19 September 2026

SMPN 10 Makassar Kantongi Sertifikat Adiwiyata, Siap Naik ke Tingkat Provinsi

 


MULIAINFO.COM, MAKASSAR — UPTD SPF SMP Negeri 10 Makassar resmi menerima Sertifikat Sekolah Adiwiyata dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar. Capaian tersebut menjadi langkah awal bagi sekolah untuk terus mengembangkan budaya peduli lingkungan sekaligus mempersiapkan diri menuju penilaian di tingkat yang lebih tinggi.(19/09/2026)

Kepala UPTD SPF SMP Negeri 10 Makassar, Misbahuddin A, S.Pd., M.M., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses tersebut.

“Pencapaian ini adalah buah dari kerja keras dan kolaborasi seluruh keluarga besar UPTD SPF SMP Negeri 10 Makassar. Terima kasih kepada bapak/ibu guru, tenaga kependidikan, para siswa khususnya kader-kader Adiwiyata, orang tua siswa, serta masyarakat sekitar yang tanpa lelah mendukung program lingkungan ini,” ujar Misbahuddin.

Menurutnya, sertifikat Adiwiyata menjadi pijakan bagi sekolah untuk terus mengembangkan berbagai program lingkungan yang inovatif dan berkelanjutan. Predikat tersebut, kata dia, tidak hanya dimaknai sebagai penghargaan, tetapi juga menjadi tanggung jawab untuk menjaga konsistensi budaya peduli lingkungan dalam aktivitas sekolah.

Misbahuddin menekankan bahwa sinergi dengan berbagai pihak turut mendukung keberhasilan program tersebut. Sekolah mengapresiasi dukungan, kemitraan, dan Memorandum of Understanding (MoU) yang telah terjalin dengan sejumlah instansi dan lembaga.

Di antaranya DLH Provinsi Sulawesi Selatan, Badan Narkotika Nasional (BNN), Polsek Bontoala, Puskesmas, Pemerintah Kecamatan Bontoala, pemerintah kelurahan, Bank Sampah Makassar, serta berbagai instansi dan mitra lainnya.

Perkuat Program Lingkungan

Meski telah memperoleh sertifikat Adiwiyata, pihak sekolah menyadari bahwa upaya membangun budaya sekolah yang peduli lingkungan masih membutuhkan proses berkelanjutan.

Penghargaan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat berbagai inovasi program lingkungan di lingkungan sekolah. Pengawasan, pemantauan, serta pembinaan secara rutin juga akan terus dilakukan untuk memastikan seluruh kegiatan Adiwiyata berjalan konsisten dan memberikan dampak nyata bagi warga sekolah.

Upaya tersebut sejalan dengan visi sekolah dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter serta kesadaran terhadap kelestarian lingkungan.

Ke depan, SMP Negeri 10 Makassar akan memperkuat sejumlah program, di antaranya pengelolaan sampah terpadu, penghijauan lingkungan sekolah, penghematan energi, serta pendidikan lingkungan hidup yang terintegrasi dalam proses pembelajaran.

Kader-kader Adiwiyata juga diharapkan dapat berperan sebagai agen perubahan dengan mengajak siswa lainnya menerapkan perilaku ramah lingkungan, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal.

Misbahuddin berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas program Adiwiyata hingga dapat mengikuti tahapan di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dan selanjutnya tingkat nasional.

“Kami optimistis, melalui semangat gotong royong dan inovasi tanpa henti, UPTD SPF SMP Negeri 10 Makassar dapat mewujudkan generasi muda yang bernalar kritis, berkarakter, dan peduli terhadap kelestarian lingkungan hidup,” tutupnya. (*)