21 Juli 2026

Lebih dari Dua Tahun Belum Ada Perkembangan Signifikan, Laksus Pertanyakan Penanganan Laporan Dugaan Pungutan Liar CPNS UNM di Polda Sulsel

 



Mulia Info Makassar – Lembaga Antikorupsi Sulawesi Selatan (Laksus) kembali menyoroti penanganan laporan dugaan pungutan liar (pungli) dalam proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Universitas Negeri Makassar (UNM). Laporan yang telah disampaikan kepada Polda Sulawesi Selatan sejak April 2024 itu dinilai belum menunjukkan perkembangan yang signifikan hingga pertengahan 2026.


Direktur Laksus, Muhammad Ansar, mengatakan pihaknya perlu mempertanyakan sejauh mana keseriusan aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti laporan tersebut. Menurutnya, rentang waktu lebih dari dua tahun seharusnya cukup untuk menentukan arah penanganan perkara.


Ansar menjelaskan bahwa laporan tersebut diterima pada masa kepemimpinan Kapolda Sulsel saat itu, Irjen Pol Andi Rian. Sejak awal pelaporan, kata dia, penyidik telah melakukan sejumlah langkah penyelidikan, termasuk meminta keterangan dari beberapa pihak yang dianggap mengetahui peristiwa yang dilaporkan.


Ia menyebut mantan Rektor UNM, Husain Syam, bersama seorang dekan fakultas, termasuk di antara pihak yang pernah dimintai keterangan oleh penyidik pada 2024. Selain itu, sejumlah pegawai dan civitas akademika lainnya juga dikabarkan telah menjalani pemeriksaan.


Menurut Ansar, berbagai proses tersebut menunjukkan bahwa penyidik telah melakukan langkah awal dalam mengumpulkan informasi. Namun, hingga kini pihaknya belum memperoleh informasi mengenai perkembangan lanjutan dari penanganan laporan tersebut.


"Sudah lebih dari dua tahun sejak laporan kami sampaikan, tetapi kami belum melihat adanya perkembangan yang berarti. Kami berharap ada kejelasan mengenai status penanganan perkara ini," ujar Ansar, Selasa (21/7/2026).


Ia mengungkapkan bahwa saat membuat laporan, Laksus turut menyerahkan sejumlah dokumen yang menurut mereka dapat menjadi informasi awal bagi penyidik. Dokumen tersebut diharapkan dapat dianalisis sebagai bagian dari proses penyelidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Selain dokumen, Laksus juga mengaku telah menyerahkan rekaman percakapan yang menurut mereka berkaitan dengan dugaan praktik pungutan dalam proses penerimaan CPNS. Rekaman tersebut selanjutnya berada dalam penguasaan penyidik untuk dilakukan pendalaman.


Ansar menilai, apabila seluruh alat bukti dan keterangan saksi telah dianalisis secara menyeluruh, maka perkembangan penanganan perkara seharusnya dapat diinformasikan kepada publik sesuai dengan kewenangan penyidik.


Ia berharap kepemimpinan baru di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel dapat memberikan perhatian terhadap laporan tersebut sehingga masyarakat memperoleh kepastian mengenai proses hukumnya.


Menurut Ansar, penanganan perkara yang transparan merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. Oleh karena itu, ia berharap setiap laporan masyarakat dapat diproses secara profesional, objektif, dan akuntabel.


Laksus juga meminta agar seluruh proses penyelidikan dilakukan secara independen tanpa dipengaruhi kepentingan apa pun. Organisasi tersebut menegaskan bahwa tujuannya adalah mendorong penegakan hukum yang adil dan memberikan kepastian kepada masyarakat.


Dalam kesempatan itu, Ansar menyampaikan bahwa dugaan praktik pungutan dalam proses rekrutmen aparatur negara merupakan persoalan serius apabila benar terjadi, sehingga memerlukan penanganan yang menyeluruh berdasarkan alat bukti yang sah.


Meski demikian, ia menegaskan bahwa penentuan ada atau tidaknya tindak pidana sepenuhnya merupakan kewenangan penyidik setelah melakukan pemeriksaan terhadap seluruh alat bukti, saksi, dan pihak-pihak terkait.


