20 April 2026

Pelaksanaan TKA di UPT SPF SD Inpres Antang II Berjalan Aman Dan Tertib


MULIAINFO. Com -- Makassar, 20 April 2026 - Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di UPT SPF SD Inpres Antang II berjalan aman dan tertib, tanpa ada indikasi pelanggaran. Hal ini disampaikan oleh pengawas TKA, Ibu Nursidah, S.Pd.I, kepada Media Mulia Info.

Menurut Ibu Nursidah, semua peserta tes telah mengikuti aturan yang telah ditetapkan dan tidak ada gangguan yang signifikan selama proses pelaksanaan TKA. "Pelaksanaan TKA berjalan lancar dan aman, tidak ada indikasi pelanggaran yang ditemukan," kata Ibu Nursidah.

Pelaksanaan TKA ini merupakan salah satu tahap seleksi untuk menentukan siapa yang akan melanjutkan ke tahap selanjutnya. Dengan adanya pelaksanaan TKA yang aman dan tertib, diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas tentang kemampuan akademis siswa-siswi Sekolah Dasar.

Kepala Sekolah UPT SPF SD Inpres Antang II, Bapak Imran Salam, S.Pd, juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan TKA. "Kami sangat senang bahwa pelaksanaan TKA berjalan lancar dan aman. Hal ini menunjukkan bahwa semua pihak telah bekerja sama dengan baik," kata Bapak Imran Salam.

Guru-guru UPT SPF SD Inpres Antang II, seperti Ibu Hikma Fausiah, S.Pd, dan Bapak Rahimi Suhra Udin, S.Pd, juga hadir dan memantau jalannya pelaksanaan TKA. "Kami sangat senang bahwa pelaksanaan TKA berjalan lancar dan aman. Kami berharap bahwa hasil tes dapat memberikan gambaran yang jelas tentang kemampuan akademis siswa-siswi," kata Ibu Hikma Fausiah.

Pelaksanaan TKA ini akan berlangsung hingga tanggal 29 April 2026. Hasil tes akan diumumkan dalam beberapa hari ke depan.

Ibu Nursidah juga menyampaikan bahwa pengawas TKA telah memantau proses pelaksanaan TKA secara ketat untuk memastikan bahwa semua peserta tes mengikuti aturan yang telah ditetapkan. "Kami telah memantau proses pelaksanaan TKA secara ketat dan tidak ada indikasi pelanggaran yang ditemukan," kata Ibu Nursidah.

Dengan adanya pelaksanaan TKA yang aman dan tertib, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses seleksi TKA. "Kami ingin memastikan bahwa proses seleksi TKA berjalan dengan adil dan transparan," kata Bapak Imran Salam.


Pelaksanaan TKA ini juga merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. "Kami ingin meningkatkan kualitas pendidikan di daerah dan pelaksanaan TKA ini merupakan salah satu langkah yang kami lakukan," kata Bapak Imran Salam.

Ibu Nursidah juga menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA ini telah disiapkan dengan baik oleh panitia. "Kami telah mempersiapkan pelaksanaan TKA ini dengan baik dan kami yakin bahwa proses seleksi akan berjalan dengan lancar," kata Ibu Nursidah.

Dengan adanya pelaksanaan TKA yang aman dan tertib, diharapkan dapat memberikan kesempatan yang sama bagi semua peserta tes. "Kami ingin memberikan kesempatan yang sama bagi semua peserta tes untuk menunjukkan kemampuan mereka," kata Bapak Imran Salam.

Pelaksanaan TKA ini juga merupakan salah satu contoh bahwa proses seleksi dapat berjalan dengan adil dan transparan. "Kami ingin menunjukkan bahwa proses seleksi dapat berjalan dengan adil dan transparan," kata Ibu Nursidah.

