatan Rutin Jumat Berkah : Seluruh Murid UPTD SPF SDN Bontoa Tamalanrea Gelar Sholat Duha Dan Pengajian Bersama


MULIAINFO. COM - Makassar, 16 Oktober 2026 - Kegiatan rutin yang penuh dengan nilai-nilai religius kembali dilaksanakan di UPTD SPF SDN Bontoa Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar pada hari ini, Jumat (16/10/2026).

Sejak pagi hari, suasana religius sudah terasa di lingkungan sekolah. Semua murid dari kelas 1 hingga kelas 6 dengan penuh khidmat mengikuti rangkaian kegiatan ibadah rutin setiap hari Jumat yang telah menjadi program unggulan sekolah.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat pagi ini adalah pelaksanaan ibadah Sholat Duha berjamaah yang diikuti oleh seluruh murid UPTD SPF SDN Bontoa.

Sholat Duha tersebut dilaksanakan di halaman sekolah dan di musholla sekolah dengan dipandu oleh guru-guru agama. Semua murid terlihat sangat antusias dan tertib dalam melaksanakan sholat sunnah tersebut.

Setelah pelaksanaan Sholat Duha selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pengajian bersama untuk memperdalam bacaan Al-Qur'an bagi seluruh murid.

Pengajian ini bertujuan sebagai pondasi utama pembentukan karakter religius bagi setiap murid, agar tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga kuat secara akhlak dan keimanan.


Dalam pengajian tersebut, para murid dibimbing untuk memperbaiki tajwid, makhraj, dan kelancaran membaca Al-Qur'an secara bersama-sama yang dipandu langsung oleh guru-guru.

Kegiatan rutin setiap hari Jumat ini merupakan salah satu program pembinaan karakter yang secara konsisten dilaksanakan oleh UPTD SPF SDN Bontoa Kec Tamalanrea.

Kepala UPTD SPF SDN Bontoa Kec Tamalanrea, "AMRIN, S.Pd," menyampaikan bahwa kegiatan Sholat Duha dan pengajian ini adalah pondasi utama yang harus ditanamkan sejak dini kepada murid.

"Alhamdulillah, kegiatan rutin setiap Jumat ini adalah Sholat Duha dan dilanjutkan mengaji bersama. Ini kami jadikan sebagai pondasi utama bagi anak-anak kami agar cinta Al-Qur'an dan terbiasa dengan ibadah," ujar AMRIN, S.Pd.

Beliau juga menambahkan bahwa setelah mengaji bersama, murid-murid juga diberikan tausiyah singkat tentang pentingnya menjaga akhlak, hormat kepada orang tua dan guru, serta rajin belajar.

Kegiatan Jumat Berkah ini mendapat apresiasi positif dari para orang tua murid yang menilai bahwa sekolah tidak hanya fokus pada pelajaran umum, tetapi juga memperhatikan pendidikan agama sebagai bekal utama masa depan anak.

Dengan adanya kegiatan rutin Sholat Duha dan pengajian setiap hari Jumat ini, diharapkan seluruh murid UPTD SPF SDN Bontoa Kec Tamalanrea dapat menjadi generasi yang berakhlakul karimah, cerdas, dan berprestasi.