MULIAINFO.COM, MAKASSAR
— UPTD SPF SMP Negeri 10 Makassar resmi menerima Sertifikat Sekolah Adiwiyata
dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar. Capaian tersebut menjadi
langkah awal bagi sekolah untuk terus mengembangkan budaya peduli lingkungan
sekaligus mempersiapkan diri menuju penilaian di tingkat yang lebih tinggi.(19/09/2026)
Kepala UPTD SPF SMP Negeri 10
Makassar, Misbahuddin A, S.Pd., M.M., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi
kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses tersebut.
“Pencapaian ini adalah buah dari
kerja keras dan kolaborasi seluruh keluarga besar UPTD SPF SMP Negeri 10
Makassar. Terima kasih kepada bapak/ibu guru, tenaga kependidikan, para siswa
khususnya kader-kader Adiwiyata, orang tua siswa, serta masyarakat sekitar yang
tanpa lelah mendukung program lingkungan ini,” ujar Misbahuddin.
Menurutnya, sertifikat Adiwiyata
menjadi pijakan bagi sekolah untuk terus mengembangkan berbagai program
lingkungan yang inovatif dan berkelanjutan. Predikat tersebut, kata dia, tidak
hanya dimaknai sebagai penghargaan, tetapi juga menjadi tanggung jawab untuk
menjaga konsistensi budaya peduli lingkungan dalam aktivitas sekolah.
Misbahuddin menekankan bahwa sinergi
dengan berbagai pihak turut mendukung keberhasilan program tersebut. Sekolah
mengapresiasi dukungan, kemitraan, dan Memorandum of Understanding (MoU) yang
telah terjalin dengan sejumlah instansi dan lembaga.
Di antaranya DLH Provinsi Sulawesi
Selatan, Badan Narkotika Nasional (BNN), Polsek Bontoala, Puskesmas, Pemerintah
Kecamatan Bontoala, pemerintah kelurahan, Bank Sampah Makassar, serta berbagai
instansi dan mitra lainnya.
Perkuat Program Lingkungan
Meski telah memperoleh sertifikat
Adiwiyata, pihak sekolah menyadari bahwa upaya membangun budaya sekolah yang
peduli lingkungan masih membutuhkan proses berkelanjutan.
Penghargaan tersebut menjadi
momentum untuk memperkuat berbagai inovasi program lingkungan di lingkungan
sekolah. Pengawasan, pemantauan, serta pembinaan secara rutin juga akan terus
dilakukan untuk memastikan seluruh kegiatan Adiwiyata berjalan konsisten dan
memberikan dampak nyata bagi warga sekolah.
Upaya tersebut sejalan dengan visi
sekolah dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul dalam bidang
akademik, tetapi juga memiliki karakter serta kesadaran terhadap kelestarian
lingkungan.
Ke depan, SMP Negeri 10 Makassar
akan memperkuat sejumlah program, di antaranya pengelolaan sampah terpadu,
penghijauan lingkungan sekolah, penghematan energi, serta pendidikan lingkungan
hidup yang terintegrasi dalam proses pembelajaran.
Kader-kader Adiwiyata juga
diharapkan dapat berperan sebagai agen perubahan dengan mengajak siswa lainnya
menerapkan perilaku ramah lingkungan, baik di sekolah maupun di lingkungan
tempat tinggal.
Misbahuddin berharap capaian
tersebut menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus berinovasi dan
meningkatkan kualitas program Adiwiyata hingga dapat mengikuti tahapan di
tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dan selanjutnya tingkat nasional.
“Kami optimistis, melalui semangat
gotong royong dan inovasi tanpa henti, UPTD SPF SMP Negeri 10 Makassar dapat
mewujudkan generasi muda yang bernalar kritis, berkarakter, dan peduli terhadap
kelestarian lingkungan hidup,” tutupnya. (*)
