Featured Post

PLT Kepala Sekolah di Makassar Gantung Karena Usia 56 Tahun

27 Maret 2026

PLT Kepala Sekolah di Makassar Gantung Karena Usia 56 Tahun

 


MULIAINFO. com -- Makassar - Seorang Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Sekolah di Makassar, Sulawesi Selatan, terpaksa menggantungkan harapannya menjadi kepala sekolah definitif karena telah berusia 56 tahun.

PLT Kepala Sekolah tersebut telah mengabdi sebagai PLT selama 4,5 tahun dan telah memenuhi syarat untuk diangkat menjadi kepala sekolah definitif, namun tidak diangkat.

Sebelum diangkat sebagai PLT, beliau telah mengikuti tahapan administrasi seleksi BCKS (Badan Calon Kepala Sekolah) dan telah lulus.

Beliau juga telah mengikuti tes tertulis, wawancara, dan Diklat calon kepala sekolah, sehingga memiliki sertifikat Diklat Kepala Sekolah.

Dengan demikian, beliau telah memiliki nomor urut kepala sekolah dan siap untuk diangkat menjadi kepala sekolah definitif.

Menurut Pasal 10 Permendikbud No. 6 Tahun 2018, kepala sekolah definitif diangkat oleh pejabat yang berwenang setelah melalui proses seleksi dan memenuhi syarat yang ditentukan.

Namun, dalam kasus ini, PLT Kepala Sekolah tersebut sudah memenuhi syarat, tetapi tidak diangkat karena melebihi batas usia maksimal yang ditentukan oleh Permendikdasmen No. 7 Tahun 2025, yaitu 56 tahun.

" Saya sudah memenuhi semua syarat, tapi tidak diangkat karena usia. Saya merasa tidak adil," kata PLT Kepala Sekolah tersebut.

PLT Kepala Sekolah tersebut telah bekerja keras untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolahnya, namun tidak mendapatkan penghargaan yang pantas.

Pemerintah diminta untuk mempertimbangkan kasus ini dan memberikan penghargaan atau kompensasi atas pengabdian PLT Kepala Sekolah tersebut.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menetapkan aturan tentang pengangkatan kepala sekolah definitif, namun dalam kasus ini, aturan tersebut tidak diterapkan dengan baik.

Dinas Pendidikan Kota Makassar juga diminta untuk menjelaskan alasan tidak diangkatnya PLT Kepala Sekolah tersebut menjadi kepala sekolah definitif.

PLT Kepala Sekolah tersebut berharap agar pemerintah dapat mempertimbangkan kasusnya dan memberikan keadilan.

Kasus ini menunjukkan bahwa masih ada masalah dalam sistem pengangkatan kepala sekolah definitif di Indonesia.

Pemerintah harus memastikan bahwa proses pengangkatan kepala sekolah definitif dilakukan dengan adil dan transparan.

PLT Kepala Sekolah tersebut telah menjadi korban dari sistem yang tidak berjalan dengan baik.

Pemerintah harus bertanggung jawab untuk menyelesaikan kasus ini dan memberikan keadilan bagi PLT Kepala Sekolah tersebut.

Kasus ini harus menjadi pelajaran bagi pemerintah untuk meningkatkan sistem pengangkatan kepala sekolah definitif di Indonesia.

Dengan pengalaman dan kualifikasi yang dimiliki, PLT Kepala Sekolah tersebut seharusnya dapat diangkat menjadi kepala sekolah definitif.

Namun, usia telah menjadi penghalang bagi beliau untuk mewujudkan impiannya.

Pemerintah harus mempertimbangkan kasus ini dan memberikan solusi yang adil ( Muh Yahya).

26 Maret 2026

Aturan atau Alasan ? Inkonsistensi Pengangkatan PLT Kepsek Jadi Sorotan


 
MULIAINFO. com -- Makassar – Polemik mengenai PLT kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kota Makassar kembali mencuat. Para penjabat yang diangkat melalui mekanisme seleksi substansi ketat dan telah mengikuti bimbingan teknis (bimtek) selama tiga bulan hingga mendapatkan sertifikat BCKS (Bimbingan Calon Kepala Sekolah) kini merasa terancam oleh aturan yang dinilai tidak konsisten.

