24 April 2026

Peresmian Perpustakaan Ramah Anak di UPT SPF SDI Kajenjeng Kecamatan Manggala


MULIAINFO. Com -- Makassar. UPT SPF SDI Kajenjeng, Kecamatan Manggala, meresmikan Perpustakaan Ramah Anak pada 24 April 2026. Peresmian ini dihadiri oleh Ibu Pengawas, Barliang S.Pd, M.Pd, serta orang tua siswa, guru-guru, tenaga kependidikan, dan seluruh siswa.

Kepala Sekolah, Hj. Hamsinah, S.Pd, menyambut baik kehadiran tamu undangan dan mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan. "Perpustakaan Ramah Anak ini diharapkan menjadi sumber belajar yang menyenangkan bagi siswa-siswa kita," katanya.

Ibu Pengawas, Barliang S.Pd, M.Pd, meresmikan perpustakaan dengan harapan agar siswa-siswa dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk meningkatkan minat baca dan belajar. "Perpustakaan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah," katanya. Ia juga berharap perpustakaan ini dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Perpustakaan Ramah Anak ini dilengkapi dengan berbagai buku dan fasilitas yang menarik, seperti pojok baca, area bermain, dan ruang diskusi. Fasilitas ini dirancang untuk membuat siswa-siswa merasa nyaman dan senang belajar.


Siswa-siswa sangat antusias menyambut peresmian perpustakaan ini. Mereka tidak sabar untuk memanfaatkan fasilitas perpustakaan dan meningkatkan minat baca mereka. "Saya sangat senang, sekarang saya bisa membaca buku-buku yang menarik di perpustakaan," kata salah satu siswa.

Orang tua siswa juga menyambut baik peresmian perpustakaan ini. "Kami berharap perpustakaan ini dapat membantu anak-anak kita meningkatkan prestasi belajar mereka," kata salah satu orang tua siswa. Mereka juga berharap perpustakaan ini dapat menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak mereka.

Guru-guru juga mendukung peresmian perpustakaan ini. "Perpustakaan Ramah Anak ini akan menjadi sumber belajar yang sangat baik bagi siswa-siswa kita," kata salah satu guru. Mereka juga berharap perpustakaan ini dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah.

Peresmian perpustakaan ini juga diisi dengan kegiatan lain, seperti pembacaan puisi dan pentas seni oleh siswa-siswa. Kegiatan ini membuat suasana peresmian perpustakaan menjadi lebih meriah dan menyenangkan.

Kepala Sekolah, Hj. Hamsinah, S.Pd, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung peresmian perpustakaan ini. "Kami berharap perpustakaan ini dapat bermanfaat bagi semua," katanya. Ia juga berharap perpustakaan ini dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Peresmian Perpustakaan Ramah Anak di UPT SPF SDI Kajenjeng berjalan dengan lancar dan diakhiri dengan peninjauan fasilitas perpustakaan oleh tamu undangan. Tamu undangan juga diberikan kesempatan untuk berfoto bersama dengan siswa-siswa dan guru-guru di depan perpustakaan. Kegiatan peresmian perpustakaan ini menjadi kenangan yang indah bagi semua yang hadir. ( Yahya )

23 April 2026

Puluhan Siswa SD Inpres Bangkala 1 Ikuti TKA 2026, Berlangsung Aman Dan Lancar


MULIAINFO. Com -- Makassar. Sebanyak 45 murid UPT SPF SD Inpres Bangkala I mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari, mulai Senin 20 April hingga Kamis 23 April 2026.

TKA tahun ini mengujikan dua mata pelajaran utama, yakni Bahasa Indonesia dan Matematika. Seluruh proses ujian dilakukan secara online melalui sistem TKA Berbasis Komputer (TKA-BK).

Tes Kemampuan Akademik merupakan pengganti sistem penilaian yang dahulu dikenal dengan istilah NEM atau Nilai Ebtanas Murni. TKA menjadi tolok ukur baru untuk memetakan mutu akademik siswa di tingkat satuan pendidikan.

Penanggung jawab kegiatan TKA 2026 adalah Kepala SD Inpres Bangkala I. Beliau memastikan seluruh rangkaian ujian berjalan sesuai prosedur dan jadwal yang telah ditetapkan.

