16 April 2026

Pelaksanaan TKA Literasi Numerasi di SDN Tamalanrea Berjalan Lancar, Jadi Bekal Kuat Hadapi Ujian


 MULIAINFO. Com -- Makassar, 16 April 2026- Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Literasi dan Numerasi di UPT SPF SD Negeri Tamalanrea resmi berakhir pada Rabu, 16 April 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 15-16 April 2026, berjalan tertib dan lancar tanpa kendala berarti.

Kegiatan TKA kali ini berfokus pada simulasi numerasi bagi siswa kelas 6. Dari dokumentasi yang dihimpun, simulasi dilaksanakan pada Kamis, 16 April 2026 pukul 08.10 dan 08.13 WITA di dua ruang kelas berbeda, dengan pengawasan langsung dari para guru.

Suasana ruang ujian terlihat kondusif. Para siswa tampak serius mengerjakan soal simulasi di meja masing-masing, sementara guru pendamping memastikan proses berjalan sesuai prosedur. Dokumentasi kegiatan dilengkapi timemark digital sebagai penjamin keaslian waktu pelaksanaan.

Kepala UPT SPF SD Negeri Tamalanrea, Hj. Darmawaty, turut hadir memantau jalannya simulasi. Kehadiran kepala sekolah menjadi bentuk dukungan penuh terhadap program peningkatan kemampuan akademik siswa, khususnya dalam menghadapi ujian yang akan datang.

Dalam arahannya, Hj. Darmawaty menekankan pentingnya pembiasaan menghadapi soal-soal berstandar TKA. Menurutnya, tryout bukan hanya mengukur kemampuan, tetapi juga melatih manajemen waktu dan ketahanan mental siswa saat ujian sesungguhnya.

Rangkaian TKA ini mencakup kegiatan tryout dan latihan mengerjakan soal-soal setipe TKA. Seluruh kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif dan membekali murid kelas 6 agar lebih siap secara mental dan akademik saat pelaksanaan ujian resmi berlangsung.

Keberhasilan pelaksanaan TKA tidak lepas dari kerja sama tim. Apresiasi dan ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh guru kelas 6A dan 6B serta semua pihak yang terlibat. Sinergi dan kerja keras semua unsur sekolah dinilai menjadi kunci tuntasnya seluruh rangkaian TKA Literasi dan Numerasi.

Para guru kelas 6 disebut memiliki peran sentral, mulai dari penyusunan soal latihan, pelaksanaan simulasi, hingga pendampingan intensif pasca-tryout. Hasil simulasi akan dianalisis untuk memetakan materi yang masih perlu diperkuat sebelum ujian.

Selain peran sekolah, keterlibatan orang tua juga menjadi perhatian utama. Pihak sekolah secara berkelanjutan memberikan imbauan kepada orang tua siswa untuk aktif mengawasi dan mendampingi anak-anaknya belajar di rumah.

Pendampingan belajar dari orang tua di rumah dinilai krusial untuk memperkuat hasil latihan di sekolah. Harapannya, dengan pembiasaan belajar yang konsisten, siswa dapat mengerjakan soal ujian secara maksimal.

Tujuan akhir dari seluruh rangkaian kegiatan ini adalah agar siswa-siswi kelas 6 UPT SPF SD Negeri Tamalanrea dapat meraih nilai yang bagus dan membanggakan pada saat ujian. Simulasi TKA menjadi salah satu tolok ukur kesiapan siswa sekaligus bahan evaluasi bagi guru.

Dengan berakhirnya TKA pada 16 April 2026 ini, pihak sekolah menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan pendampingan intensif hingga hari pelaksanaan ujian. Semangat kolaborasi antara sekolah, guru, dan orang tua akan terus dijaga.

Seluruh civitas UPT SPF SD Negeri Tamalanrea optimis bahwa ikhtiar bersama melalui tryout, latihan soal, dan pendampingan belajar akan membuahkan hasil terbaik bagi masa depan para siswa.( Muh Yahya )

15 April 2026

Siswa Kelas VI A UPT SPF SDI Banta-Bantaeng 1 Ikuti Asesmen Akhir TKA Bahasa Indonesia Tahun 2026


MULIAINFON. Com -- MKassar. UPT SPF SDI Banta-Bantaeng 1 melaksanakan Asesmen Akhir Tes Kemampuan Akademik (TKA) mata pelajaran Bahasa Indonesia bagi siswa kelas VI A pada Selasa, 14 April 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu tolok ukur capaian kompetensi peserta didik sebelum menamatkan pendidikan di jenjang sekolah dasar.