Dengan demikian, pelaksanaan TKA di UPT SPF SD Inpres Antang II dapat dianggap sebagai contoh yang baik bagi pelaksanaan TKA di sekolah lain. "Kami berharap bahwa pelaksanaan TKA di sekolah lain dapat berjalan dengan lancar dan aman seperti di UPT SPF SD Inpres Antang II," kata Bapak Imran Salam. ( Muh Yahya )

19 April 2026

21 Ketua DPD II Golkar Sulsel Nyatakan Dukungan Penuh ke Munafri Arifuddin


MULIAIFO. Com -- MAKASSAR - Partai Golkar Sulawesi Selatan menunjukkan soliditas mesin politik di tingkat daerah. Sinyal penguatan itu terlihat dari intensnya pergerakan 21 Ketua DPD II se-Sulsel yang berkumpul dalam satu forum konsolidasi. Langkah ini menegaskan posisi Sulsel sebagai salah satu basis utama Golkar di Indonesia Timur.

Konsolidasi tersebut bukan instruksi dari DPP, melainkan inisiatif kolektif yang lahir dari bawah. Pola ini dinilai lebih organik karena berangkat dari kebutuhan daerah untuk menyamakan frekuensi politik. Kehadiran 21 ketua secara lengkap tanpa ada yang absen menjadi bukti bahwa forum ini mewakili suara bulat seluruh kabupaten dan kota.

Agenda pertemuan dibuat tunggal: menyatakan dukungan terbuka secara bersama-sama. Tidak ada pembahasan lain agar pesan ke publik tetap fokus dan tidak menimbulkan spekulasi. Dukungan kolektif dipilih karena bobot politiknya lebih kuat dibanding dukungan perorangan. Dalam tradisi partai, pernyataan bersama dipakai untuk menunjukkan legitimasi sekaligus kebulatan tekad.

Langkah itu sekaligus menutup peluang manuver elite di wilayah abu-abu. Dengan pernyataan terbuka dan serentak, posisi Golkar Sulsel jadi terang. Publik dan lawan politik membaca sinyal yang sama: partai berlambang pohon beringin ini tidak memberi ruang untuk spekulasi arah dukungan.

Sosok yang mendapat dukungan bulat 21 Ketua DPD II adalah Munafri Arifuddin. Di Sulsel, ia akrab disapa Appi. Dukungan disampaikan langsung dalam forum dan disaksikan seluruh ketua yang hadir. Statusnya resmi dan menutup ruang multitafsir.

Bagi Appi, dukungan ini menjadi modal politik signifikan. Restu datang dari struktur resmi partai di semua daerah. Di struktur partai, DPD II adalah mesin yang paling paham medan. Mereka yang menggerakkan saksi, merawat konstituen, dan menjaga suara di TPS. Dapat restu dari mereka berarti dapat akses ke jaringan paling bawah yang sudah teruji.

Forum ini juga mengirim pesan politik yang jelas: barisan Golkar tingkat kabupaten dan kota sedang rapat dan satu komando. Istilah rapat merujuk pada minimnya potensi friksi atau tarik-menarik arah di internal daerah. Semua sudah berada dalam satu garis komando.

Kondisi satu komando itu krusial karena Sulsel dikenal sebagai medan politik yang dinamis. Peta koalisi sering berubah, tokoh lokal kuat, dan basis pemilih cenderung cair. Jika mesin partai tidak kompak sejak awal, Golkar rawan kehilangan momentum. Dengan barisan yang sudah terkunci, manuver politik bisa lebih cepat dieksekusi.

Ketika 21 DPD II sudah satu suara, kerja politik Golkar ke depan menjadi lebih ringan. Partai tidak perlu lagi menghabiskan energi untuk konsolidasi internal dari nol. Waktu dan tenaga bisa langsung dialihkan ke strategi pemenangan dan penggalangan di luar.

