MULIAINFO. Com -- Makassar --Desakan publik kembali menguat. Kami mendesak DPRD KOTA MAKASSAR SEGERA MEMBENTUK PANSUS MUTASI KEPSEK 15 KECAMATAN SECARA RESMI. Jangan hanya sebatas wacana dan janji di media, 4/7/2026
Alasannya jelas: kasus ini sudah skala kota. Dugaan keganjilan mutasi Kepala Sekolah diduga terjadi di 15 Kecamatan se-Kota Makassar. Ini bukan persoalan kecil yang bisa ditangani biasa.
Publik sudah lelah dengan rapat-rapat biasa. Komisi D punya banyak tugas. Yang dibutuhkan sekarang adalah Panitia Khusus - PANSUS yang fokus 1 hal: BONGKAR TUNTAS DUGAAN JUAL BELI JABATAN KEPSEK.
"Jangan cuma wacana,"Kami dengar kabar DPRD akan bentuk Pansus. Tapi sampai hari ini SK nya belum keluar. Kami butuh kepastian, bukan angin surga.
Pembentukan Pansus wajib melalui Rapat Paripurna DPRD. Itu artinya harus ada SK resmi, ada Ketua, Wakil, dan Anggota yang ditunjuk. Publik berhak tahu siapa saja yang duduk di Pansus.
TUNTUTAN 1: SEGERA GELAR PARIPURNA. Pimpinan DPRD jangan menunda. Agendakan pembentukan PANSUS MUTASI KEPSEK 15 KECAMATAN dalam waktu dekat. Setiap hari penundaan adalah ruang untuk menghilangkan bukti.
TUNTUTAN 2: ANGGOTA PANSUS HARUS BERSIH. Jangan pilih anggota yang punya konflik kepentingan dengan Dinas Pendidikan. Pilih yang berani, yang punya rekam jejak membela rakyat, bukan membela pejabat.
TUNTUTAN 3: KERJA PANSUS HARUS TERBUKA. Begitu terbentuk, Pansus wajib gelar RDP terbuka. Live kan. Undang guru, orang tua, dan media. Jangan rapat tertutup. "Kasus ini milik publik.
Tugas Pansus sudah jelas: 1. Panggil semua pihak→ Dinas, Inspektorat, Camat, Kepsek yang dimutasi. 2. Audit SK Mutasi 3 tahun terakhir. 3. Rekomendasikan ROLL BACK* jika ditemukan kejanggalan. 4. Laporkan hasil ke publik.
"Roll Back adalah tes kejujuran, Kembalikan semua Kepsek ke tempat semula. Yang bersih tidak akan takut. Yang bayar jabatan pasti akan protes dan ketahuan.
Guru di 15 Kecamatan resah: "Kami mau kepastian. Jangan sampai mutasi ini melukai dunia pendidikan. Anak-anak butuh Kepsek yang dipilih karena kompetensi, bukan karena amplop.
Orang tua murid juga ikut bersuara: "Kami titip anak kami di sekolah. Jangan jadikan sekolah sebagai ajang jual beli jabatan. DPRD, bentuk Pansus sekarang juga.
Peringatan untuk DPRD: Jika Pansus tidak segera dibentuk, maka publik akan curiga ada yang ingin ditutupi. Jangan sampai kepercayaan masyarakat ke DPRD runtuh karena kasus ini.
"Kami akan kawal,"Kami akan hadir di setiap Paripurna. Kami akan catat siapa yang setuju bentuk Pansus, siapa yang menghambat. Rakyat 15 Kecamatan sedang mengawasi.
KESIMPULAN AKHIR: CUKUP SUDAH WACANA. CUKUP SUDAH JANJI. DPRD KOTA MAKASSAR WAJIB SEGERA BENTUK PANSUS MUTASI KEPSEK 15 KECAMATAN SECARA RESMI. BENTUK SEKARANG JUGA. JANGAN TUNGGU KEGADUHAN LEBIH BESAR. ( Muh. Yahya )
