04 Februari 2026

Pemprov Sulsel Luncurkan Gerakan ASRI, Wujudkan Lingkungan Bersih Sesuai Arahan Presiden Prabowo




Muliainfo, Sulsel - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai menerapkan Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai langkah sistematis untuk menjaga kebersihan, kenyamanan, serta kualitas lingkungan di ruang-ruang publik.


Pelaksanaan Gerakan ASRI ditandai dengan aksi bersih-bersih serentak di sejumlah titik strategis di Kota Makassar, antara lain pelataran Masjid Kubah 99 Asmaul HusnaTaman Andalan, dan kawasan Lego-Lego Center Point of Indonesia (CPI), pada Rabu, 4 Februari 2026.


Kegiatan ini melibatkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, dengan dukungan para guru dan siswa dari sejumlah SMA di Kota Makassar. Keterlibatan pelajar menjadi bagian dari upaya edukasi dan penanaman nilai kepedulian lingkungan sejak dini.


Gerakan ASRI merupakan tindak lanjut atas arahan langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam pertemuan bersama jajaran pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, serta Forkopimda se-Indonesia yang berlangsung di Sentul, Bogor, pada Senin, 2 Februari 2026. Presiden menegaskan pentingnya menjadikan kebersihan lingkungan sebagai gerakan nasional yang berkelanjutan.


Kepala DLHK Provinsi Sulawesi Selatan, Kasman, S.Hut., M.M., menyampaikan bahwa Presiden menekankan kebersihan sebagai budaya dan rutinitas, bukan sekadar kegiatan seremonial.


“Ini merupakan arahan Bapak Presiden kepada seluruh jajaran pemerintah, mulai dari pusat hingga desa dan kelurahan, agar kebersihan menjadi rutinitas di lingkungan kerja dan masyarakat,” ujar Kasman.


Ia menambahkan, Gubernur Sulawesi Selatan telah menginstruksikan agar kegiatan kebersihan dilakukan secara berkala, minimal satu hingga dua kali dalam sepekan, baik di lingkungan perkantoran, fasilitas umum, permukiman, maupun kawasan wisata.


Dalam waktu dekat, kata Kasman, Gubernur Sulsel juga akan menerbitkan surat edaran khusus penanganan sampah, menyusul persoalan sampah yang semakin mengkhawatirkan dan berdampak langsung terhadap kesehatan serta kenyamanan masyarakat.


“Gerakan ini bersifat masif dan melibatkan seluruh unsur, termasuk BUMN, sektor swasta, serta masyarakat luas, agar bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan,” jelasnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, H. Andi Iqbal Najamuddin, S.E., menilai Gerakan ASRI sebagai langkah awal yang akan diperkuat melalui edaran resmi Gubernur Sulsel kepada seluruh instansi.


“Hasil pertemuan di Sentul menjadi dasar pelaksanaan gerakan ini. Selanjutnya akan ada edaran resmi agar seluruh instansi bergerak serentak,” ujarnya.


Selain di kawasan Masjid Kubah 99 Asmaul Husna dan Lego-Lego CPI, aksi pembersihan juga dilaksanakan di Taman BPJSWisma Negara, dan Taman Andalan. Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris DLHK Provinsi Sulsel, Sekretaris PSDA Provinsi Sulsel, serta para guru dan siswa SMA.


Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap Gerakan ASRI mampu menumbuhkan budaya bersih, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta memperkuat partisipasi kolektif secara berkelanjutan di seluruh lapisan masyarakat.


Gerakan ASRI bukan sekadar agenda bersih-bersih, melainkan instrumen kebijakan sosial untuk membangun kesadaran, tanggung jawab, dan budaya hidup bersih bersama. (*)

02 Februari 2026

*Siswa UPT SPF SD Inpres Kassi NOBAR Mall Panakkukang*


Muliainfo. Com. Makassar. UPT SPF SD Inpres Kassi mengadakan kegiatan NOBAR (Nonton Bareng) di Mall Panakkukang, yang diikuti oleh semua siswa dan didampingi oleh orang tua. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan dan keseruan siswa, serta memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi mereka.

Ibu Nuzliah, S.Pd, sebagai penanggung jawab Nobar, mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan semangat belajar dan kebahagiaan siswa. "Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk terus belajar dan berkembang," ujarnya.

Kepala Sekolah, Sukmawati, S.Pd, mengucapkan terima kasih kepada orang tua yang telah mendampingi anaknya dalam kegiatan ini. "Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan kebahagiaan siswa," katanya.

Kegiatan NOBAR ini juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar tentang kerja sama dan toleransi. Mereka dapat berbagi pengalaman dan kesenangan dengan teman-teman mereka, serta meningkatkan kemampuan sosial mereka.

Semua siswa sangat antusias dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan ini. Mereka dapat menonton film yang menarik dan menyenangkan, serta menikmati waktu bersama teman-teman mereka.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan siswa dapat memiliki pengalaman yang menyenangkan dan bermanfaat. UPT SPF SD Inpres Kassi akan terus mengadakan kegiatan yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan kebahagiaan siswa.

Kegiatan NOBAR ini juga dapat meningkatkan hubungan antara sekolah, orang tua, dan siswa. Orang tua dapat melihat langsung kegiatan anaknya di sekolah dan meningkatkan komunikasi dengan guru-guru.

Semoga kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi sekolah lain untuk mengadakan kegiatan yang serupa dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. UPT SPF SD Inpres Kassi akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan untuk mencapai tujuan tersebut.

31 Januari 2026

*UPT SPF SD Inpres Baraya 1 Berpartisipasi Dalam Porseni PGRI se-kec.Tallo*


Muliainfo. Com. Makassar. UPT SPF SD Inpres Baraya 1 turut serta dalam kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) PGRI Se-Kec. Tallo, yang tergabung dalam Ranting 2 Kec. Tallo. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan semangat olahraga dan seni di kalangan guru dan pegawai pendidikan.

Dengan semangat dan kekompakan, tim UPT SPF SD Inpres Baraya 1 siap untuk berpartisipasi dalam berbagai cabang olahraga dan seni yang dipertandingkan. Semoga partisipasi ini dapat meningkatkan prestasi dan mempererat tali silaturahmi antar guru dan pegawai pendidikan di Kec. Tallo.

Kepala Sekolah UPT SPF SD Inpres Baraya 1, Ibu Sitti Hasmi, S.Pd.I, mengatakan bahwa partisipasi dalam Porseni PGRI adalah kesempatan emas bagi guru dan siswa untuk menunjukkan bakat dan kemampuan mereka. "Kami percaya bahwa olahraga dan seni dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk karakter siswa," ujarnya.

Guru-guru UPT SPF SD Inpres Baraya 1 juga sangat antusias dengan kegiatan Porseni PGRI. Mereka siap untuk mendukung dan membimbing siswa dalam mempersiapkan diri untuk kompetisi.

Dalam Porseni PGRI, UPT SPF SD Inpres Baraya 1 akan berkompetisi dalam beberapa cabang olahraga dan seni, seperti sepak bola, bola voli, dan seni musik. Semoga tim UPT SPF SD Inpres Baraya 1 dapat meraih prestasi yang membanggakan.

Porseni PGRI juga menjadi kesempatan bagi guru dan siswa untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam berorganisasi dan berkompetisi. Mereka dapat belajar dari pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama kompetisi.

