25 Mei 2026

Siswa- Siswi SD Inpres Borong Jambu III Ikuti Scout Camp 2 dengan Tema Karakter Anak Indonesia Hebat


MULIAINFO. Com. Makassar -- Gugus Depan 06-051 dan 06-052 UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III akan menggelar kegiatan Scout Camp 2 pada akhir pekan mendatang. Kegiatan perkemahan Sabtu-Minggu atau Persami ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 23 hingga 24 Mei 2026.

Tema yang diangkat tahun ini adalah “Bangun Karakter Hebat dengan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”. Tema tersebut dipilih untuk memperkuat nilai-nilai karakter positif pada peserta didik sesuai dengan program penguatan profil pelajar Pancasila.

Lokasi kegiatan dipusatkan di pangkalan UPT SPF SD Inpres Borong Jambu III. Pihak sekolah dan pembina Pramuka telah menyiapkan area perkemahan agar kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan menyenangkan bagi seluruh peserta.

Scout Camp 2 diikuti oleh siswa-siswi anggota Pramuka Penggalang di pangkalan tersebut. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi siswa-siswi untuk melatih kemandirian, kerja sama tim, dan rasa tanggung jawab di luar ruang kelas.

Beragam kegiatan menarik telah disiapkan panitia untuk mengisi rangkaian acara. Mulai dari pentas seni, nonton bareng atau nobar, hingga hiking di sekitar lingkungan sekolah yang bertujuan melatih ketahanan fisik dan semangat petualangan peserta.


Untuk membangun kekompakan, panitia juga menyusun agenda games kelompok yang bersifat edukatif dan rekreatif. Games ini dirancang agar siswa-siswi belajar memecahkan masalah bersama sambil tetap merasakan suasana gembira khas perkemahan.

Malam harinya, peserta akan mengikuti kegiatan unggun api. Selain menjadi simbol semangat Pramuka, unggun api juga akan diisi dengan penampilan kreatif dari masing-masing regu yang telah dipersiapkan oleh siswa-siswi sebelumnya.

Tidak hanya kegiatan seru, Scout Camp 2 juga menanamkan nilai kepedulian sosial melalui agenda kerja bakti. Siswa-siswi akan diajak membersihkan area sekitar perkemahan sebagai bentuk pembelajaran gotong royong dan menjaga kebersihan lingkungan.

Para pembina Pramuka menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah disesuaikan dengan tingkat usia dan kemampuan siswa-siswi. Keselamatan dan keamanan peserta menjadi prioritas utama selama kegiatan berlangsung.

Dengan semangat Scout Camp 2, diharapkan siswa-siswi pulang membawa pengalaman berharga dan kebiasaan baik yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, mandiri, dan cinta tanah air. ( Yahya )

24 Mei 2026

Dinas Telat 7 Bulan, Guru 56 Tahun Gugur : Pengumuman BCKS Makassar Tak Pernah Diperlihatkan


MULIAINFO. Com. Makassar -- Dinas Pendidikan Makassar menghabiskan 7 bulan untuk sebuah seleksi yang berakhir tanpa pengumuman. Tidak ada daftar nilai. Tidak ada nama lulus. Tidak ada apa-apa. Pengumuman itu tidak pernah diperlihatkan.

Seleksi Bimbingan Calon Kepala Sekolah yang berjalan November 2025 hingga Mei 2026 ini mati dalam gelap. Proses jalan, hasil hilang, peserta dibiarkan menebak nasibnya sendiri.

Peserta sudah melewati UKOM, wawancara, dan penilaian portofolio. Mereka datang, menjawab, membuktikan kompetensi. Tapi yang kembali hanya keheningan.

Kronologinya jelas: keterlambatan Dinas 7 bulan membuat peserta usia 56 tahun ke atas otomatis gugur. Bukan karena gagal tes. Tapi karena umur lewat saat pengumuman akhirnya keluar.

UKOM dan wawancara dilalui dengan serius. Biaya, waktu, dan tenaga dikeluarkan. Hasilnya dibuang mentah-mentah karena Dinas tidak sanggup mengelola waktu.

