07 September 2026

Transformasi Kepemimpinan Kepala Sekolah Jadi Fokus Bimtek Di Makassar

Tags


MULIAINFO -- MAKASSAR -- Puluhan kepala sekolah jenjang SD se-Kota Makassar mengikuti Bimbingan Teknis Pengembangan Kompetensi Kepala Sekolah yang digelar selama 3 hari di Hotel Claro Makassar, 7 - 9 September 2026.

Kegiatan ini mengangkat tema "Transformasi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mewujudkan Pendidikan Berkualitas dan Berkelanjutan". Tema tersebut dinilai relevan dengan tantangan pendidikan saat ini.

Salah satu peserta dari UPT SPF SDN Rappojawa 71, Muh. Eri Rahim, S.Pd., M.Pd., hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Keikutsertaannya diharapkan dapat memperkuat kapasitas kepemimpinan di sekolah yang dipimpinnya.

Bimtek ini menghadirkan narasumber kompeten dari unsur perguruan tinggi, pemerintah, hingga praktisi pendidikan. Kehadiran para ahli diharapkan memberi wawasan baru bagi para kepala sekolah.

Pemateri pertama, Prof. Dr. Andi Sukri Syamsuri, M.Hum selaku Wakil Rektor I UNISMUH Makassar, menekankan pentingnya kepemimpinan yang adaptif dan berbasis nilai. Menurutnya, kepala sekolah harus menjadi motor penggerak perubahan.

Ia juga menyoroti peran kepala sekolah dalam membangun budaya mutu di sekolah. "Kualitas pendidikan tidak akan terwujud tanpa kepemimpinan yang kuat dan berkelanjutan," ujarnya di hadapan peserta.

Narasumber kedua, Dr. Arman Agung, M.Pd selaku Kepala BBGTK Provinsi Sulawesi Selatan, memaparkan kebijakan terbaru Kementerian Pendidikan. Ia mendorong kepala sekolah untuk mengimplementasikan program prioritas pendidikan dengan tepat.


Dr. Arman juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi manajerial, supervisi akademik, dan kewirausahaan sekolah. Hal ini agar sekolah mampu berinovasi dan mandiri secara kelembagaan.

Sementara itu, Dr. Thamrin Paelori selaku konsultan pendidikan, membekali peserta dengan strategi kepemimpinan transformatif. Ia mengajak kepala sekolah keluar dari pola lama dan berani mengambil terobosan.

Menurut Dr. Thamrin, pendidikan berkelanjutan hanya bisa dicapai jika kepala sekolah mampu membangun kolaborasi dengan guru, orang tua, dan masyarakat. Sinergi menjadi kunci keberhasilan.

Selama tiga hari, peserta tidak hanya menerima materi. Mereka juga diajak berdiskusi kelompok, studi kasus, dan penyusunan aksi nyata yang akan diterapkan di sekolah masing-masing.

Muh. Eri Rahim, S.Pd.,M.Pd menyampaikan bahwa bimtek ini sangat bermanfaat. Ia mengaku mendapatkan banyak inspirasi baru terkait kepemimpinan pembelajaran dan pengelolaan sekolah berbasis data.

"Kami akan segera menindaklanjuti hasil bimtek ini di SDN Rappojawa 71. Fokus kami adalah meningkatkan mutu pembelajaran dan penguatan karakter siswa," ungkapnya.

Panitia penyelenggara berharap kegiatan ini mampu melahirkan kepala sekolah yang visioner. Kepala sekolah diharapkan menjadi pemimpin pembelajaran yang mampu menjawab tantangan zaman.

Bimtek ini juga menjadi wadah untuk memperkuat jejaring antar kepala sekolah se-Kota Makassar. Diharapkan ke depan tercipta praktik baik yang bisa saling dibagikan.

Dengan berakhirnya kegiatan pada 9 September 2026, para peserta diharapkan membawa pulang semangat baru. Transformasi pendidikan berkualitas dan berkelanjutan di Kota Makassar dimulai dari kepemimpinan kepala sekolah yang tangguh.