Berdasarkan informasi yang disampaikan Laksus, penyidik sebelumnya telah mengumpulkan sejumlah keterangan serta mengamankan barang bukti berupa rekaman percakapan yang kemudian menjadi bagian dari materi penyelidikan.


Laksus berpendapat bahwa proses tersebut seharusnya dapat menjadi dasar bagi penyidik untuk menentukan langkah hukum berikutnya apabila telah memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.


Sementara itu, berdasarkan informasi yang pernah disampaikan sebelumnya, mantan Rektor UNM diketahui sempat dipanggil penyidik pada April 2024. Tercatat pula bahwa sebelumnya yang bersangkutan pernah menjalani pemeriksaan dalam perkara yang sama.


Selain mantan rektor, sejumlah dekan dan pegawai di lingkungan kampus juga disebut telah dimintai keterangan oleh penyidik sebagai bagian dari proses klarifikasi atas laporan masyarakat tersebut.


Beberapa nama yang muncul dalam rekaman percakapan juga dikabarkan telah ditelusuri oleh penyidik melalui mekanisme pemeriksaan. Namun demikian, hingga kini belum terdapat informasi resmi mengenai hasil akhir dari pendalaman tersebut.


Laksus menyebut bahwa rekaman yang telah diserahkan terdiri atas dua file dengan durasi sekitar 11 menit dan 6 menit. Rekaman tersebut, menurut mereka, menjadi salah satu informasi yang perlu diuji dan diverifikasi lebih lanjut dalam proses penyelidikan.


Dalam rekaman itu, sebagaimana disampaikan oleh Laksus, terdapat percakapan yang diduga membahas adanya pemberian sejumlah uang yang disebut sebagai "tanda terima kasih" melalui seorang perantara. Kebenaran isi percakapan tersebut tetap memerlukan pembuktian melalui proses hukum yang berlaku.


Laksus juga menyampaikan bahwa percakapan tersebut diduga berkaitan dengan proses penerimaan CPNS pada masa pandemi Covid-19. Dugaan waktu kejadian tersebut didasarkan pada adanya penyebutan kondisi kampus yang sedang menjalankan pembatasan aktivitas.


Meskipun demikian, seluruh isi rekaman maupun dugaan yang berkembang masih merupakan bagian dari materi penyelidikan yang menjadi kewenangan aparat penegak hukum untuk dibuktikan secara hukum.


Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari Polda Sulawesi Selatan mengenai perkembangan terbaru penanganan laporan dugaan pungutan liar tersebut maupun mengenai status hukum pihak-pihak yang telah dimintai keterangan.


Demikian pula, pihak Universitas Negeri Makassar maupun pihak-pihak yang namanya disebut dalam proses penyelidikan tetap memiliki hak untuk memberikan klarifikasi atau tanggapan. Sesuai asas praduga tak bersalah, seluruh pihak yang diperiksa harus tetap dianggap tidak bersalah sampai terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.(*)

17 Juli 2026

Resmi Ditutup MPLS ke - 5 UPT SPF SD Inpres Batua 1. Dipimpin Muhmuddin , S, Pd


 

*MAKASSAR, MULIAINFO. Com  -- UPT SPF SD Inpres Batua 1 Kota Makassar secara resmi menutup rangkaian kegiatan *Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah / MPLS ke-5 pada hari ini. Kegiatan selama 5 hari ini diikuti seluruh siswa baru tahun ajaran 2026/2027.

Acara penutupan MPLS ke-5 berlangsung khidmat di halaman sekolah. Hadir Kepala Sekolah "MAHMUDDIN, S.Pd, Dewan Guru, Orang Tua siswa, serta seluruh peserta MPLS dengan penuh semangat.

Selama 5 hari, siswa baru dibekali berbagai materi. Mulai dari pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib, budaya sekolah, hingga program Pembentukan Karakter. Tujuannya agar siswa memiliki bekal disiplin dan akhlak sebelum masuk pembelajaran reguler.

MAHMUDDIN, S.Pd  dalam sambutan penutupannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan guru. "MPLS ke-5 ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah pondasi awal pembentukan karakter anak-anak kita agar siap belajar dengan disiplin dan tanggung jawab," ujarnya.


Salah satu materi utama MPLS ke-5 adalah penanaman nilai religius dan kedisiplinan. Siswa diajarkan tentang kebersihan, sholat tepat waktu, hormat kepada guru, dan cinta kepada sekolah. Semua dikemas dengan cara menyenangkan agar mudah dipahami.