PermenPAN-RB No. 6/2024 jelas: hasil seleksi wajib diumumkan terbuka lengkap dengan nilai dan peringkat. Dinas Makassar memilih melanggar aturan itu tanpa malu.

Tanpa pengumuman, tidak ada transparansi. Tanpa transparansi, tidak ada akuntabilitas. Yang ada hanya keputusan sepihak yang tidak bisa diuji publik.

Ini bukan kelalaian administratif. Ini maladministrasi murni. Diam 7 bulan lalu mengumumkan tanpa data adalah cara halus untuk menutup ruang gugatan.

Guru usia 56 tahun ke atas menjadi korban utama. Mereka lulus proses, tapi kalah waktu. Dinas telat, mereka yang dihukum. Itu bukan kesalahan. Itu pembunuhan karier.

Peserta diminta profesional, hadir tepat waktu, kumpulkan berkas lengkap. Giliran Dinas yang ditagih tanggung jawab, mereka menjawab dengan tidak pernah menampilkan pengumuman.

Dampaknya nyata: guru yang gugur karena umur lewat 56 tahun tidak bisa membuktikan dirinya layak. Karena nilai UKOM dan wawancaranya tidak pernah diperlihatkan.

Yang terjadi di Makassar adalah preseden berbahaya. Jika pengumuman bisa ditiadakan, maka semua seleksi ke depan bisa berjalan tanpa bisa diaudit.

Uang, waktu, dan tenaga peserta sudah habis di ruang UKOM dan ruang wawancara. Yang kembali hanya status “gugur karena umur lewat”. Itu bukan hasil seleksi. Itu hasil kelambatan.

UU Keterbukaan Informasi Publik No. 14/2008 memberi hak setiap warga untuk mengakses informasi yang memengaruhi hidupnya. Pengumuman dan nilai seleksi adalah hak itu.

Jika Dinas Pendidikan Makassar masih punya sisa kredibilitas, tampilkan pengumuman dan nilai itu sekarang. Sebelum 7 bulan kebungkaman berubah menjadi penguburan massal karier guru yang sudah lewat 56 tahun karena ulah kalian. ( Yahya )

23 Mei 2026

Eksekusi Sepihak Dana 285 Sekolah Makassar, Transparansi Dikubur


MULIAINFO. Com. Makassar tidak bisa bicara mutu pendidikan jika sistem rekrutmen kepala sekolah dan pengelolaan dana sekolah masih tertutup. Dua masalah ini menjadi akar keresahan yang meluas di 285 sekolah.

Pertama, proses seleksi kepala sekolah belum sepenuhnya berbasis merit. Jabatan pemimpin pembelajaran ini sering kali diputuskan berdasarkan kedekatan, bukan kompetensi, rekam jejak, dan integritas. Publik tidak pernah tahu siapa yang lolos, nilai berapa, dan atas dasar apa. Tanpa keterbukaan tahapan seleksi, meritokrasi hanya menjadi jargon. Akibatnya, sekolah dipimpin orang yang salah selama 4 tahun, dan mutu stagnan.

Kedua, mekanisme pengembalian dana ke RKUD untuk 285 sekolah berjalan sepihak. Sekolah menerima surat perintah pengembalian, tetapi tidak pernah diperlihatkan daftar temuan ARKAS secara rinci. Tidak ada penjelasan pos mana yang salah, apa dasar penilaiannya, dan bagaimana mekanisme perbaikan. Tidak ada waktu jeda yang memadai untuk klarifikasi.

Ini bukan akuntabilitas. Ini eksekusi sepihak. ARKAS dirancang untuk keterbukaan, tapi di lapangan data itu tertutup. Sekolah dituntut tertib LPJ, tapi tidak diberi ruang untuk menjelaskan dan memperbaiki. Ketika hak jawab dihapus, yang tumbuh bukan kedisiplinan, melainkan rasa takut dan kepatuhan buta.

Dampaknya langsung terasa. Program pembelajaran terhenti karena dana tertahan. Pembayaran guru honorer tertunda. Kepala sekolah yang seharusnya fokus pada kualitas belajar malah sibuk mengurus administrasi yang tidak jelas ujungnya. Energi untuk inovasi habis untuk bertahan.

