19 September 2026

Komunitas Belajar Sipakatau Gelar Pengimbasan Pengembangan Kurikulum Numerasi Di SD Inpres Galangan Kapal II

Tags


MULIAINFO - Makassar - UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal II sukses menggelar kegiatan Komunitas Belajar (Kombel) Sipakatau dengan agenda Pengimbasan Pengembangan Kurikulum dalam Kemampuan Numerasi Jenjang SD, pada Sabtu, 19 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung di ruang guru UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal II tersebut dihadiri oleh seluruh tenaga pendidik dan menjadi wadah kolaborasi untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran numerasi.

Kepala UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal II, Zainal Abidin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas semangat para guru yang tergabung dalam Komunitas Belajar Sipakatau. Menurutnya, kombel menjadi motor penggerak transformasi pembelajaran di sekolah.

Ia menegaskan bahwa kemampuan numerasi merupakan fondasi penting bagi siswa sekolah dasar, tidak hanya dalam pelajaran Matematika, tetapi juga dalam kemampuan berpikir logis dan pemecahan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

Bertindak sebagai pemateri utama adalah Seruni, S.Pd, salah satu guru terbaik yang telah mengikuti pelatihan pengembangan kurikulum. Ia membawakan materi secara interaktif dan aplikatif.

Dalam paparannya, Seruni, S.Pd menjelaskan bahwa pengembangan kurikulum dalam kemampuan numerasi harus berpusat pada siswa. Pembelajaran tidak lagi sekadar menghafal rumus, melainkan memahami konsep dan menerapkannya dalam konteks nyata.

Ia memaparkan sejumlah strategi praktis, seperti penggunaan media konkret, permainan edukatif matematika, pembelajaran berbasis proyek, serta asesmen diagnostik untuk memetakan kemampuan awal numerasi siswa.

Peserta yang terdiri dari guru-guru SD Inpres Galangan Kapal II tampak sangat antusias. Sesi diskusi berlangsung hidup, di mana para guru saling berbagi tantangan yang dihadapi di kelas, khususnya terkait rendahnya minat siswa terhadap pelajaran berhitung.

Menurut Seruni, tantangan tersebut dapat diatasi dengan mengintegrasikan numerasi ke dalam semua mata pelajaran, bukan hanya Matematika. Misalnya, menghitung luas dalam pelajaran IPAS atau menganalisis data dalam Bahasa Indonesia.

Kegiatan ini juga sejalan dengan implementasi Kurikulum Merdeka, yang menekankan pada penguatan Profil Pelajar Pancasila dan pembelajaran berdiferensiasi sesuai kemampuan peserta didik.

Selain penyampaian materi, kegiatan pengimbasan ini juga diisi dengan praktik baik atau best practice. Para guru diajak untuk merancang satu Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) atau modul ajar berbasis numerasi secara berkelompok.

Hasil dari kerja kelompok tersebut kemudian dipresentasikan dan mendapat umpan balik langsung dari pemateri dan kepala sekolah, sehingga dapat langsung diterapkan di kelas masing-masing pada minggu depan.

Kepala Sekolah, Zainal Abidin, berharap agar ilmu yang diperoleh dari kegiatan Kombel Sipakatau ini tidak berhenti sebagai teori saja. Ia meminta seluruh guru untuk melakukan tindak lanjut berupa implementasi nyata di kelas dan saling melakukan observasi pembelajaran.

Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga siang tersebut ditutup dengan foto bersama dan komitmen bersama untuk terus menghidupkan Komunitas Belajar Sipakatau sebagai ruang tumbuh dan belajar bersama demi peningkatan kualitas pendidikan di UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal II.