Selain materi di kelas, siswa juga diajak berkeliling mengenal setiap ruangan. Mulai dari ruang kelas, perpustakaan, UKS, hingga lapangan. Dengan begitu siswa baru tidak canggung dan lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan SD Inpres Batua 1

Guru-guru memberikan contoh langsung tentang kedisiplinan. Dari cara baris, menyanyikan lagu wajib, sampai menjaga kebersihan kelas. "Kami ingin anak-anak meniru hal baik sejak hari pertama," kata salah satu panitia MPLS.

Orang tua siswa turut mengapresiasi kegiatan MPLS ke-5 ini. Mereka menilai anak-anak jadi lebih mandiri, berani, dan mengenal lingkungan sekolah dengan baik. Ini menjadi modal penting sebelum masuk ke kegiatan belajar mengajar.

Dengan ditutupnya MPLS ke-5, maka Senin depan seluruh siswa akan masuk ke pembelajaran reguler. Pihak sekolah berharap nilai-nilai yang ditanamkan selama MPLS bisa terus diterapkan dalam keseharian siswa.

MAHMUDDIN, S.Pd menegaskan komitmen *UPT SPF SD Inpres Batua 1 untuk terus menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkarakter. "Kami mendidik bukan hanya otak, tapi juga hati dan akhlak anak-anak," tutupnya. MAKASSAR, 18 JULI 2026 ( Muh. Yahya )


MPLS SD Negeri Bontoa Berjalan Aman dan Lancar, 46 Murid Baru Resmi Diterima


MULIAINFON.Com -- Makassar. UPTD SPF SD Negeri Bontoa telah sukses melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS bagi peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027. Kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap awal tahun ajaran baru.

MPLS dilaksanakan selama 5 hari, terhitung mulai hari Senin tanggal 13 Juli 2026 sampai dengan hari Jumat tanggal 17 Juli 2026. Seluruh kegiatan dipusatkan di lingkungan sekolah dan diikuti dengan penuh antusias.

Sebanyak 46 orang murid baru terdaftar sebagai peserta MPLS tahun ini. Jumlah ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap SD Negeri Bontoa sebagai lembaga pendidikan dasar yang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik.


Hari pertama kegiatan, Senin 13 Juli 2026, dibuka dengan suasana yang meriah dan penuh kehangatan. Para guru menyambut langsung kedatangan peserta didik baru di gerbang sekolah bersama orang tua/wali murid.

Acara pembukaan ditandai dengan pelepasan balon ke udara oleh peserta didik baru. Pelepasan balon menjadi simbol harapan, cita-cita, dan semangat baru dalam menempuh pendidikan di SD Negeri Bontoa.

Rangkaian pembukaan dilanjutkan dengan pemotongan pita secara simbolis oleh Kepala Sekolah UPTD SPF SD Negeri Bontoa, Bapak AMRIN, S.Pd. Pemotongan pita menandakan MPLS resmi dibuka.

Dalam sambutannya, Bapak AMRIN, S.Pd menyampaikan pesan kepada seluruh murid baru agar menjadikan sekolah sebagai rumah kedua. Beliau menekankan pentingnya disiplin, sopan santun, semangat belajar, dan menjaga nama baik sekolah. Beliau juga mengajak orang tua untuk mendukung penuh program sekolah.

Selama 5 hari pelaksanaan, peserta diberikan berbagai materi pengenalan. Materi tersebut meliputi visi dan misi sekolah, tata tertib, pengenalan tenaga pendidik dan kependidikan, pengenalan ekstrakurikuler, pendidikan karakter, serta materi pencegahan bullying.


Selain materi di kelas, peserta didik juga diajak berkeliling untuk mengenal sarana dan prasarana sekolah. Mulai dari ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, lapangan, UKS, hingga tempat ibadah. Kegiatan ini bertujuan agar anak-anak lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan baru.

Suasana MPLS dikemas dengan kegiatan yang menyenangkan. Ada ice breaking, permainan edukatif, yel-yel, dan motivasi agar tercipta kekompakan antar peserta. Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini juga disaksikan langsung oleh Wali Murid dan Orang Tua yang hadir memberikan dukungan.

