MULIAINFO, MAKASSAR — Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) Wilayah Teritorial (Wilter) Sulawesi Selatan berkomitmen memperkuat komunikasi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan. Rabu (02/09).
Langkah strategis ini diambil guna mendorong terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, damai, serta kondusif di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.
Komitmen kebangsaan tersebut dibahas secara mendalam dalam kunjungan resmi jajaran pengurus dan aktivis LSM GMBI Wilter Sulawesi Selatan ke markas Polda Sulsel pada Selasa (1/9/2026).
Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi kedua belah pihak dalam menjaga stabilitas daerah.
Kedatangan rombongan lembaga kontrol sosial ini disambut hangat oleh pihak kepolisian. Jajaran pengurus LSM GMBI diterima langsung oleh Direktur Binmas (Dirbinmas) Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol. Anang Triarsono, S.I.K., M.Si., di ruang kerja beliau.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan GMBI menyampaikan kesiapan organisasi untuk membangun komunikasi terbuka.
Mereka berkomitmen menjalin kerja sama konstruktif dengan jajaran kepolisian agar fungsi pengawasan masyarakat berjalan beriringan dengan penegakan hukum.
Sinergi berkelanjutan ini diharapkan mampu menjadi pilar utama dalam menjaga stabilitas keamanan.
Selain itu, kolaborasi aktif tersebut ditargetkan dapat memberikan manfaat serta dampak positif yang nyata bagi seluruh lapisan masyarakat di Sulawesi Selatan.
Sejumlah pengurus teras dan aktivis senior LSM GMBI Wilter Sulawesi Selatan tampak hadir dalam mendampingi agenda silaturahmi tersebut. Di antaranya adalah Sekretaris Wilayah Sulawesi Selatan, Abd. Azis, S.E., S.H., C.PLA, yang memimpin jalannya dialog.
Turut hadir pula Kepala Divisi IT, Samsunar Alam, S.H., serta Kepala Divisi Seni dan Budaya, Hastina Samsi Kahar Muang, S.Pd., M.M., C.PLA. Kehadiran mereka menegaskan keseriusan organisasi dalam membawa program kerja multidimensi yang siap dikolaborasikan.
Melengkapi delegasi tersebut, hadir Kepala Divisi Taruna Siaga Bencana (Tagana), Mokh. Anwar, S.Sos., C.PLA. Kehadiran berbagai kepala divisi ini menunjukkan kesiapan GMBI untuk bergerak bersama kepolisian, tidak hanya dalam isu keamanan tetapi juga aksi kemanusiaan.
Pertemuan bilateral itu berlangsung dalam suasana yang hangat, terbuka, dan penuh dengan ruang komunikasi interaktif. Kedua belah pihak sepakat mengenai pentingnya membangun hubungan kemitraan yang sehat dan profesional antara organisasi kemasyarakatan dengan aparat penegak hukum.
Pihak GMBI menegaskan bahwa keterlibatan aktif elemen masyarakat dalam menjaga ketertiban umum adalah sebuah urgensi yang tidak bisa ditawar.
Oleh karena itu, diperlukan ruang dialog yang rutin agar tidak terjadi sumbatan komunikasi di lapangan.
Organisasi kemasyarakatan, tokoh pemuda, tokoh adat, serta aparat kepolisian dinilai harus selalu berjalan beriringan. Kerja sama ini wajib dilandasi oleh komunikasi yang sehat, koordinasi yang positif, serta sikap saling menghormati tugas pokok masing-masing.
Sebagai penutup, LSM GMBI Wilter Sulawesi Selatan kembali menegaskan komitmennya untuk aktif dalam kegiatan sosial.
Semangat sinergi dan kolaborasi ini diharapkan menjadi bahan bakar utama demi mewujudkan Sulawesi Selatan yang aman, harmonis, dan semakin kondusif.











