MULIAINFO. com. MAKASSAR. Kegiatan Simulasi TKA Kelas 6 hari pertama dilaksanakan di UPT SPF SDI Banta-Bantaeng I.
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya sekolah untuk mempersiapkan siswa-siswa dalam menghadapi ujian yang akan datang.
Simulasi TKA ini dihadiri oleh Kepala Sekolah, Ibu Hasdiarah Kadir, S.Pd.
Kehadiran beliau membuat siswa-siswa merasa lebih semangat dan termotivasi.
Simulasi TKA ini juga dihadiri oleh guru-guru dan staf sekolah lainnya.
Simulasi TKA ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa-siswa Kelas 6 dalam menghadapi ujian yang akan datang.
Dengan adanya simulasi ini, diharapkan siswa-siswa dapat lebih siap dan percaya diri.
Simulasi TKA ini juga membantu siswa-siswa untuk memahami format dan jenis soal yang akan muncul dalam ujian sebenarnya.
Siswa-siswa Kelas 6 sangat antusias mengikuti simulasi TKA ini dan berusaha untuk menjawab soal-soal dengan baik.
Mereka juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan membahas soal-soal yang sulit.
Guru-guru di UPT SPF SDI Banta-Bantaeng I juga memberikan bimbingan dan motivasi kepada siswa-siswa selama simulasi TKA.
Mereka membantu siswa-siswa untuk memahami materi dan menjawab soal-soal dengan baik.
Simulasi TKA ini berlangsung lancar dan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Siswa-siswa juga diberikan kesempatan untuk beristirahat dan makan siang setelah simulasi TKA.
Setelah simulasi TKA selesai, siswa-siswa diberikan kesempatan untuk bertanya dan membahas soal-soal yang sulit.
Mereka juga diberikan motivasi oleh Kepala Sekolah, Ibu Hasdiarah Kadir, S.Pd.
Kepala Sekolah, Ibu Hasdiarah Kadir, S.Pd, memberikan apresiasi dan motivasi kepada siswa-siswa yang telah mengikuti simulasi TKA.
Beliau berharap siswa-siswa dapat mencapai hasil yang baik dalam ujian sebenarnya.
Simulasi TKA ini juga membantu siswa-siswa untuk memahami format dan jenis soal yang akan muncul dalam ujian sebenarnya.
Dengan demikian, siswa-siswa dapat lebih siap dan tidak merasa cemas saat menghadapi ujian.
Dengan adanya simulasi TKA ini, diharapkan siswa-siswa UPT SPF SDI Banta-Bantaeng I dapat mencapai hasil yang baik dalam ujian sebenarnya.
Kegiatan ini juga dapat menjadi contoh bagi sekolah lain untuk meningkatkan kualitas pendidikan. (M Yahya)

