MULIAINFO. COM -- Makassar -- Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT karena sampai hari ini kita masih diberi kesehatan, keselamatan, dan kesempatan untuk saling peduli sesama.
Kami Keluarga Besar UPTD SPF SD Inpres Bertingkat Bara Baraya II menyampaikan duka dan keprihatinan yang mendalam atas musibah kebakaran yang terjadi di wilayah Kandea beberapa waktu lalu. Musibah ini telah menimbulkan kerugian materi maupun moril bagi saudara-saudara kita di sana.
Berita tentang kebakaran tersebut sangat menyentuh hati kami. Banyak keluarga yang kehilangan tempat tinggal, harta benda, dan harus memulai kembali dari awal. Sebagai sesama manusia dan sebagai bagian dari masyarakat pendidikan, kami merasa terpanggil untuk membantu.
Atas dasar kepedulian tersebut, Keluarga Besar UPTD SPF SD Inpres Bertingkat Bara Baraya II menginisiasi penggalangan dana dan pengumpulan bantuan. Kegiatan ini digerakkan bersama oleh seluruh guru, staf, orang tua siswa, dan peserta didik dengan semangat gotong royong.
Kegiatan sosial ini dilaksanakan di bawah arahan dan bimbingan langsung dari Kepala Sekolah kami, Ibu Herlita Amba Rarung, S.Pd. Beliau menekankan bahwa pendidikan tidak hanya tentang belajar di kelas, tetapi juga tentang menumbuhkan empati dan kepedulian sosial kepada sesama.
Bentuk bantuan yang kami kumpulkan berupa sembako, pakaian layak pakai, perlengkapan sekolah untuk anak-anak, perlengkapan mandi, serta dana tunai. Semua bantuan ini merupakan hasil sumbangan sukarela dari seluruh warga sekolah.
Proses pengumpulan bantuan berlangsung selama beberapa hari. Antusiasme warga sekolah sangat luar biasa. Orang tua datang membawa bantuan, guru dan staf ikut mengemas, dan anak-anak juga turut menyumbang dari uang jajan mereka. Ini bukti bahwa nilai kepedulian bisa kita tanamkan sejak dini.
Alhamdulillah, pada tanggal 15 Agustus 2026 bantuan tersebut telah kami salurkan langsung kepada para korban di Kandea. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Ibu Kepala Sekolah bersama perwakilan guru dan orang tua.
Kami berharap bantuan yang tidak seberapa ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah. Semoga dapat digunakan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan.
Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan ini. Jazakumullah khairan katsiran. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah dan diganti dengan rezeki yang lebih luas.
Terakhir, mari kita bersama-sama mendoakan agar para korban diberi ketabahan, kekuatan, dan kemudahan dalam membangun kembali kehidupan. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

