07 Oktober 2026

Napiah, S.Pd Kepala Sekolah UPTD SPF SDI Borong Jambu III Ikuti Rembuk Pendidikan Jilid 1 Di UNM: Jaga Sekola, Muliakan Pendidikan

Tags


MULIAINFO. COM - MAKASSAR - Kepala UPTD SPF SDI Borong Jambu III, Ibu Napiah, S.Pd mengikuti Rembuk Pendidikan Jilid I yang diadakan di Gedung Teater Phinisi UNM Lt.3.

Rembuk Pendidikan yang diadakan di UNM ini digelar pada Rabu, 7 Oktober 2026 pukul 09.00 - 15.00 WITA, dengan tema besar "Rekonstruksi Peradaban; Kualitas Insan Cita". Kegiatan yang diadakan di UNM ini menjadi sejarah baru bagi dunia pendidikan Makassar, karena untuk pertama kalinya ratusan Kepsek berkumpul di kampus legendaris UNM untuk berdiskusi serius tentang masa depan pendidikan. Ibu Napiah, S.Pd mengaku bangga bisa menjadi bagian dari kegiatan akbar yang diadakan di UNM tersebut.

Kegiatan akbar yang diadakan di UNM ini mengusung tagline utama "Jaga Sekolah, Muliakan Pendidikan" dan "Muliakan Pendidikan, Esok Peradabannya Mulia", serta "Pangadakkang Na Murid". Tagline yang diadakan di UNM ini bukan sekadar kata-kata hiasan, tapi menjadi ruh dan semangat baru. Ibu Napiah, S.Pd di UNM mengatakan tagline ini sangat menyentuh hati, karena mengingatkan kembali tugas mulia seorang Kepsek adalah menjaga sekolah dan memuliakan pendidikan demi murid.

Rembuk yang diadakan di UNM ini diikuti oleh seluruh Kepala UPTD SPF SD dan SMP se-Kota Makassar, termasuk Ibu Napiah, S.Pd dari SDI Borong Jambu III. Aula Teater Phinisi UNM Lt.3 yang megah penuh sesak oleh para pemimpin sekolah yang datang dengan semangat yang sama. Ibu Napiah, S.Pd dari SDI Borong Jambu III tampak berbaur dengan Kepsek lainnya di UNM, saling sapa dan saling berbagi pengalaman tentang bagaimana memajukan sekolah masing-masing.

Bertindak sebagai Keynote Speaker dalam kegiatan yang diadakan di UNM ini adalah Walikota Kota Makassar, yang memberikan arahan tentang arah pendidikan Kota Makassar ke depan. Dalam materinya di UNM, Walikota menekankan bahwa pendidikan adalah fondasi peradaban kota. Ibu Napiah, S.Pd di UNM sangat antusias mendengarkan arahan Walikota, karena arahan tersebut menjadi kompas bagi SDI Borong Jambu III dalam melangkah maju.

Turut hadir dalam rembuk yang diadakan di UNM ini Ketua Umum HMI Badko Sulsel Asrulla Dimas dan Koordinator Steering Rembuk Pendidikan Jilid I Fadel Sofyan. Kehadiran tokoh pemuda seperti Asrulla Dimas di UNM memberikan warna baru, bahwa pendidikan tidak hanya urusan Dinas, tapi urusan semua elemen. Ibu Napiah, S.Pd di UNM mengapresiasi keterlibatan HMI Badko Sulsel dalam mengawal isu pendidikan di Makassar.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Achi Soleman juga hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan yang diadakan di UNM tersebut. Di UNM, Achi Soleman memaparkan program prioritas Dinas Pendidikan, termasuk pentingnya menjaga marwah sekolah dan meningkatkan kapasitas guru. Ibu Napiah, S.Pd di UNM mencatat dengan serius setiap poin yang disampaikan Kadisdik, untuk segera ditindaklanjuti di SDI Borong Jambu III.

