08 Februari 2026

Meningkatkan Kualitas pendidikan melalui Bimtek TKA di Kota Makassar


Muliainfo. Com. Makassar. Kegiatan Bimtek TKA yang diselenggarakan oleh Forum Kelompok Kerja Guru (FKKG) Kota Makassar telah berlangsung selama 2 hari, yaitu Jumat 6 dan Sabtu 7 Februari 2026, di Aula PT Erlangga. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Satuan Pendidikan dan Guru Kelas 6 UPT SPF SD Inpres Bangkala I, serta peserta didik Kec Manggala.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, dengan tujuan dan harapan sebagai berikut: meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah, khususnya bidang studi Bahasa Indonesia dan Matematika, mempersiapkan murid kelas 6 menghadapi TKA secara nasional berbasis komputer, meningkatkan kualitas akademik murid kelas 6, dan menjadikan nilai TKA sebagai prasyarat memasuki jenjang SMP sebagai jalur prestasi.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Makassar, khususnya dalam menghadapi TKA. Guru-guru juga dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam mengajar dan mempersiapkan murid-murid untuk menghadapi ujian.

Kegiatan Bimtek TKA ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran orang tua dan masyarakat tentang pentingnya pendidikan, serta meningkatkan partisipasi mereka dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Makassar.

Dalam kegiatan ini, guru-guru diberikan pelatihan dan pembinaan tentang cara mengajar yang efektif, serta cara mempersiapkan murid-murid untuk menghadapi TKA. Mereka juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman dengan guru-guru lain.


Dengan demikian, kegiatan Bimtek TKA ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kota Makassar. Guru-guru yang telah mengikuti kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah masing-masing.

Kegiatan Bimtek TKA ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas akademik murid kelas 6, sehingga mereka dapat menghadapi TKA dengan lebih percaya diri dan mencapai hasil yang lebih baik.

Dalam jangka panjang, kegiatan Bimtek TKA ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Makassar, sehingga dapat bersaing dengan kota-kota lain di Indonesia.

Dengan adanya kegiatan ini, FKKG Kota Makassar berharap dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Makassar, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan.

Kegiatan Bimtek TKA ini merupakan salah satu upaya FKKG Kota Makassar dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Makassar, dan diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.












Hj Hamsianah,S.Pd : Kepala Sekolah yang Berkomitmen Meningkatkan Kualitas Pendidikan


Muliainfo. Com. Makassar. Hj Hamsianah, S.Pd, adalah kepala sekolah yang berdedikasi dan berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah yang dipimpinnya. Dengan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki, beliau terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif bagi siswa-siswa.

Di bawah kepemimpinan Hj Hamsianah, S.Pd, sekolah ini telah mencapai banyak prestasi dan kemajuan. Beliau juga aktif dalam mengembangkan kemampuan guru-guru dan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah.

Hj Hamsianah, S.Pd, juga memiliki visi untuk menjadikan sekolah ini sebagai salah satu sekolah terbaik di wilayahnya. Beliau percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sehingga perlu adanya upaya yang serius untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, Hj Hamsianah, S.Pd, juga menjalin kerjasama dengan orang tua siswa dan masyarakat sekitar. Beliau percaya bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama, sehingga perlu adanya kerjasama yang baik antara sekolah, orang tua, dan masyarakat.

Hj Hamsianah, S.Pd, juga memiliki komitmen untuk meningkatkan kualitas guru-guru di sekolahnya. Beliau percaya bahwa guru-guru adalah ujung tombak pendidikan, sehingga perlu adanya upaya yang serius untuk meningkatkan kemampuan mereka.


Dengan demikian, Hj Hamsianah, S.Pd, terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah yang dipimpinnya, dengan harapan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.

Hj Hamsianah, S.Pd, juga memiliki harapan besar untuk masa depan sekolahnya. Beliau percaya bahwa dengan kerja keras dan komitmen yang kuat, sekolah ini dapat menjadi salah satu sekolah terbaik di wilayahnya.

Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, Hj Hamsianah, S.Pd, juga memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Beliau percaya bahwa teknologi dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih kondusif.

Hj Hamsianah, S.Pd, juga memiliki komitmen untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah. Beliau percaya bahwa sarana dan prasarana yang memadai dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih kondusif.

Dengan adanya komitmen dan kerja keras Hj Hamsianah, S.Pd, sekolah ini telah mencapai banyak prestasi dan kemajuan. Beliau terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah yang dipimpinnya, dengan harapan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.