UPT SPF SD Inpres Baraya 1 memiliki visi untuk menjadi sekolah yang unggul dan berprestasi. Partisipasi dalam Porseni PGRI adalah salah satu cara untuk mencapai visi tersebut.

Guru-guru UPT SPF SD Inpres Baraya 1 juga memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Mereka adalah agen perubahan yang dapat membuat perbedaan dalam kehidupan siswa.

Dalam Porseni PGRI, UPT SPF SD Inpres Baraya 1 akan menunjukkan semangat dan kekompakan mereka. Semoga tim UPT SPF SD Inpres Baraya 1 dapat meraih prestasi yang membanggakan dan mempererat tali silaturahmi antar guru dan pegawai pendidikan di Kec. Tallo.

Porseni PGRI juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam berkompetisi dan berorganisasi. Mereka dapat belajar dari pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama kompetisi.

Dengan demikian, UPT SPF SD Inpres Baraya 1 siap untuk berpartisipasi dalam Porseni PGRI dan menunjukkan prestasi mereka. Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk karakter siswa yang unggul dan berprestasi.

*Hari Belajar Guru: Meningkatkan Kualitas Pendidikan di UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III*


Muliainfo. Com. Makassar. Hari Belajar Guru yang jatuh pada Sabtu, 31 Januari 2026, menjadi momentum penting bagi para guru di UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Belajar tak pernah berhenti, bahkan untuk seorang guru, dan hari ini mereka berbagi, berdiskusi, dan saling menguatkan praktik pembelajaran.

Guru-guru di UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III memiliki komitmen yang kuat untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Mereka percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk meningkatkan kualitas hidup dan masa depan siswa.

Dalam acara Hari Belajar Guru, para guru berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang cara meningkatkan proses belajar yang lebih interaktif, kreatif, dan bermakna. Mereka juga berdiskusi tentang bagaimana cara mengatasi tantangan dalam pembelajaran dan meningkatkan kualitas pendidikan.

Kepala Sekolah UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III, Bapak Abdul Jalil, S.Pd., mengatakan bahwa Hari Belajar Guru adalah kesempatan emas bagi para guru untuk meningkatkan kualitas pendidikan. "Kami percaya bahwa guru adalah kunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan, dan hari ini kami berbagi dan belajar bersama," ujarnya.

Guru-guru di UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III juga memiliki semangat yang tinggi untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Mereka percaya bahwa pendidikan adalah investasi untuk masa depan siswa dan bangsa.

Dalam acara Hari Belajar Guru, para guru juga membahas tentang pentingnya meningkatkan kemampuan teknologi dalam pembelajaran. Mereka percaya bahwa teknologi dapat membantu meningkatkan proses belajar yang lebih interaktif dan kreatif.

UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III memiliki visi untuk menjadi sekolah yang unggul dan berprestasi. Hari Belajar Guru adalah salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mencapai visi tersebut.

Guru-guru di UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III juga memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Mereka adalah agen perubahan yang dapat membuat perbedaan dalam kehidupan siswa.

Hari Belajar Guru juga menjadi kesempatan bagi para guru untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengajar. Mereka dapat belajar dari pengalaman dan pengetahuan guru lain untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III akan terus meningkatkan kualitas pendidikan dan mencapai visi untuk menjadi sekolah yang unggul dan berprestasi. Hari Belajar Guru adalah salah satu cara untuk mencapai tujuan tersebut.

Dengan demikian, Hari Belajar Guru di UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III menjadi contoh bagi sekolah lain dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Semoga pendidikan di Indonesia dapat terus meningkat dan mencapai kualitas yang lebih baik.

*Inovasi Pembelajaran Bahasa Inggris dengan Komunitas Belajar (Kombel) di UPT SPF SD Inpres Antang II*


Muliainfo. Com. Makassar. UPT SPF SD Inpres Antang II memiliki inovasi dalam pembelajaran bahasa Inggris dengan memanfaatkan Komunitas Belajar (Kombel) setiap hari Sabtu. Metode ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris siswa dengan cara yang lebih interaktif dan menyenangkan.

Dengan menggunakan Kombel, siswa dapat mengakses berbagai sumber belajar online, seperti video, game, dan aplikasi pembelajaran bahasa Inggris. Hal ini membuat proses belajar menjadi lebih menarik dan efektif. Siswa dapat belajar dengan kecepatan mereka sendiri dan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka.

Kepala Sekolah UPT SPF SD Inpres Antang II, Bapak Muh. Imran Salam, S.Pd., mengatakan bahwa penggunaan Kombel dalam pembelajaran bahasa Inggris telah membawa perubahan positif bagi siswa. "Siswa menjadi lebih antusias dan aktif dalam belajar bahasa Inggris," ujarnya.

Guru bahasa Inggris, Ibu Aulia Zamzani, S.Pd. dan Ibu Nurshafika, S.Pd., juga mengatakan bahwa Kombel telah membantu siswa meningkatkan kemampuan mereka dalam berbicara, mendengar, membaca, dan menulis bahasa Inggris. "Siswa dapat belajar dengan cara yang lebih interaktif dan menyenangkan," tambahnya.



Guru-guru UPT SPF SD Inpres Antang II juga sangat antusias dengan penggunaan Kombel dalam pembelajaran bahasa Inggris. Mereka dapat menggunakan Kombel untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengajar bahasa Inggris.

Penggunaan Kombel dalam pembelajaran bahasa Inggris juga telah membawa hasil yang positif. Nilai bahasa Inggris siswa meningkat secara signifikan, dan mereka menjadi lebih percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris.

UPT SPF SD Inpres Antang II akan terus mengembangkan penggunaan Kombel dalam pembelajaran bahasa Inggris. Kepala Sekolah berharap bahwa inovasi ini dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah. "Kami akan terus mencari cara untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan membuat siswa menjadi lebih kompetitif," ujarnya.

Kombel telah membuka peluang baru bagi siswa UPT SPF SD Inpres Antang II untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka. Dengan demikian, mereka dapat bersaing dengan siswa lain di era global.

Inovasi ini juga menunjukkan bahwa UPT SPF SD Inpres Antang II siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan. Dengan menggunakan teknologi, sekolah ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan membuat siswa menjadi lebih siap menghadapi era digital.

Dengan demikian, UPT SPF SD Inpres Antang II telah membuktikan bahwa penggunaan Kombel dalam pembelajaran bahasa Inggris dapat membawa hasil yang positif. Inovasi ini dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Belajar Koding ,Siswa Kelas 5 UPT SPF SDN Inpres Banta - Bantaeng Siap Hadapi Era DigitaI


Muliainfo. com. Makassar. UPT SPF SD Inpres Banta-Bantaeng memiliki program intrakurikuler yang menarik bagi siswa kelas 5, yaitu pembelajaran koding yang dilaksanakan setiap hari Sabtu. Program ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep dasar koding dan mengembangkan kemampuan logika siswa.

Dengan mengikuti program ini, siswa dapat belajar membuat kode program sederhana dan mengembangkan proyek-proyek kreatif menggunakan teknologi. Pembelajaran koding ini diharapkan dapat membantu siswa meningkatkan kemampuan problem-solving dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi era digital.

