MULIAINFO. COM -- Makassar -- Setiap pagi, halaman UPT SPF SDN Layang IV/72 tidak sepi. Sebelum jam pelajaran dimulai, siswa-siswi sudah berkumpul dengan seragam rapi untuk memulai hari dengan ibadah.
Kegiatan pertama yang dilakukan adalah Sholat Dhuha berjamaah. Barisan shaf disusun oleh guru piket, lalu adzan dikumandangkan oleh salah satu siswa yang ditunjuk secara bergilir.
Di bawah langit Makassar yang masih segar, lantunan niat dan takbir terdengar serentak. Halaman sekolah yang biasanya jadi tempat bermain, pagi itu berubah menjadi tempat sujud dan doa.
Setelah salam, suasana tidak langsung bubar. Para guru memimpin doa bersama, memohon ilmu yang bermanfaat, akhlak yang baik, dan kemudahan dalam belajar untuk semua anak.
Selesai berdoa, kegiatan dilanjutkan dengan Tahfiz Qur'an. Anak-anak duduk melingkar sesuai kelas. Ada yang membawa mushaf sendiri, ada juga yang memakai mushaf dari sekolah.
Metode yang digunakan sederhana tapi konsisten. Setiap siswa menyetor hafalan ayat yang sudah dipelajari di rumah. Guru menyimak satu per satu, lalu memberikan koreksi tajwid dengan sabar.
Bagi yang belum hafal, mereka mengulang bersama-sama. Suara tilawah anak-anak bersahutan di halaman. Ada yang pelan menghafal, ada yang sudah lancar dan maju untuk menyetor.
Tujuan utamanya bukan sekadar mengejar target hafalan. Yang paling ditekankan adalah membiasakan anak dekat dengan Al-Qur'an sejak dini, mencintai huruf demi hurufnya.
Kegiatan ini sudah menjadi budaya di UPT SPF SDN Layang IV/72. Orang tua juga mendukung dengan membimbing anak mengulang hafalan di rumah setiap malam.
Dampaknya mulai terlihat. Anak-anak jadi lebih disiplin waktu, lebih tenang, dan lebih mudah dinasihati. Bahasa mereka juga semakin santun ketika berbicara dengan guru dan teman.
Para guru merasakan manfaatnya di kelas. Saat pelajaran agama atau akhlak, anak-anak lebih cepat menangkap karena dasarnya sudah dibangun dari Dhuha dan Tahfiz setiap hari.
Halaman sekolah pun punya dua wajah. Pagi untuk ibadah dan menghafal, siang untuk belajar dan bermain. Keseimbangan itu yang membuat suasana sekolah terasa hidup.
Semua kegiatan ini berjalan atas arahan dan dukungan penuh dari Kepala UPT SPF SDN Layang IV/72, Zainuddin, S.Pd.,M.Pd. Dengan Sholat Dhuha dan Tahfiz Qur'an setiap hari, beliau berharap siswa-siswi tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga kuat secara spiritual.

