09 Maret 2026

Sesi 1 Gladi TKA Kelas 6 SDI KAJENJENG Awal Nipa Persiapan Ujian


MULIAINFO. com. MAKASSAR --  Sesi 1 Gladi TKA Kelas 6 SDI KAJENJENG telah dilaksanakan pada tanggal 9 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan awal mula persiapan ujian bagi siswa-siswa kelas 6.

Kepala Sekolah, Ibu Hj Hamsinah S.Pd, membuka Sesi 1 Gladi TKA dengan mengucapkan terima kasih kepada guru-guru dan siswa-siswa yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.

"Gladi TKA ini sangat penting untuk meningkatkan kesiapan siswa-siswa kelas 6 dalam menghadapi ujian," ujar Ibu Hj Hamsinah S.Pd.

Sesi 1 Gladi TKA diikuti oleh siswa-siswa kelas 6 SDI KAJENJENG dengan sangat antusias. Mereka dapat meningkatkan kemampuan dan kesiapan mereka dalam menghadapi ujian.

Guru-guru SDI KAJENJENG telah mempersiapkan materi dan strategi untuk Gladi TKA ini. Mereka siap membantu siswa-siswa dalam meningkatkan kemampuan dan kesiapan mereka.

Sesi 1 Gladi TKA berlangsung selama 2 jam, yaitu dari pukul 08.00 hingga 10.00 WITA. Siswa-siswa sangat fokus dalam mengikuti kegiatan ini.

Saya merasa lebih siap dan percaya diri setelah mengikuti Sesi 1 Gladi TKA," ujar salah satu siswa kelas 6 SDI KAJENJENG.

Orang tua siswa juga sangat mendukung kegiatan Gladi TKA ini. Mereka berharap agar siswa-siswa dapat meningkatkan kemampuan dan kesiapan mereka dalam menghadapi ujian.

SDI KAJENJENG berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan pelayanan terbaik bagi siswa-siswa. Gladi TKA ini merupakan salah satu contoh nyata dari komitmen tersebut.

Semoga Sesi 1 Gladi TKA ini dapat membawa hasil yang baik bagi siswa-siswa SDI KAJENJENG dan meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah. (M Yahya)

TKA Gladi SD Lantibung Meningkatkan Kesiapan Siswa Untuk Ujian


MULIAINFO. com. MAKASSAR -- SD Lantibung akan melaksanakan TKA Gladi sebagai persiapan untuk ujian akhir tahun. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi ujian dan meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah.

Kepala Sekolah, Amrah, S.Pd, mengucapkan terima kasih kepada guru-guru dan siswa-siswa yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. "TKA Gladi ini merupakan salah satu upaya SD Lantibung untuk meningkatkan kualitas pendidikan," ujarnya.

TKA Gladi ini akan dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi ujian. Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dan meningkatkan kepercayaan diri siswa.

Siswa-siswa SD Lantibung sangat antusias dalam mengikuti TKA Gladi ini. Mereka dapat meningkatkan kemampuan dan kesiapan mereka dalam menghadapi ujian.

Guru-guru SD Lantibung telah mempersiapkan materi dan strategi untuk TKA Gladi ini. Mereka siap membantu siswa-siswa dalam meningkatkan kemampuan dan kesiapan mereka.

SD Lantibung berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan pelayanan terbaik bagi siswa-siswa. TKA Gladi ini merupakan salah satu contoh nyata dari komitmen tersebut.

Orang tua siswa juga sangat mendukung kegiatan TKA Gladi ini. Mereka berharap agar siswa-siswa dapat meningkatkan kemampuan dan kesiapan mereka dalam menghadapi ujian.

TKA Gladi ini dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa-siswa dalam menghadapi ujian. Kegiatan ini juga dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola waktu dan strategi belajar.

SD Lantibung akan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan pelayanan terbaik bagi siswa-siswa. TKA Gladi ini merupakan salah satu contoh nyata dari upaya tersebut.