Kegiatan ini dipimpin oleh guru yang berpengalaman dalam bidang koding dan teknologi. Mereka menggunakan metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan, sehingga siswa dapat belajar dengan mudah dan efektif.

Siswa kelas 5 UPT SPF SD Inpres Banta-Bantaeng sangat antusias mengikuti program koding ini. Mereka dapat belajar membuat game, aplikasi, dan proyek lainnya yang menarik.


Program koding ini juga dapat membantu siswa meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan analitis. Mereka dapat belajar menganalisis masalah dan mencari solusi dengan menggunakan kode program.

UPT SPF SD Inpres Banta-Bantaeng sangat mendukung program koding ini. Kepala sekolah, Bapak/Ibu [Nama Kepala Sekolah], mengatakan bahwa program ini sangat penting untuk mempersiapkan siswa menghadapi era digital.

Dengan program koding ini, UPT SPF SD Inpres Banta-Bantaeng berharap dapat melahirkan generasi yang cerdas, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Program ini juga dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah.

Kegiatan koding ini akan terus dilaksanakan setiap hari Sabtu, sehingga siswa dapat terus belajar dan mengembangkan kemampuan mereka. UPT SPF SD Inpres Banta-Bantaeng mengundang semua siswa untuk bergabung dan belajar koding bersama.

Dengan demikian, UPT SPF SD Inpres Banta-Bantaeng dapat menjadi salah satu sekolah yang paling maju dalam bidang teknologi dan koding. Siswa-siswi sekolah ini akan menjadi generasi yang siap menghadapi masa depan dengan kemampuan koding yang kuat.

*Sekolah UPT SPF SDI Kajenjeng Laksanakan Senam Indonesia Sehat dan Kerja Bakti*


Muliainfo. com. Makassar. UPT SPF SDI Kajenjeng menggelar kegiatan Senam Indonesia Sehat yang dilanjutkan dengan kerja bakti di lingkungan sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi, guru-guru, dan staf sekolah.


Kepala Sekolah, Hj Hamsianah, S.Pd., membuka kegiatan ini dengan menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan sekolah. "Senam Indonesia Sehat dan kerja bakti ini sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan sekolah," ujarnya.


Senam Indonesia Sehat diikuti oleh seluruh siswa-siswi dengan penuh semangat dan antusiasme. Mereka melakukan gerakan-gerakan senam yang dipimpin oleh instruktur yang berpengalaman.


Setelah senam, kegiatan dilanjutkan dengan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah. Siswa-siswi, guru-guru, dan staf sekolah bekerja sama membersihkan halaman sekolah, membersihkan toilet, dan melakukan kegiatan lainnya untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah.


Hj Hamsianah, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran siswa-siswi tentang pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan sekolah. "Kami ingin siswa-siswi tetap sehat dan produktif dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar," ujarnya.


Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kerja sama dan kekompakan antara siswa-siswi, guru-guru, dan staf sekolah. "Kami ingin semua orang dapat bekerja sama untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah," tambah Hj Hamsianah.


Dengan kegiatan ini, diharapkan lingkungan sekolah UPT SPF SDI Kajenjeng dapat menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman untuk belajar. Hj Hamsianah, S.Pd., berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin.


Kegiatan Senam Indonesia Sehat dan kerja bakti ini diakhiri dengan doa bersama dan foto bersama. Semua peserta kegiatan tampak bahagia dan puas dengan kegiatan yang telah dilakukan.


Dengan demikian, kegiatan Senam Indonesia Sehat dan kerja bakti di UPT SPF SDI Kajenjeng dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan sekolah. 

30 Januari 2026

Pemprov Sulsel Perkuat Tata Kelola Desa Lewat Pengukuhan ABPEDNAS dan Sosialisasi Program Jaga Desa



Muliainfo, Sulsel -- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa melalui kolaborasi strategis lintas lembaga. Upaya tersebut diwujudkan dalam pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) se-Sulawesi Selatan yang dirangkaikan dengan sosialisasi program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa).


Kegiatan yang digelar di Hotel Claro Makassar, Kamis, 29 Januari 2026 itu menjadi momentum penting dalam peningkatan kesadaran hukum dan pencegahan penyimpangan pengelolaan dana desa.


Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, hadir mewakili Pemerintah Provinsi Sulsel dan menyampaikan dukungan penuh terhadap agenda tersebut. Ia menegaskan bahwa penguatan kesadaran hukum di tingkat desa merupakan kunci untuk mewujudkan tata kelola yang bersih dan akuntabel.


“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendukung penuh kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam mencegah penyimpangan pengelolaan dana desa di Sulsel,” ujar Jufri Rahman.


Menurutnya, program yang digagas Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (JAM-Intel) ini sangat relevan untuk memperkuat sistem pengawasan dan mitigasi potensi masalah yang sering muncul dalam tata kelola desa. Dengan pemahaman hukum yang lebih baik, fungsi permusyawaratan desa dapat berjalan lebih optimal sesuai ketentuan.


Ia juga menekankan pentingnya pembangunan desa sebagai fondasi utama pembangunan nasional. “Asta Cita ke-6, yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan, harus menjadi komitmen bersama,” lanjutnya.


Jufri Rahman menjelaskan bahwa mayoritas penduduk Indonesia masih tinggal di wilayah perdesaan, sehingga desa memiliki peran strategis dalam membangun kekuatan sosial, ekonomi, dan politik bangsa. Perhatian terhadap tata kelola desa, menurutnya, harus menjadi prioritas bersama pemerintah pusat dan daerah.


Pengukuhan pengurus ABPEDNAS dipimpin langsung oleh Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen RI, Reda Manthovani. Dalam arahannya, ia menegaskan peran penting Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam memastikan akuntabilitas pemerintahan desa, mulai dari penyusunan regulasi, penyaluran aspirasi rakyat, hingga pengawasan kebijakan desa.


Reda menjelaskan bahwa seluruh aspek pengelolaan keuangan desa kini telah terintegrasi melalui sistem keuangan desa yang terhubung dengan aplikasi Jaga Desa. Melalui sistem ini, Kejaksaan Negeri dapat memonitor penggunaan anggaran secara lebih transparan.


“Keuangan desa melalui aplikasi Jaga Desa ini dapat diawasi secara langsung oleh kejaksaan dengan dukungan BPD dan ABPEDNAS,” jelasnya.


Ia juga menginstruksikan agar sosialisasi dilakukan secara masif hingga tingkat kecamatan. “Saya minta Kejari melakukan sosialisasi per kecamatan, dan harus gratis. Tidak boleh ada pungutan karena bisa dilaksanakan secara daring maupun tatap muka,” tegasnya.


Sebagai bentuk penguatan kolaborasi, kegiatan ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara DPD ABPEDNAS Provinsi Sulsel dan Kejaksaan Tinggi Sulsel. MoU tersebut mencakup tiga fokus utama: pendampingan penyusunan regulasi desa, pengawasan profesional tata kelola desa, serta peningkatan kapasitas BPD.


Acara turut dihadiri Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Kementerian Koperasi dan UKM Herbert Siagian, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel Didik Farkhan Alisyahdi, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, serta para bupati dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. (*)


*Wali Kota Makassar Buka Forum Konsultasi Publik RKPD 2027: "Pembangunan Makassar Harus Terukur dan Berkelanjutan"*


Muliainfo. com. Makassar. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Makassar tahun 2027 pada Kamis, 29 Januari 2026. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menekankan pentingnya penyusunan RKPD yang berbasis data, indikator kinerja, dan partisipasi masyarakat.

