MULIAINFO.COM, MAKASSAR - SMP Negeri 24 Makassar di bawah kepemimpinan Rahmia, S.Ag.M.Pd terus berinovasi dalam menyukseskan program Sekolah Adiwiyata dengan melibatkan langsung siswa-siswi.
Kali ini, Rahmia, S.Ag.M.Pd bersama para siswa-siswi memperkenalkan satu-persatu koleksi tanaman yang ada di program Lobang Pari sebagai media pembelajaran lingkungan hidup.
"Akan memperkenalkan satu-satu lobang pari kami yang mana sebagai contoh urutannya kali ini kami sengaja buat untuk teman-teman contoh dan dapat dijadikan sebagai sahabat pembelajaran," ujar Rahmia, S.Ag.M.Pd didampingi siswa-siswi.
Adapun tanaman pertama yang diperkenalkan kepada siswa-siswi adalah tanaman jahe yang ditanam di sepanjang jalan masuk menuju kebun Adiwiyata sekolah.
Selanjutnya, Rahmia, S.Ag.M.Pd memperkenalkan tanaman serai yang tumbuh subur dan dikenal sebagai tanaman obat keluarga yang sangat bermanfaat.
Tidak kalah penting, di lobang pari berikutnya terdapat tanaman kumis kucing yang merupakan salah satu tanaman herbal yang memiliki khasiat tinggi untuk kesehatan.
"Kemudian ada kumis kucing, ini tanaman obat yang sangat bagus, kita tanam agar anak-anak kita mengenal tanaman herbal sejak dini," jelas Rahmia, S.Ag.M.Pd.
Untuk mendukung ketahanan pangan, SMP Negeri 24 Makassar juga membudidayakan tanaman singkong atau yang dikenal dengan sebutan ubi kayu dan juga ubi sekong.
Selain itu, terdapat juga tanaman ubi jalar yang ditanam di beberapa titik lobang pari dan saat ini pertumbuhannya menunjukkan hasil yang sangat baik.
Di area yang berbeda, siswa-siswi juga diajak untuk melihat tanaman rambutan dan aneka cabai yang sangat banyak variasinya yang telah ditanam di lingkungan sekolah.
Rahmia, S.Ag.M.Pd juga menunjukkan kepada siswa-siswi beberapa tanaman yang sudah menjadi bukti keberhasilan, seperti terong pari dan pepaya yang sudah mulai berbuah.
"Selanjutnya mungkin saya akan perkenalkan satu-satu sekaligus yang sudah menjadi bukti, terong pari, serai seperti ini sudah berbuahan, pepaya juga paling tidak ketika ada cabai," ungkapnya di hadapan siswa-siswi.
Menurut Rahmia, S.Ag.M.Pd, keterlibatan langsung siswa-siswi dalam perkenalan tanaman Adiwiyata ini bertujuan agar mereka lebih mencintai dan peduli terhadap lingkungan.
Meski koleksi tanamannya sudah sangat banyak, Rahmia, S.Ag.M.Pd mengatakan masih banyak bibit tanaman lain yang baru dalam tahap pembibitan sehingga belum kelihatan.
"Masih banyak tanaman-tanaman yang masih di bibit yang belum kelihatan tumbuh, banyak variasi yang kami tanam namun belum nampak masih ada yang belum kelihatan karena baru dalam tahap pembibitan," jelasnya.
Dengan adanya kebun Adiwiyata yang lengkap mulai dari kumis kucing, ubi jalar, ubi sekong atau ubi kayu, jahe, serai hingga rambutan, SMP Negeri 24 Makassar berharap menjadi sekolah percontohan Adiwiyata yang menginspirasi sekolah lain di Makassar.


