05 Maret 2026

Pemanggilan sejumlah kepala sekolah Tanpa Instruksi Kadis Dipertanyakan: Banyak yang Tidak Dipanggil, Ada Apa?


Muliainfo.com, Makassar — Gelombang pertanyaan muncul dari lingkungan pendidikan Kota Makassar setelah sejumlah kepala sekolah dipanggil secara mendadak untuk menghadiri pertemuan internal dengan pejabat Dinas Pendidikan. Pemanggilan tersebut diduga tidak berdasarkan instruksi resmi dari Kepala Dinas, sehingga menimbulkan spekulasi mengenai motif dan tujuannya. Rabu (04/03).

Informasi ini terungkap dari rekaman percakapan seorang narasumber yang merupakan kepala sekolah, namun meminta identitasnya dirahasiakan. Dalam percakapan itu disebutkan bahwa beberapa kepala sekolah dihubungi langsung oleh pejabat bernama Dr. Syarif serta Yunus, yang saat ini menjabat Kabid GTK.

Para kepala sekolah tersebut diminta membawa sejumlah dokumen, termasuk SK terbaru, sebelum diarahkan masuk ke ruangan untuk menjalani wawancara singkat. “Ditanya, mau ki ditempatkan di sekolah mana. Disuruh bawa SK juga. Tidak dijelaskan maksudnya apa,” ujar narasumber tersebut.

Yang menjadi pertanyaan besar, tidak semua kepala sekolah dipanggil. Hanya beberapa nama terpilih yang diminta hadir, termasuk dari SMP 26, 32, 30, 3, serta petugas jaga di SMP 19. Sementara kepala sekolah lain sama sekali tidak mendapatkan panggilan atau pemberitahuan.

“Ini bukan instruksi ibu kadis. Ini gerakan dari Kabid GTK. Banyak kepala sekolah bertanya-tanya, kenapa hanya beberapa saja yang dipanggil,” lanjut narasumber tersebut. Menurutnya, pemilihan nama yang dipanggil justru menimbulkan tanda tanya baru dibanding menjawab persoalan sebelumnya.

Ia menambahkan bahwa alasan pemanggilan terkait pendataan juga terasa janggal, sebab data mengenai para kepala sekolah sudah pernah dikumpulkan sebelumnya melalui pejabat lain, yaitu Hamka dan Inah. “Kalau soal data, itu sudah ada sejak dulu. Waktu depenitik bermasalah, sudah dikumpulkan. Jadi ini bukan soal data,” jelasnya.

Proses pemanggilan yang dilakukan secara selektif membuat sebagian kepala sekolah merasa bingung dan cemas. Mereka mempertanyakan apakah pertemuan tersebut terkait rotasi jabatan, evaluasi kinerja, atau kemungkinan rencana mutasi internal yang belum diumumkan secara resmi.

“Kalau mau rotasi, harusnya jelas dan umum. Ini yang dipanggil hanya beberapa orang, lalu ditanya mau ditempatkan di mana. Tentu saja kami bertanya-tanya ada maksud apa di baliknya,” kata narasumber itu dalam rekaman tersebut.

Ketiadaan instruksi resmi dari Kepala Dinas Pendidikan juga menjadi perhatian. Para kepala sekolah berharap setiap langkah yang berkaitan dengan jabatan mereka dilakukan secara prosedural, transparan, dan tidak melalui jalur komunikasi informal yang dapat menimbulkan kesalahpahaman.

Hingga saat ini, pihak Dinas Pendidikan Kota Makassar belum memberikan klarifikasi mengenai pemanggilan tersebut. Redaksi masih berupaya menghubungi pejabat terkait untuk mendapatkan penjelasan resmi.

Sementara itu, sejumlah kepala sekolah yang tidak dipanggil mengaku khawatir dengan situasi ini. Bagi mereka, pemanggilan sebagian kecil kepala sekolah tanpa penjelasan tertulis dapat memicu spekulasi dan ketidaknyamanan dalam menjalankan tugas di sekolah masing-masing.

“Yang tidak dipanggil juga bertanya-tanya. Kenapa hanya beberapa? Apa ada daftar tertentu? Apa maksud dan tujuannya?” ucap seorang kepala sekolah lain yang dihubungi terpisah.