Soliditas internal tersebut dipandang sebagai bekal penting menghadapi dinamika politik Sulsel. Mulai dari kontestasi elektoral, lobi kebijakan, sampai penentuan arah koalisi. Dengan barisan yang utuh sejak awal, Golkar diyakini lebih lincah membaca perubahan peta politik dibanding jika mesin partainya masih terpecah.( Yahya )


18 April 2026

Tim Adiwiyata UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III Panen Eco Enzyme, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat


MULIAINFO. Com -- Makassar. UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III, 18 April 2026 - Tim Adiwiyata UPT SD Inpres Borong Jambu III melaksanakan kegiatan panen Eco Enzyme sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan. Kegiatan ini merupakan hasil kerja keras tim Adiwiyata yang telah melakukan proses fermentasi limbah organik seperti kulit buah dan sayuran selama kurang lebih 3 bulan.

Panen Eco Enzyme ini dilakukan dengan cara menyaring cairan hasil fermentasi untuk kemudian dipisahkan dari ampasnya. Cairan Eco Enzyme yang dihasilkan selanjutnya dimanfaatkan sebagai pupuk alami, cairan pembersih ramah lingkungan, serta sebagai upaya pengurangan penggunaan bahan kimia di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengelola sampah organik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai cinta lingkungan kepada seluruh warga sekolah. "Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh dan inspirasi dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan," ujar Kepala Sekolah, Abd Jalil, S.Pd.

Dengan kegiatan ini, UPT PF SD Inpres Borong Jambu III  menunjukkan komitmennya dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan kesadaran warga sekolah tentang pentingnya pengelolaan sampah. Tim Adiwiyata juga berharap bahwa kegiatan ini dapat diikuti oleh sekolah lain dan masyarakat luas.

Panen Eco Enzyme ini juga dihadiri oleh guru, dan siswa-siswi UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III. Mereka semua sangat antusias dan berbangga dengan hasil kerja keras tim Adiwiyata.


Kegiatan ini juga merupakan bagian dari program Adiwiyata yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan menciptakan lingkungan yang lebih baik. UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III telah menunjukkan komitmennya dalam menjalankan program ini.

Dengan memanfaatkan limbah organik, tim Adiwiyata UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III telah membantu mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan oleh sekolah. Hal ini juga dapat membantu mengurangi dampak lingkungan yang disebabkan oleh sampah.

Cairan Eco Enzyme yang dihasilkan juga dapat digunakan sebagai alternatif pengganti bahan kimia yang biasa digunakan di sekolah. Hal ini dapat membantu mengurangi penggunaan bahan kimia dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat.

Kegiatan panen Eco Enzyme ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dan masyarakat luas. Dengan demikian, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III akan terus menjalankan program Adiwiyata dan meningkatkan kesadaran lingkungan warga sekolah. Dengan demikian, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus. ( Muh yahya)

Pelaksanaan Bimtek Penyusunan Soft File Aplikasi SIDIA di SD Islam Athirah


MULIAINFO. Com --  Makassar, 18 April 2026 - Pelaksanaan Bimtek Penyusunan Soft File Aplikasi SIDIA telah dilaksanakan di Aula SD Islam Athirah pada hari Sabtu, 18 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh para kepala sekolah dan guru-guru SD Islam Athirah.

Kepala Sekolah SD Islam Athirah, Hj. Hamsinah, S.Pd, membuka acara Bimtek ini dengan menyampaikan pentingnya penggunaan aplikasi SIDIA dalam meningkatkan kualitas pendidikan. "Aplikasi SIDIA dapat membantu kita dalam mengelola data siswa dan meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah kita," kata Hj. Hamsinah.

Bimtek ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para kepala sekolah dan guru-guru dalam menyusun soft file aplikasi SIDIA. Narasumber Bimtek ini adalah tim ahli dari Dinas Pendidikan yang memiliki pengalaman dalam penggunaan aplikasi SIDIA.

"Dengan adanya Bimtek ini, kami berharap para kepala sekolah dan guru-guru dapat memahami dan mengaplikasikan aplikasi SIDIA dalam kegiatan sehari-hari," kata Hj. Hamsinah.


