21 Agustus 2026

Guru SD Inpres Banta- Bantaeng I Tingkatkan Kompetensi Melalui Penyusunan RPP Kokurikuler


MULIAINFO. COM -- Makassar -- UPTD SPF SD INPRES BANTA-BANTAENG I telah melaksanakan kegiatan Komunitas Belajar pada hari Rabu, 15 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru secara berkelanjutan sesuai program sekolah penggerak.

Kegiatan bertempat di ruang guru SD INPRES BANTA-BANTAENG I dan dimulai pukul 08.00 WITA. Seluruh guru kelas dan guru mata pelajaran hadir mengikuti rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir dengan penuh antusias.

Tema yang diangkat pada Komunitas Belajar kali ini adalah "Penyusunan RPP Kokurikuler". Pemilihan tema ini didasari oleh kebutuhan guru dalam mengimplementasikan kurikulum yang tidak hanya fokus pada intrakurikuler, tetapi juga pada penguatan karakter dan kompetensi melalui kegiatan kokurikuler.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala UPTD SPF SD INPRES BANTA-BANTAENG I. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa RPP Kokurikuler memiliki peran penting untuk menjembatani pembelajaran di kelas dengan kegiatan penguatan profil pelajar Pancasila.

Narasumber dalam kegiatan ini adalah tim pengembang kurikulum sekolah. Pemaparan materi difokuskan pada struktur RPP Kokurikuler, tujuan penyusunan, prinsip-prinsip pembelajaran, serta contoh praktik baik yang dapat diterapkan di satuan pendidikan.

Materi yang disampaikan mencakup komponen-komponen penting dalam RPP Kokurikuler mulai dari capaian pembelajaran, tujuan, langkah kegiatan, media, hingga asesmen. Guru juga diberikan pemahaman tentang perbedaan RPP intrakurikuler dan kokurikuler agar tidak terjadi tumpang tindih.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik menyusun RPP Kokurikuler secara berkelompok. Setiap kelompok terdiri dari guru kelas dan guru mata pelajaran untuk memastikan keterpaduan antara pembelajaran di kelas dan kegiatan penguatan.

Dalam sesi diskusi, para guru aktif bertanya dan berbagi pengalaman terkait kendala yang dihadapi selama ini dalam menyusun perangkat pembelajaran kokurikuler. Narasumber memberikan pendampingan langsung dan umpan balik terhadap draf RPP yang dibuat.

Hasil dari kegiatan ini adalah tersusunnya draf RPP Kokurikuler oleh masing-masing kelompok yang siap untuk diujicobakan pada pembelajaran di semester berjalan. Draf tersebut juga akan direvisi berdasarkan masukan dari tim kurikulum sekolah.

Kegiatan Komunitas Belajar ini memberikan dampak positif bagi peningkatan pemahaman guru. Guru menjadi lebih memahami alur dan esensi penyusunan RPP Kokurikuler sehingga diharapkan pembelajaran di sekolah menjadi lebih terstruktur dan bermakna bagi peserta didik.

Sebagai tindak lanjut, sekolah akan melakukan monitoring dan evaluasi implementasi RPP kokurikuler di kelas. Komunitas.Belajar dengan materi seni rupa juga akan diagendakan secara rutin agar kompetensi guru terus berkembang dan selaras dengan kebijakan merdeka belajar

Ibadah Rutin Hari Jumat di SD Inpres Kajenjeng, Kepsek Sukmawati, S.Pd Ajak Siswa Perkuat Iman dan Karakter


MULIAINFO. COM -- Makassar – UPT SPF SD Inpres Kajenjeng kembali melaksanakan kegiatan ibadah rutin setiap hari Jumat. Kegiatan keagamaan ini dilaksanakan di halaman sekolah dengan khidmat dan tertib.

Ibadah rutin ini menjadi agenda wajib sekolah setiap pekan. Tujuannya untuk menanamkan nilai-nilai spiritual dan karakter religius kepada peserta didik sejak usia dini.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Sukmawati,S.Pd. Beliau hadir bersama seluruh dewan guru dan staf untuk mendampingi siswa-siswi dalam pelaksanaan ibadah.

Acara dimulai tepat pukul 07.30 WITA. Seluruh siswa berbaris rapi di halaman sekolah dengan mengenakan pakaian muslim dan muslimah. Suasana berjalan tenang dan penuh kekhusyukan.