Untuk kelancaran teknis, panitia menugaskan dua orang teknisi yaitu Zul Aswar dan Asnawi, http://S.Pd. Keduanya bertugas memastikan perangkat komputer, jaringan, dan server ujian berfungsi optimal selama empat hari pelaksanaan.


Posisi proktor dipercayakan kepada Muhammad Yusuf, http://S.Pd. Proktor berperan penting dalam mengoperasikan aplikasi ujian, melakukan sinkronisasi, dan menangani kendala teknis saat siswa mengerjakan soal.

Pengawasan ruang ujian dibagi dua sesi. Pengawas 1, Andi Masewali, http://S.Pd, bertugas pada hari Senin 20 April dan Rabu 22 April 2026. Sementara Pengawas 2, Nur Izzan, Dan, bertugas pada Selasa 21 April dan Kamis 23 April 2026.

Pelaksanaan TKA juga dipantau langsung oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan. Pengawas Umum, DR. Surahman, http://M.Pd, melakukan monitoring secara daring untuk memastikan ujian berlangsung jujur dan sesuai regulasi.

Sebelum ujian dimulai, seluruh peserta mendapat pengarahan terkait tata tertib dan simulasi penggunaan aplikasi TKA-BK. Langkah ini dilakukan agar siswa lebih siap dan tidak canggung saat mengerjakan soal berbasis komputer.

Berdasarkan laporan panitia, kegiatan TKA 2026 di SD Inpres Bangkala I berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan lancar. Tidak ditemukan gangguan teknis berarti maupun pelanggaran tata tertib ujian.

Tujuan utama penyelenggaraan TKA adalah mengukur tingkat kualitas akademik siswa secara umum di satuan pendidikan. Hasil TKA akan menjadi bahan evaluasi bagi sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran ke depan.

Pihak sekolah berharap seluruh murid peserta TKA dapat memperoleh nilai murni yang memuaskan sebagai cerminan kerja keras belajar selama ini. Semoga hasil TKA 2026 membawa kebanggaan bagi siswa, guru, dan orang tua di SD Inpres Bangkala I( Yahya )

Peresmian Perpustakaan Ramah Anak UPT SPF SDN Batulaccu Makassar 23 April 2026


MULIAINFO. Com -- Makassar. Pada Kamis, 23 April 2026, UPT SPF SDN Batulaccu mencatat sejarah baru dengan diresmikannya  Perpustakaan Ramah Anak. Peresmian ini menjadi wujud komitmen sekolah dalam menghadirkan ruang literasi yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh siswa.

Peresmian dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Ibu Achi Soleman, S.STP.,M.Si. Beliau hadir bersama rombongan Dinas Pendidikan, pengawas sekolah, dan perwakilan Komite Sekolah. Kehadiran Ibu Kadis menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kota Makassar terhadap gerakan literasi di tingkat satuan pendidikan. Dalam kunjungan tersebut, beliau juga menyempatkan berdialog dengan guru dan siswa tentang pentingnya budaya membaca sejak dini. Sambutan hangat dari warga sekolah membuat suasana peresmian terasa akrab dan penuh semangat.

Acara ditandai dengan pemotongan pita oleh Ibu Kadis Pendidikan sebagai simbol dibukanya Perpustakaan ramah Anak untuk seluruh warga sekolah. Didampingi Kepala Sekolah Adel Zakeus, S.Pd dan perwakilan siswa, prosesi pemotongan pita berlangsung khidmat di depan pintu utama perpustakaan. Tepuk tangan meriah mengiringi saat pita terputus, menandakan perpustakaan resmi dapat digunakan. Setelah itu, Ibu Kadis bersama rombongan memasuki ruang perpustakaan untuk meninjau langsung penataan ruang, koleksi buku, dan sudut ramah anak. Raut wajah beliau tampak kagum melihat kreativitas guru dan siswa dalam menghias perpustakaan.

Penyambutan rombongan berlangsung meriah dengan penampilan Tari ganrang bulo dan Tari Paduppa oleh siswa-siswi SDN Batulaccu. Tari ganrang bulo dibawakan oleh siswi kelas 4 dan 5 dengan gerakan lemah gemulai sebagai simbol kegembiraan menyambut tamu. Sementara Tari Paduppa yang merupakan tarian tradisional Bugis-Makassar ditampilkan sebagai wujud penghormatan dan doa keselamatan untuk para tamu. Kostum warna-warni, iringan gendang, dan senyum ceria anak-anak membuat suasana halaman sekolah semakin hidup. Penampilan ini juga menjadi bukti bahwa literasi dan budaya lokal bisa berjalan beriringan di sekolah.