Padahal tata kelola yang sehat memiliki standar jelas. Temuan disampaikan terbuka, sekolah diberi waktu menjelaskan, dokumen diperbaiki, baru keputusan diambil. Permendikbud 63/2022 dan Permendagri 77/2020 juga mewajibkan adanya pembinaan dan klarifikasi sebelum pemotongan dana. Aturan ini diabaikan.

Akuntabilitas tidak bisa berjalan satu arah. Jika sekolah wajib terbuka, pengambil kebijakan juga wajib terbuka. Menuntut tertib administrasi tanpa tertib prosedur adalah ketidakadilan struktural.

Oleh karena itu ada tiga hal segera:

1. Buka Portal hasil seleksi kepala sekolah lengkap nama,nilai,dan dasar kelulusan.

2.Buka dashboard temuan ARKAS untuk setiap sekolah agar bisa diakses dan dipahami.

3. Berikan waktu 14 hari kerja untuk klarifikasi dan perbaikan LPJ sebelum keputusan final diambil.

Makassar butuh pendidikan yang maju, tetapi kemajuan itu harus dibangun di atas keadilan, keterbukaan, dan kepercayaan. Tanpa tiga hal itu, semua program dan anggaran hanya akan menghasilkan spanduk, bukan mutu. 

Pendidikan yang sehat tidak tumbuh dari rasa takut. Ia tumbuh dari kepercayaan. Dan kepercayaan hanya lahir dari transparansi dan proses yang adil. ( Yahya )

Gilang Pramuditya Juara 1 Pencak Silat 02SN Kecamatan Biringkanaya, Siap Wakili ke Tingkat Kota Makassar


MULIAINFO. Com. Makassar -- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SD di Kecamatan Biringkanaya. Ananda Gilang Pramuditya, siswa Kelas 5A, berhasil meraih Juara 1 cabang Pencak Silat Putra pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Kecamatan Biringkanaya Tahun 2026.

Kegiatan O2SN tingkat kecamatan tersebut digelar pada 22 Mei 2026 di wilayah Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. Ajang ini menjadi wadah pencarian bibit atlet muda berbakat di bidang olahraga tingkat sekolah dasar.

Dalam pertandingan final, Gilang menunjukkan penampilan gemilang dengan gerakan jurus yang tegas dan penuh percaya diri. Keahliannya di atas matras mengantarkannya mengungguli peserta lain dan berhak menyandang gelar juara pertama.

Atas kemenangan tersebut, Gilang berhak menerima trofi dan sertifikat penghargaan yang diserahkan langsung oleh panitia. Sertifikat tersebut dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kota Makassar sebagai bentuk apresiasi atas prestasinya.

Keberhasilan Gilang tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa harum nama sekolah dan Kecamatan Biringkanaya. Sorakan dukungan dari rekan-rekan dan guru terdengar meriah saat namanya diumumkan sebagai juara.


Dengan hasil ini, Gilang Pramuditya dipastikan akan mewakili Kecamatan Biringkanaya pada ajang O2SN Tingkat Kota Makassar. Ia akan bersaing dengan para juara dari kecamatan lain se-Kota Makassar untuk memperebutkan tiket ke tingkat provinsi.

Gilang mengaku bersyukur atas hasil yang diraihnya. “Alhamdulillah, terima kasih atas doa dan dukungan bapak ibu guru dan teman-teman. Saya akan latihan lebih giat lagi untuk mewakili Biringkanaya di tingkat kota,” ujarnya dengan semangat.

Kepala Sekolah Ibu Hudayat, S. Pd, menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih siswanya. Menurutnya, kemenangan ini adalah buah dari latihan disiplin dan dukungan penuh dari guru pembina serta orang tua.

“Terima kasih atas doa dan supportnya bapak ibu guru hebat. Kami bangga atas pencapaian ananda Gilang. Semoga di tingkat kota nanti ia bisa tampil maksimal dan membawa nama baik sekolah serta kecamatan,” ujar Ibu Hudayat, S. Pd. ( Yahya )


"Peran Orang Tua dan Kepala sekolah Nurul Hikmah dalam Aksi Peduli Keanekaragaman Hayati"


MULIAINFO. Com. Makassar -- Pagi itu halaman UPT SPF SD Negeri Batutambung tampak lebih ramai dari biasanya. Orang tua siswa berdatangan membawa peralatan sederhana seperti polybag, bibit pohon, dan botol bekas untuk kegiatan peringatan Hari Keanekaragaman Hayati. Kehadiran mereka bukan hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai peserta aktif yang ingin belajar bersama anak-anak tentang pentingnya menjaga alam.