Rangkaian ibadah meliputi pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dzikir bersama, shalawat, serta ceramah agama singkat yang disampaikan oleh guru agama atau undangan.

Dalam ceramahnya, Ibu Kepsek Sukmawati, S.Pd menyampaikan pesan tentang pentingnya disiplin beribadah, menghormati orang tua dan guru, serta menjaga akhlak di lingkungan sekolah maupun di rumah.

“Anak-anakku, jadilah siswa yang tidak hanya pintar di pelajaran, tetapi juga kuat imannya. Ibadah rutin ini kita lakukan agar hati kita selalu dekat dengan Allah,” pesan Sukmawati,S.Pd.


Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 1 sampai kelas 6. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara dari awal hingga akhir.

Selain sebagai sarana pembinaan rohani, ibadah Jumat ini juga menjadi ajang melatih mental siswa untuk tampil, seperti menjadi petugas pembaca ayat, doa, dan imam.

Para guru menilai kegiatan ini sangat berdampak positif. Siswa menjadi lebih disiplin, sopan, dan memiliki kepedulian sosial yang lebih tinggi.

Pihak sekolah juga mengajak orang tua untuk mendukung kegiatan ini di rumah. Sinergi antara sekolah dan keluarga dinilai penting agar nilai-nilai yang ditanamkan dapat berjalan seimbang.

Setelah ibadah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, sekolah, dan seluruh warga sekolah.

Sukmawati,S.Pd berharap kegiatan ibadah rutin ini bisa terus konsisten dilaksanakan. “Ini investasi akhirat untuk anak-anak kita,” tegasnya.

Dengan adanya ibadah rutin setiap Jumat, UPT SPF SD Inpres Kajenjeng berkomitmen mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.



20 Agustus 2026

Diduga! Penitipan Masih Marak DI SMP 1 & 3, KONFIRMASI Media DiAbaikan KEPSEK


MULIAINFO. COM--MAKASSAR, 20 AGUSTUS 2026 – Di tengah gencarnya Bapak Wali Kota Makassar memberantas praktik kotor di sekolah, DUGAAN PENITIPAN SISWA-SISWI* ternyata masih ditemukan.  

Dua sekolah favorit jadi sorotan utama publik: SMPN 1 MAKASSAR & SMPN 3 MAKASSAR. Sekolah yang seharusnya jadi barometer PPDB bersih.  

Ironisnya, di dua sekolah inilah *DUGAAN* permainan kursi paling kencang terdengar setiap tahun ajaran baru. Orang tua resah, anak-anak jadi korban.

ARAHAN PAK WALI SUDAH SANGAT JELAS DAN BERULANG KALI. Lewat rapat, edaran, hingga media. Intinya satu: PPDB 2026 WAJIB JALUR ZONASI, PRESTASI, DAN MUTASI. TANPA TITIPAN. TANPA MAHAR.  

Tapi "DUGAAN "di lapangan berkata lain. Masih ada "jalur khusus" yang tidak pernah diumumkan. Masih ada nama-nama yang tiba-tiba lolos tanpa jejak.  

Lebih mirisnya, DUGAAN OKNUM SATU PERSATU MASUK. SAMPAI SAAT INI MASIH TAMBAH MASUK. Artinya praktik ini tidak berhenti, justru jalan terus.

Ini berarti instruksi orang nomor satu di Makassar DIDUGA DITABRAK. oleh oknum di bawah. Ini bentuk pembangkangan birokrasi yang tidak bisa ditolerir.


KONFIRMASI SALAH SATU MEDIA JUGA DIABAIKAN. Saat salah satu media mencoba mengkonfirmasi ke salah satu Kepsek SMP terkait, pesan hanya dibaca. Tidak ada jawaban. Tidak ada klarifikasi.  

Sikap mengabaikan media ini MEMPERKUAT DUGAAN. Jika tidak ada yang ditutupi, kenapa takut menjelaskan? Media punya hak untuk bertanya demi kepentingan publik.

MENGABAIKAN KONFIRMASI = MENGHINDARI PENGAWASAN. Ini bukan etika seorang pemimpin pendidikan. Seharusnya terbuka, bukan bungkam.