"RKPD 2027 bukan sekedar rutinitas tahunan, tapi instrumen untuk memastikan kebijakan tetap konsisten dan program yang sudah berjalan makin kuat dampaknya," ujar Wali Kota. "Tahun 2027 adalah fase penting konsolidasi RPJMP 2025-2029, sehingga setiap program harus disusun dengan baik dan tepat sasaran."

Wali Kota juga menekankan bahwa RKPD 2027 harus berfokus pada peningkatan kesejahteraan warga dan daya saing kota. "Setiap perangkat daerah wajib memastikan outcome dan impact program benar-benar dirasakan masyarakat," tambahnya.

Forum konsultasi publik ini merupakan langkah penting dalam menyiapkan arah pembangunan Kota Makassar yang lebih terukur dan berkelanjutan. Dengan melibatkan partisipasi masyarakat dan para pemangku kepentingan, diharapkan RKPD 2027 dapat menjadi instrumen yang efektif untuk meningkatkan kualitas hidup warga Makassar.

Wali Kota Munafri juga mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dalam proses penyusunan RKPD 2027. "Kami sangat mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam proses ini. Kami percaya bahwa dengan kerja sama dan kolaborasi, kita dapat membuat Makassar menjadi kota yang lebih maju dan sejahtera," ujarnya.

Dalam forum ini, Wali Kota juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran daerah. "Kami akan memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat," tambahnya.

RKPD 2027 juga akan berfokus pada peningkatan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kreatif. Wali Kota Munafri berharap bahwa dengan kerja sama dan kolaborasi, kita dapat membuat Makassar menjadi kota yang lebih maju dan sejahtera.

Forum konsultasi publik ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, akademisi, dan pelaku usaha. Mereka berdiskusi dan memberikan masukan terkait prioritas pembangunan kota.

Wali Kota Munafri juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam proses pembangunan kota. "Kami ingin mendengar aspirasi dan harapan masyarakat. Kami akan memastikan bahwa setiap aspirasi dan harapan dapat diakomodasi dalam RKPD 2027," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga meluncurkan aplikasi online untuk menerima aspirasi dan harapan masyarakat terkait RKPD 2027. "Kami ingin membuat proses partisipasi masyarakat lebih mudah dan efektif," tambahnya.

Aplikasi online ini dapat diakses melalui website resmi pemerintah daerah. Wali Kota Munafri berharap bahwa dengan aplikasi ini, masyarakat dapat lebih mudah berpartisipasi dalam proses pembangunan kota.

Wali Kota Munafri juga menekankan pentingnya evaluasi dan monitoring dalam pelaksanaan RKPD 2027. "Kami akan memastikan bahwa setiap program dapat dievaluasi dan dimonitor secara efektif," ujarnya.

Dalam forum ini, Wali Kota juga memberikan penghargaan kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam proses penyusunan RKPD 2027. "Kami sangat mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam proses ini. Kami percaya bahwa dengan kerja sama dan kolaborasi, kita dapat membuat Makassar menjadi kota yang lebih maju dan sejahtera," ujarnya.

Wali Kota Munafri juga berharap bahwa RKPD 2027 dapat menjadi instrumen yang efektif untuk meningkatkan kualitas hidup warga Makassar. "Kami akan memastikan bahwa setiap program dapat memberikan manfaat bagi masyarakat," tambahnya.

Forum konsultasi publik ini merupakan langkah penting dalam menyiapkan arah pembangunan Kota Makassar yang lebih terukur dan berkelanjutan. Dengan melibatkan partisipasi masyarakat dan para pemangku kepentingan, diharapkan RKPD 2027 dapat menjadi instrumen yang efektif untuk meningkatkan kualitas hidup warga Makassar.

Wali Kota Munafri menutup forum ini dengan harapan bahwa RKPD 2027 dapat menjadi awal yang baik untuk pembangunan kota yang lebih maju dan sejahtera. "Kami akan terus bekerja keras untuk membuat Makassar menjadi kota yang lebih maju dan sejahtera," ujarnya.

Bangkala 1 Beraksi, Tim Badic Scout Siap Bawa Pulang juara!



Muliainfo. com. Makassar. UPT SPF SD Inpres Bangkala I melepas tim Badic Scout (Pramuka) yang akan mengikuti kompetisi selama tiga hari, 30-31 Januari dan 1 Februari 2026, di RSC SMP Negeri 3 Galesong Utara, Kabupaten Takalar.

Kepala Sekolah, Amrin, S.Pd, berpesan agar tim dapat menunjukkan kemampuan terbaik dan membawa pulang prestasi. "Kami percaya bahwa tim Badic Scout Bangkala 1 dapat menunjukkan kemampuan yang luar biasa dan membawa nama baik sekolah," ujarnya.

Tim Badic Scout Bangkala 1 telah mempersiapkan diri dengan baik untuk kompetisi ini. Mereka telah berlatih keras dan siap untuk menunjukkan kemampuan mereka di lapangan.

Kompetisi ini diikuti oleh tim-tim Pramuka dari berbagai sekolah di Sulawesi Selatan. Tim Badic Scout Bangkala 1 akan bersaing dalam berbagai cabang lomba, termasuk keterampilan Pramuka, seni, dan olahraga.

Amrin, S.Pd, juga berpesan agar tim dapat menonjolkan karakter yang baik dan sportifitas. "Kami ingin tim Bangkala 1 dapat menunjukkan bahwa mereka bukan hanya juara di lapangan, tapi juga juara dalam karakter dan sportifitas," katanya.


Tim Badic Scout Bangkala 1 berangkat dengan semangat yang tinggi dan tekad untuk menang. Mereka siap untuk menghadapi tantangan dan menunjukkan kemampuan mereka di lapangan.

Semoga tim Badic Scout Bangkala 1 dapat membawa pulang prestasi yang membanggakan. Kami doakan agar mereka dapat menunjukkan kemampuan terbaik dan menjadi juara di semua cabang lomba.

Kompetisi ini juga merupakan kesempatan bagi tim Badic Scout Bangkala 1 untuk meningkatkan kemampuan dan pengalaman mereka. Mereka dapat belajar dari tim-tim lain dan meningkatkan kemampuan mereka untuk kompetisi selanjutnya.

UPT SPF SD Inpres Bangkala I memberikan dukungan penuh kepada tim Badic Scout. Kami percaya bahwa tim dapat menunjukkan kemampuan terbaik dan membawa nama baik sekolah.

Semoga tim Badic Scout Bangkala 1 dapat membawa pulang prestasi yang membanggakan dan menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya!

*UPT SPF SD Inpres Bangkala 1 Raih WTP.Laporan Penggunaan Dana BOSP Reguler Tahap II Diterima Baik!*


Muliainfo. com. Makassar. UPT SPF SD Inpres Bangkala I baru saja mengikuti Workshop dan Rekonsiliasi Penggunaan Dana BOSP Reguler Tahap II Tahun Anggaran 2025 pada 23-24 Januari 2026 di Hotel Maleo, Makassar. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana BOSP.