Semoga TKA Gladi ini dapat berjalan lancar dan membawa hasil yang baik bagi siswa-siswa SD Lantibung. Amrah, S.Pd mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. (M Yahya)

Pelaksanaan Gladi Bersih TKA SD INPRES KASSI


MULIAINFO.com. MAKASSAR -- SD INPRES KASSI akan melaksanakan Gladi Bersih TKA sebagai persiapan untuk ujian akhir tahun. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi ujian dan meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah.

Kepala Sekolah, Ibu Sukmawati S.Pd, mengucapkan terima kasih kepada guru-guru dan siswa-siswa yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. "Gladi Bersih TKA ini merupakan salah satu upaya SD INPRES KASSI untuk meningkatkan kualitas pendidikan," ujarnya.

Gladi Bersih TKA akan dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi ujian. Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dan meningkatkan kepercayaan diri siswa.

Siswa-siswa SD INPRES KASSI sangat antusias dalam mengikuti Gladi Bersih TKA ini. Mereka dapat meningkatkan kemampuan dan kesiapan mereka dalam menghadapi ujian.

Guru-guru SD INPRES KASSI telah mempersiapkan materi dan strategi untuk Gladi Bersih TKA ini. Mereka siap membantu siswa-siswa dalam meningkatkan kemampuan dan kesiapan mereka.

SD INPRES KASSI berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan pelayanan terbaik bagi siswa-siswa. Gladi Bersih TKA ini merupakan salah satu contoh nyata dari komitmen tersebut.

Orang tua siswa juga sangat mendukung kegiatan Gladi Bersih TKA ini. Mereka berharap agar siswa-siswa dapat meningkatkan kemampuan dan kesiapan mereka dalam menghadapi ujian.

Gladi Bersih TKA ini dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa-siswa dalam menghadapi ujian. Kegiatan ini juga dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola waktu dan strategi belajar.

SD INPRES KASSI akan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan pelayanan terbaik bagi siswa-siswa. Gladi Bersih TKA ini merupakan salah satu contoh nyata dari upaya tersebut.

Semoga Gladi Bersih TKA ini dapat berjalan lancar dan membawa hasil yang baik bagi siswa-siswa SD INPRES KASSI. Ibu Sukmawati S.Pd mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. (M Yahya)

Gladi Bersih Tes Kemampuan Akademik(TKA) di UPT SPF SD Inpres Bangkala I Kec Manggala


MULIAINFO. com. MAKASSAR --  UPT SPF SD Inpres Bangkala I Kec Manggala melaksanakan Gladi Bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk kelas 6-A/B mulai 09-12 Maret.

Kegiatan ini bertujuan memantapkan kesiapan murid dalam pelaksanaan TKA pada 20 April 2026. Gladi Bersih TKA ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan murid.

Salah satu syarat masuk SMPN adalah memiliki sertifikat TKA dari sekolah. Oleh karena itu, UPT SPF SD Inpres Bangkala I ingin memastikan murid-muridnya siap.

Kepala Sekolah, Amrin, S.Pd, berharap agar Gladi Bersih TKA ini dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah. Ini adalah kesempatan bagi murid untuk menunjukkan kemampuan mereka.

Sebanyak 45 murid kelas 6-A/B akan mengikuti TKA tahun pelajaran 2025/2026. Mereka semua sangat antusias dan siap menghadapi TKA.


Gladi Bersih TKA ini mengukur tingkat kemampuan dan kualitas pendidikan/akademik sekolah. Hasilnya akan digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Murid diharapkan lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi TKA. Mereka semua telah dipersiapkan dengan baik oleh guru-guru.

"Kami berharap Gladi Bersih TKA ini dapat membawa kebaikan bagi murid-murid kami," kata Amrin, S.Pd. Ia juga berharap murid-murid dapat mencapai hasil yang maksimal.