KAMI MENDUGA ADA JARINGAN YANG BERMAIN. DIDUGA ada "calo" dan "oknum" yang memperdagangkan kursi sekolah negeri favorit secara sistematis.

Jika DUGAAN ini benar, maka ini penghinaan besar terhadap kebijakan Pak Wali. Aturan dibuat, tapi sengaja dilanggar di bawah.

Korban dari DUGAAN PRAKTIK ini adalah anak-anak berprestasi dan orang tua jujur. Mereka tersingkir karena tidak punya "orang dalam".

KEPADA BAPAK WALI KOTA MAKASSAR, kami mohon ketegasan. Periksa DUGAAN ini. Panggil Kepsek yang mengabaikan konfirmasi media. Audit data PPDB. Jika terbukti, copot.

KESIMPULAN: Oknum terus masuk, konfirmasi diabaikan, DUGAAN semakin kuat. USUT TUNTAS DUGAAN PENITIPAN DI SMP 1 & 3! HENTIKAN OKNUM BARU MASUK! TEGAKKAN ATURAN PAK WALI! 🇮🇩




SD Inpres Banta- Bantaeng 1 Gelar Lomba Hias Tumpeng, Tanamkan Semangat Gotong Royong di HUT ke- 81 Ri


MULIAINFO. COM -- MAKASSAR-- 17 Agustus 2026 – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia juga dirasakan oleh UPTD SPF SD INPRES BANTA-BANTAENG I. Sekolah dasar ini menggelar kegiatan lomba menyajikan dan menghias nasi tumpeng yang diikuti oleh seluruh siswa-siswi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Senin, 17 Agustus 2026 di halaman sekolah. Suasana penuh semangat kemerdekaan terlihat sejak pagi, dengan dekorasi merah putih yang menghiasi setiap sudut sekolah.

Lomba menghias tumpeng dipilih sebagai salah satu bentuk kegiatan untuk melestarikan budaya bangsa. Nasi tumpeng sendiri merupakan simbol rasa syukur dan kebersamaan masyarakat Indonesia sejak dulu.

Kepala UPTD SPF SD INPRES BANTA-BANTAENG I, Marhabang,S.Pd, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar lomba, tetapi juga media pembelajaran.

“Melalui lomba ini kita ingin menanamkan nilai gotong royong, kreativitas, dan cinta budaya kepada anak-anak. Tumpeng adalah warisan budaya yang harus kita jaga bersama,” ujar Marhabang,S.Pd di hadapan peserta dan guru.

Seluruh siswa-siswi dari kelas 1 sampai kelas 6 dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok diberi waktu untuk berkreasi menghias tumpeng dengan lauk pauk dan hiasan yang menarik sesuai tema kemerdekaan.

Anak-anak tampak sangat antusias. Ada yang bertugas menata nasi, ada yang menghias dengan timun, tomat, telur, dan bendera kecil merah putih. Kerja sama antar teman terlihat jelas dalam setiap kelompok.

Para guru turut mendampingi dan memberikan arahan agar hasil karya siswa rapi, bersih, dan mencerminkan nilai estetika. Orang tua siswa juga hadir memberikan dukungan dan membawa bahan-bahan tambahan.

Dewan juri dalam lomba ini terdiri dari guru dan perwakilan komite sekolah. Penilaian dilakukan berdasarkan kriteria kerapian, kreativitas, kebersihan, dan kesesuaian tema HUT RI.

Setelah proses penjurian selesai, diumumkan 3 kelompok terbaik. Sorak sorai dan tepuk tangan meriah mengiringi pengumuman pemenang. Semua peserta tetap mendapatkan apresiasi karena semangatnya yang luar biasa.

Tumpeng yang telah dihias kemudian dipotong secara simbolis oleh Kepala Sekolah. Pemotongan tumpeng ini menjadi simbol rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia dan doa untuk kemajuan bangsa.

Setelah itu, seluruh tumpeng dibagikan dan disantap bersama oleh siswa, guru, dan tamu undangan. Momen makan bersama ini semakin mempererat rasa kekeluargaan di lingkungan sekolah.

Marhabang, S.Pd berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun. Menurutnya, peringatan HUT RI tidak hanya upacara, tetapi juga harus diisi dengan kegiatan yang mendidik dan menyenangkan bagi anak.