Kepala Sekolah Nurul Hikmah, NR,S.Pd.,I M.Pd.I, membuka kegiatan dengan sambutan singkat di lapangan sekolah. Beliau menyampaikan bahwa pelestarian keanekaragaman hayati harus dimulai dari lingkungan terdekat, yaitu rumah dan sekolah. Nurul Hikmah menekankan bahwa peran orang tua sangat penting untuk menanamkan kebiasaan peduli lingkungan sejak dini kepada anak.

Para orang tua terlihat antusias saat mendengarkan penjelasan Kepala Sekolah. Banyak di antara mereka yang baru mengetahui bahwa Indonesia termasuk negara _megabiodiversity_ dengan kekayaan hayati tertinggi di dunia. Kesadaran ini membuat mereka semakin semangat untuk ikut serta dalam setiap sesi kegiatan yang disiapkan guru.

Sesi pertama diisi dengan kegiatan menanam bibit tanaman di area kebun sekolah. Orang tua dan siswa bekerja berpasangan, menggali tanah, memasukkan bibit, dan menyiramnya bersama-sama. Suasana kebersamaan terasa kental, tawa anak-anak bercampur dengan arahan sabar dari orang tua yang membantu memastikan tanaman tertanam dengan baik.

Nurul Hikmah, NR, S.Pd.I. M.Pd.I, turut turun langsung ke lapangan mendampingi orang tua dan siswa. Beliau sesekali memberikan contoh cara menanam yang benar dan menjelaskan manfaat setiap jenis tanaman bagi ekosistem. Kehadiran kepala sekolah di tengah kegiatan membuat orang tua merasa dihargai dan semakin termotivasi.


Selain menanam, orang tua juga diajak mengikuti lomba kreasi barang bekas menjadi tempat pot. Kegiatan ini bertujuan menunjukkan bahwa sampah plastik bisa diolah kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat. Para ibu terlihat kreatif menghias botol bekas dengan cat warna-warni, sementara para ayah membantu memotong dan melubangi bagian bawah botol.

Dalam sesi diskusi singkat, Kepala Sekolah Nurul Hikmah mengajak orang tua berbagi pengalaman tentang keanekaragaman hayati di lingkungan tempat tinggal mereka. Ada yang bercerita tentang berkurangnya burung di sekitar rumah, ada juga yang membagikan cara sederhana menjaga tanaman obat di pekarangan. Diskusi ini menjadi ruang refleksi bersama.

Anak-anak tampak bangga melihat orang tua mereka aktif berpartisipasi. Momen ini menjadi pembelajaran langsung bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas guru di sekolah. Orang tua menjadi teladan nyata bagi anak dalam menerapkan kepedulian terhadap lingkungan.

Menjelang akhir kegiatan, Nurul Hikmah, NR, S.Pd.I. M.Pd.I, menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua yang hadir. Beliau berharap semangat yang tumbuh hari ini tidak berhenti di sekolah, tetapi dibawa pulang dan diteruskan dalam kehidupan sehari-hari. Kepala sekolah juga mengajak orang tua membuat sudut hijau kecil di rumah masing-masing.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama seluruh orang tua, siswa, guru, dan Kepala Sekolah di depan hasil karya mereka. Senyum dan rasa puas terlihat jelas di wajah semua peserta. Bagi SD Negeri Batutambung, peringatan Hari Keanekaragaman Hayati tahun ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi awal penguatan sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendidik generasi peduli lingkungan. ( Yahya )


Kebersamaan Ramadan : SD Inpres Baraya 1 Gelar Buka Puasa Bersama Guru , Staf, dan Siswa


MULIAINFO. Com. Makassar -- Keluarga besar UPT SPF SD Inpres Baraya 1 menggelar kegiatan buka puasa bersama pada Jumat, 6 Maret 2026. Acara yang bertempat di halaman sekolah ini diikuti oleh seluruh guru, staf, dan siswa dari berbagai jenjang kelas. Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda rutin sekolah di bulan Ramadan untuk mempererat silaturahmi.