Guru-guru dan staf sekolah mendukung kegiatan ini dan berharap murid mencapai hasil maksimal. Mereka semua bekerja sama untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Semoga Gladi Bersih TKA membawa kebaikan dan kesuksesan bagi murid UPT SPF SD Inpres Bangkala I. Kami doakan agar mereka semua sukses! (M Yahya)

Bagi - bagi Takjil di Bulan Suci Ramadhan UPT SPF SDN Mamajang II Pererat Silaturrahmi dengan Masyarakat


MULIAINFO. com. MAKASSAR -- UPT SPF SDN Mamajang II, Makassar - Dalam rangka mempererat silaturahim dengan masyarakat, UPT SPF SDN Mamajang II mengadakan kegiatan bagi-bagi takjil di depan sekolah.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Sekolah, Erni Usaman, S.Pd, guru-guru, staf sekolah, dan siswa. Mereka semua berpartisipasi dalam membagikan takjil kepada masyarakat.

Masyarakat sekitar sekolah sangat antusias menyambut kegiatan ini dan berterima kasih atas kebaikan UPT SPF SDN Mamajang II.

Mereka sangat senang menerima takjil dari sekolah. Kepala Sekolah UPT SPF SDN Mamajang II, Erni Usaman, S.Pd, berharap agar kegiatan ini dapat mempererat hubungan antara sekolah dan masyarakat.

Ia juga berharap agar kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi sekolah lain. "Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam meningkatkan kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat," ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program sekolah untuk meningkatkan kepedulian sosial.

Guru-guru, staf sekolah, dan siswa juga sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka semua berpartisipasi dalam membagikan takjil dan berinteraksi dengan masyarakat.

Mereka berharap agar kegiatan ini dapat membawa kebahagiaan dan keberkahan bagi masyarakat sekitar sekolah.

Mereka juga berharap agar kegiatan ini dapat menjadi awal dari kegiatan sosial lainnya.

Kegiatan bagi-bagi takjil ini diakhiri dengan doa bersama dan penyerahan takjil kepada masyarakat. Doa dipimpin oleh salah satu guru, dan diikuti oleh semua yang hadir.

Semoga kegiatan ini dapat menjadi amal jariyah bagi UPT SPF SDN Mamajang II dan membawa kebaikan bagi semua.

UPT SPF SDN Mamajang II akan terus berupaya meningkatkan kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat. Kami berharap agar kegiatan ini dapat menjadi awal dari kegiatan sosial lainnya yang lebih besar. ( M Yahya )

07 Maret 2026

Buka Puasa Bersama Guru dan Siswa UPT SPF SD Inpres Bertingkat Bara - Baraya II


MULIAINFO. com. MAKASSAR -- UPT SPF SD Inpres Bertingkat Bara-Baraya II, Makassar - Guru dan siswa UPT SPF SD Inpres Bertingkat Bara-Baraya II melaksanakan buka puasa bersama di bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan antara guru dan siswa.


Buka puasa bersama ini diisi dengan tausiah dan doa bersama, serta pembacaan ayat-ayat suci Al-Quran. Setelah itu, guru dan siswa berbuka puasa bersama dengan hidangan yang telah disiapkan.


Kegiatan ini sangat dinantikan oleh siswa-siswi UPT SPF SD Inpres Bertingkat Bara-Baraya II. Mereka sangat senang dan bahagia dapat berbuka puasa bersama dengan guru-guru mereka.


Guru-guru UPT SPF SD Inpres Bertingkat Bara-Baraya II juga sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka berharap agar kegiatan ini dapat menjadi tradisi tahunan di sekolah.


Kepala Sekolah UPT SPF SD Inpres Bertingkat Bara-Baraya II, Suardi Salpin, S.Pd., M.M., berharap agar kegiatan ini dapat meningkatkan kebersamaan dan keimanan warga sekolah.



Kegiatan buka puasa bersama ini merupakan salah satu program UPT SPF SD Inpres Bertingkat Bara-Baraya II untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan keimanan siswa-siswi.


Semoga kegiatan buka puasa bersama ini dapat membawa berkah dan kebaikan bagi semua yang hadir. Kami juga berharap agar kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswi untuk meningkatkan prestasi akademik dan akhlak mereka.


UPT SPF SD Inpres Bertingkat Bara-Baraya II akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan keimanan siswa-siswi. Kami berharap agar kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk mencapai tujuan tersebut.


