MULIAINFO. COM -- Makassar -- UPTD SPF SD INPRES BANTA-BANTAENG I telah melaksanakan kegiatan Komunitas Belajar pada hari Rabu, 15 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru secara berkelanjutan sesuai program sekolah penggerak.
Kegiatan bertempat di ruang guru SD INPRES BANTA-BANTAENG I dan dimulai pukul 08.00 WITA. Seluruh guru kelas dan guru mata pelajaran hadir mengikuti rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir dengan penuh antusias.
Tema yang diangkat pada Komunitas Belajar kali ini adalah "Penyusunan RPP Kokurikuler". Pemilihan tema ini didasari oleh kebutuhan guru dalam mengimplementasikan kurikulum yang tidak hanya fokus pada intrakurikuler, tetapi juga pada penguatan karakter dan kompetensi melalui kegiatan kokurikuler.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala UPTD SPF SD INPRES BANTA-BANTAENG I. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa RPP Kokurikuler memiliki peran penting untuk menjembatani pembelajaran di kelas dengan kegiatan penguatan profil pelajar Pancasila.
Narasumber dalam kegiatan ini adalah tim pengembang kurikulum sekolah. Pemaparan materi difokuskan pada struktur RPP Kokurikuler, tujuan penyusunan, prinsip-prinsip pembelajaran, serta contoh praktik baik yang dapat diterapkan di satuan pendidikan.
Materi yang disampaikan mencakup komponen-komponen penting dalam RPP Kokurikuler mulai dari capaian pembelajaran, tujuan, langkah kegiatan, media, hingga asesmen. Guru juga diberikan pemahaman tentang perbedaan RPP intrakurikuler dan kokurikuler agar tidak terjadi tumpang tindih.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik menyusun RPP Kokurikuler secara berkelompok. Setiap kelompok terdiri dari guru kelas dan guru mata pelajaran untuk memastikan keterpaduan antara pembelajaran di kelas dan kegiatan penguatan.
Dalam sesi diskusi, para guru aktif bertanya dan berbagi pengalaman terkait kendala yang dihadapi selama ini dalam menyusun perangkat pembelajaran kokurikuler. Narasumber memberikan pendampingan langsung dan umpan balik terhadap draf RPP yang dibuat.
Hasil dari kegiatan ini adalah tersusunnya draf RPP Kokurikuler oleh masing-masing kelompok yang siap untuk diujicobakan pada pembelajaran di semester berjalan. Draf tersebut juga akan direvisi berdasarkan masukan dari tim kurikulum sekolah.
Kegiatan Komunitas Belajar ini memberikan dampak positif bagi peningkatan pemahaman guru. Guru menjadi lebih memahami alur dan esensi penyusunan RPP Kokurikuler sehingga diharapkan pembelajaran di sekolah menjadi lebih terstruktur dan bermakna bagi peserta didik.
Sebagai tindak lanjut, sekolah akan melakukan monitoring dan evaluasi implementasi RPP kokurikuler di kelas. Komunitas.Belajar dengan materi seni rupa juga akan diagendakan secara rutin agar kompetensi guru terus berkembang dan selaras dengan kebijakan merdeka belajar