Dengan berakhirnya lomba menghias dan menyajikan nasi tumpeng ini, UPTD SPF SD INPRES BANTA-BANTAENG I berharap dapat menumbuhkan rasa nasionalisme, kreativitas, dan kecintaan terhadap budaya Indonesia pada peserta didik sejak dini. Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!

Istiqamah: Sholat Dhuha dan Tahfiz Qur'an Setiap Pagi di UPT SPF SDN Layang IV/72


MULIAINFO. COM -- Makassar -- Setiap pagi, halaman UPT SPF SDN Layang IV/72 tidak sepi. Sebelum jam pelajaran dimulai, siswa-siswi sudah berkumpul dengan seragam rapi untuk memulai hari dengan ibadah.  

Kegiatan pertama yang dilakukan adalah Sholat Dhuha berjamaah. Barisan shaf disusun oleh guru piket, lalu adzan dikumandangkan oleh salah satu siswa yang ditunjuk secara bergilir.  

Di bawah langit Makassar yang masih segar, lantunan niat dan takbir terdengar serentak. Halaman sekolah yang biasanya jadi tempat bermain, pagi itu berubah menjadi tempat sujud dan doa.  

Setelah salam, suasana tidak langsung bubar. Para guru memimpin doa bersama, memohon ilmu yang bermanfaat, akhlak yang baik, dan kemudahan dalam belajar untuk semua anak.  

Selesai berdoa, kegiatan dilanjutkan dengan Tahfiz Qur'an. Anak-anak duduk melingkar sesuai kelas. Ada yang membawa mushaf sendiri, ada juga yang memakai mushaf dari sekolah.  


Metode yang digunakan sederhana tapi konsisten. Setiap siswa menyetor hafalan ayat yang sudah dipelajari di rumah. Guru menyimak satu per satu, lalu memberikan koreksi tajwid dengan sabar.  

Bagi yang belum hafal, mereka mengulang bersama-sama. Suara tilawah anak-anak bersahutan di halaman. Ada yang pelan menghafal, ada yang sudah lancar dan maju untuk menyetor.  

Tujuan utamanya bukan sekadar mengejar target hafalan. Yang paling ditekankan adalah membiasakan anak dekat dengan Al-Qur'an sejak dini, mencintai huruf demi hurufnya.  

Kegiatan ini sudah menjadi budaya di UPT SPF SDN Layang IV/72. Orang tua juga mendukung dengan membimbing anak mengulang hafalan di rumah setiap malam.  

Dampaknya mulai terlihat. Anak-anak jadi lebih disiplin waktu, lebih tenang, dan lebih mudah dinasihati. Bahasa mereka juga semakin santun ketika berbicara dengan guru dan teman.  

Para guru merasakan manfaatnya di kelas. Saat pelajaran agama atau akhlak, anak-anak lebih cepat menangkap karena dasarnya sudah dibangun dari Dhuha dan Tahfiz setiap hari.  

Halaman sekolah pun punya dua wajah. Pagi untuk ibadah dan menghafal, siang untuk belajar dan bermain. Keseimbangan itu yang membuat suasana sekolah terasa hidup.  

Semua kegiatan ini berjalan atas arahan dan dukungan penuh dari Kepala UPT SPF SDN Layang IV/72, Zainuddin, S.Pd.,M.Pd. Dengan Sholat Dhuha dan Tahfiz Qur'an setiap hari, beliau berharap siswa-siswi tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga kuat secara spiritual.


19 Agustus 2026

Aksi Nyata! Warga SD Inpres Batua 1 Makassar Bahu-membahu Ciptakan Sekolah Bersih dan Sehat


MULIAINFO.COM– Makassar -- Semangat gotong royong kembali terlihat di UPTD SPF SD Inpres Batua I Makassar. Siswa dan guru kompak bahu-membahu menjaga kebersihan lingkungan sekolah, terutama setelah kegiatan olahraga pagi, sehingga tercipta suasana belajar yang nyaman, sehat, dan asri.

Kegiatan bersih-bersih ini menjadi rutinitas harian. Setiap pagi sebelum KBM, siswa dibagi dalam tim piket untuk membersihkan ruang kelas, lorong, halaman, hingga toilet. *Setelah senam dan olahraga bersama, siswa kembali turun membersihkan lapangan dan area yang digunakan, didampingi para guru.

