MULIAINFO. COM -- MAKASSAR - Pemberitaan terkait WC siswa di UPT SPF SD Negeri Sudirman 1 Makassar yang disebut terlantar akhirnya mendapat hak jawab resmi dari pihak kepala sekolah.
Sebelumnya, orang tua siswa mengeluhkan kondisi 4 kamar mandi siswa yang hanya 1 yang berfungsi, sehingga dipertanyakan penggunaan Dana BOS untuk perawatan.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Sekolah SD Sudirman 1 Makassar memberikan klarifikasi terbuka agar pemberitaan menjadi berimbang dan tidak menimbulkan fitnah.
Berikut Hak Jawab Lengkap Kepala Sekolah:
Selesai pelantikan dan serah terima jabatan, yang paling urgen pertama saya lihat adalah WC. Saya pantau semua 4 kamar mandi SD Sudirman 1 ternyata hanya 1 yang berfungsi,"_ ujar Kepsek.
Menurutnya, perbaikan toilet menjadi prioritas pertama sejak dirinya resmi menjabat. Namun saat itu, kondisi keuangan sekolah sangat terbatas.
_"Jadi prioritas pertama yaitu perbaikan toilet, walaupun saldo Dana BOS waktu saya masuk nol. Ketika itu saya menggunakan dana pribadi, dana BOS belum cair. Kalau ditunggu cair, murid mau masuk sekolah tahun ajaran baru,"_ jelasnya.
Ia mengungkapkan, perbaikan dilakukan tepatnya pada tanggal *19 Juli 2026* sesuai kemampuan yang ada, tanpa menunggu Dana BOS cair demi kenyamanan siswa di tahun ajaran baru.
_"Jadi tepatnya tanggal 19 Juli 2026 saya kerja sesuai kemampuan ku, jadilah berfungsi menjadi 3, sisa satu belum yang diatas karena butuh pembongkaran dan biaya besar,"_ tambahnya.
Terkait pemberitaan yang menyebut saluran buntu, pihak Kepsek meluruskan bahwa saluran tersebut sudah tidak buntu dan sudah lancar.
"Yang dimuat di berita buntu itu sudah tidak buntu, lancar, ditutup karena saluran diatas belum diperbaiki, tapi kalau pemakaian sudah bisa digunakan,"_ tegasnya.
Kepsek menegaskan bahwa dirinya sebagai pimpinan sekolah tidak tinggal diam dan sudah melakukan upaya perbaikan sesuai kemampuan sekolah.
"Jadi saya sebagai Kepsek sudah melakukan sesuai kemampuan sekolah dan tidak tinggal diam. Ini hak jawab saya,"_ tutupnya.
Dengan adanya hak jawab ini, persoalan WC SD Sudirman 1 Makassar diharapkan menjadi jelas bahwa pihak sekolah telah berupaya melakukan perbaikan meski dengan keterbatasan anggaran.
Pihak komite dan orang tua siswa diharapkan dapat melihat langsung perubahan yang telah dilakukan, dimana dari 1 WC yang berfungsi kini sudah menjadi 3 WC yang berfungsi.
Dinas Pendidikan Kota Makassar juga diharapkan dapat memberikan dukungan anggaran tambahan untuk perbaikan 1 WC di lantai atas yang membutuhkan pembongkaran dan biaya besar.
Berita berimbang ini dibuat sebagai bentuk pemenuhan Pasal 5 Ayat 2 UU Pers No 40 Tahun 1999 tentang Hak Jawab dan Kode Etik Jurnalistik.