Guru dan siswa UPT SPF SD Inpres Bertingkat Bara-Baraya II sangat senang dan bahagia dapat melaksanakan buka puasa bersama ini. Mereka berharap agar kegiatan ini dapat menjadi tradisi tahunan di sekolah.


Semoga kegiatan buka puasa bersama ini dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam meningkatkan kebersamaan dan keimanan warga sekolah. ( M Yahya )

Polemik BCKS di Makassar: Plt Usia 56 Tahun ke Atas, Guru Senior Minta Dipertahankan hingga Pensiun


MULIAINFO. com. Makassar– Polemik seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) di Kota Makassar kembali mencuat. Kali menyangkut nasib para Pelaksana Tugas (Plt) kepala sekolah yang kini masuk kategori usia di atas 56 tahun dan terancam tidak bisa didefinitifkan.

Seorang Kepala Sekolah yang enggan disebutkan namanya menyuarakan kegelisahan koleganya. Ia menyebutkan, ada beberapa Kepsek Plt sekarang kebanyakan berusia 56 tahun ke atas. Padahal, saat pertama kali ditunjuk sebagai Plt, usia mereka masih 52 tahun, atau mungkin ada yang 55 tahun.

"Kenapa pada waktu sebelum usia 56 tahun tidak didefinitifkan, padahal aturan sudah diketahui sebelumnya? Kenapa baru sekarang diperhitungkan bahwa Plt umur 56 tahun ke atas sudah dikembalikan? Sekiranya penentu kebijakan mempertimbangkan masalah ini," ujarnya kepada wartawan, Jumat (6/3/2026).

Lebih lanjut, ia mengusulkan solusi bagi rekan-rekan Plt yang terdampak aturan batas usia. Menurutnya, jika kepala sekolah Plt tidak bisa didefinitifkan karena usia sudah 56 tahun ke atas, maka sebaiknya mereka tetap di-Plt-kan saja sampai masa pensiun. Apalagi, sebagian besar dari mereka sudah pernah mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) Calon Kepala Sekolah (CKS) dan telah memiliki Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS) .

"Kami meminta Pemkot Makassar mempertimbangkan usulan ini. Jangan sampai guru senior yang sudah mengabdi lama dan memiliki kompetensi malah tersingkir hanya karena aturan administrasi," harapnya.

Seperti diketahui, polemik ini bermula dari diterbitkannya Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah. Dalam aturan tersebut, batas usia maksimal pengangkatan kepala sekolah adalah 56 tahun pada saat diberi penugasan .

Narasumber dari kalangan Kepsek menyebutkan, para Plt senior yang terdampak kebijakan ini sebenarnya sudah memenuhi syarat kompetensi. Mereka telah mengikuti diklat Calon Kepala Sekolah (CKS) dan memiliki Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS) yang diterbitkan oleh Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) .

Diketahui, NUKS merupakan nomor khusus yang menandakan seorang guru telah tersertifikasi sebagai calon kepala sekolah melalui diklat di LPPKS . Proses untuk mendapatkannya cukup panjang, mulai dari seleksi administrasi, seleksi akademik, hingga pendidikan dan pelatihan selama 300 jam .

Sambungnya, dengan bekal sertifikasi tersebut, para Plt senior merasa layak dipertimbangkan untuk tetap mengisi posisi kepala sekolah, setidaknya sebagai Plt hingga pensiun.

Selain itu, proses seleksi BCKS di Kota Makassar sendiri disebut berlangsung transparan dengan melibatkan akademisi dan profesional . Pemerintah Kota Makassar juga telah menjadwalkan pengukuhan kepala sekolah definitif untuk mengisi posisi yang selama ini diisi Plt .

Harapan dari para guru senior, agar Pemkot Makassar dapat mencari jalan keluar yang bijak. "Kami hanya minta keadilan. Masa pensiun tinggal sedikit, jangan ditambah dengan kekecewaan karena harus turun dari jabatan yang sudah dijalani bertahun-tahun," tegasnya narasumber. (Y)