Kepala UPT SPF SDI Banta-Bantaeng 1, Hasdiarah Kadir, S.Pd, menyampaikan bahwa asesmen akhir ini bertujuan memetakan kemampuan literasi siswa, mulai dari membaca pemahaman, menulis, hingga menyimak. “Hasil TKA akan menjadi bahan evaluasi sekolah untuk perbaikan pembelajaran ke depan,” ujarnya saat memantau langsung pelaksanaan ujian.

Asesmen dimulai pukul 08.00 WITA dan berlangsung tertib di tiga ruang kelas. Panitia membagi siswa ke dalam kelompok kecil untuk memastikan pengawasan berjalan optimal dan suasana ujian tetap kondusif.

Sebelum asesmen dimulai, seluruh peserta didik diarahkan untuk berdoa bersama yang dipimpin oleh wali kelas VI A. Setelah itu, pengawas membacakan tata tertib serta petunjuk umum pengerjaan soal kepada seluruh siswa.

Soal TKA Bahasa Indonesia disusun mengacu pada Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka. Materi yang diujikan meliputi teks informasi, teks fiksi, surat pribadi, puisi, hingga keterampilan menulis paragraf argumentasi sederhana sesuai tingkat berpikir siswa kelas VI.A

Menurut salah satu pengawas, siswa terlihat antusias dan fokus selama mengerjakan soal. Beberapa siswa bahkan mampu menyelesaikan lebih cepat dari waktu yang disediakan karena sudah terbiasa dengan bentuk soal AKM dan TKA selama simulasi sebelumnya.

Pihak sekolah telah melakukan serangkaian persiapan sejak awal semester genap. Persiapan tersebut meliputi bedah kisi-kisi, pendalaman materi, try out sebanyak tiga kali, serta pendampingan belajar tambahan di sore hari bagi siswa yang memerlukan penguatan.

Hasdiarah Kadir, S.Pd menegaskan bahwa TKA bukan sekadar ujian penentu kelulusan, melainkan alat diagnostik untuk melihat kekuatan dan kelemahan pembelajaran. “Dari hasil ini kami bisa menyusun program intervensi literasi yang lebih tepat sasaran tahun depan,” jelasnya.

Orang tua siswa turut mendukung penuh pelaksanaan asesmen. Komite sekolah membantu menyediakan konsumsi ringan dan memastikan anak-anak datang tepat waktu dengan kondisi fisik yang prima.

Selain aspek akademik, sekolah juga menekankan kejujuran dan kemandirian selama asesmen. Nilai karakter tersebut, kata kepala sekolah, sama pentingnya dengan nilai angka yang akan diperoleh siswa nantinya.

Pelaksanaan Asesmen Akhir TKA Bahasa Indonesia di UPT SPF SDI Banta-Bantaeng 1 ditutup pukul 10.30 WITA. Lembar jawaban selanjutnya akan dikoreksi oleh tim guru dan hasilnya diumumkan bersamaan dengan rapor akhir tahun pelajaran 2025/2026. ( Muh Yahya)

Assessmen Akhir TKA dan Day Literasi siswa kelas 6 UPT SPF SDI Kassi Digelar 15 April 2026


MULIAINFO. Com -- Makassar. UPT SPF SDI Kassi melaksanakan Assessment Akhir Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada Rabu, 15 April 2026. Kegiatan ini dirangkaikan dengan “Day Literasi” dan diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas 6 sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran akhir jenjang SD.

Assessment Akhir TKA bertujuan mengukur capaian kompetensi literasi dan numerasi peserta didik kelas 6 sebelum menamatkan pendidikan di tingkat sekolah dasar. Hasil asesmen menjadi bahan evaluasi mutu pembelajaran sekaligus pemetaan kemampuan siswa untuk jenjang berikutnya.