Kepala UPT SPF SDN Batulaccu, Adel Zakeus, S.Pd, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan penuh dari Dinas Pendidikan Kota Makassar. Beliau menegaskan perpustakaan ini bukan sekadar tempat menyimpan buku, tapi ruang tumbuhnya imajinasi dan karakter.

Perpustakaan ramah Anak dirancang dengan konsep ramah anak. Ruang baca dibuat berwarna, dilengkapi karpet, bantal duduk, pojok dongeng, serta panggung mini untuk praktik ramah. Koleksi bukunya pun beragam, mulai dari cerita rakyat, fabel, hingga buku pengetahuan populer.

Dalam sambutannya, Ibu Kadis Achi Soleman menekankan pentingnya perpustakaan ramah anak sebagai bagian dari ekosistem pendidikan yang inklusif. Anak harus merasa aman dan bebas berekspresi saat membaca, bercerita, bahkan bermain peran di perpustakaan.

Keunikan perpustakaan ini adalah adanya “sudut ramah”. Di sini anak-anak bisa membaca naskah, berlatih vokal, dan mementaskan cerita yang mereka baca. Tujuannya agar literasi tidak berhenti di membaca, tapi berlanjut ke memahami, menghayati, dan mengomunikasikan.

Para guru dan pustakawan SDN Batulaccu telah dibekali pelatihan pengelolaan perpustakaan ramah anak. Ke depan, akan ada jadwal rutin mendongeng, bedah buku, teater mini, dan kunjungan kelas untuk memastikan perpustakaan hidup setiap hari.

Dengan diresmikannya Perpustakaan ramah Anak ini, SDN Batulaccu berharap dapat melahirkan generasi yang gemar membaca, berani tampil, dan berkarakter. Semoga menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Kota Makassar untuk terus menguatkan gerakan literasi sekolah. Jaya literasi, sukses SDN Batulaccu! ( Yahya )

UPU SPF SDN Sudirman 3 Merayakan Hari Bumi Dengan Kegiatan Ramah Lingkungan


MULIAINFO. Com -- Makassar. UPT SPF SDN Sudirman 3 memperingati Hari Bumi dengan kegiatan ramah lingkungan yang menarik dan edukatif. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mengurangi polusi.

Kepala Sekolah, Bapak Mukhtar, mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan. "Kami berharap siswa-siswa dapat menjadi agen perubahan dalam menjaga lingkungan," katanya.

Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah penanaman pohon di sekitar sekolah. Siswa-siswa sangat antusias mengikuti kegiatan ini dan menunjukkan kepedulian mereka terhadap lingkungan. Mereka menanam pohon bunga, pohon buah, dan pohon lainnya yang berguna bagi lingkungan.

Selain itu, diadakan juga lomba membuat kerajinan dari bahan bekas. Siswa-siswa sangat kreatif dalam mengolah bahan bekas menjadi kerajinan yang indah dan berguna. Mereka membuat tas, tempat pensil, dan hiasan lainnya dari bahan bekas.


Lomba membuat kerajinan ini diikuti oleh siswa-siswa dari berbagai kelas, dan mereka sangat bersemangat menunjukkan hasil karya mereka. Juri sangat impressed dengan kreativitas dan keindahan hasil karya siswa-siswa. Mereka memberikan pujian dan hadiah kepada siswa-siswa yang berprestasi.

Kegiatan lainnya adalah pembersihan lingkungan sekitar sekolah. Siswa-siswa sangat antusias mengikuti kegiatan ini dan menunjukkan kepedulian mereka terhadap lingkungan. Mereka membersihkan sampah, memotong rumput, dan membersihkan kelas-kelas.

Selain itu, siswa-siswi juga mengumpulkan botol gelas untuk dimanfaatkan sebagai pot tanaman atau bahan kerajinan lainnya. Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi sampah dan meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya daur ulang.

Guru-guru juga sangat mendukung kegiatan ini dan berharap dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan. Mereka juga berharap siswa-siswa dapat menjadi contoh bagi masyarakat sekitar.

