MULIAINFO. Com -- Makassar, 16 April 2026- Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Literasi dan Numerasi di UPT SPF SD Negeri Tamalanrea resmi berakhir pada Rabu, 16 April 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 15-16 April 2026, berjalan tertib dan lancar tanpa kendala berarti.
Kegiatan TKA kali ini berfokus pada simulasi numerasi bagi siswa kelas 6. Dari dokumentasi yang dihimpun, simulasi dilaksanakan pada Kamis, 16 April 2026 pukul 08.10 dan 08.13 WITA di dua ruang kelas berbeda, dengan pengawasan langsung dari para guru.
Suasana ruang ujian terlihat kondusif. Para siswa tampak serius mengerjakan soal simulasi di meja masing-masing, sementara guru pendamping memastikan proses berjalan sesuai prosedur. Dokumentasi kegiatan dilengkapi timemark digital sebagai penjamin keaslian waktu pelaksanaan.
Kepala UPT SPF SD Negeri Tamalanrea, Hj. Darmawaty, turut hadir memantau jalannya simulasi. Kehadiran kepala sekolah menjadi bentuk dukungan penuh terhadap program peningkatan kemampuan akademik siswa, khususnya dalam menghadapi ujian yang akan datang.
Dalam arahannya, Hj. Darmawaty menekankan pentingnya pembiasaan menghadapi soal-soal berstandar TKA. Menurutnya, tryout bukan hanya mengukur kemampuan, tetapi juga melatih manajemen waktu dan ketahanan mental siswa saat ujian sesungguhnya.
Rangkaian TKA ini mencakup kegiatan tryout dan latihan mengerjakan soal-soal setipe TKA. Seluruh kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif dan membekali murid kelas 6 agar lebih siap secara mental dan akademik saat pelaksanaan ujian resmi berlangsung.
Keberhasilan pelaksanaan TKA tidak lepas dari kerja sama tim. Apresiasi dan ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh guru kelas 6A dan 6B serta semua pihak yang terlibat. Sinergi dan kerja keras semua unsur sekolah dinilai menjadi kunci tuntasnya seluruh rangkaian TKA Literasi dan Numerasi.
Para guru kelas 6 disebut memiliki peran sentral, mulai dari penyusunan soal latihan, pelaksanaan simulasi, hingga pendampingan intensif pasca-tryout. Hasil simulasi akan dianalisis untuk memetakan materi yang masih perlu diperkuat sebelum ujian.
Selain peran sekolah, keterlibatan orang tua juga menjadi perhatian utama. Pihak sekolah secara berkelanjutan memberikan imbauan kepada orang tua siswa untuk aktif mengawasi dan mendampingi anak-anaknya belajar di rumah.
Pendampingan belajar dari orang tua di rumah dinilai krusial untuk memperkuat hasil latihan di sekolah. Harapannya, dengan pembiasaan belajar yang konsisten, siswa dapat mengerjakan soal ujian secara maksimal.
Tujuan akhir dari seluruh rangkaian kegiatan ini adalah agar siswa-siswi kelas 6 UPT SPF SD Negeri Tamalanrea dapat meraih nilai yang bagus dan membanggakan pada saat ujian. Simulasi TKA menjadi salah satu tolok ukur kesiapan siswa sekaligus bahan evaluasi bagi guru.
Dengan berakhirnya TKA pada 16 April 2026 ini, pihak sekolah menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan pendampingan intensif hingga hari pelaksanaan ujian. Semangat kolaborasi antara sekolah, guru, dan orang tua akan terus dijaga.
Seluruh civitas UPT SPF SD Negeri Tamalanrea optimis bahwa ikhtiar bersama melalui tryout, latihan soal, dan pendampingan belajar akan membuahkan hasil terbaik bagi masa depan para siswa.( Muh Yahya )









