Muliainfo.com, Makassar - UPTD SPF SD Inpres Pampang II Kota Makassar terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Pada hari ini, sekolah tersebut melaksanakan kegiatan "Eksplorasi dan Pemanfaatan Perencanaan Inovatif dan Berdampak (PID) dalam Pembelajaran, sebagai upaya mewujudkan pembelajaran yang inovatif untuk masa depan peserta didik.
Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WITA sampai selesai ini berlangsung di aula SD Inpres Pampang II dan diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan dengan penuh antusias.
Hadir sebagai pemateri utama, "Dr. Sunardi, S.Pd., M.Pd, seorang pakar pendidikan yang membawakan materi tentang PID Pembelajaran Inovatif dan Berdampak. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan tantangan pendidikan di era Kurikulum Merdeka saat ini.
Kepala UPTD SPF SD Inpres Pampang II, "Sry Syahrini B., S.Pd.,M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk membekali guru dengan pemahaman yang utuh tentang bagaimana merancang pembelajaran yang tidak hanya inovatif tetapi juga berdampak nyata bagi murid.
"Kita ingin pembelajaran di SD Inpres Pampang II bukan hanya sekadar mengajar, tapi benar-benar memberikan dampak. PID ini menjadi kunci agar pembelajaran kita terarah, bermakna, dan berpihak pada anak," ujar Sry Syahrini B.
Menurutnya, eksplorasi PID membantu guru untuk lebih kreatif dalam merancang tujuan pembelajaran, memilih strategi yang tepat, hingga melakukan asesmen yang berpusat pada peserta didik.
Dalam pemaparannya, Dr. Sunardi, S.Pd., M.Pd menjelaskan secara rinci tentang konsep PID, mulai dari tahap eksplorasi, identifikasi kebutuhan belajar murid, hingga pemanfaatan data untuk perbaikan pembelajaran.
Ia menekankan bahwa pembelajaran inovatif harus dimulai dari perencanaan yang matang. Guru dituntut untuk memahami karakteristik murid, memanfaatkan teknologi, dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
"Pembelajaran berdampak itu adalah pembelajaran yang membuat anak berubah, baik dari segi pengetahuan, keterampilan, maupun karakternya. Itu semua lahir dari PID yang kuat," jelas Dr. Sunardi di hadapan para guru.
Para guru SD Inpres Pampang II tampak aktif berdiskusi dan bertanya. Mereka diajak untuk langsung praktik menyusun PID sederhana sesuai dengan mata pelajaran yang diampu.
Sesi tanya jawab berlangsung sangat interaktif. Banyak guru yang mengungkapkan tantangan di kelas dan mendapatkan solusi langsung dari narasumber tentang bagaimana menerapkan pembelajaran inovatif dengan sumber daya yang ada.
Sry Syahrini B. berharap setelah kegiatan ini, seluruh guru dapat segera mengimplementasikan hasil eksplorasi PID di kelas masing-masing dan menjadi contoh praktik baik bagi sekolah lain.
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen SD Inpres Pampang II dalam mendukung program Merdeka Belajar dan menciptakan generasi peserta didik yang siap menghadapi masa depan dengan kompetensi yang mumpuni.
Acara ditutup dengan foto bersama antara Kepala Sekolah, narasumber Dr. Sunardi, S.Pd., M.Pd, dan seluruh dewan guru SD Inpres Pampang II Kota Makassar.