Kasus ini menambah catatan penting bahwa mekanisme evaluasi dan pendataan kepala sekolah seharusnya dilakukan secara seragam, tertulis, dan mengikuti alur komando yang jelas untuk menghindari bias maupun penafsiran negatif di dunia pendidikan.(M. Yahya)

04 Maret 2026

Siswa Kelas VI UPT SPF SDN Sudirman 1 Laksanakan Simulasi Ujian


MULIAINFO. com. MAKASSAR -- UPT SPF SDN Sudirman 1, Makassar - Siswa-siswi kelas VI UPT SPF SDN Sudirman 1 melaksanakan simulasi ujian selama dua hari, yaitu tanggal 4 dan 5 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan mereka menghadapi Ujian Tengah Semester (MID semester) yang akan datang.

"Kami berharap agar siswa-siswi kelas VI dapat memanfaatkan simulasi ini sebagai kesempatan untuk meningkatkan kemampuan mereka dan mempersiapkan diri menghadapi ujian," kata Ibu Haslinda Muchlis, S.Pd., M.Pd., Kepala Sekolah UPT SPF SDN Sudirman 1.

Simulasi ujian ini diikuti oleh seluruh siswa kelas VI dengan tertib dan disiplin. Mereka mengerjakan soal-soal ujian dengan serius dan tekun.

"Kami ingin memastikan bahwa siswa-siswi kami siap menghadapi ujian dengan baik dan mencapai hasil yang memuaskan," kata Ibu Haslinda.

Guru-guru UPT SPF SDN Sudirman 1 juga memberikan bimbingan dan motivasi kepada siswa-siswi kelas VI. Mereka membantu siswa-siswi memahami materi ujian dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sulit.

Simulasi ujian ini diharapkan dapat membantu siswa-siswi kelas VI UPT SPF SDN Sudirman 1 meningkatkan kemampuan mereka dan mencapai hasil yang lebih baik dalam ujian sebenarnya.

Siswa-siswi kelas VI UPT SPF SDN Sudirman 1 juga diberikan kesempatan untuk berlatih mengerjakan soal-soal ujian yang serupa dengan ujian sebenarnya.

"Kami ingin siswa-siswi kami merasa nyaman dan percaya diri saat menghadapi ujian," kata salah satu guru.

Simulasi ujian ini juga membantu siswa-siswi kelas VI UPT SPF SDN Sudirman 1 untuk memahami format dan aturan ujian.

Dengan demikian, mereka dapat fokus pada materi ujian dan tidak terkejut dengan format ujian.

Simulasi ujian ini merupakan salah satu upaya UPT SPF SDN Sudirman 1 untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mencapai hasil yang lebih baik.

Kami berharap agar siswa-siswi kelas VI UPT SPF SDN Sudirman 1 dapat mencapai hasil yang memuaskan dalam ujian sebenarnya. (M Yahya )

Kelas VI A UPT SPF SDI BANTA- BANTAENG I : Peringati Hari Peduli Sampah Nasional Tahun 2026


MULIAINFO. com. MAKASSAR. UPT SPF SDI BANTA-BANTAENG I memperingati Hari Peduli Sampah Nasional Tahun 2026 dengan kegiatan yang menarik dan edukatif.
Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswa Kelas VI A dengan antusias dan semangat yang tinggi.

Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa-siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi sampah.
Siswa-siswa Kelas VI A UPT SPF SDI BANTA-BANTAENG 1 sangat aktif dalam mengikuti kegiatan ini.

Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Kepala Sekolah, Ibu Hasdiarah Kadir, S.Pd.
Beliau menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi sampah.

Siswa-siswa Kelas VI A kemudian membuat poster dan spanduk yang berisi pesan-pesan tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Mereka juga membuat kreasi dari sampah yang dapat digunakan kembali.

Kegiatan ini juga diisi dengan penyuluhan tentang cara mengurangi sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.
Siswa-siswa sangat antusias dalam mengikuti penyuluhan ini.

Setelah itu, siswa-siswa melakukan aksi bersih-bersih lingkungan sekolah dan sekitarnya.
Mereka sangat bersemangat dalam membersihkan lingkungan sekolah.


Kepala Sekolah, Ibu Hasdiarah Kadir, S.Pd, sangat puas dengan kegiatan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional ini.
Beliau berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran siswa-siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Siswa-siswa Kelas VI A UPT SPF SDI BANTA-BANTAENG 1 juga sangat puas dengan kegiatan ini.
Mereka berharap dapat terus melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan.

Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional Tahun 2026 di UPT SPF SDI BANTA-BANTAENG 1 ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Kegiatan ini juga dapat menjadi contoh bagi sekolah lain untuk melakukan kegiatan yang sama.

 Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa-siswa UPT SPF SDI BANTA-BANTAENG 1 dapat menjadi agen perubahan dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Mereka dapat menjadi contoh bagi masyarakat sekitar dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Kegiatan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional Tahun 2026 di UPT SPF SDI BANTA-BANTAENG 1 ini diakhiri dengan doa bersama dan pengucapan terima kasih.
Siswa-siswa Kelas VI A UPT SPF SDI BANTA-BANTAENG 1 berharap dapat terus melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan. ( M Yahya )

03 Maret 2026

Pelaksanaan pesantren Kilat di UPT sor SDN MATTOANGIN 1

 


MULIAINFO. com. MAKASSAR -- Pelaksanaan Pesantren Kilat di UPT SPF SDN MATTOANGIN 1 dimulai pada hari Rabu.
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Sekolah, Reni Astuty Latif, S.Pd, M.Pd.
Pesantren Kilat ini diikuti oleh siswa-siswa kelas 5 UPT SPF SDN MATTOANGIN 1.

Siswa-siswa kelas 5 UPT SPF SDN MATTOANGIN 1 sangat semangat dalam mengikuti Pesantren Kilat ini.
Mereka diberikan kesempatan untuk bertanya dan membahas materi yang disampaikan.
Siswa-siswa kelas 5 juga diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam berbagai aktivitas yang menyenangkan.

Kepala Sekolah, Reni Astuty Latif, S.Pd, M.Pd, memberikan motivasi kepada siswa-siswa kelas 5 sebelum Pesantren Kilat dimulai.
Beliau berharap siswa-siswa kelas 5 dapat mengambil manfaat dari kegiatan ini.
Kepala Sekolah juga menekankan pentingnya meningkatkan keimanan dan pengetahuan.

Guru-guru di UPT SPF SDN MATTOANGIN 1 juga memberikan bimbingan dan motivasi kepada siswa-siswa kelas 5 selama Pesantren Kilat.
Mereka membantu siswa-siswa kelas 5 untuk memahami materi yang disampaikan.
Guru-guru juga memberikan contoh-contoh yang relevan dengan materi.

5. 5. Pesantren Kilat ini berlangsung lancar dan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Siswa-siswa kelas 5 juga diberikan kesempatan untuk beristirahat dan makan siang.
Mereka juga diberikan kesempatan untuk melakukan aktivitas yang menyenangkan.

6Materi yang disampaikan dalam Pesantren Kilat ini sangat bermanfaat bagi siswa-siswa kelas 5.
Mereka dapat meningkatkan pengetahuan dan keimanan mereka.
Siswa-siswa kelas 5 juga dapat menjadi lebih percaya diri dan siap menghadapi tantangan.

 Setelah Pesantren Kilat selesai, siswa-siswa kelas 5 diberikan kesempatan untuk bertanya dan membahas materi yang disampaikan.
Mereka juga diberikan motivasi oleh Kepala Sekolah, Reni Astuty Latif, S.Pd, M.Pd.
Siswa-siswa kelas 5 juga diberikan kesempatan untuk memberikan saran dan masukan tentang Pesantren Kilat.

Kepala Sekolah, Reni Astuty Latif, S.Pd, M.Pd, sangat puas dengan pelaksanaan Pesantren Kilat ini.
Beliau berharap siswa-siswa kelas 5 dapat mengambil manfaat dari kegiatan ini.
Kepala Sekolah juga berterima kasih kepada guru-guru dan staf sekolah yang telah membantu pelaksanaan Pesantren Kilat.

Pesantren Kilat ini juga membantu siswa-siswa kelas 5 untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam beribadah.
Mereka dapat menjadi lebih dekat dengan Allah SWT.
Siswa-siswa kelas 5 juga dapat menjadi contoh bagi teman-teman mereka.

Dengan adanya Pesantren Kilat ini, diharapkan siswa-siswa kelas 5 UPT SPF SDN MATTOANGIN 1 dapat menjadi lebih baik.
Kegiatan ini juga dapat menjadi contoh bagi sekolah lain untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Siswa-siswa kelas 5 juga dapat menjadi lebih percaya diri dan siap menghadapi tantangan.

