07 Oktober 2026

Pak Wali Evaluasi Juga Kepsek! WC Bawakaraeng I & II 3 Hari Digembok, Tim Datang Senin & Rabu Masih Terkunci Kepsek Diduga Rapat Di UNM

Tags


MULIAINFI. COM - MAKASSAR - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin diminta jangan hanya mengevaluasi kinerja Camat dan Lurah, tapi juga evaluasi kinerja Kepala Sekolah. Buktinya di SD Bawakaraeng I & II, 1 WC siswa digembok 3 hari tanpa alasan jelas, sementara Kepsek tidak di tempat diduga rapat di UNM.

Tim Investigasi Putri Mulia Media Group datang hari Senin, 1 WC siswa sudah digembok. Datang lagi hari Rabu, WC masih digembok. Kami tidak tahu kenapa WC digembok, apa masalahnya, karena sudah 3 hari digembok.

Fakta di lapangan, masing-masing Bawakaraeng I dan Bawakaraeng II hanya punya 3 WC, rincian 1 WC guru dan 2 WC siswa. Dari 2 WC siswa itu, 1 WC digembok. Jadi ratusan siswa hanya bisa pakai 1 WC siswa saja.

3 WC untuk ratusan siswa jelas tidak cukup. Aturan Permendikbud No.24 Tahun 2007 minimal 1 WC untuk 40 siswa. Jika siswa 300 orang, butuh 8-10 WC, bukan 2 WC siswa yang 1 digembok.

Akibat 1 WC siswa digembok dari Senin sampai Rabu, ratusan siswa antri panjang di 1 WC siswa yang tersisa. Banyak siswa terpaksa tahan kencing dan tahan BAB seharian karena tidak tahan antri.

Saat tim kami konfirmasi ke pihak sekolah terkait kenapa 1 WC siswa digembok, staf mengatakan tidak tahu kenapa digembok. Ditanya apa rusaknya, tidak tahu. Ditanya kapan dibuka, tidak tahu. 

Staf hanya menyampaikan Kepsek sedang tidak di tempat karena ada rapat di UNM. Terkait masalah rapat, kami kurang tahu rapat apa yang ada di UNM. Yang jelas Kepsek tidak ada di sekolah sementara WC masih digembok.

 Ada apa? Kami datang Senin sudah digembok, Rabu masih digembok. Kalau memang rusak apa rusaknya? Kalau mau diperbaiki mana tukangnya? Tidak ada penjelasan sama sekali selama 3 hari, hanya info Kepsek rapat di UNM.

Wali murid pun tidak tahu kenapa WC digembok. "Kami tidak tahu Bu, tiba-tiba digembok, anak saya tahan kencing," keluh wali murid. Mereka titip anak untuk belajar nyaman, bukan tahan kencing.

Inilah yang harus menjadi perhatian Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin. Selama ini Pak Wali gencar evaluasi Camat dan Lurah soal kebersihan lorong dan sampah. Tapi bagaimana dengan Kepsek? Jangan cuma Camat dan Lurah dilihat kinerjanya, Kepsek juga!

Jika Camat dan Lurah kotor sedikit langsung dievaluasi dan disorot, masa Kepsek yang membiarkan 1 WC siswa digembok 3 hari dari Senin sampai Rabu tidak dievaluasi? Padahal ini menyangkut kesehatan ratusan anak.


 Program Makassar Bersih dan Makassar Sehat harus dimulai dari WC sekolah. Bagaimana mau bersih kalau 1 WC siswa digembok 3 hari? Bagaimana mau sehat kalau siswa tahan kencing? Kepsek harus dievaluasi juga kinerjanya, bukan cuma Camat Lurah.

Menurut ilmuwan kedokteran, dampak tahan kencing 3 hari karena WC digembok sangat berbahaya jangka panjang. Dapat menyebabkan Infeksi Saluran Kemih (ISK) terutama pada siswi perempuan, batu ginjal, hingga kerusakan ginjal permanen.

Jika siswa tahan BAB karena 1 WC siswa digembok, risikonya sembelit kronis, ambeien sejak dini, usus meradang, dan trauma psikologis. Anak tidak mau BAB berhari-hari karena takut antri WC.

Secara psikologis, siswa tidak fokus belajar, cemas, malu, dan malas sekolah. Ada siswi tidak berani minum banyak di sekolah karena takut kencing tapi WC digembok.

Rapat di UNM bukan alasan untuk membiarkan WC digembok 3 hari. Kami kurang tahu rapat apa di UNM, tapi yang jelas WC siswa 3 hari digembok tanpa ada yang bertanggung jawab membuka. Anggaran BOS ratusan juta kemana?

1 WC guru bersih dan terkunci untuk guru, sementara 2 WC siswa 1 digembok. Ada ketimpangan fasilitas. Guru nyaman, siswa menderita antri di 1 WC. Ini harus dievaluasi oleh Dinas Pendidikan.

Tim Putri Mulia Media Group dan CW menegaskan tidak akan membiarkan begitu saja. Kami datang Senin digembok, Rabu masih digembok, kami tidak tahu kenapa WC digembok, pertanyaannya ada apa? Kami akan kawal sampai dibuka.

Kami mendesak Pak Wali Kota Munafri Arifuddin turun langsung sidak ke Bawakaraeng I & II, jangan hanya sidak lorong. Sidak juga WC sekolah. Evaluasi juga Kepsek, jangan cuma Camat dan Lurah saja yang dievaluasi kinerjanya.

Jika sampai besok 1 WC siswa masih digembok tanpa penjelasan dari Senin sampai Rabu, kami akan laporkan resmi ke Inspektorat dan KPAI Sulsel. Terkait rapat di UNM kami kurang tahu rapat apa, tapi yang jelas ratusan siswa Bawakaraeng 3 hari tahan kencing akibat WC digembok!

"Tim Investigasi Putri Mulia Media Group & CW"

This Is The Newest Post