Suasana kekeluargaan terasa kental sejak sore hari. Para siswa tampak antusias membantu menyiapkan tempat duduk dan perlengkapan berbuka bersama teman-teman dan guru mereka. Sementara itu, guru dan staf saling berkoordinasi agar acara berjalan lancar dan tertib.

 Sebelum azan Magrib berkumandang, acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh salah satu siswa perwakilan. Kegiatan tadarus ini bertujuan menumbuhkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an sekaligus mengisi waktu menjelang berbuka dengan hal yang bermanfaat.

Dilanjutkan dengan tausiyah singkat yang disampaikan oleh guru Pendidikan Agama Islam. Dalam ceramahnya, disampaikan pesan tentang pentingnya menjaga semangat berbagi, saling memaafkan, dan memperkuat kepedulian sosial selama bulan Ramadan.

Tepat pada waktunya, seluruh peserta bersama-sama menyantap hidangan berbuka yang telah disediakan. Menu yang disajikan cukup sederhana namun disambut dengan gembira oleh seluruh siswa. Momen berbuka bersama ini menjadi ajang kebersamaan yang jarang terjadi dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.

Kepala Sekolah UPT SPF SD Inpres Baraya 1, Sitti Hasmi, http://S.Pd.I, menyampaikan apresiasi atas partisipasi semua pihak dalam menyukseskan kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan buka puasa bersama bukan hanya sekadar makan bersama, tetapi juga sarana pendidikan karakter bagi siswa.

“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak belajar tentang nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama. Harapannya, nilai-nilai tersebut dapat terbawa hingga ke luar lingkungan sekolah,” ungkap Sitti Hasmi dalam sambutannya.

Acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu guru agama. Doa dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi seluruh warga sekolah, keluarga, serta bangsa Indonesia. Suasana khidmat menyelimuti seluruh peserta saat doa dipanjatkan.

Kegiatan buka puasa bersama ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama seluruh guru, staf, dan siswa. Harapannya, kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan ini dapat terus terjaga dan menjadi tradisi baik di UPT SPF SD Inpres Baraya 1 setiap tahunnya. ( Yahya )


22 Mei 2026

SDI Banta - Bantaeng 1 Raih Juara Bulutangkis O2SN Kec- Rappocini


MULIAINFO. Com. Makassar - SDN Banta-Bantaeng 1 kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional) tingkat Kecamatan Rappocini.

Mutiara Kasih Sanda Mairi, siswi kelas 5A, berhasil meraih Juara 1 Bulutangkis Tunggal Putri O2SN Kec Rappocini dengan skor yang sangat meyakinkan.

Prestasi ini merupakan bukti kesungguhan dan kerja keras Mutiara dalam mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga, khususnya bulutangkis.

Mutiara Kasih Sanda Mairi telah
 membuktikan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk meraih prestasi yang gemilang.


Selapa, kami ucapkan SELAMAT MUTIARA, SEMOGA TERUS BERPRESTASI DAN MENJADI INSPIRASI BAGI YANG LAIN! 

SDI Banta-Bantaeng 1 telah membuktikan bahwa mereka mampu bersaing di tingkat kecamatan dan meraih prestasi yang membanggakan.

Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus berlatih dan mengembangkan bakat mereka.

O2SN merupakan ajang yang sangat penting bagi siswa-siswi untuk menunjukkan kemampuan mereka dan meraih prestasi, serta meningkatkan semangat kompetisi yang sehat.

Kepala Sekolah, Hasdiarah Kadir, S.Pd, sangat berbangga dengan prestasi yang diraih Mutiara Kasih Sanda Mairi dan berjanji akan terus mendukung kegiatan olahraga di sekolah.

Dengan prestasi ini, Mutiara Kasih Sanda Mairi telah membawa nama SDI Banta-Bantaeng 1 ke tingkat yang lebih tinggi, dan kami yakin bahwa masa depan yang cerah menanti dia! ( Yahya )