Orang tua siswa juga sangat mendukung kegiatan ini dan berharap dapat meningkatkan kesadaran anak-anak mereka tentang pentingnya menjaga lingkungan. Mereka juga berharap anak-anak mereka dapat menjadi agen perubahan dalam menjaga lingkungan.

Dengan kegiatan ini, UPT SPF SDN Sudirman 3 berharap dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mengurangi polusi. "Selamatkan Bumi dengan Daur Ulang Sampah" menjadi motto yang digaungkan di sekolah ini. ( Yahya )

Memperingati Hari Bumi Sedunia di UPT SPF SDI Banta - Bantaeng 1


MULIAINFO. Com -- Makassar. UPT SPF SDI Banta-Bantaeng 1 memperingati Hari Bumi Sedunia dengan kegiatan yang menarik dan edukatif. Kepala Sekolah, Hasdiarah Kadir, S.Pd, memimpin kegiatan ini dengan tema "Lindungi Bumi, Lindungi Masa Depan".

Kepala Sekolah selalu menghimbau kepada siswa dan siswi untuk selalu menjaga kebersihan. "Kita harus menggunakan air dengan hemat, jangan mencoret tembok karena bisa merusak pemandangan sekolah, dan jangan sembarangan membuang sampah karena dapat mencemari lingkungan," katanya.

Sampah yang tidak dibuang pada tempatnya dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti banjir dan penyakit. Oleh karena itu, kita harus memisahkan sampah berdasarkan jenisnya, seperti sampah organik, anorganik, dan karet.

Sampah organik adalah sampah yang berasal dari makhluk hidup, seperti sisa makanan dan daun-daun kering. Sampah ini dapat diolah menjadi kompos yang berguna untuk tanaman.

Sampah anorganik adalah sampah yang tidak berasal dari makhluk hidup, seperti botol-botol, kertas, dan logam. Sampah ini dapat di daur ulang menjadi produk yang berguna.


Sampah karet dan limbah adalah sampah yang berbahaya bagi lingkungan, seperti karet, limbah-limbah kimia, dan baterai. Sampah ini harus diolah dengan hati-hati agar tidak mencemari lingkungan.

Kepala Sekolah juga mengingatkan siswa dan siswi untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan sekolah. "Kita harus menjadi contoh yang baik dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan," katanya.

Siswa dan siswi sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Mereka berpartisipasi dalam penanaman pohon, pembersihan lingkungan, dan diskusi tentang perubahan iklim.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh guru-guru dan staf sekolah yang membantu dalam pelaksanaan kegiatan. Semua pihak berharap bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran siswa-siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan.

Dengan demikian, peringatan Hari Bumi Sedunia di UPT SPF SDI Banta-Bantaeng 1 dapat dianggap sebagai sukses dan bermanfaat bagi siswa-siswa. Semua pihak berharap bahwa siswa-siswa dapat menjadi agen perubahan dalam menjaga lingkungan dan melindungi bumi.

Ayo jaga lingkungan yang bersih supaya aman dan nyaman! Semua pihak berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswa untuk selalu menjaga lingkungan dan melindungi bumi.

Dengan kegiatan ini, UPT SPF SDI Banta-Bantaeng 1 menunjukkan komitmennya dalam menjaga lingkungan dan melindungi bumi. Semua pihak berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam menjaga lingkungan.( Yahya)

22 April 2026

Ujian TKA Hari pertama di UPT SPF SDN Paccerakkang


MULIAINFO. Com -- Makassar. UPT SPF SDN Paccerakkang melaksanakan ujian TKA (Tes Kemampuan Akademik) hari pertama untuk siswa kelas 6 pada hari ini. Kepala Sekolah, Hj. Hudayat, S.Pd, memantau langsung pelaksanaan ujian tersebut.

Ujian TKA hari pertama ini meliputi mata pelajaran Bahasa Indonesia. Siswa-siswa kelas 6 terlihat tenang dan fokus dalam mengerjakan soal-soal ujian.

"Semoga ujian TKA hari pertama ini dapat menjadi awal yang baik bagi siswa-siswa untuk menunjukkan kemampuan mereka," kata Hj. Hudayat, S.Pd.

Pelaksanaan ujian TKA ini juga dihadiri oleh guru-guru dan staf sekolah yang membantu dalam pengawasan dan pengamanan. Semua pihak berharap bahwa ujian ini dapat berjalan lancar dan sukses.