Mereka mengaku kerap menjadi "korban politik" dalam dinamika birokrasi yang akhirnya saling menyalahkan, padahal pengangkatan mereka telah melalui proses yang panjang dan terukur.

Yahya, salah satu aktivis yang aktif menyuarakan nasib para PLT kepsek, angkat bicara saat dikonfirmasi awak media ini pada Kamis (26/3/2026). Menurutnya, ada kejanggalan dalam penerapan aturan perpanjangan SK PLT yang merugikan para pejabat yang telah mengabdi.

"Dalam aturan, tiga kali perpanjangan SK PLT maka harus diadakan pelantikan definitif. Sementara kenapa tidak diadakan pada waktu itu? Ini yang menjadi pertanyaan besar," ujar Yahya dengan nada kritis.

Lebih lanjut, Yahya menyoroti inkonsistensi kebijakan terkait usia pengangkatan PLT kepsek yang ada saat ini.

"PLT kepsek yang ada sampai sekarang, mereka diangkat umur 51, 52, bahkan 53 tahun. Kenapa sebelum umur 56 tahun tidak didefinitifkan? Masalahnya lagi, PLT yang ditempatkan di sekolah lain itu bolak-balik mengajar karena harus menjalankan tugas mengajar dan tanggung jawab sebagai kepsek di tempat mereka di-PLT-kan," jelasnya.

Selain itu, Yahya juga mengungkapkan bahwa para PLT kepsek yang usianya tersisa dua hingga tiga tahun menjelang purna bakti justru memiliki semangat tinggi untuk menyelesaikan berbagai program yang telah dirancang.

"Mereka memohon izin untuk menyelesaikan tugas di tempat yang sekarang mereka bertugas. Banyak program untuk kebaikan dan kenyamanan sekolah yang ingin mereka selesaikan sebelum purna bakti. Jangan jabatan mereka dijadikan korban politik yang akhirnya saling menyalahkan," tegasnya.

Diketahui, para PLT kepsek tersebut sebelumnya telah melalui seleksi substansi yang begitu ketat. Mereka juga mengikuti bimtek selama tiga bulan lebih untuk mendapatkan Sertifikat BCKS, yang menjadi syarat kompetensi dalam memimpin satuan pendidikan.

Sambungnya, para pejabat PLT yang ada saat ini masih siap menjalankan tanggung jawab dan amanah pemerintah.

"Kami semua masih siap menjalankan tanggung jawab dan amanah pemerintah demi terwujudnya masa depan anak bangsa. Kami juga siap membimbing guru dan tenaga kependidikan serta menjalin kerja sama yang baik dengan orang tua siswa dan masyarakat sekitarnya," ucap Yahya menirukan harapan para PLT kepsek.

Harapan dari para PLT kepsek, kata Yahya, adalah adanya pertimbangan bijak dari penentu kebijakan, dalam hal ini Wali Kota Makassar, untuk tidak serta-merta melakukan perombakan tanpa melihat capaian dan dedikasi yang telah diberikan.

"Jangan sampai aturan yang ada justru mematikan semangat pengabdian para pendidik yang telah mengabdi puluhan tahun. Mereka hanya ingin memberikan yang terbaik sebelum masa purna bakti tiba," tegasnya.(*)

18 Maret 2026

Takbir Dibuka lebar, Wali kota Munafri Arifuddin: Syiar dan Ungkapan Rasa Syukur


MULIAINFO. com. Makassar -- Kota Makassar - Wali Kota Munafri Arifuddin mengajak masyarakat untuk menyambut malam Takbiran dengan khidmat dan penuh kekhidmatan. Pemerintah kota memberikan ruang seluas-luasnya bagi warga untuk mengumandangkan takbiran sebagai bentuk syiar dan ungkapan rasa syukur.

