MAKASSAR - Media MuliaInfo.com Putri Mulia Media Group kembali menerima keluhan pelayanan publik di lingkup Dinas Pendidikan Kota Makassar, kali ini terkait dugaan oknum pegawai di Sub Bagian Kepegawaian yang sulit ditemui saat dibutuhkan P3K Paruh Waktu untuk pengurusan berkas perpanjangan kontrak.
Keluhan tersebut datang dari sejumlah P3K Paruh Waktu yang mengaku sudah berulang kali datang ke Kantor Disdik Makassar namun pegawai yang menangani berkas perpanjangan kontrak diduga tidak berada di tempat dan sulit untuk ditemui.
Tidak hanya sulit ditemui secara langsung, pegawai tersebut juga diduga sulit mengangkat telepon dan sulit menjawab telepon saat dihubungi oleh P3K Paruh Waktu yang membutuhkan kejelasan status perpanjangan kontraknya.
Padahal pegawai di bagian kepegawaian seharusnya menjadi contoh teladan pelayanan kepegawaian di lingkup Disdik, karena tugasnya adalah melayani ribuan guru, tenaga kependidikan, dan P3K yang mengabdi di Makassar.
Berkas P3K Paruh Waktu untuk perpanjangan kontrak adalah dokumen krusial yang menentukan kelanjutan status kepegawaian, sehingga jika dipersulit akan berdampak pada psikologis dan kinerja P3K di sekolah.
Muncul pertanyaan kritis dari pelapor kepada MuliaInfo.com, apakah hanya satu orang yang menangani berkas P3K Paruh Waktu untuk perpanjangan kontrak di bawah pimpinan Kasubag Kepegawaian Disdik Makassar.
Jika memang hanya satu orang yang menangani, maka sistem tersebut dinilai tidak profesional dan tidak sesuai dengan prinsip pelayanan masyarakat yang seharusnya cepat, mudah, transparan, dan akuntabel.
Seorang pelapor yang enggan disebutkan namanya mengatakan dengan tegas kepada MuliaInfo.com, sebagai pelayanan masyarakat, harusnya Wali Kota tindak tegas kalau ada pegawai seperti ucapnya.
Ucapan tersebut mencerminkan kekecewaan mendalam P3K Paruh Waktu yang merasa tidak dilayani dengan baik padahal mereka juga adalah bagian dari ASN yang mengabdi untuk mencerdaskan anak bangsa di Kota Makassar.
MuliaInfo.com mencoba melakukan upaya konfirmasi dan klarifikasi kepada pihak Kepegawaian Disdik Makassar melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp, namun hingga berita ini diturunkan belum mendapatkan jawaban resmi.
Kasubag Kepegawaian Disdik Makassar sebagai atasan langsung yang membawahi staf tersebut diharapkan segera melakukan evaluasi dan pembinaan internal terkait dugaan sulit ditemui dan sulit menghubungi tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar juga diharapkan turun tangan untuk memastikan bahwa pelayanan kepegawaian di internal Disdik berjalan sesuai SOP pelayanan publik yang telah ditetapkan Wali Kota Makassar.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham yang selama ini menggaungkan Makassar MULIA dengan pelayanan publik yang responsif dan humanis, diminta warga untuk menindak tegas oknum pegawai yang diduga mempersulit pelayanan P3K.
Karena jika dibiarkan, citra Disdik Makassar sebagai dinas yang membina guru akan tercoreng hanya karena ulah oknum yang diduga tidak disiplin dalam memberikan pelayanan kepegawaian kepada P3K Paruh Waktu.
MuliaInfo.com menegaskan pemberitaan ini bukan untuk memfitnah atau mencemarkan nama baik, melainkan menggunakan kata diduga sesuai Kode Etik Jurnalistik sebagai bentuk kontrol sosial dan hak koreksi pelayanan publik.
Kami membuka ruang hak jawab dan hak koreksi seluas-luasnya kepada Kadisdik Makassar, Kasubag Kepegawaian, dan pegawai yang bersangkutan untuk memberikan klarifikasi resmi sesuai amanat UU Pers Nomor 40 Tahun 1999.
Berita investigasi tentang dugaan oknum pegawai kepegawaian Disdik Makassar yang sulit ditemui dan sulit angkat telepon saat dibutuhkan P3K Paruh Waktu perpanjangan kontrak yang di bawah pimpinan Kasubag Kepegawaian sebagai pelayanan masyarakat dan harus Wali Kota tindak tegas.