Pihak sekolah mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, dewan guru, dan orang tua/wali murid atas kerja sama dan partisipasinya. Dengan berakhirnya MPLS, diharapkan 46 peserta didik baru dapat lebih siap mengikuti kegiatan belajar mengajar, memiliki karakter yang baik, dan menjadi generasi yang berprestasi untuk mengharumkan nama SD Negeri Bontoa. ( Muh. Yahya )


Awali Dengan Sholat Dhuha SD Inpres Sambung Jawa 2, Gelar MPLS " Guru Lanjut kan Persiapan Akretadi Dipimpin IKBAL, S, Pd


MAKASSAR, MULIAINFO. Com -- Hari kelima masuk sekolah di SD Inpres Sambung Jawa 2 Kota Makassar diawali dengan kegiatan religius. Seluruh siswa kelas 1 bersama Guru Agama, JUMARDI, S.Pd.I melaksanakan Sholat Dhuha berjamaah di halaman sekolah.

Pembiasaan sholat dhuha khusus kelas 1 ini merupakan bagian dari program Pembentukan Karakter sekolah. Tujuannya menanamkan nilai religius, disiplin, dan cinta ibadah sejak dini kepada peserta didik baru.

JUMARDI, S.Pd.I menyampaikan bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap hari Jumat. "Kami ingin anak-anak belajar bahwa sebelum belajar dan beraktivitas, kita harus mendekatkan diri kepada Allah dulu. Semoga ilmu yang didapat berkah," ujarnya.

Setelah sholat dhuha, kegiatan dilanjutkan dengan "Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah / MPLS.. Selama sepekan, siswa baru dikenalkan dengan lingkungan sekolah, guru, tata tertib, budaya sekolah, dan program-program unggulan SD Inpres Sambung Jawa 2.

MPLS tahun ini dikemas dengan nuansa pembentukan karakter. Materi yang diberikan tidak hanya pengenalan, tetapi juga tentang kedisiplinan, kebersihan, sopan santun kepada guru, dan cinta terhadap sekolah.


Usai rangkaian MPLS selesai, seluruh guru langsung bergerak cepat. Fokus beralih ke agenda penting berikutnya yaitu persiapan Akreditasi Sekolah. Ini membuktikan komitmen sekolah untuk terus meningkatkan mutu pendidikan.

Proses persiapan akreditasi dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, IKBAL, S.Pd. Beliau membagi tugas kepada seluruh guru dan staf agar setiap komponen akreditasi dapat diselesaikan tepat waktu sesuai standar BAN-S/M.

Saat ini tim fokus pada tahap pengumpulan dan pengunggahan berkas ke sistem UPT SPF SD Inpres sambung Jawa 2, Dinas Pendidikan Kota Makassar. Dokumen bukti fisik dirapikan, discan, dan diupload satu per satu. Mulai dari data pokok, kurikulum, kesiswaan, hingga sarana prasarana.

IKBAL, S.Pd sebagai kepala sekolah menegaskan bahwa semua kegiatan adalah satu kesatuan. "Dari sholat dhuha, MPLS, pembentukan karakter, sampai akreditasi. Semua kami lakukan untuk melahirkan siswa yang berakhlak, cerdas, dan sekolah yang bermutu," tegasnya.

Dengan diawali ibadah, pendidikan karakter, dan kerja tim yang solid, IKBAL, S.Pd optimis SD Inpres Sambung Jawa 2 akan semakin maju. "Kami bekerja untuk masa depan anak-anak. Semoga semua ikhtiar ini diridhoi Allah," tutupnya. MAKASSAR, 18 JULI 2026 ( Muh. Yahya )


15 Juli 2026

Pembukaan Pendaftaran Siswa Baru Tahun Ajaran 2026/2027 DI UPT SPF SD Inpres Baraya 1


MULIA INFO -- MAKASSAR -- UPT SPF SD INPRES BARAYA 1 secara resmi membuka kegiatan Pendaftaran Siswa Baru untuk tahun ajaran 2026/2027. Kegiatan ini menjadi langkah awal menyambut peserta didik baru yang akan melanjutkan pendidikan dasar di lingkungan sekolah kami.