Akan ada pengawalan dari camat, lurah, dan pihak keamanan untuk menjaga ketertiban dan keselamatan selama takbiran. Masyarakat diimbau untuk melakukan takbir di lingkungan masing-masing, di masjid, lorong, maupun wilayah kecamatan dan kelurahan.

Masyarakat juga dihimbau untuk membawa speaker agar suara takbiran dapat terdengar jelas dan meriah. Pemerintah kota juga telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk menunjang kegiatan takbiran, termasuk tempat parkir dan toilet umum.

Wali Kota Munafri Arifuddin menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan keselamatan selama takbiran. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan konvoi dan menggunakan petasan yang membahayakan di jalan raya.

Kegiatan takbiran diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan masyarakat. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan kesempatan ini untuk beribadah dan berdoa.

Pemerintah kota mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas partisipasinya dalam menyambut Takbiran. Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan masyarakat.

Takbiran akan dilakukan di berbagai wilayah di Kota Makassar, termasuk di masjid-masjid dan lapangan terbuka. Masyarakat diimbau untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Wali Kota Munafri Arifuddin berharap masyarakat dapat merayakan Takbiran dengan khidmat dan penuh kekhidmatan. Semoga kita semua dapat menjadi lebih baik dan lebih taqwa.

Masyarakat Makassar menyambut baik ajakan Wali Kota Munafri Arifuddin. Mereka berharap dapat merayakan Takbiran dengan khidmat dan penuh kekhidmatan.

Pemerintah kota juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan dan ketertiban selama takbiran. Masyarakat diimbau untuk membuang sampah pada tempatnya dan tidak merusak fasilitas umum.

Kegiatan takbiran akan berlangsung hingga malam hari. Masyarakat diimbau untuk pulang ke rumah dengan aman dan tidak melakukan kegiatan yang membahayakan.

Dengan adanya pengawalan dari camat, lurah, dan pihak keamanan, masyarakat dapat merasa aman dan nyaman selama takbiran.

Wali Kota Munafri Arifuddin berharap masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan bahagia dan penuh kekhidmatan. Semoga kita semua dapat menjadi lebih baik dan lebih taqwa.

Masyarakat Makassar siap menyambut Idul Fitri dengan gembira dan penuh kekhidmatan.

Pemerintah kota mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas partisipasinya dalam menyambut Takbiran. Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan ( Muh Yahya)

 

MPK Gelar Sahur On the Road, Warga Apresiasi Positif


MULIAINFO. com. Makassar -- Kegiatan Sahur On the Road yang digelar oleh anak MPK di wilayah CPI dan Lego-Lego sukses besar! Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari warga sekitar.


Rustam alias Utang, Ketua Umum MPK, memimpin kegiatan ini dengan baik dan mendapat sambutan hangat dari warga. Dengan semangat dan dedikasi, Rustam berhasil membuat kegiatan ini berjalan lancar dan sukses. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini.


Warga sekitar memberikan apresiasi positif atas kegiatan ini. Warga merasa senang dan puas dengan kegiatan Sahur On the Road ini, karena dapat menikmati makanan sahur bersama-sama. Mereka juga mengapresiasi aksi bersih-bersih lingkungan yang dilakukan oleh MPK.


Pacea, Ketua Sektor MPK Panaikang, mengarahkan anggotanya membersihkan sampah. Aksi bersih-bersih lingkungan ini menunjukkan komitmen MPK dalam menjaga kebersihan lingkungan. Pacea berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya.


13 sektor MPK bergabung dalam aksi bersih-bersih lingkungan. Dengan kerja sama yang baik, mereka berhasil membersihkan lokasi kegiatan dari sampah-sampah yang berserakan. Aksi ini juga mempererat hubungan antaranggota MPK.