Dalam acara tersebut, UPT SPF SD Inpres Bangkala I mempresentasikan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana BOSP Reguler Tahap II. Alhamdulillah, laporan tersebut diterima dengan baik tanpa pengecualian (WTP) oleh Pemkot Makassar!

Ini adalah prestasi yang membanggakan bagi UPT SPF SD Inpres Bangkala I, menunjukkan komitmen mereka dalam mengelola dana BOSP dengan transparan dan akuntabel. Semoga prestasi ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dan memberikan manfaat bagi siswa-siswi!

Kepala Sekolah UPT SPF SD Inpres Bangkala I, Amrin ,S .Pd..., menyampaikan rasa syukurnya atas prestasi yang diraih. "Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kami dalam pengelolaan dana BOSP. Kami akan terus meningkatkan kualitas pendidikan dan mengelola dana dengan lebih baik," ujarnya.

Pengelolaan dana BOSP yang transparan dan akuntabel sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan demikian, sekolah dapat memfokuskan pada peningkatan kualitas pembelajaran dan memberikan manfaat bagi siswa-siswi.


UPT SPF SD Inpres Bangkala I telah menunjukkan contoh yang baik dalam pengelolaan dana BOSP. Semoga prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi sekolah lain untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Pemkot Makassar juga memberikan apresiasi atas prestasi UPT SPF SD Inpres Bangkala I. "Kami sangat berterima kasih kepada UPT SPF SD Inpres Bangkala I atas komitmen mereka dalam mengelola dana BOSP dengan transparan dan akuntabel," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar.

Dengan prestasi ini, UPT SPF SD Inpres Bangkala I semakin percaya diri dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Semoga prestasi ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Makassar.

UPT SPF SD Inpres Bangkala I akan terus meningkatkan kualitas pendidikan dan mengelola dana BOSP dengan lebih baik. Semoga prestasi ini dapat menjadi awal bagi kesuksesan yang lebih besar di masa depan!

Makassar Raihlah UHC Award 2026, Wali Kota Munafri : Kesehatan Warga Prioritas Utama


Muliainfo. com. Makassar. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyatakan bahwa pemerintahannya benar-benar serius dalam meningkatkan akses kesehatan bagi warga Makassar. Melalui program Universal Health Coverage (UHC), Makassar telah mencapai 98% warga terdaftar dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan tingkat keaktifan peserta di atas 80%.

Munafri Arifuddin mengatakan bahwa kesehatan bukan sekadar layanan, tapi hak dasar setiap warga yang harus dijamin tanpa terkendala biaya. Oleh karena itu, pemerintahannya terus memperkuat perlindungan kesehatan warga melalui program UHC.

Dengan program UHC, warga Makassar dapat menikmati layanan kesehatan yang komprehensif, mulai dari pemeriksaan kesehatan rutin hingga pengobatan penyakit kronis, tanpa harus khawatir tentang biaya.

Munafri Arifuddin juga mengatakan bahwa capaian ini tidak hanya menunjukkan keseriusan pemerintahannya dalam meningkatkan akses kesehatan, tapi juga mengantarkan Makassar meraih UHC Award 2026 Kategori Pratama.

UHC Award 2026 Kategori Pratama adalah bukti komitmen Makassar dalam menghadirkan jaminan kesehatan inklusif dan berkelanjutan. Munafri Arifuddin berharap bahwa program UHC dapat terus ditingkatkan untuk meningkatkan kualitas hidup warga Makassar.

Pemerintah Kota Makassar telah bekerja keras untuk meningkatkan akses kesehatan bagi warganya, termasuk meningkatkan kualitas layanan di puskesmas dan rumah sakit, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan.

Dengan program UHC, warga Makassar dapat menikmati layanan kesehatan yang lebih baik, dan ini akan meningkatkan kualitas hidup mereka.

Munafri Arifuddin juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program UHC, termasuk masyarakat, pemerintah pusat, dan lembaga donor.

Pemerintah Kota Makassar akan terus bekerja keras untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan memastikan bahwa warga Makassar dapat menikmati layanan kesehatan yang komprehensif.

Makassar telah menunjukkan bahwa dengan komitmen dan kerja keras, kita dapat mencapai hal-hal yang luar biasa dalam meningkatkan akses kesehatan.

UHC adalah salah satu contoh komitmen Makassar dalam meningkatkan kualitas hidup warga.

Munafri Arifuddin berharap bahwa program UHC dapat menjadi contoh bagi kota-kota lain dalam meningkatkan akses kesehatan bagi warganya.

Dengan program UHC, Makassar siap menjadi kota yang lebih sehat dan sejahtera.

Makassar akan terus bekerja keras untuk meningkatkan kualitas hidup warga dan menjadi kota yang lebih baik.

*UPT SPF SDN Sudirman 1 Luncurkan Dokcil, Wujudkan Generasi dan Cerdas!*


Muliainfo. com. Makassar. UPT SPF SDN Sudirman 1 meluncurkan program Dokcil (Dokter Cilik) yang sangat dinantikan oleh siswa-siswi, dengan dihadiri oleh Kepala Sekolah, Haslinda Muchlis, S.Pd., M.Pd, guru-guru, dan siswa-siswi yang antusias.

Program Dokcil ini dirancang secara khusus untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang kesehatan dan kebersihan, sehingga siswa-siswi dapat menjadi agen perubahan di sekolah dan masyarakat.

Kepala Sekolah, Haslinda Muchlis, S.Pd., M.Pd, menyatakan bahwa program Dokcil ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran kesehatan dan kebersihan siswa-siswi.

Siswa-siswi UPT SPF SDN Sudirman 1 sangat antusias dengan program Dokcil ini dan siap untuk belajar dan menjadi bagian dari program ini dengan sepenuh hati.

Program Dokcil ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di UPT SPF SDN Sudirman 1 dan mewujudkan generasi sehat dan cerdas yang berakhlak mulia.


Dengan adanya program Dokcil, UPT SPF SDN Sudirman 1 berharap dapat meningkatkan prestasi akademik dan non-akademik siswa-siswi, serta meningkatkan kepercayaan diri mereka.

Guru-guru UPT SPF SDN Sudirman 1 sangat mendukung program Dokcil ini dan siap membantu siswa-siswi dalam pelaksanaannya dengan sepenuh hati.

Siswa-siswi UPT SPF SDN Sudirman 1 diharapkan dapat menjadi contoh bagi siswa-siswi lain dalam menjaga kesehatan dan kebersihan, serta menjadi pemimpin yang berintegritas.

UPT SPF SDN Sudirman 1 berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan siswa-siswi, serta mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia.

Kepala Sekolah, Haslinda Muchlis, S.Pd., M.Pd, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program Dokcil ini, serta berharap program ini dapat membawa manfaat bagi semua pihak.

UPT SPF SDN Sudirman 1 siap mewujudkan generasi sehat dan cerdas melalui program Dokcil ini, dan menjadi sekolah yang unggul dan berprestasi!