Hj Hamsianah, S.Pd, adalah contoh kepala sekolah yang berdedikasi dan berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan. Beliau adalah inspirasi bagi guru-guru dan siswa-siswa di sekolahnya.

07 Februari 2026

Tryout TKA dari Erlangga : Persiapan Menghadapi Ujian yang Sesungguhnya


Muliainfo. Com. Makassar. Tryout Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Erlangga telah dilaksanakan di UPT SPF SD Inpres Kassi, dengan Muhammad Nur Alim, S.Pd sebagai ketua pelaksana. Tryout ini diikuti oleh siswa-siswa kelas 6 sebagai persiapan menghadapi ujian yang sesungguhnya.

Muhammad Nur Alim, S.Pd, sebagai guru kelas 6 UPT SPF SD Inpres Kassi, mengatakan bahwa tryout ini bertujuan untuk mengukur kemampuan siswa-siswa dalam menghadapi TKA. "Tryout ini sangat penting bagi siswa-siswa kita, karena dapat membantu mereka memahami format dan jenis soal yang akan dihadapi dalam ujian yang sesungguhnya," ujarnya.

Tryout TKA dari Erlangga ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 6 UPT SPF SD Inpres Kassi, dengan harapan dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam menghadapi ujian. "Kami berharap tryout ini dapat membantu siswa-siswa kita meningkatkan kemampuan mereka dan mencapai hasil yang lebih baik dalam ujian yang sesungguhnya," tambah Muhammad Nur Alim, S.Pd.

Dalam tryout ini, siswa-siswa kelas 6 UPT SPF SD Inpres Kassi diberikan soal-soal yang sesuai dengan kurikulum dan standar kompetensi. "Soal-soal yang diberikan dalam tryout ini sangat membantu siswa-siswa kita memahami materi yang akan diujikan," kata Muhammad Nur Alim, S.Pd.

Tryout TKA dari Erlangga ini juga diharapkan dapat membantu guru-guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. "Tryout ini dapat membantu kami dalam mengidentifikasi kelemahan siswa-siswa dan meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas," kata Muhammad Nur Alim, S.Pd.

Dengan adanya tryout ini, UPT SPF SD Inpres Kassi berharap dapat meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dan membantu siswa-siswa mencapai hasil yang lebih baik dalam ujian. "Kami berharap tryout ini dapat menjadi langkah awal bagi siswa-siswa kita untuk mencapai kesuksesan dalam ujian yang sesungguhnya," kata Muhammad Nur Alim, S.Pd.

Tryout TKA dari Erlangga ini juga diikuti oleh guru-guru lain di UPT SPF SD Inpres Kassi, sebagai observer dan pengawas. "Kami berharap tryout ini dapat membantu kami dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah," kata salah satu guru.

Dengan demikian, tryout TKA dari Erlangga ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi siswa-siswa dan guru-guru di UPT SPF SD Inpres Kassi, dan membantu meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah.

Guru kelas 6 kec. Roppocini Ikuti Bimtek Pengembangan Tes Kemampuan Akademi


Muliainfo. Com. Makassar. Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, - Seluruh guru kelas 6 di Kecamatan Rappocini mengikuti Bimtek Pengembangan Tes Kemampuan Akademik yang diselenggarakan oleh UPT SPF SDN Mattoangin 1. Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan tes kemampuan akademik yang efektif dan berkualitas.

Bimtek ini diikuti oleh seluruh guru kelas 6 di Kecamatan Rappocini, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat sekolah dasar. Dalam bimtek ini, guru-guru akan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan tentang cara mengembangkan tes kemampuan akademik yang sesuai dengan kurikulum dan standar kompetensi.

"Dengan adanya bimtek ini, kami berharap guru-guru dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam mengembangkan tes kemampuan akademik yang efektif dan berkualitas," kata Kepala UPT SPF SDN Mattoangin 1.

Bimtek ini juga diharapkan dapat membantu guru-guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas, sehingga siswa-siswa dapat mencapai hasil belajar yang optimal.

Guru-guru yang mengikuti bimtek ini sangat antusias dan berharap dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari.

Dengan demikian, bimtek ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.

Bimtek ini juga merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Makassar, khususnya di tingkat sekolah dasar.

Guru-guru yang mengikuti bimtek ini juga diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah masing-masing.

Dengan adanya bimtek ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas tes kemampuan akademik yang dikembangkan oleh guru-guru, sehingga dapat memberikan hasil yang lebih akurat dan efektif.