Mengusung tema Day Literasi, pelaksanaan asesmen tidak hanya berfokus pada tes tertulis. Siswa juga diajak melakukan kegiatan membaca pemahaman, menulis reflektif, dan presentasi hasil baca sebagai bentuk penguatan budaya literasi di sekolah.

Peserta kegiatan adalah seluruh siswa-siswi kelas 6 UPT SPF SDI Kassi Tahun Pelajaran 2025/2026. Mereka mengikuti rangkaian asesmen secara tertib di ruang kelas dengan pengawasan guru dan panitia TKA sekolah.

Pengawasan dan Penanggung Jawab
Kegiatan berada di bawah pengawasan langsung Kepala UPT SPF SDI Kassi, Sukmawati, http://S.Pd. Beliau memastikan pelaksanaan asesmen berjalan sesuai prosedur, jujur, dan mencerminkan kemampuan riil peserta didik.

Materi yang diujikan mencakup literasi membaca, literasi numerasi, dan literasi sains sesuai kisi-kisi TKA tingkat SD. Soal disusun untuk mengukur kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, serta pemahaman konsep dasar.

Sejak pagi, siswa-siswi kelas 6 tampak antusias mengikuti Day Literasi dan TKA. Kegiatan diawali dengan pembiasaan membaca 15 menit, dilanjutkan pengerjaan soal asesmen secara digital dan kertas sesuai sesi yang telah dijadwalkan panitia.

Guru kelas 6 bersama tim literasi sekolah berperan sebagai pengawas silang dan fasilitator kegiatan. Mereka memastikan setiap siswa mendapat arahan teknis yang jelas tanpa memberikan bantuan jawaban, demi menjaga integritas asesmen.

“Assessment ini bukan sekadar ujian, tapi cermin proses belajar selama 6 tahun. Lewat Day Literasi, kami ingin anak-anak terbiasa berpikir kritis dan cinta membaca,” ungkap Kepala UPT SPF SDI Kassi, Sukmawati, S.Pd disela kegiatan.

Hasil Assessment Akhir TKA akan dianalisis oleh tim guru untuk menyusun program penguatan kompetensi siswa. Sekolah juga akan melaporkan hasil asesmen kepada Dinas Pendidikan sebagai bagian dari pelaporan mutu pendidikan UPT SPF SDI Kassi Tahun 2026. (Muh Yahya)


Kepsek UPT SPF SDI Banta -Bantaeng 1 Hasdiarah Kadir,.S.Pd Hadiri Bimtek SIDIA Adiwiyata di Manggala


MULIAINFO. Com -- Makassar. Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar menyelenggarakan Bimbingan Teknis Penyusunan Softfile dan Aplikasi SIDIA berdasarkan Permen LHK/BPLH Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penyelenggara Sekolah Adiwiyata. Kegiatan digelar selama tiga hari, Rabu–Jumat, 15–17 April 2026, bertempat di wilayah Kecamatan Manggala, Kota Makassar.

Bimtek ini merujuk pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup/BPLH Nomor 5 Tahun 2025 yang menjadi pedoman terbaru penyelenggaraan Program Sekolah Adiwiyata secara nasional. Regulasi tersebut menekankan digitalisasi dokumen dan penggunaan Aplikasi SIDIA sebagai instrumen utama pelaporan dan penilaian.

Kegiatan diikuti oleh perwakilan seluruh satuan pendidikan tingkat SD dan SMP se-Kecamatan Manggala. Peserta terdiri dari kepala sekolah bersama tim Adiwiyata sekolah yang bertanggung jawab pada penyusunan dokumen dan pengisian aplikasi.

Salah satu peserta yang hadir adalah Kepala UPT SPF SDI Banta-Bantaeng 1, Hasdiarah Kadir, S.Pd. Kehadiran para kepala sekolah menunjukkan komitmen satuan pendidikan di Kecamatan Manggala untuk mengimplementasikan budaya peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah.

Tujuan utama bimtek adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan teknis sekolah dalam menyusun softfile bukti fisik setiap komponen Adiwiyata. Selain itu, peserta dilatih mengoperasikan Aplikasi SIDIA mulai dari pembuatan akun, pengunggahan dokumen, hingga proses submit untuk penilaian.