29 Januari 2026

Guru-Guru UPT SPF SDN Bontorannu 2 Bersinar di Lomba Porsenijar HUT PGRI Sekecamatan Mariso


Muliainfo. com. Makassar. Guru-guru UPT SPF SDN Bontorannu 2 mengikuti kegiatan lomba Porsenijar HUT PGRI Sekecamatan Mariso dengan sangat antusias. Kepala Sekolah, Sti Syamsiah, S.Pd, menyatakan bahwa sekolah sangat mendukung kegiatan ini dan berharap guru-guru dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan semangat olahraga dan kreativitas guru-guru, serta mempererat tali silaturahmi antara sekolah-sekolah di Kecamatan Mariso. Guru-guru UPT SPF SDN Bontorannu 2 siap untuk memberikan yang terbaik dan membawa nama baik sekolah.

Dalam cabang melukis, guru-guru UPT SPF SDN Bontorannu 2 menampilkan karya-karya yang sangat kreatif dan inspiratif. Mereka menunjukkan kemampuan mereka dalam menciptakan karya seni yang indah dan bermakna.

Tim voli UPT SPF SDN Bontorannu 2 menunjukkan permainan yang sangat solid dan berhasil meraih kemenangan dalam pertandingan pertama. Mereka bermain dengan semangat dan kerja sama tim yang baik.

Dalam cabang bulu tangkis, guru-guru UPT SPF SDN Bontorannu 2 juga menunjukkan kemampuan yang sangat baik. Mereka bermain dengan teknik yang baik dan strategi yang tepat.


Tenis meja juga menjadi salah satu cabang olahraga yang sangat kompetitif, dengan guru-guru UPT SPF SDN Bontorannu 2 yang sangat fokus dan siap untuk memenangkan pertandingan. Mereka menunjukkan kemampuan mereka dalam mengontrol bola dan mengatur strategi.

Kegiatan ini tidak hanya tentang kemenangan, tetapi juga tentang semangat olahraga dan persahabatan. Guru-guru UPT SPF SDN Bontorannu 2 menunjukkan bahwa mereka dapat bekerja sama dan mendukung satu sama lain.

Kepala Sekolah, Sti Syamsiah, S.Pd, sangat puas dengan penampilan guru-guru UPT SPF SDN Bontorannu 2 dalam kegiatan ini. Ia berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi guru-guru untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan mereka.

Semoga kegiatan ini dapat membawa manfaat bagi semua pihak dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kecamatan Mariso. Guru-guru UPT SPF SDN Bontorannu 2 siap untuk menghadapi tantangan berikutnya dan membawa nama baik sekolah.

UPT SPF SDN Bontorannu 2 akan terus berjuang dan meningkatkan kemampuan mereka untuk meraih prestasi yang lebih baik. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantu UPT SPF SDN Bontorannu 2 dalam kegiatan ini.

UPT SPF SDN Sudirman 1 Tunjukkan Kemampuan dalam Porsenijar PGRI Kecamatan Ujung Pandang


Muliainfo. com. Makassar. UPT SPF SDN Sudirman 1 turut serta dalam kegiatan Porsenijar PGRI Kecamatan Ujung Pandang dengan sangat antusias. Sekolah ini diwakili oleh tim yang sangat solid dan siap untuk berkompetisi dalam beberapa cabang olahraga dan seni.


Tim voli, futsal, dan tenis meja UPT SPF SDN Sudirman 1 siap untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam ajang ini. Mereka telah berlatih keras dan siap untuk menghadapi lawan-lawannya.


Paharuddin dari UPT SPF SDN Sudirman 1 juga akan mewakili Kecamatan Ujung Pandang dalam cabang Pembacaan Ikrar Guru Indonesia. Ia telah mempersiapkan diri dengan baik dan siap untuk memukau penonton dengan penampilannya.


Kepala Sekolah UPT SPF SDN Sudirman 1 sangat mendukung kegiatan ini dan berharap timnya dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka. "Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan semangat dan kreativitas guru-guru, serta membawa nama baik sekolah," ujarnya.


Guru-guru UPT SPF SDN Sudirman 1 yang mengikuti Porsenijar PGRI Kecamatan Ujung Pandang adalah tim yang sangat solid dan berprestasi. Mereka siap untuk menghadapi tantangan dan meraih prestasi yang lebih baik.


Dengan semangat dan kerja keras, tim UPT SPF SDN Sudirman 1 siap untuk menghadapi tantangan dan meraih prestasi yang lebih baik. Semoga kegiatan Porsenijar PGRI Kecamatan Ujung Pandang dapat berjalan lancar dan membawa manfaat bagi semua pihak.


UPT SPF SDN Sudirman 1 berharap dapat meraih prestasi yang baik dalam kegiatan ini dan membawa nama baik sekolah. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantu UPT SPF SDN Sudirman 1 dalam kegiatan ini.


Kegiatan Porsenijar PGRI Kecamatan Ujung Pandang ini bertujuan untuk meningkatkan semangat dan kreativitas guru-guru, serta mempererat tali silaturahmi antara sekolah-sekolah di Kecamatan Ujung Pandang.


UPT SPF SDN Sudirman 1 siap untuk menghadapi tantangan berikutnya dan terus meningkatkan kemampuan mereka untuk meraih prestasi yang lebih baik.


Semoga kegiatan Porsenijar PGRI Kecamatan Ujung Pandang dapat menjadi ajang yang bermanfaat bagi guru-guru dan sekolah-sekolah di Kecamatan Ujung Pandang.

UPT SPF SDN Mattoangin I Berprestasi dalam Porsenijar PGRI Kecamatan Mariso



Muliainfo. com. Makassar. UPT SPF SDN Mattoangin I turut serta dalam kegiatan Porsenijar PGRI Kecamatan Mariso dengan sangat antusias. Sekolah ini diwakili oleh guru-guru yang sangat berbakat dan berprestasi.

Reni Astuty Latif, S.Pd., M.Pd, Kepala Sekolah UPT SPF SDN Mattoangin I, menyatakan bahwa sekolahnya sangat mendukung kegiatan ini dan berharap guru-guru dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Dalam ajang ini, UPT SPF SDN Mattoangin I berhasil meraih beberapa prestasi yang membanggakan. Berikut adalah daftar prestasi yang diraih oleh UPT SPF SDN Mattoangin I:

Reni Astuty Latif, S.Pd., M.Pd, berhasil meraih medali emas dalam kategori Pengucapan Ikrar. Ia membawakan ikrar dengan sangat baik dan menginspirasi penonton.

Meylinda Suasan, S.A.Pd., M.Pd, juga berhasil meraih medali emas dalam kategori Nyanyi Solo. Suaranya yang merdu dan ekspresif membuatnya menjadi salah satu yang terbaik.

Zulfitri Rachmawati, S.Pd, berhasil meraih medali emas dalam kategori Tari Tunggal. Gerakan-gerakan tariannya yang indah dan ekspresif membuatnya menjadi salah satu yang terbaik.


Muh. Ramli, S.Pd, juga berhasil meraih medali emas dalam kategori Tenis Meja Putra. Ia menunjukkan kemampuan yang sangat baik dan mengalahkan lawan-lawannya.

Ashar, S.Pd., M.Pd, berhasil meraih medali perak dalam kategori Kreativitas Guru. Ia menunjukkan kreativitas yang sangat baik dan menginspirasi penonton.

Jamran Hafid, S.Pd, berhasil meraih medali perunggu dalam kategori Melukis. Lukisannya yang indah dan ekspresif membuatnya menjadi salah satu yang terbaik.

Kepala Sekolah Reni Astuty Latif, S.Pd., M.Pd, menyatakan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi guru-guru UPT SPF SDN Mattoangin I.