Kegiatan Bimtek ini juga dihadiri oleh Kepala Sekolah SDI Kajenjeng, Hj. Hamsinah, S.Pd, yang juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Bimtek ini. "Kami sangat senang bahwa SD Islam Athirah telah melaksanakan Bimtek ini, kami berharap dapat belajar dari pengalaman ini," kata Hj. Hamsinah.

Bimtek ini berlangsung dengan lancar dan sukses, dengan para peserta yang sangat antusias dan aktif dalam mengikuti kegiatan ini. Dengan adanya Bimtek ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di SD Islam Athirah dan SDI Kajenjeng.

Para peserta Bimtek juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi dengan narasumber, sehingga mereka dapat memahami lebih baik tentang aplikasi SIDIA. "Kami sangat puas dengan pelaksanaan Bimtek ini, kami telah mendapatkan banyak pengetahuan dan keterampilan baru," kata salah satu peserta Bimtek.

Dengan demikian, pelaksanaan Bimtek Penyusunan Soft File Aplikasi SIDIA di SD Islam Athirah dapat dianggap sebagai sukses dan dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lainnya. "Kami berharap bahwa Bimtek ini dapat menjadi awal bagi peningkatan kualitas pendidikan di Sulawesi Selatan," kata Hj. Hamsinah.

Kegiatan Bimtek ini diakhiri dengan penyerahan sertifikat kepada para peserta dan foto bersama dengan narasumber. "Kami sangat senang telah mengikuti Bimtek ini, kami akan terus meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah kita," kata Hj. Hamsinah. ( Muh Yahya )

17 April 2026

Berbagi Keberkahan di Jumat Pagi


MULIANINFO. Com -- Makassar. SMP 22 akan melaksanakan kegiatan Jumat Berbagi pada tanggal 17 April 2026, dimulai pada pagi hari. Kegiatan ini akan dipimpin oleh Ibu Salma dan bertujuan untuk membagikan 300 dos nasi kepada orang-orang yang lewat di depan sekolah.

Kegiatan ini akan dimulai pada pukul 07.00 pagi, dengan pembukaan oleh Kepala Sekolah SMP 22. Setelah itu, Ibu Salma akan memberikan sambutan dan menjelaskan tujuan kegiatan Jumat Berbagi.

Siswa-siswa SMP 22 telah mempersiapkan diri untuk kegiatan ini dengan mengumpulkan donasi dan membantu dalam persiapan. Mereka sangat antusias untuk membagikan kebaikan kepada sesama.

Pembagian dos nasi akan dilakukan di pinggir jalan depan sekolah, dengan bantuan guru-guru dan siswa-siswa. Setiap orang yang lewat dan menerima dos nasi akan mendapatkan senyum dan doa dari guru

Kegiatan Jumat Berbagi ini tidak hanya tentang membagikan makanan, tetapi juga tentang meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya berbagi dan membantu sesama. Ibu Salma berharap bahwa kegiatan ini dapat membawa kebahagiaan dan keberkahan bagi semua yang terlibat.

Setelah pembagian dos nasi, akan diadakan acara lain seperti penghiburan musik dan games yang menyenangkan. Siswa-siswa sangat menantikan acara ini dan berharap dapat bersenang-senang bersama teman-teman.


Kegiatan Jumat Berbagi ini juga dihadiri oleh orang tua siswa dan masyarakat sekitar. Mereka sangat mendukung kegiatan ini dan berharap dapat membantu dalam kegiatan serupa di masa depan.

Dengan adanya kegiatan Jumat Berbagi ini, SMP 22 berharap dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam meningkatkan kesadaran tentang pentingnya berbagi dan membantu sesama.

Kegiatan ini juga dapat meningkatkan hubungan antara siswa, guru, dan masyarakat sekitar. Semua yang terlibat sangat bahagia dan berharap dapat mengulangi kegiatan serupa di masa depan.