Kepala UPTD SPF SD Inpres Batua I Makassar, Mahmuddin, S.Pd, mengapresiasi kekompakan tersebut. Menurutnya, membiasakan bersih-bersih setelah olahraga penting untuk menanamkan tanggung jawab.

“Kami ingin anak-anak paham, setelah berkeringat dan berolahraga, kita juga harus mengembalikan lingkungan seperti semula bahkan lebih bersih. Ini bagian dari pendidikan karakter dan kedisiplinan,” ujar Mahmuddin,S.Pd, rabu 19 Agustus 2026.

Selain itu, siswa juga dilibatkan dalam perawatan tanaman dan penghijauan sekolah. Pot-pot bunga dan sudut hijau hasil karya siswa membuat suasana sekolah semakin sejuk dan nyaman.

Mahmuddin, S.Pd menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan dukungan terhadap program Sekolah Sehat dan Adiwiyata di Kota Makassar.

“Kekompakan guru dan siswa di SD Inpres Batua I ini luar biasa. Semoga menjadi contoh bagi sekolah lain untuk terus menanamkan budaya bersih dan sehat sejak dini,” tutupnya.

Dengan semangat kebersamaan ini, UPTD SPF SD Inpres Batua I Makassar membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya soal akademik, tetapi juga membentuk karakter peduli lingkungan.


Lomba Menghias Kelas Warnai Peringatan HUT RI ke-81 di UPT SPF SDN Panaikang III


MULIAINFO. COM -- Makassar -- Dalam rangka memperingati HUT RI ke-81 tahun 2026, UPT SPF SDN Panaikang III menggelar berbagai kegiatan lomba, salah satunya adalah Lomba Menghias Kelas. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa mulai dari kelas 1 sampai kelas 6.

Lomba ini bukan hanya diikuti oleh siswa, tetapi juga melibatkan orang tua siswa-siswi. Antusiasme para orang tua terlihat sangat tinggi saat mereka datang ke sekolah untuk melihat dan mendukung hasil karya anak-anaknya.

Setiap kelas berlomba menampilkan kreativitas terbaiknya. Dekorasi bernuansa kemerdekaan seperti bendera Merah Putih, gambar pahlawan, hingga ornamen 17 Agustus menghiasi setiap sudut ruangan. 

Kepala Sekolah UPT SPF SDN Panaikang III, *Ibu Lis Bulkis,S.Pd.,M.Pd., turut hadir langsung meninjau satu per satu kelas peserta lomba. Beliau memberikan apresiasi tinggi atas semangat dan kekompakan siswa bersama orang tua.

Dalam sambutannya, Ibu Lis Bulkis menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini serta melatih kreativitas dan kerja sama antara sekolah, siswa, dan orang tua.


Acara ini juga dihadiri oleh beberapa kepala sekolah dari sekolah lain. Kehadiran para pimpinan sekolah ini menjadi bentuk dukungan dan silaturahmi antar lembaga pendidikan.

Salah satu kepala sekolah yang hadir adalah Kepala Sekolah SDN Paccinang 1. Kehadiran beliau menambah semarak acara dan menjadi motivasi tersendiri bagi siswa maupun guru.

Para orang tua tampak bangga melihat hasil dekorasi kelas anak-anaknya. Banyak dari mereka yang ikut membantu menghias sejak pagi, sehingga suasana kekeluargaan terasa sangat kental.


Selain Lomba Menghias Kelas, kegiatan HUT
 RI ke-81 ini juga diisi dengan lomba-lomba khas 17 Agustus lainnya yang membuat suasana sekolah menjadi lebih meriah dan penuh semangat nasionalisme.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan nilai-nilai perjuangan para pahlawan dapat terus ditanamkan kepada generasi muda, khususnya siswa SD.

Ibu Lis Bulkis berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun agar semangat kemerdekaan tidak pernah padam di lingkungan sekolah.

Lomba Menghias Kelas tahun ini dinilai sukses karena mampu menyatukan siswa, guru, dan orang tua dalam satu tujuan: memeriahkan kemerdekaan dengan karya nyata.

Perayaan HUT RI ke-81 di UPT SPF SDN Panaikang III pun ditutup dengan penuh suka cita, kebanggaan, dan harapan besar untuk Indonesia yang semakin maju.