MULIAINFO. com. MAKASSAR. Dalam kegiatan sosialisasi ini, sekolah pembinaan dan yang dibina menandatangani MOU kesepakatan untuk menuju ke level masing-masing, sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan lingkungan di Makassar.
Sekolah pembina, UPT SPF SDN Sudirman III, menuju level sekolah Adiwiyata Mandiri dengan komitmen meningkatkan kualitas lingkungan dan pendidikan.
Sementara itu, sekolah binaan yang menandatangani MOU adalah UPT SPF SDN Pampang, UPT SPF SDN Layang Bertingkat, dan UPT SPF SDN Cendrawasih.
Kepala Sekolah UPT SPF SDN Pampang, Bhakti Pandi Hasin, S.Pd, menandatangani MOU untuk menuju level sekolah Adiwiyata Nasional dengan harapan meningkatkan kualitas lingkungan dan pendidikan di sekolahnya.
Kepala Sekolah UPT SPF SDN Layang Bertingkat, Muh. Saleh, S.Pd, juga menandatangani MOU untuk menuju level sekolah Adiwiyata Nasional dengan komitmen meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan siswa dan guru.
Kepala Sekolah UPT SPF SDN Cendrawasih, Basri Kamaruddin, S.Pd, menandatangani MOU untuk menuju level sekolah Adiwiyata Nasional dengan harapan meningkatkan kualitas lingkungan sekolah.
Penandatanganan MOU ini merupakan langkah awal bagi sekolah-sekolah tersebut untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan menjadi sekolah Adiwiyata yang lebih baik dengan dukungan dari sekolah pembina.
Dengan penandatanganan MOU ini, sekolah-sekolah tersebut berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan lingkungan dengan lebih baik dan berkelanjutan.
Melinda Aksa, yang membuka acara sosialisasi, mengapresiasi kesediaan sekolah-sekolah tersebut untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan berharap dapat memberikan dampak positif bagi Makassar.
Acara sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pendidikan dan lingkungan di Makassar dengan meningkatkan kesadaran dan komitmen sekolah-sekolah.
Sekolah-sekolah yang menandatangani MOU ini akan mendapatkan bimbingan dan dukungan dari sekolah pembina untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan pendidikan.
Bimbingan dan dukungan ini akan membantu sekolah-sekolah tersebut untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan menjadi sekolah Adiwiyata yang lebih baik.
Dengan demikian, Makassar dapat menjadi kota yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan dengan kontribusi dari sekolah-sekolah Adiwiyata.
Semoga penandatanganan MOU ini dapat memberikan motivasi bagi sekolah-sekolah lain untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan menjadi sekolah Adiwiyata yang lebih baik. ( Yahya )

