MULIAINFO. COM - MAKASSAR - Komitmen meningkatkan kompetensi guru di era digital terus ditunjukkan oleh para pendidik di Kecamatan Tallo, Kota Makassar.
Pengurus Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus I Kecamatan Tallo menggelar kegiatan KKG rutin bagi guru kelas I hingga VI dengan tema kekinian dan sangat relevan dengan tantangan pendidikan saat ini.
Adapun tema yang diangkat dalam KKG rutin tersebut adalah `Optimalisasi Pemanfaatan Koding dan AI dalam Pembuatan Perangkat Ajar Guru`.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pengurus KKG Gugus I Kec. Tallo dan dilaksanakan pada hari Sabtu, 31 Oktober 2026, bertempat di SD Inpres Buttatianang II.
Kegiatan KKG rutin tersebut diikuti oleh seluruh guru kelas I-VI yang tergabung dalam Gugus I Kecamatan Tallo dengan penuh antusias.
Hadir dan memberikan sambutan resmi, Ketua Gugus I Kecamatan Tallo, Bapak Muh. Eri Rahim, S.Pd. M.Pd.
Dalam sambutannya, Muh. Eri Rahim, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa KKG merupakan wadah strategis bagi guru untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
"Guru di era sekarang tidak cukup hanya menguasai materi, tapi harus melek teknologi. Koding dan AI harus kita manfaatkan untuk membuat perangkat ajar yang lebih menarik, efektif, dan menyenangkan bagi peserta didik," tegas Muh. Eri Rahim.
Menurutnya, tema optimalisasi koding dan AI sangat tepat untuk menjawab tantangan Kurikulum Merdeka yang menuntut pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan berpusat pada peserta didik.
Sementara itu, bertindak sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut adalah Bapak Amri, S.Pd., Gr., yang merupakan guru dari UPT SPF SDN Rappojawa 71.
Amri, S.Pd., Gr., dari UPT SPF SDN Rappojawa 71 ini dikenal sebagai salah satu guru yang aktif dan kompeten dalam pemanfaatan teknologi untuk pendidikan di Kota Makassar.
Dalam paparannya, Amri menjelaskan bahwa pemanfaatan koding dan Artificial Intelligence (AI) dapat sangat membantu guru dalam mempermudah pembuatan perangkat ajar.
"Dengan AI, guru bisa membuat Modul Ajar, CP, TP, ATP, LKPD, media ajar interaktif, hingga bank soal HOTS dalam waktu yang jauh lebih cepat. Koding juga bisa kita gunakan untuk membuat game edukasi sederhana yang disukai anak-anak," ujar Amri, S.Pd., Gr.
Ia juga mempraktikkan secara langsung di hadapan peserta cara menggunakan tools AI seperti ChatGPT, Canva for Education, MagicSchool AI, dan platform koding block seperti Scratch untuk pembuatan perangkat ajar.
Para peserta KKG tampak sangat antusias dan aktif berdiskusi serta mencoba langsung membuat perangkat ajar berbasis AI dan koding di laptop masing-masing.
Kegiatan yang berlangsung di SD Inpres Buttatianang II tersebut tidak hanya menjadi ajang peningkatan kompetensi, tetapi juga menjadi momentum silaturahmi antar guru se-Gugus I Kecamatan Tallo.
Pengurus KKG Gugus I berharap ilmu yang diperoleh dari pemateri dari UPT SPF SDN Rappojawa 71 tersebut dapat segera diimplementasikan di sekolah masing-masing demi meningkatkan kualitas pembelajaran.
Hingga berita ini diturunkan, kegiatan KKG rutin Gugus I Kecamatan Tallo dengan tema optimalisasi koding dan AI dalam pembuatan perangkat ajar tersebut berjalan dengan lancar, sukses, dan penuh semangat kolaborasi.