Pendaftaran dibuka untuk dua jalur, yaitu jalur Zonasi dan Non Zonasi. Dengan adanya dua jalur ini, sekolah memberikan kesempatan yang adil bagi calon siswa yang berdomisili di sekitar wilayah sekolah maupun dari luar wilayah untuk dapat bergabung.

Kegiatan pendaftaran dilaksanakan mulai tanggal 15 Juli sampai dengan 30 Juli 2026. Orang tua atau wali murid dihimbau untuk datang tepat waktu dan membawa seluruh berkas persyaratan yang telah ditentukan agar proses pendaftaran berjalan lancar.

Tempat pelaksanaan pendaftaran dipusatkan di Lapangan UPT SPF SD INPRES BARAYA 1. Lokasi yang terbuka dan mudah diakses ini sengaja dipilih agar dapat menampung orang tua dan calon siswa dengan nyaman selama proses administrasi berlangsung.

Seluruh rangkaian kegiatan pendaftaran berada di bawah tanggung jawab langsung Kepala Sekolah, Ibu Sitti Hasmi, S.Pd.I. Beliau memastikan bahwa proses penerimaan siswa baru berjalan sesuai dengan aturan, transparan, dan tanpa pungutan liar.

Panitia pendaftaran telah disiapkan untuk melayani para pendaftar setiap hari kerja selama periode pendaftaran. Petugas dengan sigap menerima berkas, melakukan verifikasi data, serta memberikan informasi terkait alur pendaftaran kepada orang tua.

Dalam foto dokumentasi terlihat suasana hangat saat penyerahan berkas pendaftaran. Petugas sekolah menerima map berisi dokumen calon siswa baru dengan ramah, sebagai bentuk pelayanan prima dari SD INPRES BARAYA 1 kepada masyarakat.

Sekolah berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bermutu. Dengan bergabung di SD INPRES BARAYA 1, peserta didik akan mendapatkan pembinaan akademik dan karakter melalui program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Orang tua diharapkan aktif berpartisipasi dalam mendukung proses pendidikan anak sejak awal. Kerja sama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam membentuk generasi yang cerdas dan berakhlak mulia.

Mari daftarkan putra-putri terbaik Anda di UPT SPF SD INPRES BARAYA 1. Kesempatan ini terbuka hingga 30 Juli 2026. Untuk informasi lebih lanjut, silakan datang langsung ke sekolah pada jam kerja. Bersama kita wujudkan pendidikan dasar yang berkualitas untuk masa depan anak bangsa. ( Muh. Yahya )

MPLS Hari ke - 3 UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III . Penanaman Karakter RAMAH dan Pembiasaan Baik Menuju Generasi Cerdas, Berakhlak Mulia dengan Kasih Sayang


MULIAINFO. Com -- Makassar -- Hari ketiga pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di UPT SPF SD Inpres borong jambu III berlangsung dengan penuh semangat dan keceriaan. Cuaca yang cerah mengiringi langkah 46 orang siswa baru yang hadir tepat waktu untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Kegiatan hari ini mengusung tema "RAMAH" yang menjadi salah satu pilar penting dalam pembentukan karakter siswa. Tema ini dipilih agar peserta didik sejak awal mampu memahami dan mempraktikkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.

Materi pada jam ke-3 difokuskan pada Karakter dan Pembiasaan Baik. Para pembina menyampaikan bahwa karakter yang baik tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui pembiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten setiap hari.

Dalam sesi ini siswa diajak memahami makna RAMAH secara utuh. R untuk Religius, A untuk Amanah, M untuk Mandiri, A untuk Adaptif, dan H untuk Hebat. Kelima nilai tersebut dikemas dengan cara yang mudah dipahami agar dapat langsung diterapkan.

Pembiasaan baik menjadi praktik utama hari ini. Siswa dilatih untuk saling menyapa dengan senyum, mengucapkan salam, mengucapkan terima kasih, serta membantu teman yang membutuhkan. Hal-hal sederhana ini diharapkan menjadi budaya sekolah yang melekat.

Suasana kelas dan halaman sekolah terasa hangat. Tidak ada lagi rasa canggung antar siswa. Mereka mulai berani berinteraksi, bekerja sama dalam kegiatan kelompok, dan saling menghargai perbedaan satu sama lain.