Pada 15 April 2026, materi difokuskan pada sosialisasi substansi Permen LHK/BPLH No. 5 Tahun 2025. Narasumber menjelaskan perubahan skema penilaian, indikator baru, dan alur verifikasi digital yang wajib dipahami setiap calon Sekolah Adiwiyata.


Tanggal 16 April 2026 diisi praktik penyusunan softfile. Peserta dibimbing menyiapkan bukti fisik komponen kebijakan berwawasan lingkungan, kurikulum, kegiatan partisipatif, dan pengelolaan sarana prasarana dalam format digital yang sesuai standar SIDIA.

Pada 17 April 2026, agenda berlanjut ke simulasi pengisian Aplikasi SIDIA. Setiap sekolah melakukan input data, unggah softfile, dan uji coba fitur validasi mandiri. Tim teknis DLH Kota Makassar mendampingi untuk memastikan tidak ada kendala saat implementasi.

Melalui bimtek ini, DLH Kota Makassar menargetkan seluruh sekolah di Kecamatan Manggala dapat menyelesaikan penyusunan softfile dan menginput data ke SIDIA secara lengkap dan tepat waktu. Langkah ini menjadi tahap awal menuju penilaian Sekolah Adiwiyata tingkat kota, provinsi, hingga nasional dan mandiri.

Hasdiarah Kadir, S.Pd menyampaikan bahwa bimtek sangat membantu sekolah memahami sistem baru. “Dengan SIDIA, pelaporan jadi lebih transparan dan terukur. SDI Banta-Bantaeng 1 siap berbenah agar budaya lingkungan hidup semakin kuat di sekolah,” ujarnya. Bimtek ditutup dengan komitmen bersama sekolah se-Kecamatan Manggala untuk menyukseskan Program Adiwiyata 2026.( Muh Yahya)


14 April 2026

Perkuat Program Adiwiyata SDN Sudirman 3 Liibatkan Guru, Staf, dan Orang tua Siswa


MULIAINFO. Com -- Makassar. UPT SPF SDN Sudirman 3 menggelar Rapat Koordinasi Pendampingan Sekolah Binaan Adiwiyata pada Jumat, 11 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan sekolah dan dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah Mukhtar, http://S.Pd.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh para guru, staf sekolah, serta perwakilan orang tua siswa. Kehadiran seluruh unsur warga sekolah ini menunjukkan komitmen bersama dalam menyukseskan program Adiwiyata di SDN Sudirman 3.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Mukhtar,,S.Pd menyampaikan bahwa program Adiwiyata bukan sekadar lomba, melainkan budaya yang harus ditanamkan sejak dini. Menurutnya, sekolah harus menjadi contoh dalam penerapan perilaku ramah lingkungan.

Mukhtar,,S.Pd menekankan pentingnya kolaborasi antara pihak sekolah dan orang tua siswa. Sinergi ini diyakini menjadi kunci utama terwujudnya sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan secara berkelanjutan.

Pada kesempatan itu, dibahas pula pembagian tugas pendampingan untuk setiap kelompok kerja Adiwiyata. Pokja yang dibentuk meliputi bidang kebersihan dan sanitasi, penghijauan, pengelolaan sampah, serta konservasi air dan energi.

Para guru dan staf diberikan tanggung jawab untuk membimbing siswa dalam setiap kegiatan pokja. Pembiasaan baik seperti piket kelas, merawat tanaman, dan memilah sampah menjadi fokus pendampingan harian di sekolah.

Sementara itu, peran orang tua siswa juga menjadi perhatian khusus dalam rapat. Sekolah mengajak orang tua untuk melanjutkan pembiasaan peduli lingkungan di rumah, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.


Orang tua siswa menyambut baik ajakan tersebut. Mereka menyatakan siap mendukung program dengan membiasakan anak membawa tumbler, tempat bekal, dan memilah sampah dari rumah sebelum ke sekolah.

Rapat juga menyepakati jadwal pendampingan rutin yang akan dilakukan oleh tim Adiwiyata sekolah. Monitoring dan evaluasi akan dilakukan setiap bulan untuk melihat perkembangan setiap pokja yang telah dibentuk.

Selain itu, UPT SPF SDN Sudirman 3 berencana membuat taman toga dan bank sampah sebagai sarana edukasi bagi siswa. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kreativitas sekaligus kepedulian siswa terhadap lingkungan.