Pembagian dos nasi selesai pada pukul 09.00 pagi, dan dilanjutkan dengan acara penghiburan. Siswa-siswa sangat senang dan berterima kasih kepada Ibu Salma dan semua yang terlibat dalam kegiatan ini.

Kegiatan Jumat Berbagi di SMP 22 ini merupakan contoh kegiatan yang positif dan dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya berbagi dan membantu sesama. Semoga kegiatan ini dapat membawa kebahagiaan dan keberkahan bagi semua yang terlibat.

Dengan demikian, kegiatan Jumat Berbagi di SMP 22 pada tanggal 17 April 2026 dapat dianggap sebagai sukses dan dapat menjadi contoh bagi kegiatan serupa di masa depan.( Yahya)

16 April 2026

Kepala UPT SPF SD Inpres Baraya 1 Sitti Hasmi,.S.Pd.I Ikuti Bimtek Aplikasi SIDIA Bersama Forum Sekolah Adiwiyata


MULIAINFO. Com --  Makassar. BIMTEK Penyusunan Softfile & Aplikasi SIDIA" yang diselenggarakan oleh Forum Sekolah Adiwiyata. Acara berlangsung di Makassar pada tanggal 15, 16, dan 18 April 2026, bertepatan dengan hari ini.

Bimtek ini merujuk pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup/BPLH No. 5 Tahun 2025 tentang Penyelenggara Sekolah Adiwiyata. Regulasi tersebut menjadi pedoman terbaru bagi sekolah-sekolah dalam mewujudkan lingkungan belajar yang peduli dan berbudaya lingkungan.

Fokus utama kegiatan adalah membekali perwakilan sekolah dengan keterampilan teknis menyusun _softfile_ dokumentasi Adiwiyata. Peserta juga dikenalkan dengan Aplikasi SIDIA sebagai sistem digital untuk pelaporan dan penilaian program Adiwiyata secara terintegrasi.

Terlihat lebih dari 70an  peserta yang hadir, didominasi kepala sekolah dan admin dari berbagai wilayah. Salah satunya adalah Sitti Hasmi, S.Pd.I, Kepala UPT SPF SD Inpres Baraya 1, yang turut aktif mengikuti rangkaian bimtek dari awal hingga akhir.

Suasana forum berlangsung hangat dan akrab. Hal ini terlihat dari senyum dan pose  yang ditunjukkan banyak peserta saat sesi foto bersama. Antusiasme Ibu Sitti Hasmi dan peserta lain menandakan komitmen kuat untuk mengimplementasikan hasil bimtek di sekolah masing-masing.

Meja di depan dengan taplak merah kotak-kotak dan dua tudung saji emas memberi sentuhan budaya lokal Makassar. Elemen ini melambangkan jamuan dan keramahan tuan rumah, sekaligus mengingatkan bahwa gerakan Adiwiyata tetap berakar pada kearifan lokal.

Pengenalan Aplikasi SIDIA menjadi langkah modernisasi program Adiwiyata. Dengan sistem digital, proses pengumpulan bukti fisik, monitoring, dan evaluasi diharapkan lebih efisien, transparan, dan paperless, sejalan dengan prinsip peduli lingkungan itu sendiri.

Forum ini berperan sebagai wadah koordinasi dan berbagi praktik baik antar sekolah penggerak Adiwiyata di Makassar. Kehadiran kepala sekolah seperti Ibu Sitti Hasmi dari SD Inpres Baraya 1 memastikan pemahaman regulasi terbaru langsung sampai ke tingkat satuan pendidikan.

Setelah mengikuti bimtek 3 hari ini, peserta termasuk UPT SPF SD Inpres Baraya 1 diharapkan mampu menyusun dokumen _softfile_ sesuai standar Permen LHK terbaru. Dampaknya, proses penilaian Adiwiyata tingkat kota, provinsi, hingga nasional dapat berjalan lebih lancar dan objektif.