Penanaman nilai "Generasi Cerdas, Berkarakter, dan Berakhlak Mulia dengan Kasih Sayang" juga menjadi pesan utama. Para pembina menekankan bahwa kecerdasan saja tidak cukup tanpa diimbangi dengan akhlak dan kepedulian kepada sesama.

Antusiasme 46 orang peserta sangat terlihat. Mereka aktif bertanya, menjawab, dan mempraktikkan setiap instruksi yang diberikan. Tidak sedikit dari mereka yang sudah mulai menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan empati.

Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi siswa untuk mengenal lebih dekat visi dan misi sekolah. Dengan memahami arah pendidikan di UPT SPF SD Inpres borong jambu III, diharapkan siswa memiliki semangat belajar yang lebih kuat dan tujuan yang jelas.

Menjelang penutupan, Ibu Napiah, S.Pd selaku Kepala Sekolah memberikan arahan dan motivasi. Beliau berpesan agar seluruh siswa menjadikan sekolah sebagai rumah kedua, menjaga nama baik almamater, dan terus menumbuhkan kasih sayang dalam setiap tindakan.

MPLS Hari ke-3 ditutup dengan doa bersama dan yel-yel semangat. Kegiatan berjalan lancar, tertib, dan bermakna. Diharapkan nilai-nilai RAMAH dan pembiasaan baik yang ditanamkan hari ini akan terus tumbuh dan menjadi karakter utama seluruh peserta didik UPT SPF SD Inpres borong jambu III. ( Muh .Yahya )


13 Juli 2026


MULIAINFO. Com -- Makassar --Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.  
Salam sejahtera untuk kita semua. Dengan penuh sukacita kami menyambut kehadiran peserta didik baru di UPT SPF SD Inpres Antang II tahun ajaran 2026/2027.

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS merupakan kegiatan wajib bagi seluruh siswa baru. Tujuan utamanya adalah membantu anak-anak mengenal lingkungan sekolah, guru, teman, dan aturan yang ada di SD Inpres Antang II.

Kegiatan MPLS akan dilaksanakan selama 5 hari, mulai tanggal 13 Juli 2026 sampai dengan 17 Juli 2026. Selama kegiatan berlangsung, peserta diharapkan hadir tepat waktu dan mengikuti seluruh rangkaian acara dengan tertib.

Hari pertama akan dibuka secara resmi melalui acara penyambutan peserta didik baru. Acara ini menjadi simbol awal perjalanan belajar adik-adik di sekolah kita yang tercinta.

Salah satu kegiatan pembuka yang paling ditunggu adalah pelepasan balon. Balon-balon warna-warni akan dilepaskan ke udara sebagai tanda semangat baru, harapan baru, dan cita-cita yang tinggi.


Acara penyambutan dan pelepasan balon tersebut akan dipimpin langsung oleh Kepala UPT SPF SD Inpres Antang II, Ibu *St. Zahrah Hidayat, S.Pd., M.Pd. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan penuh kepada seluruh peserta didik baru.

Selama MPLS, siswa akan diajak berkeliling lingkungan sekolah. Mulai dari ruang kelas, perpustakaan, UKS, lapangan, hingga mushalla. Tujuannya agar anak-anak merasa nyaman dan tidak asing lagi dengan sekolah.

Selain itu akan ada pengenalan guru, tenaga kependidikan, serta ekstrakurikuler yang ada di sekolah. Adik-adik juga akan dikenalkan dengan tata tertib, program sekolah, dan budaya positif yang diterapkan di SD Inpres Antang II.

Kami mengajak orang tua/wali untuk mendukung penuh kegiatan ini. Antar dan jemput peserta tepat waktu. Pastikan anak membawa perlengkapan sesuai arahan wali kelas dan mengenakan atribut yang sudah ditentukan.

Kesehatan dan keamanan siswa adalah prioritas kami. Guru dan panitia MPLS akan mendampingi kegiatan dari awal sampai akhir. Jika ada hal penting, orang tua dapat menghubungi wali kelas masing-masing.

Mari kita jadikan MPLS ini sebagai awal yang menyenangkan. Tumbuhkan rasa percaya diri, semangat belajar, dan sikap saling menghormati antar teman. Karena sekolah adalah rumah kedua untuk belajar dan bermain.

Demikian pengumuman ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja sama orang tua/wali, kami ucapkan terima kasih.  
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. ( Muh. Yahya )