Kepala Sekolah Mukhtar, http://S.Pd berharap melalui koordinasi ini, seluruh warga sekolah memiliki pemahaman yang sama tentang tujuan Adiwiyata. Dengan begitu, setiap program yang dijalankan dapat terlaksana secara optimal dan terukur.

Rapat koordinasi ditutup dengan foto bersama dan komitmen seluruh peserta untuk mendukung SDN Sudirman 3 menjadi Sekolah Adiwiyata. Semangat kebersamaan ini menjadi modal utama sekolah dalam mewujudkan lingkungan belajar yang hijau, bersih, dan sehat.( Muh Yahya )

13 April 2026

Kementerian Pendidikan Tetapkan Pedoman Penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik ( TKA )


MULIAINFO. Com -- Makassar.  Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia telah menetapkan pedoman penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa satuan pendidikan.

Pedoman ini tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 95/M/2025 tentang Pedoman Penyelenggaraan TKA.

Kepala Badan Standar Kurikulum dan Assessmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, telah menetapkan Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi pelaksana tingkat pusat, daerah, dan satuan pendidikan.

Petunjuk Teknis ini ditetapkan melalui Keputusan Kepala Badan Standar Kurikulum dan Assessmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 095/H/M/2025 tanggal 2 Oktober 2025.

Pedoman ini mencakup beberapa komponen penting, seperti pengisian dan pengiriman data calon peserta TKA, penyiapan instalasi aplikasi TKA, pencetakan Dokumen Nomor Siswa (DNS) dan Dokumen Nomor Tes (DNT), pelaksanaan sosialisasi dan koordinasi TKA, penyiapan sarana dan prasarana pendukung TKA, pengawasan pelaksanaan TKA, dan pendampingan teknis TKA oleh pengawas, proktor, dan teknisi.

Biaya pelaksanaan TKA dibiayai oleh pemerintah, sehingga murid tidak dikenakan biaya . Biaya ini akan membantu mengurangi beban biaya pendidikan bagi orang tua siswa.

Satuan pendidikan dapat mengalokasikan anggaran TKA dari dana BOS reguler atau sumber lain yang sah . Alokasi anggaran ini harus dilakukan dengan transparan dan akuntabel untuk memastikan bahwa TKA dapat dilaksanakan dengan baik.

Pelaksanaan TKA diharapkan dapat membantu satuan pendidikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan meningkatkan prestasi siswa. Hal ini juga dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan.

Dengan adanya pedoman ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dan membantu siswa dalam mencapai prestasi akademik yang lebih baik.
10. Pedoman ini juga mengatur tentang pengisian dan pengiriman data calon peserta TKA ke pelaksana TKA tingkat kabupaten/kota .

Satuan pendidikan harus menyiapkan instalasi aplikasi TKA, termasuk mekanisme berbagai sumber daya . Instalasi aplikasi TKA harus dilakukan dengan baik untuk memastikan bahwa TKA dapat dilaksanakan dengan lancar.

Pencetakan DNS dan DNT juga merupakan salah satu komponen penting dalam pedoman ini. Pencetakan DNS dan DNT harus dilakukan dengan teliti dan akurat untuk menghindari kesalahan.

Pelaksanaan sosialisasi dan koordinasi TKA harus dilakukan oleh satuan pendidikan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan TKA. Sosialisasi dan koordinasi ini juga dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya TKA.

Penyiapan sarana dan prasarana pendukung TKA juga merupakan tanggung jawab satuan pendidikan . Sarana dan prasarana pendukung TKA harus disiapkan dengan baik untuk mendukung kelancaran pelaksanaan TKA.

Pengawasan pelaksanaan TKA dilakukan oleh pengawas, proktor, dan teknisi untuk memastikan bahwa TKA dilaksanakan sesuai dengan pedoman.

Satuan pendidikan harus menyediakan biaya transportasi dan akomodasi bagi peserta TKA yang menumpang. Biaya ini akan membantu peserta TKA yang berasal dari daerah lain untuk mengikuti TKA.

Pedoman ini juga mengatur tentang pendampingan teknis TKA oleh pengawas, proktor, dan teknisi . Pendampingan teknis ini bertujuan untuk memastikan bahwa TKA dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan pedoman.

