Muliainfo com, Makassar, – Sejumlah orang tua calon peserta didik baru menyampaikan pertanyaan terkait proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMP Negeri 3 Makassar. Mereka membandingkan dengan sekolah negeri lain yang sudah menambah kuota penerimaan siswa. Rabu 20/08/2025.
Menurut keterangan orang tua, SMP 3 Makassar hingga kini belum membuka tambahan kuota seperti sekolah lain di Kota Makassar. Hal ini membuat sebagian wali murid berharap ada penjelasan resmi dari pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Kota Makassar.
“Saya hanya ingin ada kejelasan. Mengapa SMP 3 tidak menambah kuota seperti sekolah lain? Kami khawatir anak-anak jadi tidak punya kesempatan yang sama,” ujar seorang orang tua yang enggan disebutkan namanya.
Orang tua siswa menilai penting adanya transparansi dalam setiap tahapan penerimaan siswa baru. Mereka berharap informasi resmi segera disampaikan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, hingga kini belum memberikan keterangan resmi. Namun orang tua berharap Dinas segera memberikan penjelasan untuk menenangkan kekhawatiran para calon wali murid.
Keluhan ini muncul lantaran sejumlah orang tua merasa belum memperoleh informasi yang lengkap mengenai teknis penerimaan siswa baru di SMP 3. Padahal, di beberapa sekolah negeri lainnya, proses PPDB sudah mengalami penyesuaian kuota.
“Kalau alasannya sistem, mungkin bisa dijelaskan kepada kami. Supaya tidak ada dugaan atau anggapan yang salah,” kata salah seorang wali murid lainnya.
Pihak SMP 3 Makassar sendiri melalui Kepala Sekolah menjelaskan bahwa sistem penerimaan masih terkunci di aplikasi Dapodik (Data Pokok Pendidikan). Karena itu, pihak sekolah belum bisa melakukan perubahan teknis terkait kuota penerimaan siswa.
Meski demikian, beberapa orang tua tetap membandingkan dengan sekolah lain yang sudah membuka sistem. Mereka berharap ada koordinasi lebih baik antara pihak sekolah dengan Dinas Pendidikan agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat.
Pengamat pendidikan di Makassar menilai, keterbukaan informasi merupakan kunci utama dalam proses penerimaan siswa baru. Transparansi diyakini dapat menjaga kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan.
Dengan adanya klarifikasi resmi dari pihak terkait, orang tua siswa berharap isu ini dapat segera terjawab. Mereka menegaskan tidak menolak aturan, namun hanya ingin mendapatkan penjelasan yang jelas agar hak anak-anak mereka terjamin.
Pada akhirnya, para orang tua berharap proses PPDB di SMP 3 Makassar dapat berjalan adil, transparan, dan sesuai aturan yang berlaku, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap sistem pendidikan tetap terjaga.
Muh Yahya*