Bimtek ini juga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan guru-guru dalam mengembangkan tes kemampuan akademik yang sesuai dengan kurikulum dan standar kompetensi.

Guru-guru yang mengikuti bimtek ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas, sehingga siswa-siswa dapat mencapai hasil belajar yang optimal.

Dengan demikian, bimtek ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.

Bimtek ini juga merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Makassar, khususnya di tingkat sekolah dasar.

06 Februari 2026

Pemprov Sulsel Hormati Aspirasi Pemekaran di Tengah Moratorium DOB Masih Berlaku, Pastikan Pembangunan Tetap Berjalan




Muliainfo, Sulsel -- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menegaskan komitmennya untuk tetap menghormati aspirasi masyarakat terkait wacana pembentukan daerah otonomi baru (DOB), khususnya di wilayah Luwu Raya, dengan tetap berpegang pada kebijakan moratorium pemekaran daerah yang ditetapkan Pemerintah Pusat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Salim Basmin, menyampaikan bahwa aspirasi tersebut merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang sah dan dilindungi dalam sistem pemerintahan.

“Kami menghormati aspirasi ini sebagai bagian dari demokrasi,” ujarnya 

Hal itu disampaikan Salim usai Pemprov Sulsel menerima audiensi konsultasi dan koordinasi Komisi I DPRD Kabupaten Luwu di Kantor Gubernur Sulsel, Jumat, 6 Februari 2026. Rombongan diterima oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Sulsel Ishak Iskandar.

Namun demikian, Salim menegaskan bahwa pembentukan daerah otonomi baru bukan kewenangan pemerintah daerah. Proses tersebut sepenuhnya berada di tangan Pemerintah Pusat bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), yang hingga kini masih memberlakukan moratorium pemekaran wilayah.

“Pembentukan daerah otonomi baru adalah kewenangan Pemerintah Pusat dan DPR, di mana saat ini masih dalam status moratorium. Dalam konteks ini, Pemprov Sulsel tentu taat pada kebijakan pemerintah pusat dan ketentuan peraturan perundang-undangan,” jelasnya.

Terlepas dari dinamika aspirasi tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memastikan bahwa seluruh program prioritas pembangunan di wilayah Luwu Raya tetap berjalan sesuai perencanaan. 

Gubernur Sulawesi Selatan, kata Salim, telah memberikan arahan agar pelayanan publik dan pembangunan daerah tetap dilaksanakan.

“Pak Gubernur memerintahkan agar seluruh program prioritas Pemprov di daerah Luwu Raya seperti RS Regional, infrastruktur jalan, dan sektor lainnya tetap dilaksanakan sebagai komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Selain itu, Pemprov Sulsel mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara tertib, damai, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, demi menjaga stabilitas sosial dan kelancaran aktivitas masyarakat.

“Kami mengajak kepada seluruh pihak untuk menyampaikan aspirasi secara damai sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan lancar,” tutupnya. (*)

Guru Meylinda Suasana , S.Pd, M.Pd Wakili Mariso di Posenijar Makassar


UPT SPF SDN Mattoangin 1, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, menjadi pusat perhatian di ajang Porsenijar Kota Makassar. Guru Meylinda Suasan, S.Pd, M.Pd, dari UPT SPF SDN Mattoangin 1, terpilih untuk mewakili Kecamatan Mariso dalam lomba nyanyi solo di Porsenijar Kota Makassar.

Meylinda Suasan, S.Pd, M.Pd, adalah seorang guru yang berprestasi dan memiliki bakat di bidang seni. Dia telah membuktikan kemampuan dan dedikasinya dalam mengembangkan bakat siswa di UPT SPF SDN Mattoangin 1.

Dalam persiapan menuju Porsenijar, Meylinda Suasan, S.Pd, M.Pd, telah melakukan latihan intensif untuk memastikan penampilannya yang terbaik. Dia didukung oleh tim guru dan staf UPT SPF SDN Mattoangin 1 yang sangat percaya diri dengan kemampuan Meylinda.

Porsenijar Kota Makassar adalah ajang yang sangat bergengsi dan kompetitif, namun Meylinda Suasan, S.Pd, M.Pd, tidak gentar. Dia siap untuk memberikan penampilan yang terbaik dan membawa nama baik Kecamatan Mariso.

