02 Oktober 2026

Selama Menjabat Kepsek, WC Siswa SD Sudirman 1 Makassar Dibiarkan Terlantar Padahal Dipakai Sehari- hari, Dana BOS Dipertanyakan

Tags


 MULIAIFO. COM - MAKASSAR - Pemantauan langsung sebagai fungsi sosial kontrol kami lakukan di SD Negeri Sudirman 1 Makassar, Jalan Jenderal Sudirman, pada hari Jumat, 3 Oktober 2026.

Pemantauan ini kami lakukan bukan tanpa alasan, melainkan sebagai bentuk kepedulian kami terhadap dunia pendidikan dasar di Kota Makassar, khususnya terkait kelayakan fasilitas sekolah negeri yang seharusnya menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lainnya di tengah kota.

Saat memasuki area lingkungan sekolah, kami langsung melakukan penelusuran terhadap beberapa fasilitas dasar yang bersentuhan langsung dengan siswa, mulai dari ruang kelas, halaman, hingga fasilitas sanitasi yang menjadi kebutuhan vital setiap hari.

Hasil penelusuran kami di lapangan justru sangat memprihatinkan dan jauh dari harapan sebagai sekolah favorit yang berada di jantung Kota Makassar, dimana kami menemukan satu unit WC siswa dalam kondisi terlantar dan tidak layak untuk dilihat sebagai fasilitas pendidikan.

Satu unit WC siswa tersebut ditemukan dalam kondisi tidak dapat digunakan sama sekali, pintu dalam keadaan tertutup rapat dan sengaja diikat dengan menggunakan kawat besi, sehingga siswa tidak bisa lagi memasukinya dan terpaksa mencari WC alternatif lainnya.

Pintu WC tersebut dalam keadaan tertutup rapat dan diikat dengan kawat.

Di pintu WC tersebut tertulis dengan jelas tulisan "WC BUNTU".


Karena pintu diikat kawat, kami tidak dapat melihat kondisi di dalam WC dan hanya berpatokan pada tulisan yang ada di pintu tersebut.

Ironisnya, selama masa kepemimpinan kepala sekolah saat ini, kondisi WC yang buntu tersebut dibiarkan begitu saja tanpa penanganan.

Padahal WC tersebut merupakan fasilitas vital yang digunakan sehari-hari oleh ratusan siswa.

Dengan satu unit WC yang buntu dan diikat kawat, maka beban penggunaan tertumpu pada WC lainnya.

Kondisi ini jelas mengganggu kenyamanan, kebersihan, dan kesehatan anak didik dalam menjalani proses belajar mengajar.

Saat kami berada di lokasi pada hari Jumat, tidak terlihat adanya tanda-tanda proses perbaikan di sekitar WC yang buntu itu.

Padahal setiap sekolah negeri difasilitasi anggaran Dana Bantuan Operasional Sekolah atau Dana BOS dari pemerintah pusat.

Dalam petunjuk teknis BOS, salah satu peruntukan utamanya adalah untuk pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah termasuk sanitasi dan WC.

Jika WC yang dipakai sehari-hari oleh siswa saja dibiarkan terlantar dengan hanya diikat kawat, maka pertanyaan besarnya dikemanakan Dana BOS tersebut?

Publik berhak tahu transparansi penggunaan Dana BOS, karena dana itu diperuntukkan untuk menunjang kenyamanan belajar siswa, bukan untuk dibiarkan fasilitasnya rusak.

Dinas Pendidikan Kota Makassar didesak untuk tidak tutup mata dan segera turun melakukan evaluasi terhadap pengelolaan Dana BOS dan kelayakan fasilitas di SD Negeri Sudirman 1 Makassar.