MULIAINFO.COM, MAKASSAR — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar
mendorong penguatan anggaran dan kebijakan pengelolaan sampah sebagai bagian
dari upaya membenahi sistem persampahan secara menyeluruh, mulai dari hulu
hingga hilir.
Kepala DLH Kota Makassar, Helmi Budiman,
mengatakan persoalan sampah perlu menjadi salah satu prioritas pemerintah
mengingat tantangan pengelolaan persampahan yang semakin membutuhkan penanganan
serius dan berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Helmi dalam Dialog
Interaktif Makassar Menyapa Pagi RRI Makassar, Rabu (30/9/2026).
“Kalau kita melihat kondisi dan kedaruratan
sampah, memang sampah ini perlu mendapatkan prioritas,” kata Helmi.
Menurut Helmi, sistem pengelolaan sampah
secara umum terbagi dalam tiga bagian, yakni hulu, median, dan hilir. Untuk
sektor hilir, khususnya pembenahan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), menurutnya
telah mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kota Makassar.
Selanjutnya, DLH Makassar akan memperkuat
pembenahan pada sektor hulu dan median. Fokus tersebut diarahkan pada
pengelolaan sampah sejak dari sumbernya, termasuk melalui Tempat Pengolahan
Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TP3R) serta berbagai fasilitas pengelolaan
sampah yang telah tersedia di tengah masyarakat.
Untuk memperkuat pengelolaan sampah di
tingkat kelurahan, DLH Makassar juga mendorong dukungan pembiayaan melalui dana
kelurahan.
Apabila kebutuhan anggaran belum terpenuhi,
penambahan atau pengalokasian kembali anggaran akan diusulkan melalui perubahan
anggaran maupun APBD 2027.
Selain mengandalkan APBD, DLH Makassar juga
menyiapkan alternatif pembiayaan untuk mendukung pengelolaan sampah. Di
antaranya melalui kerja sama pengolahan sampah dengan pihak swasta serta
peluang pendanaan yang berasal dari perdagangan karbon.
Helmi menegaskan, persoalan sampah tidak
dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan pemerintah. Partisipasi masyarakat
dan seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam membangun sistem
pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
“Yang menjadi kunci kesuksesan ini tidak lain
dan tidak bukan bukan lagi pemerintah semata, tapi menjadi tanggung jawab kita
bersama,” ujarnya.
Dengan penguatan pengelolaan dari tingkat
sumber hingga hilir, DLH Makassar berharap penanganan sampah dapat dilakukan
secara lebih terpadu sekaligus mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam
mengurangi dan mengelola sampah sejak dari sumbernya.
