MULIAINFON. Com -- MKassar. UPT SPF SDI Banta-Bantaeng 1 melaksanakan Asesmen Akhir Tes Kemampuan Akademik (TKA) mata pelajaran Bahasa Indonesia bagi siswa kelas VI A pada Selasa, 14 April 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu tolok ukur capaian kompetensi peserta didik sebelum menamatkan pendidikan di jenjang sekolah dasar.
Kepala UPT SPF SDI Banta-Bantaeng 1, Hasdiarah Kadir, S.Pd, menyampaikan bahwa asesmen akhir ini bertujuan memetakan kemampuan literasi siswa, mulai dari membaca pemahaman, menulis, hingga menyimak. “Hasil TKA akan menjadi bahan evaluasi sekolah untuk perbaikan pembelajaran ke depan,” ujarnya saat memantau langsung pelaksanaan ujian.
Asesmen dimulai pukul 08.00 WITA dan berlangsung tertib di tiga ruang kelas. Panitia membagi siswa ke dalam kelompok kecil untuk memastikan pengawasan berjalan optimal dan suasana ujian tetap kondusif.
Sebelum asesmen dimulai, seluruh peserta didik diarahkan untuk berdoa bersama yang dipimpin oleh wali kelas VI A. Setelah itu, pengawas membacakan tata tertib serta petunjuk umum pengerjaan soal kepada seluruh siswa.
Soal TKA Bahasa Indonesia disusun mengacu pada Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka. Materi yang diujikan meliputi teks informasi, teks fiksi, surat pribadi, puisi, hingga keterampilan menulis paragraf argumentasi sederhana sesuai tingkat berpikir siswa kelas VI.A
Menurut salah satu pengawas, siswa terlihat antusias dan fokus selama mengerjakan soal. Beberapa siswa bahkan mampu menyelesaikan lebih cepat dari waktu yang disediakan karena sudah terbiasa dengan bentuk soal AKM dan TKA selama simulasi sebelumnya.
Pihak sekolah telah melakukan serangkaian persiapan sejak awal semester genap. Persiapan tersebut meliputi bedah kisi-kisi, pendalaman materi, try out sebanyak tiga kali, serta pendampingan belajar tambahan di sore hari bagi siswa yang memerlukan penguatan.
Hasdiarah Kadir, S.Pd menegaskan bahwa TKA bukan sekadar ujian penentu kelulusan, melainkan alat diagnostik untuk melihat kekuatan dan kelemahan pembelajaran. “Dari hasil ini kami bisa menyusun program intervensi literasi yang lebih tepat sasaran tahun depan,” jelasnya.
Orang tua siswa turut mendukung penuh pelaksanaan asesmen. Komite sekolah membantu menyediakan konsumsi ringan dan memastikan anak-anak datang tepat waktu dengan kondisi fisik yang prima.
Selain aspek akademik, sekolah juga menekankan kejujuran dan kemandirian selama asesmen. Nilai karakter tersebut, kata kepala sekolah, sama pentingnya dengan nilai angka yang akan diperoleh siswa nantinya.
Pelaksanaan Asesmen Akhir TKA Bahasa Indonesia di UPT SPF SDI Banta-Bantaeng 1 ditutup pukul 10.30 WITA. Lembar jawaban selanjutnya akan dikoreksi oleh tim guru dan hasilnya diumumkan bersamaan dengan rapor akhir tahun pelajaran 2025/2026. ( Muh Yahya)