Ia juga berharap bahwa prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi guru-guru lain untuk terus meningkatkan kemampuan mereka.

UPT SPF SDN Mattoangin I berharap dapat meraih prestasi yang lebih baik lagi di masa depan.

Dengan semangat dan kerja keras, tim UPT SPF SDN Mattoangin I siap untuk menghadapi tantangan dan meraih prestasi yang lebih baik.

Semoga kegiatan Porsenijar PGRI Kecamatan Mariso dapat berjalan lancar dan membawa manfaat bagi semua pihak.

UPT SPF SDN Mattoangin I akan terus berjuang dan meningkatkan kemampuan mereka untuk meraih prestasi yang lebih baik.

Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantu UPT SPF SDN Mattoangin I dalam kegiatan ini.

Pemprov Sulsel Tegaskan Komitmen Perkuat Kualitas Demokrasi dalam Forum Pokja IDI Wilayah Timur



Muliainfo, Sulsel -- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas demokrasi di wilayah timur Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan pada pembukaan Rapat Asistensi Penguatan Kelompok Kerja (Pokja) Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Wilayah Timur yang berlangsung di Gedung Pola Kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Rabu, 28 Januari 2026.


Kegiatan yang digelar secara hybrid ini menjadi wadah koordinasi strategis antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam menyinkronkan kebijakan pembangunan demokrasi. Pendekatan kolaboratif dinilai penting untuk memastikan tata kelola demokrasi daerah selaras dengan arah kebijakan nasional.


Dalam forum tersebut dijelaskan bahwa IDI merupakan instrumen fundamental dalam mengukur kualitas demokrasi, bukan sekadar angka statistik. Indeks ini mencerminkan bagaimana hak-hak sipil, institusi politik, dan kebebasan berpendapat berjalan seiring dengan tata kelola birokrasi yang sehat.


Data menunjukkan bahwa nilai IDI Provinsi Sulawesi Selatan mengalami dinamika dalam tiga tahun terakhir. Tahun 2022 berada pada angka 80, menurun menjadi 76,43 pada 2023, kemudian kembali naik ke 78,93 pada 2024. Sementara angka tahun 2025 masih menunggu publikasi resmi BPS pada April 2026.


Menyoroti fluktuasi tersebut, Kepala Bakesbangpol Sulsel Bustanul Arifin—yang dalam forum diwakili Sekretaris Bakesbangpol Ansar, SSTP, MAP—mengungkapkan bahwa sejumlah regulasi daerah menjadi salah satu faktor penurunan indeks. Beberapa produk peraturan kepala daerah dinilai menghambat kebebasan berkeyakinan, salah satu indikator penilaian IDI.


“Dengan kondisi seperti ini, koordinasi Pokja IDI menjadi sangat penting untuk menyikapi perkembangan faktual di daerah,” ujarnya.


Ia juga menyampaikan bahwa Sulsel merupakan salah satu provinsi dengan intensitas demonstrasi yang cukup tinggi, namun sebagian besar dipicu oleh isu-isu nasional. Hal ini turut mempengaruhi dinamika demokrasi meskipun bukan persoalan yang bersumber dari pemerintah daerah.


IDI kini telah menjadi Indikator Kinerja Utama (IKU) bagi gubernur di seluruh Indonesia. Kebijakan ini mendorong pemerintah daerah untuk lebih serius menjaga stabilitas demokrasi, khususnya dalam masa transisi pemerintahan dan dinamika politik regional.


Sebagai bentuk dorongan, Pemerintah Pusat tengah menyiapkan skema penghargaan bagi provinsi yang mampu mencapai kategori IDI “Tinggi” pada penilaian tahun 2025 yang dilaksanakan tahun ini.


Dari sisi perencanaan nasional, Kementerian PPN/Bappenas menargetkan capaian IDI nasional berada pada rentang 81,69–85,23 pada tahun 2025 dan meningkat menjadi 83,42–86,96 pada 2029. Target ambisius ini menuntut konsistensi data dan sinergi antarinstansi.


Namun sejumlah hambatan masih dihadapi, di antaranya keterbatasan data dari sembilan provinsi, rendahnya pemahaman terhadap definisi operasional indikator di daerah, serta ketidakpastian anggaran pada kementerian/lembaga produsen data.


Guna memperbaiki pendekatan kerja, pengumpulan data IDI kini dilakukan secara modern melalui aplikasi IMA yang memantau 19.000 media online untuk memastikan verifikasi real-time terhadap dinamika demokrasi di lapangan.


Rapat asistensi ini menghasilkan rekomendasi penting, salah satunya penguatan peran Pokja IDI Provinsi sebagai motor penggerak implementasi kebijakan. Selain itu, terdapat dorongan kuat agar data IDI terintegrasi dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) agar lebih mudah diakses dan dianalisis.


Acara ini turut dihadiri Brigadir Jenderal TNI Haryadi, S.E., Asisten Deputi Koordinasi Demokrasi dan Kepemiluan Kemenkopolhukam; Nuzula Anggeraini, S.STP., M.PS., M.URP., Direktur Ideologi, Kebangsaan, Politik, dan Demokrasi Kementerian PPN/Bappenas; serta Agus Pramono, Statistisi Ahli Muda BPS RI. Diskusi dipandu oleh Kartika Mulia Sari, S.STP., M.A., Analis Kebijakan Ahli Madya. (*)

UPT SPF SDN PAMPANG Gugus 3 Berpartisipasi dalam Porsenijar PGRI Cabang Panakkukang 2026 di SD Ramasejahtera


Muliainfo .com. Makassar. UPT SPF SDN Pampang Gugus 3 turut serta dalam kegiatan Porsenijar PGRI Cabang Panakkukang tahun 2026 yang diadakan di SD Ramasejahtera, Kecamatan Panakkukang. Sekolah ini diwakili oleh 4 guru yang sangat antusias dan siap untuk berkompetisi.

Bhakti, Fatsal, Amir, dan Ridwan akan berkompetisi dalam cabang olahraga voli. Mereka telah berlatih keras dan siap untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Sementara itu, Arwini akan mewakili gugus 3 dalam cabang seni tari tunggal. Ia telah mempersiapkan diri dengan baik dan siap untuk memukau penonton dengan penampilannya.

Kegiatan Porsenijar PGRI Cabang Panakkukang tahun 2026 ini bertujuan untuk meningkatkan semangat olahraga dan kreativitas guru-guru, serta mempererat tali silaturahmi antara sekolah-sekolah di Kecamatan Panakkukang.

Kepala Sekolah UPT SPF SDN Pampang, Bakti, S.Pd, menyatakan bahwa sekolahnya sangat mendukung kegiatan ini dan berharap guru-guru dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka.




"Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan semangat dan kreativitas guru-guru, serta membawa nama baik sekolah," ujarnya.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi ajang untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru-guru dalam bidang olahraga dan seni.

UPT SPF SDN Pampang Gugus 3 berharap dapat meraih prestasi yang baik dalam kegiatan ini dan membawa nama baik sekolah.

Dengan semangat dan kerja keras, tim UPT SPF SDN Pampang Gugus 3 siap untuk menghadapi tantangan dan meraih prestasi yang lebih baik.