Kegiatan ini membuktikan bahwa gerakan Sekolah Adiwiyata di Makassar terus aktif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi dan regulasi. Kolaborasi seluruh peserta, termasuk kontribusi dari Ibu Sitti Hasmi, S.Pd.I, adalah modal utama untuk mencetak generasi yang cerdas sekaligus cinta lingkungan. ( Muh Yahya )

Siap Ke SMP Siswa kelas 6 SD Inpres Lantebung Tuntaskan Asesmen Akhir TKA


MULIAINFO. Com --  Makassar – UPT SPF SD Inpres Lantebung melaksanakan Asesmen Akhir untuk program TKA bagi siswa Kelas 6 pada Kamis, 16 April 2026. Kegiatan ini menjadi tahapan penting sebelum siswa menamatkan pendidikan di jenjang sekolah dasar.

Pelaksanaan asesmen dipusatkan di ruang kelas 6 yang telah ditata rapi. Ciri khas ruangannya terlihat dari langit-langit bermotif kotak-kotak merah putih serta meja kursi belajar berwarna merah yang seragam. Suasana tersebut menciptakan lingkungan yang nyaman bagi siswa untuk fokus mengerjakan soal.

Sejak pagi, para siswa kelas 6 sudah hadir dengan seragam batik sekolah dan tampak siap mengikuti asesmen. Sebelum dimulai, guru memberikan arahan teknis pengerjaan serta motivasi agar siswa mengerjakan dengan jujur, teliti, dan percaya diri.

Selama asesmen berlangsung, suasana kelas terpantau tertib. Siswa kelas 6 duduk di bangkunya masing-masing dan mengerjakan soal secara mandiri. Pengawas ruangan berkeliling secara berkala untuk memastikan proses berjalan sesuai prosedur.

Kepala UPT SPF SD Inpres Lantebung, *Amrah, http://S.Pd*, menyampaikan bahwa Asesmen Akhir TKA Kelas 6 ini menjadi tolok ukur capaian pembelajaran siswa selama enam tahun di sekolah dasar. Hasilnya akan digunakan sebagai bahan evaluasi program dan penentu kesiapan siswa ke jenjang SMP.

Menurut Amrah, http://S.Pd, pihak sekolah telah mempersiapkan asesmen ini sejak jauh hari. Mulai dari penyusunan soal berbasis kurikulum, try out, hingga penataan ruang kelas agar siswa kelas 6 merasa nyaman dan bisa mengerjakan dengan maksimal.

Menurut salah satu guru kelas 6, materi asesmen disusun berdasarkan kisi-kisi yang sudah disosialisasikan kepada siswa melalui pembelajaran rutin dan bimbingan intensif. “Anak-anak sudah terbiasa dengan tipe soal yang diujikan, jadi mereka lebih siap secara mental,” ujarnya.

Dari sisi siswa, kegiatan ini menjadi pengalaman penting untuk melatih konsentrasi dan tanggung jawab menjelang kelulusan. Beberapa siswa kelas 6 mengaku sempat gugup di awal, namun bisa kembali fokus setelah memahami instruksi soal dengan baik.

Pihak sekolah juga memastikan sarana prasarana pendukung asesmen berfungsi optimal. Pencahayaan ruang kelas, sirkulasi udara, serta posisi tempat duduk siswa sudah diatur agar mendukung kenyamanan selama ujian. Ini sesuai arahan Kepala Sekolah Amrah, http://S.Pd yang menekankan pentingnya menciptakan suasana ujian yang kondusif bagi siswa kelas 6.

Dengan berakhirnya Asesmen Akhir TKA Kelas 6 ini, UPT SPF SD Inpres Lantebung di bawah kepemimpinan Amrah, http://S.Pd berharap seluruh siswa memperoleh hasil terbaik sebagai bekal melanjutkan ke jenjang SMP. Sekolah berkomitmen terus mendampingi perkembangan belajar siswa hingga hari kelulusan tiba.( Muh Yahya )