23 April 2026

Peresmian Perpustakaan Ramah Anak UPT SPF SDN Batulaccu Makassar 23 April 2026

Tags


MULIAINFO. Com -- Makassar. Pada Kamis, 23 April 2026, UPT SPF SDN Batulaccu mencatat sejarah baru dengan diresmikannya  Perpustakaan Ramah Anak. Peresmian ini menjadi wujud komitmen sekolah dalam menghadirkan ruang literasi yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh siswa.

Peresmian dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Ibu Achi Soleman, S.STP.,M.Si. Beliau hadir bersama rombongan Dinas Pendidikan, pengawas sekolah, dan perwakilan Komite Sekolah. Kehadiran Ibu Kadis menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kota Makassar terhadap gerakan literasi di tingkat satuan pendidikan. Dalam kunjungan tersebut, beliau juga menyempatkan berdialog dengan guru dan siswa tentang pentingnya budaya membaca sejak dini. Sambutan hangat dari warga sekolah membuat suasana peresmian terasa akrab dan penuh semangat.

Acara ditandai dengan pemotongan pita oleh Ibu Kadis Pendidikan sebagai simbol dibukanya Perpustakaan ramah Anak untuk seluruh warga sekolah. Didampingi Kepala Sekolah Adel Zakeus, S.Pd dan perwakilan siswa, prosesi pemotongan pita berlangsung khidmat di depan pintu utama perpustakaan. Tepuk tangan meriah mengiringi saat pita terputus, menandakan perpustakaan resmi dapat digunakan. Setelah itu, Ibu Kadis bersama rombongan memasuki ruang perpustakaan untuk meninjau langsung penataan ruang, koleksi buku, dan sudut ramah anak. Raut wajah beliau tampak kagum melihat kreativitas guru dan siswa dalam menghias perpustakaan.

Penyambutan rombongan berlangsung meriah dengan penampilan Tari ganrang bulo dan Tari Paduppa oleh siswa-siswi SDN Batulaccu. Tari ganrang bulo dibawakan oleh siswi kelas 4 dan 5 dengan gerakan lemah gemulai sebagai simbol kegembiraan menyambut tamu. Sementara Tari Paduppa yang merupakan tarian tradisional Bugis-Makassar ditampilkan sebagai wujud penghormatan dan doa keselamatan untuk para tamu. Kostum warna-warni, iringan gendang, dan senyum ceria anak-anak membuat suasana halaman sekolah semakin hidup. Penampilan ini juga menjadi bukti bahwa literasi dan budaya lokal bisa berjalan beriringan di sekolah.



Kepala UPT SPF SDN Batulaccu, Adel Zakeus, S.Pd, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan penuh dari Dinas Pendidikan Kota Makassar. Beliau menegaskan perpustakaan ini bukan sekadar tempat menyimpan buku, tapi ruang tumbuhnya imajinasi dan karakter.

Perpustakaan ramah Anak dirancang dengan konsep ramah anak. Ruang baca dibuat berwarna, dilengkapi karpet, bantal duduk, pojok dongeng, serta panggung mini untuk praktik ramah. Koleksi bukunya pun beragam, mulai dari cerita rakyat, fabel, hingga buku pengetahuan populer.

Dalam sambutannya, Ibu Kadis Achi Soleman menekankan pentingnya perpustakaan ramah anak sebagai bagian dari ekosistem pendidikan yang inklusif. Anak harus merasa aman dan bebas berekspresi saat membaca, bercerita, bahkan bermain peran di perpustakaan.

Keunikan perpustakaan ini adalah adanya “sudut ramah”. Di sini anak-anak bisa membaca naskah, berlatih vokal, dan mementaskan cerita yang mereka baca. Tujuannya agar literasi tidak berhenti di membaca, tapi berlanjut ke memahami, menghayati, dan mengomunikasikan.

Para guru dan pustakawan SDN Batulaccu telah dibekali pelatihan pengelolaan perpustakaan ramah anak. Ke depan, akan ada jadwal rutin mendongeng, bedah buku, teater mini, dan kunjungan kelas untuk memastikan perpustakaan hidup setiap hari.

Dengan diresmikannya Perpustakaan ramah Anak ini, SDN Batulaccu berharap dapat melahirkan generasi yang gemar membaca, berani tampil, dan berkarakter. Semoga menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Kota Makassar untuk terus menguatkan gerakan literasi sekolah. Jaya literasi, sukses SDN Batulaccu! ( Yahya )