Semoga kegiatan Porsenijar PGRI Cabang Panakkukang tahun 2026 dapat berjalan lancar dan membawa manfaat bagi semua pihak.

Sekda Sulsel Tegaskan Pemekaran Luwu Raya Harus Patuh Regulasi dan Melalui Tahapan Administratif yang Jelas


Muliainfo, sulsel -- Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menegaskan pentingnya menjunjung tinggi ketentuan perundang-undangan dalam setiap wacana pemekaran wilayah, termasuk rencana pembentukan Provinsi Luwu Raya. Hal itu disampaikan saat menjadi narasumber dalam Forum Diskusi Terbatas bertajuk “Pemekaran Luwu Raya, Ingin?” yang digelar oleh SulawesiPos.com di Makassar, Rabu, 28 Januari 2026.


Dalam forum yang dihadiri tokoh masyarakat, akademisi, hingga pemerhati kawasan Luwu Raya tersebut, Jufri Rahman menekankan bahwa pembentukan daerah otonom baru (DOB) bukan sekadar wacana politik, tetapi proses hukum yang harus mengikuti persyaratan administratif sebagaimana diatur dalam undang-undang.


Menurutnya, landasan hukum merupakan pijakan utama sebelum berbicara lebih jauh mengenai pemekaran. Ia mencontohkan bahwa pembentukan provinsi baru minimal harus terdiri atas lima kabupaten/kota, sehingga tahapan administratif perlu menjadi fokus utama.


“Kita harus melihat dulu legal standing-nya. Pembentukan provinsi mensyaratkan minimal lima kabupaten/kota. Jadi yang utama adalah mengikuti tahapan administrasi sesuai regulasi,” tegasnya.


Tana Luwu, yang meliputi Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur, diakui memiliki potensi ekonomi dan sumber daya alam yang besar. Namun, Jufri mengingatkan bahwa potensi tersebut tetap harus dikelola dalam koridor hukum yang berlaku agar proses pemekaran tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.


Ia menambahkan bahwa kewenangan pembentukan DOB secara penuh berada pada Pemerintah Pusat. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, kata dia, tidak memiliki otoritas untuk menghalangi ataupun mempercepat proses tersebut.


“Pemerintah Provinsi tidak bisa menghalangi jika Pemerintah Pusat membuka keran DOB. Jadi tidak perlu mencurigai pemerintah daerah. Selama semua sesuai tahapan dan aturan, mari kita ikuti prosesnya dengan sabar sambil berdoa,” ujarnya.


Salah satu momen menarik terjadi saat Jufri Rahman langsung menghubungi pejabat Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri di tengah forum. Percakapan tersebut didengar langsung oleh seluruh peserta diskusi sebagai bentuk keterbukaan informasi mengenai prosedur resmi pembentukan DOB.


Dalam penjelasannya, Jufri memastikan bahwa seluruh mekanisme pemekaran, mulai dari kajian akademik, persetujuan daerah induk, hingga evaluasi pusat, harus terpenuhi tanpa ada satu pun yang terlewat.


Di sisi lain, ia bersama para tokoh Luwu Raya turut mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aksi penutupan akses jalan di sejumlah wilayah perbatasan. Menurutnya, tindakan tersebut justru merugikan masyarakat sendiri.


Ia mengingatkan bahwa penutupan akses dapat menyebabkan mobilitas warga terganggu hingga memicu kenaikan harga kebutuhan pokok di wilayah Luwu Raya. Kondisi ini, kata dia, tidak sejalan dengan tujuan perjuangan pemekaran yang harapannya membawa kesejahteraan.


Dengan demikian, ia menegaskan bahwa perjuangan pemekaran Luwu Raya harus ditempuh melalui jalur konstitusional, dialog, serta pemenuhan seluruh persyaratan yang ditetapkan pemerintah pusat. (*)

Sekda Sulsel Tegaskan Pemekaran Luwu Raya Harus Patuh Regulasi dan Melalui Tahapan Administratif yang Jelas



Muliainfo, Sulsel -- Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menegaskan pentingnya menjunjung tinggi ketentuan perundang-undangan dalam setiap wacana pemekaran wilayah, termasuk rencana pembentukan Provinsi Luwu Raya. Hal itu disampaikan saat menjadi narasumber dalam Forum Diskusi Terbatas bertajuk “Pemekaran Luwu Raya, Ingin?” yang digelar oleh SulawesiPos.com di Makassar, Rabu, 28/01/2026.

Dalam forum yang dihadiri tokoh masyarakat, akademisi, hingga pemerhati kawasan Luwu Raya tersebut, Jufri Rahman menekankan bahwa pembentukan daerah otonom baru (DOB) bukan sekadar wacana politik, tetapi proses hukum yang harus mengikuti persyaratan administratif sebagaimana diatur dalam undang-undang.

Menurutnya, landasan hukum merupakan pijakan utama sebelum berbicara lebih jauh mengenai pemekaran. Ia mencontohkan bahwa pembentukan provinsi baru minimal harus terdiri atas lima kabupaten/kota, sehingga tahapan administratif perlu menjadi fokus utama.

“Kita harus melihat dulu legal standing-nya. Pembentukan provinsi mensyaratkan minimal lima kabupaten/kota. Jadi yang utama adalah mengikuti tahapan administrasi sesuai regulasi,” tegasnya.

Tana Luwu, yang meliputi Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur, diakui memiliki potensi ekonomi dan sumber daya alam yang besar. Namun, Jufri mengingatkan bahwa potensi tersebut tetap harus dikelola dalam koridor hukum yang berlaku agar proses pemekaran tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Ia menambahkan bahwa kewenangan pembentukan DOB secara penuh berada pada Pemerintah Pusat. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, kata dia, tidak memiliki otoritas untuk menghalangi ataupun mempercepat proses tersebut.

“Pemerintah Provinsi tidak bisa menghalangi jika Pemerintah Pusat membuka keran DOB. Jadi tidak perlu mencurigai pemerintah daerah. Selama semua sesuai tahapan dan aturan, mari kita ikuti prosesnya dengan sabar sambil berdoa,” ujarnya.

Salah satu momen menarik terjadi saat Jufri Rahman langsung menghubungi pejabat Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri di tengah forum. Percakapan tersebut didengar langsung oleh seluruh peserta diskusi sebagai bentuk keterbukaan informasi mengenai prosedur resmi pembentukan DOB.

Dalam penjelasannya, Jufri memastikan bahwa seluruh mekanisme pemekaran, mulai dari kajian akademik, persetujuan daerah induk, hingga evaluasi pusat, harus terpenuhi tanpa ada satu pun yang terlewat.

Di sisi lain, ia bersama para tokoh Luwu Raya turut mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aksi penutupan akses jalan di sejumlah wilayah perbatasan. Menurutnya, tindakan tersebut justru merugikan masyarakat sendiri.

Ia mengingatkan bahwa penutupan akses dapat menyebabkan mobilitas warga terganggu hingga memicu kenaikan harga kebutuhan pokok di wilayah Luwu Raya. Kondisi ini, kata dia, tidak sejalan dengan tujuan perjuangan pemekaran yang harapannya membawa kesejahteraan.

Dengan demikian, ia menegaskan bahwa perjuangan pemekaran Luwu Raya harus ditempuh melalui jalur konstitusional, dialog, serta pemenuhan seluruh persyaratan yang ditetapkan pemerintah pusat. (*)