Pelaksanaan Pesantren Kilat di UPT SPF SDN MATTOANGIN 1 ini diakhiri dengan doa bersama dan pengucapan terima kasih.
Siswa-siswa kelas 5 UPT SPF SDN MATTOANGIN 1 berharap dapat terus melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi pendidikan mereka. ( M Yahya )

Kegiatan Numerasi dan Literasi Hari kedua di UPT SPF SDN Pampang


MULIAINFO. com. MAKASSAR. Kegiatan numerasi dan literasi hari kedua di UPT SPF SDN Pampang berlangsung sangat meriah! Siswa-siswa kelas VI A dan VI B sangat antusias mengikuti kegiatan ini.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami konsep numerasi dan literasi.

Ardiansyah sebagai proktor memastikan semua kegiatan berjalan lancar, sementara Leli sebagai tehnisi siap membantu dengan peralatan yang dibutuhkan.
Dengan demikian, siswa-siswa dapat fokus pada kegiatan belajar tanpa khawatir tentang teknis.

Langi Lebok dan Amir Hamjan juga berperan aktif sebagai anggota tim, membantu mengatur siswa dan memastikan kegiatan berjalan sesuai rencana.
Mereka berdua sangat membantu dalam mengatur waktu dan kegiatan siswa.

Kepala Sekolah, Bhakti Pandi, S.Pd, juga hadir memantau kegiatan ini dan memberikan motivasi kepada siswa-siswa.
Kehadiran beliau membuat siswa-siswa merasa lebih semangat dan termotivasi.

Kegiatan numerasi hari ini fokus pada pemecahan masalah matematika yang menarik, membuat siswa-siswa berpikir kritis dan kreatif.
Siswa-siswa diajarkan untuk menganalisis masalah dan mencari solusi yang tepat.

Sementara itu, kegiatan literasi hari ini membahas tentang pentingnya membaca dan menulis dalam kehidupan sehari-hari.
Siswa-siswa diajarkan untuk membaca dengan kritis dan menulis dengan efektif.

Siswa-siswa sangat aktif bertanya dan berdiskusi, membuat suasana kelas menjadi sangat interaktif dan menyenangkan.
Mereka berani mengungkapkan pendapat dan ide-ide mereka.

Setelah kegiatan selesai, siswa-siswa diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman dan kesan mereka tentang kegiatan hari ini.
Mereka sangat senang dan merasa bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat.

Banyak siswa yang mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan membuat mereka lebih memahami konsep numerasi dan literasi.
Mereka juga merasa lebih percaya diri dalam menghadapi tantangan akademis.

Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan siswa-siswa UPT SPF SDN Pampang dapat menjadi lebih cerdas dan berprestasi di masa depan!
Kegiatan ini juga dapat menjadi contoh bagi sekolah lain untuk meningkatkan kualitas pendidikan. (M.Yahya)

02 Maret 2026

Kegiatan Simulasi TKA Kelas 6 Hari Pertama di UPT SPF SDI Banta-Bantaeng 1


MULIAINFO. com. MAKASSAR. Kegiatan Simulasi TKA Kelas 6 hari pertama dilaksanakan di UPT SPF SDI Banta-Bantaeng I.
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya sekolah untuk mempersiapkan siswa-siswa dalam menghadapi ujian yang akan datang.

Simulasi TKA ini dihadiri oleh Kepala Sekolah, Ibu Hasdiarah Kadir, S.Pd.
Kehadiran beliau membuat siswa-siswa merasa lebih semangat dan termotivasi.
Simulasi TKA ini juga dihadiri oleh guru-guru dan staf sekolah lainnya.

Simulasi TKA ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa-siswa Kelas 6 dalam menghadapi ujian yang akan datang.
Dengan adanya simulasi ini, diharapkan siswa-siswa dapat lebih siap dan percaya diri.
Simulasi TKA ini juga membantu siswa-siswa untuk memahami format dan jenis soal yang akan muncul dalam ujian sebenarnya.

Siswa-siswa Kelas 6 sangat antusias mengikuti simulasi TKA ini dan berusaha untuk menjawab soal-soal dengan baik.
Mereka juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan membahas soal-soal yang sulit.

Guru-guru di UPT SPF SDI Banta-Bantaeng I juga memberikan bimbingan dan motivasi kepada siswa-siswa selama simulasi TKA.
Mereka membantu siswa-siswa untuk memahami materi dan menjawab soal-soal dengan baik.