Jajaran narasumber berkompeten lainnya yang mengisi di UNM adalah Dr. H. Irman Yasin Limpo, Prof. Hasnawi, Dr. Adi Suryadi Culla, Dr. Kurniawan, S.H., M.H, dan Dr. Basti Tetteng, S.Psi.,M.Si. Materi yang disampaikan di UNM sangat berbobot dan membuka wawasan. Ibu Napiah, S.Pd di UNM mengaku banyak mendapatkan ilmu baru dari para doktor dan profesor di UNM, terutama tentang bagaimana membangun karakter murid melalui Pangadakkang.

Kegiatan yang diadakan di UNM ini dipandu oleh Moderator Rais Syukur dan Ketua Panitia Ishan, bersama Kabid PA HMI Sulsel Sabaruddin dan Abd Razak Usman, serta Kabid PTKP Muh Fatly.

Fokus pembahasan yang diadakan di UNM ini meliputi Marwah dan Martabat Kepala Sekolah, serta Kualitas dan Kapasitas Guru sebagai penentu peradaban. Menurut pemateri di UNM, marwah Kepsek harus dijaga dengan kinerja nyata, bukan hanya laporan di atas kertas. Kepsek yang bermartabat adalah Kepsek yang hadir untuk muridnya, menjaga sekolahnya dengan hati, dan memuliakan pendidikan dengan aksi, bukan hanya kata-kata.

Ibu Napiah, S.Pd terlihat hadir sejak pagi di UNM dengan penuh semangat, menyimak materi dan mencatat poin penting untuk dibawa ke sekolahnya. Ia duduk paling depan, sangat antusias mendengarkan arahan Walikota Makassar dan Kepala Dinas Pendidikan di UNM. Baginya, setiap ilmu yang didapat di UNM adalah bekal untuk memajukan SDI Borong Jambu III yang ia pimpin dengan penuh cinta dan tanggung jawab.

Di sela kegiatan yang diadakan di UNM, Ibu Napiah, S.Pd menegaskan prinsipnya yang sejalan dengan tagline rembuk di UNM. Ia mengatakan bahwa prinsip itu bukan sekadar slogan yang ditempel di dinding sekolah, tapi harus menjadi napas dalam setiap kegiatan di SDI Borong Jambu III. Prinsip itu harus hidup di kelas, di halaman, dan di hati setiap guru dan siswa.

"Jaga Sekolah, Muliakan Pendidikan," tegas Ibu Napiah, S.Pd di UNM. Menurutnya di UNM, menjaga sekolah berarti menjaga amanah orang tua yang telah menitipkan anaknya. Sekolah harus menjadi rumah kedua yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang. Jika sekolah dijaga dengan baik di UNM, maka murid akan betah belajar dan guru akan semangat mengajar.

Beliau melanjutkan, "Muliakan Pendidikan Esok Peradabannya adalah Kualitas dan Kapasitas Guru" - slogan yang ia pegang teguh di SDI Borong Jambu III. Ibu Napiah, S.Pd di UNM menjelaskan bahwa peradaban esok tidak akan mulia jika kualitas guru hari ini tidak ditingkatkan. Guru adalah kunci, guru adalah pondasi. Oleh karena itu, peningkatan kualitas dan kapasitas guru harus menjadi prioritas utama di setiap sekolah, termasuk di SDI Borong Jambu III yang ia pimpin.

Menurutnya, rembuk yang diadakan di UNM ini sangat penting untuk meningkatkan mutu dan menyatukan visi pendidikan Kota Makassar. Rembuk di UNM ini membuka wawasan bahwa Kepala Sekolah tidak boleh bekerja sendiri, harus berkolaborasi, harus saling mendukung. Visi besar Makassar Unggul hanya bisa tercapai jika semua Kepsek di UNM bersatu dalam satu frekuensi, yaitu Jaga Sekolah dan Muliakan Pendidikan.

Dengan mengikuti rembuk yang diadakan di UNM, Ibu Napiah, S.Pd berharap dapat membawa semangat baru dari UNM untuk memajukan SDI Borong Jambu III menjadi sekolah yang unggul dan berkarakter.