Dengan adanya pedoman ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dan membantu siswa dalam mencapai prestasi akademik yang lebih baik.

Pelaksanaan TKA diharapkan dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Pelaksanaan TKA juga dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pendidikan. Dengan demikian, TKA dapat menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Pelaksanaan TKA juga diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pendidikan.( Muh Yahya)

11 April 2026

SDN Sudirman 1 Komitmen Jaga Lingkungan, Gelar Kerja Bakti dan Rapat Program


MULIAINFO. Com -- Makassar. SDN Sudirman 1 baru saja mengadakan kerja bakti dan rapat penyusunan program lingkungan dalam rangka menuju Adiwiyata Nasional. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan dan memperbaiki kualitas lingkungan sekolah.

Kegiatan kerja bakti dimulai pukul 07.30 WITA dan berlangsung hingga pukul 09.30 WITA. Seluruh warga sekolah, termasuk siswa, guru, dan staf, berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mereka bergotong royong membersihkan lingkungan sekolah, termasuk taman, kelas, dan fasilitas lainnya.

Setelah kerja bakti, dilanjutkan dengan rapat penyusunan IPMLP dan DBL HS yang dimulai pukul 10.00 WITA. Rapat ini dihadiri oleh kepala sekolah, Ibu Haslinda Muchlis, S.Pd, guru, dan perwakilan siswa.

Kepala SDN Sudirman 1, Ibu Haslinda Muchlis, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran lingkungan siswa dan masyarakat sekitar. "Kami berharap SDN Sudirman 1 dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam menjaga lingkungan," ujarnya.

Rapat penyusunan program lingkungan menghasilkan beberapa program, antara lain pengurangan penggunaan plastik, pengelolaan sampah, dan penanaman pohon. Program-program ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mencapai tujuan Adiwiyata Nasional.

Dengan adanya kegiatan ini, SDN Sudirman 1 menunjukkan komitmennya dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan kualitas pendidikan lingkungan. Semoga SDN Sudirman 1 dapat menjadi sekolah Adiwiyata Nasional yang berprestasi.

Kegiatan kerja bakti dan rapat ini juga bertujuan meningkatkan kerja sama antara siswa, guru, dan staf dalam menjaga lingkungan sekolah. Semua pihak diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan keindahan sekolah.

IPMLP dan DBL HS adalah program penting yang akan mendukung kegiatan lingkungan sekolah. Rapat penyusunan program ini akan membahas strategi implementasi program tersebut.

Kepala sekolah berharap bahwa program-program lingkungan yang disusun dapat terlaksana dengan baik dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar.

Siswa-siswa SDN Sudirman 1 juga diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam menjaga lingkungan. Mereka dapat membagikan ilmu dan pengalaman kepada teman-teman dan keluarga tentang pentingnya menjaga lingkungan.

Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar tentang tanggung jawab dan kerja sama dalam menjaga lingkungan. Semoga kegiatan ini dapat memberikan pengalaman berharga bagi mereka.

Dengan komitmen dan kerja sama semua pihak, SDN Sudirman 1 dapat menjadi sekolah yang ramah lingkungan dan berprestasi.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar tentang pentingnya menjaga lingkungan. SDN Sudirman 1 siap menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.

Kegiatan kerja bakti dan rapat penyusunan program lingkungan ini juga akan menjadi evaluasi bagi SDN Sudirman 1 untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekolah di masa depan.


Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak dan meningkatkan kualitas lingkungan sekolah. Aamiin.

Dengan demikian, SDN Sudirman 1 terus berupaya meningkatkan kualitas lingkungan dan pendidikan lingkungan bagi siswa-siswanya.

Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa SDN Sudirman 1 memiliki komitmen kuat dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan kualitas pendidikan. Semoga SDN Sudirman 1 dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam menjaga lingkungan.

SDN Sudirman 1 juga berharap dapat bekerja sama dengan masyarakat sekitar untuk menjaga lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup. Dengan kerja sama dan komitmen bersama, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik.

Semoga kegiatan ini dapat menjadi awal yang baik bagi SDN Sudirman 1 untuk menjadi sekolah Adiwiyata Nasional yang berprestasi. Aamiin.( Muh Yahya )