Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, turut memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 yang diperingati setiap 9 Desember. Momentum ini dimanfaatkan sebagai ajakan untuk memperkuat komitmen bersama dalam menolak segala bentuk praktik korupsi, khususnya di lingkungan pemerintahan hingga ke tingkat paling bawah.
Melalui akun Instagram resmi **@kecamatan_bontoala**, pemerintah kecamatan mengunggah poster kampanye bertema *“Satukan Aksi, Basmi Korupsi Lebih Sedikit”* sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan nasional pemberantasan korupsi. Poster tersebut menampilkan simbol penolakan terhadap praktik suap, dengan visual tangan menolak uang serta gestur tegas “stop” dari Camat Bontoala, Andi Akhmad Muhajir Arif, S.STP., M.E-Gov.
Dalam keterangan unggahan tersebut, Kecamatan Bontoala menyampaikan ucapan peringatan Hakordia sekaligus mengajak masyarakat dan aparatur pemerintah untuk menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dalam setiap aspek pelayanan publik. Camat Bontoala menegaskan bahwa praktik korupsi kerap bermula dari tindakan kecil yang dianggap sepele.
“Pesan yang ingin kami sampaikan sederhana namun tegas. Korupsi dimulai dari hal kecil. Jika kita sepakat menolak gratifikasi sekecil apa pun dan menolak ‘amplop’ dalam setiap kesempatan, maka praktik korupsi akan semakin berkurang. Hari Anti Korupsi bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat bahwa integritas harus dimulai dari diri kita masing-masing, terutama aparatur di tingkat kecamatan dan kelurahan,” tegasnya.
Unggahan kampanye tersebut mendapat respons positif dari masyarakat, ditandai dengan berbagai komentar apresiasi dan dukungan. Hal ini mencerminkan besarnya harapan warga terhadap terwujudnya pemerintahan yang bersih, jujur, dan berintegritas.
Peringatan Hakordia 2025 di Kecamatan Bontoala menjadi wujud nyata komitmen pemerintah kecamatan dalam menanamkan budaya anti korupsi hingga ke tingkat akar rumput. Upaya ini sejalan dengan semangat reformasi birokrasi serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang bersih, transparan, dan akuntabel.