Kepala UPT SPF SDN Mattoangin 1, sangat mendukung dan bangga dengan Meylinda Suasan, S.Pd, M.Pd. "Kami percaya bahwa Meylinda akan memberikan penampilan yang luar biasa dan membawa nama baik sekolah kami," ujarnya.

Meylinda Suasan, S.Pd, M.Pd, juga merasa sangat percaya diri. "Saya siap untuk memberikan yang terbaik dan membawa nama baik Kecamatan Mariso," katanya.

Porsenijar Kota Makassar akan menjadi ajang yang sangat seru dan kompetitif. Meylinda Suasan, S.Pd, M.Pd, akan berhadapan dengan peserta lain yang juga sangat berbakat.

Namun, Meylinda Suasan, S.Pd, M.Pd, tidak sendirian. Dia didukung oleh tim guru dan staf UPT SPF SDN Mattoangin 1, serta keluarga dan teman-temannya.

Dengan dukungan yang kuat, Meylinda Suasan, S.Pd, M.Pd, siap untuk memberikan penampilan yang terbaik dan membawa nama baik Kecamatan Mariso.

Kita tunggu penampilan Meylinda Suasan, S.Pd, M.Pd, di Porsenijar Kota Makassar!

UPT SPF SDN Mattoangin 1, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, sangat berharap bahwa Meylinda Suasan, S.Pd, M.Pd, dapat membawa pulang piala juara.

Semoga Meylinda Suasan, S.Pd, M.Pd, dapat memberikan penampilan yang terbaik dan membawa nama baik Kecamatan Mariso!

BPS Catat Tren Kemiskinan di Sulsel Menurun Enam Tahun Terakhir, Andi Sudirman: Hasil Kerja Bersama




Muliainfo, Sulsel--Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan mencatat tren tingkat kemiskinan di Sulsel terus menunjukkan penurunan signifikan dalam kurun waktu enam tahun terakhir, sejak tahun 2019 hingga September 2025.

Berdasarkan data BPS Sulsel, persentase penduduk miskin Sulawesi Selatan pada September 2025 tercatat sebesar 7,43 persen atau setara dengan 685,14 ribu jiwa. Angka ini menjadi yang terendah sejak Pandemi Covid-2019, sekaligus menegaskan keberlanjutan tren perbaikan kondisi sosial ekonomi masyarakat Sulsel.

Jika ditarik ke belakang, jumlah penduduk miskin Sulsel pada September 2019 masih berada di kisaran 759,58 ribu jiwa dengan persentase 8,56 persen. Sempat mengalami fluktuasi pada periode pandemi Covid-19, angka kemiskinan mulai menurun secara konsisten sejak 2023 hingga 2025, baik dari sisi jumlah maupun persentase.

Selain itu, BPS Sulsel juga mencatat penurunan disparitas kemiskinan antara wilayah perkotaan dan perdesaan. Pada September 2025, tingkat kemiskinan di perdesaan tercatat 9,56 persen, turun dibanding periode sebelumnya, sementara di perkotaan berada pada angka 5,17 persen. Tren ini menunjukkan upaya pengentasan kemiskinan di wilayah perdesaan mulai membuahkan hasil.

Menanggapi capaian tersebut, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kinerja seluruh pihak yang terlibat.

“Alhamdulillah BPS mencatat kondisi Sulawesi Selatan dengan Persentase 7,43% menjadi terendah dalam 6 tahun terakhir,” kata Andi Sudirman, Jumat (6/2/2026).

Andi Sudirman mengatakan penurunan kemiskinan ini tidak terlepas dari kebijakan pembangunan yang terarah, terutama arahan dari pemerintah pusat ke daerah sebagai penguatan sektor produktif, peningkatan kualitas infrastruktur, ekonomi, sosial serta berbagai program yang tepat sasaran.

“Ini adalah wujud kerja kolaborasi di bawah komando Bapak Presiden Prabowo Subianto beserta jajaran. Mari terus tingkatkan kerja kerja untuk tujuan Sulsel Maju dan Berkarakter menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Kemudian dari sisi kualitas kemiskinan pada September 2025, tercatat menurun dibandingkan periode September 2024, yang menandakan jarak pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan semakin menyempit serta ketimpangan antar-penduduk miskin semakin berkurang.

“Tentu kami juga mengapresiasi kepada seluruh Tim Pemprov, Kabupaten Kota, Instansi Vertikal hingga Kapala Desa/Lurah, RT/RW, Pendamping Program Keluarga Sejahtera serta seluruh lapisan masyarakat atas capaian ini,” pungkasnya. (*)