Simulasi TKA ini berlangsung lancar dan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Siswa-siswa juga diberikan kesempatan untuk beristirahat dan makan siang setelah simulasi TKA.

Setelah simulasi TKA selesai, siswa-siswa diberikan kesempatan untuk bertanya dan membahas soal-soal yang sulit.
Mereka juga diberikan motivasi oleh Kepala Sekolah, Ibu Hasdiarah Kadir, S.Pd.

Kepala Sekolah, Ibu Hasdiarah Kadir, S.Pd, memberikan apresiasi dan motivasi kepada siswa-siswa yang telah mengikuti simulasi TKA.
Beliau berharap siswa-siswa dapat mencapai hasil yang baik dalam ujian sebenarnya.

Simulasi TKA ini juga membantu siswa-siswa untuk memahami format dan jenis soal yang akan muncul dalam ujian sebenarnya.
Dengan demikian, siswa-siswa dapat lebih siap dan tidak merasa cemas saat menghadapi ujian.

Dengan adanya simulasi TKA ini, diharapkan siswa-siswa UPT SPF SDI Banta-Bantaeng I dapat mencapai hasil yang baik dalam ujian sebenarnya.
Kegiatan ini juga dapat menjadi contoh bagi sekolah lain untuk meningkatkan kualitas pendidikan. (M Yahya)

SIMULASI TKA:Persiapan Siswa-siswa UPT SPF SDN Pampang Untuk Ujian Sebenarnya


MULIAINFO. com. MAKASSAR. Kegiatan Simulasi TKA di UPT SPF SDN Pampang dilaksanakan pada tanggal 2 Februari 2026.
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya sekolah untuk mempersiapkan siswa-siswa dalam menghadapi ujian yang akan datang.

Simulasi TKA ini diikuti oleh siswa kelas VI A sebanyak 15 siswa dan siswa kelas VI B.
Siswa-siswa ini telah dipersiapkan oleh guru-guru untuk mengikuti simulasi TKA ini.

Kepala Sekolah, Bhakti Pandi, S.Pd, hadir memantau kegiatan simulasi TKA ini.
Kehadiran beliau membuat siswa-siswa merasa lebih semangat dan termotivasi.

Simulasi TKA ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa-siswa dalam menghadapi ujian yang akan datang.
Dengan adanya simulasi ini, diharapkan siswa-siswa dapat lebih siap dan percaya diri.

Dengan adanya simulasi ini, diharapkan siswa-siswa dapat lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi ujian sebenarnya.
Simulasi TKA ini juga membantu siswa-siswa untuk memahami format dan jenis soal.

Siswa-siswa sangat antusias mengikuti simulasi TKA ini dan berusaha untuk menjawab soal-soal dengan baik.
Mereka juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan membahas soal-soal yang sulit.

Simulasi TKA ini juga membantu siswa-siswa untuk memahami format dan jenis soal yang akan muncul dalam ujian sebenarnya.
Dengan demikian, siswa-siswa dapat lebih siap dan tidak merasa cemas saat menghadapi ujian.

Guru-guru di UPT SPF SDN Pampang juga memberikan bimbingan dan motivasi kepada siswa-siswa selama simulasi TKA.
Mereka membantu siswa-siswa untuk memahami materi dan menjawab soal-soal dengan baik.

Simulasi TKA ini berlangsung lancar dan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Siswa-siswa juga diberikan kesempatan untuk beristirahat dan makan siang setelah simulasi TKA.

Setelah simulasi TKA selesai, siswa-siswa diberikan kesempatan untuk bertanya dan membahas soal-soal yang sulit.
Mereka juga diberikan motivasi oleh Kepala Sekolah, Bhakti Pandi, S.Pd.

Kepala Sekolah, Bhakti Pandi, S.Pd, memberikan apresiasi dan motivasi kepada siswa-siswa yang telah mengikuti simulasi TKA.
Beliau berharap siswa-siswa dapat mencapai hasil yang baik dalam ujian sebenarnya.

Dengan adanya simulasi TKA ini, diharapkan siswa-siswa UPT SPF SDN Pampang dapat mencapai hasil yang baik dalam ujian sebenarnya.
Kegiatan ini juga dapat menjadi contoh bagi sekolah lain untuk meningkatkan kualitas pendidikan. (M Yahya) 

"