Makanan sahur kelapa dibagikan kepada warga yang berpuasa. Makanan sahur ini disambut gembira oleh warga, karena dapat menikmati hidangan yang lezat dan bergizi. MPK juga membagikan air mineral untuk melembabkan tenggorokan warga.


Kegiatan ini menunjukkan komitmen MPK dalam menjaga kebersihan lingkungan. MPK ingin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan kebersihan. Dengan kegiatan seperti ini, MPK berharap dapat membuat perubahan positif bagi lingkungan dan masyarakat.


Warga berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut. Kegiatan Sahur On the Road ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk melakukan kegiatan positif. Warga juga berharap MPK dapat mengadakan kegiatan serupa di masa depan.


MPK ingin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. Dengan kegiatan seperti ini, MPK berharap dapat membuat perubahan positif bagi lingkungan dan masyarakat. MPK juga ingin bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.


Kegiatan Sahur On the Road ini juga mempererat hubungan antarwarga. Warga dapat bersosialisasi dan berinteraksi satu sama lain, sehingga terjalin hubungan yang harmonis.


MPK berencana mengadakan kegiatan serupa di masa depan. Dengan semangat dan dedikasi yang sama, MPK siap untuk terus melakukan kegiatan positif bagi masyarakat. (Muh Yahya)

14 Maret 2026

Bulan Suci Ramadhandi UPT SPF SDN Pampang : Berbagi dan Berbuka Bersama


MULIAINFO. com. Makassar -- UPT SPF SDN Pampang melaksanakan program Bulan Suci Ramadhan dengan membagikan 50 paket sembako kepada murid yang kurang mampu dan warga sekitar. Kegiatan ini dilanjutkan dengan buka puasa bersama seluruh warga sekolah dan sholat berjamaah di halaman sekolah.

Kepala Sekolah, Bhakti Pandi Hasin, S.Pd, mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga sekolah yang telah berpartisipasi dalam program ini. "Kami berharap kegiatan ini dapat membawa kebahagiaan dan keberkahan bagi warga sekolah dan masyarakat sekitar," ujarnya.

Program ini dihadiri oleh seluruh guru, staf, siswa, dan warga sekitar. Mereka sangat antusias dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan ini.

Pembagian sembako dilakukan secara langsung oleh Kepala Sekolah dan guru-guru kepada murid yang kurang mampu. Mereka terlihat sangat bahagia menerima bantuan tersebut.

Setelah pembagian sembako, warga sekolah berkumpul untuk buka puasa bersama. Mereka menikmati hidangan yang telah disiapkan oleh panitia kegiatan.


Buka puasa bersama ini diakhiri dengan doa bersama dan sholat berjamaah di halaman sekolah. Suasana sangat khidmat dan penuh keberkahan.

Program ini merupakan salah satu upaya UPT SPF SDN Pampang untuk meningkatkan kepedulian sosial dan kebersamaan antar warga sekolah melalui kegiatan-kegiatan positif.

Kepala Sekolah berharap program seperti ini dapat terus dilaksanakan di masa depan. "Kami ingin warga sekolah dan masyarakat sekitar dapat merasakan kebahagiaan dan keberkahan Ramadhan," ujarnya.

Kegiatan ini berjalan lancar dan sukses berkat kerja sama dan partisipasi seluruh warga sekolah.

Dengan program ini, UPT SPF SDN Pampang berharap dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam meningkatkan kepedulian sosial dan kebersamaan antar warga sekolah.

Program Bulan Suci Ramadhan ini juga diharapkan dapat meningkatkan semangat dan motivasi warga sekolah untuk terus berbuat baik dan berbagi dengan sesama melalui kegiatan-kegiatan sosial. ( M Yahya)

13 Maret 2026

MBG SPPG Kec. Mamajang Sajikan Nasi DOS untuk Berbuka Puasa di SD Inpres Sambung Jawa 2


MULIAINFO. com. Makassar -- MBG SPPG Kec. Mamajang mengadakan kegiatan berbuka puasa di UPT SPF SD Inpres Sambung Jawa 2. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Sekolah, Ibu Rusniati, S.Pd, guru-guru, dan siswa-siswi.