Siswa-siswa telah mempersiapkan diri dengan baik dan siap untuk menghadapi ujian TKA ini. Mereka mengerjakan soal-soal dengan baik dan tidak ada kecurangan yang terjadi.

Hj. Hudayat, S.Pd, juga mengingatkan siswa-siswa untuk selalu berdoa dan meminta pertolongan Allah SWT dalam menghadapi ujian TKA ini. "Jangan lupa untuk selalu berdoa dan berusaha, karena hasil yang baik adalah hasil dari usaha dan doa," katanya.

Guru-guru juga memberikan motivasi dan dukungan kepada siswa-siswa sebelum ujian TKA dimulai. Mereka berharap bahwa siswa-siswa dapat memberikan yang terbaik dalam ujian ini.

Pelaksanaan ujian TKA hari pertama ini berlangsung dengan lancar dan tertib. Siswa-siswa mengerjakan soal-soal dengan baik dan tidak ada kecurangan yang terjadi.

Setelah ujian TKA hari pertama selesai, siswa-siswa akan diberikan waktu istirahat sebelum melanjutkan ujian pada hari berikutnya. Hj. Hudayat, S.Pd, berharap bahwa siswa-siswa dapat melanjutkan ujian dengan baik dan sukses.

Dengan demikian, pelaksanaan ujian TKA hari pertama di UPT SPF SDN Paccerakkang dapat dianggap sebagai sukses dan lancar. Semua pihak berharap bahwa siswa-siswa dapat memberikan yang terbaik dalam ujian ini.( Yahya )

UPT SPF SDN Batulaccu Peringati Hari Bumi Dengan Kegiatan Edukatif


MULIAINFO. Com -- Makassar. UPT SPF SDN Batulaccu memperingati Hari Bumi dengan agenda yang menarik dan edukatif. Setiap siswa diminta membawa satu tanaman dalam pot untuk ditanam di sekolah sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan. Dengan demikian, siswa-siswi dapat belajar tentang tanggung jawab dan kepedulian terhadap alam.

Kegiatan ini bekerja sama dengan kepala sekolah, Ibu Adel Zakeus, S.Pd, guru-guru, dan orang tua siswa bersinergi untuk kenyamanan dan peduli lingkungan. Dengan kerja sama ini, diharapkan dapat menciptakan lingkungan sekolah yang lebih bersih dan sehat. Kerja sama ini juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.

Penanaman pohon ini terkait dengan upaya sekolah menuju tingkat Adiwiyata Nasional. Dengan demikian, sekolah dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Adiwiyata Nasional adalah sebuah program yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat tentang lingkungan.

Orang tua siswa membuat daur ulang bersama anaknya, sementara guru-guru bersinergi memanfaatkan anak-anak dengan konsep "satu pohon, satu anak, satu tanaman" untuk memperingati Hari Bumi. Kegiatan ini dapat meningkatkan kreativitas dan kemampuan siswa dalam membuat sesuatu yang berguna dari bahan yang tidak terpakai.

Kegiatan ini terlaksana dengan baik dan diisi dengan mewarnai dan lain sebagainya. Siswa-siswi sangat antusias dan senang dengan kegiatan ini. Mereka dapat belajar sambil bermain dan meningkatkan kreativitas mereka.


Kepala sekolah, Ibu Adel Zakeus, S.Pd, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Beliau berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Guru-guru sangat antusias dengan kegiatan ini dan berharap dapat meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan. Mereka juga berharap dapat mengintegrasikan kegiatan ini dengan kurikulum sekolah. Selain itu, guru-guru juga dapat menggunakan kegiatan ini sebagai kesempatan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengajar dan mendidik siswa.

Orang tua siswa juga sangat mendukung kegiatan ini dan berharap anak-anak mereka dapat belajar lebih banyak tentang pentingnya menjaga lingkungan. Mereka juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran anak-anak mereka tentang lingkungan.

Dengan peringatan Hari Bumi ini, UPT SPF SDN Batu Laju berharap dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan lingkungan yang lebih baik. Sekolah juga berharap dapat menjadi contoh bagi masyarakat sekitar dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Semoga kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Dengan demikian, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan lestari untuk generasi mendatang.( Yahya )