31 Oktober 2026

Pemanfaatan Papan Interaktif Digital ( PID) Di SDI Antang II Makassar Berdampak Positif, Siswa Kelas 1-6 Semakin Semangat Belajar

Tags


 MULIAINFO. COM - MAKASSAR - Transformasi digital di dunia pendidikan mulai dirasakan manfaatnya di tingkat sekolah dasar. Salah satunya di SD Inpres Antang II, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.

Bantuan Papan Interaktif Digital (PID) dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI telah tiba di sekolah tersebut dan langsung dimanfaatkan dalam proses pembelajaran.

Sejak pertama kali dioperasikan, antusiasme siswa mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 terlihat sangat luar biasa. Mereka berbondong-bondong ingin maju ke depan kelas untuk mencoba menulis dan menjawab soal di papan digital tersebut.

Kepala Sekolah SDI Antang II, St. Zahrah Hidayat, S.Pd. M.Pd., mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan pemerintah pusat tersebut. Menurutnya, bantuan ini sangat tepat sasaran.

“Alhamdulillah, bantuan Papan Interaktif Digital (PID) dari Kemendikdasmen telah sampai di sekolah kami dengan aman dan telah kami manfaatkan secara maksimal oleh para guru dalam pembelajaran,” ujar St. Zahrah Hidayat saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (31/10/2026).

Ia menjelaskan bahwa kehadiran PID telah mengubah suasana belajar mengajar yang sebelumnya monoton menjadi lebih hidup, menarik, dan menyenangkan bagi peserta didik.

“Siswa sangat antusias dan semangat belajar karena pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan. Mereka tidak lagi mengantuk atau bosan, semua mata tertuju ke papan,” ungkapnya.

Untuk siswa kelas 1, 2, dan 3, manfaat PID sangat terasa. Materi yang bersifat abstrak seperti mengenal huruf, angka, dan warna dapat ditampilkan dalam bentuk animasi bergerak dan suara.


Sementara untuk siswa kelas 4, 5, dan 6, PID dimanfaatkan untuk pembelajaran yang lebih interaktif seperti mengerjakan kuis digital, menampilkan video sains, peta interaktif, dan simulasi matematika.

Para guru pun mengaku sangat terbantu. Jika sebelumnya harus menyiapkan banyak alat peraga manual, kini cukup dengan satu sentuhan di layar PID semua materi bisa ditampilkan.

“Guru-guru kami di SDI Antang II kini lebih kreatif dan inovatif. Mereka berlomba-lomba membuat media pembelajaran digital agar anak-anak lebih mudah paham,” tambah Kepsek yang dikenal inovatif ini.

Pihak sekolah juga telah melakukan briefing singkat kepada seluruh guru tentang cara pengoperasian dan perawatan PID agar alat tersebut dapat digunakan dalam jangka panjang.

Orang tua siswa turut menyambut baik kehadiran teknologi ini. Mereka berharap anak-anak mereka semakin melek teknologi sejak dini dan tidak tertinggal dengan sekolah-sekolah lain di kota besar.

Dengan adanya Papan Interaktif Digital ini, SDI Antang II berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan mendukung program digitalisasi sekolah yang dicanangkan oleh Kemendikdasmen.

Ke depan, pihak sekolah berharap akan ada lagi bantuan pendukung seperti akses internet yang lebih stabil dan pelatihan intensif bagi guru agar pemanfaatan PID bisa lebih optimal lagi.

“Harapan kami, dengan PID ini, semangat belajar siswa terus meningkat dan prestasi akademik maupun non-akademik SDI Antang II semakin gemilang,” tutup St. Zahrah Hidayat, S.Pd.M.Pd.