Mereka sangat bersyukur atas kebaikan MBG SPPG Kec. Mamajang yang telah menyediakan makanan untuk berbuka puasa. Ia berharap kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan iman mereka semua.

"Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas bantuan MBG SPPG Kec. Mamajang," ujar Ibu Rusniati, S.Pd. Ia mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran siswa-siswi tentang pentingnya berbagi dan peduli dengan sesama.

Siswa-siswi juga sangat gembira dan bersemangat saat berbuka puasa bersama. Mereka berterima kasih atas kebaikan MBG SPPG Kec. Mamajang yang telah membuat mereka merasa spesial.


Guru-guru antusias membagi nasi DOS kepada siswa-siswi, menciptakan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan. Beliun, salah satu siswa, mengatakan bahwa ia sangat senang bisa berbuka puasa bersama teman-temannya. "Saya berterima kasih atas kebaikan MBG SPPG Kec. Mamajang," katanya.

Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi siswa-siswi untuk belajar tentang pentingnya berbagi dan peduli dengan sesama. Mereka diajarkan untuk menjadi orang yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.

Guru-guru juga sangat mendukung kegiatan ini. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan di masa depan.

MBG SPPG Kec. Mamajang juga berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk selalu berbagi dan peduli dengan sesama. "Kami akan terus berusaha untuk membantu dan mendukung pendidikan di daerah ini," kata mereka.

Kegiatan berbuka puasa bersama ini diakhiri dengan doa bersama dan foto bersama. Semua yang hadir sangat bersyukur atas kebaikan MBG SPPG Kec. Mamajang.

Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya berbagi dan peduli dengan sesama. Semoga kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi kita semua.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antara MBG SPPS Kec. Mamajang dan SD Inpres Sambung Jawa 2, serta meningkatkan semangat kebersamaan dan kekompakan di antara mereka.(M Yahya)

Bantuan Sembako untuk 24 Siswa-Siswi Kurang Mampu di UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III


MULIAINFO. com. Makassar -- UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III, 12 Maret 2026 - Sebagai bagian dari kegiatan Pesantren Kilat, UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III mengadakan kegiatan bakti sosial dengan memberikan sumbangan berupa sembako kepada siswa/siswi yang kurang mampu sebanyak 24 orang.

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu siswa/siswi yang kurang mampu dan meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya berbagi dan peduli dengan sesama. Kepala Sekolah, Bapak Abdul Jalil, S.Pd, mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk membentuk karakter siswa/siswi yang peduli dan berbagi.

Sumbangan berupa sembako ini diserahkan langsung oleh Kepala Sekolah dan guru-guru kepada siswa/siswi yang berhak menerima. Mereka sangat gembira dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan.

Kegiatan bakti sosial ini merupakan salah satu program unggulan UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III dalam meningkatkan kesadaran siswa/siswi tentang pentingnya berbagi dan peduli dengan sesama. Dengan kegiatan ini, diharapkan siswa/siswi dapat menjadi lebih peduli dan berbagi dengan orang lain.

UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan di masa depan dan memberikan manfaat bagi siswa/siswi serta masyarakat sekitar.

Siswa-siswi yang menerima sumbangan sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Mereka berjanji untuk menggunakan sumbangan ini dengan baik dan bijak.

Guru-guru UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III juga sangat mendukung kegiatan ini. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk membantu siswa-siswi yang kurang mampu.

Kegiatan bakti sosial ini juga dapat meningkatkan kesadaran siswa-siswi tentang pentingnya ilmu pengetahuan dan pendidikan. Mereka akan diajarkan tentang bagaimana menjadi orang yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.

UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam membentuk karakter siswa-siswi.

Dengan semangat dan kesungguhan, siswa-siswi UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III siap mengikuti kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dan menjadi generasi yang lebih baik.( Muh Yahya)