MULIAINFO. Com -- Makassar. Warga RT 3 RW 7 Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, kembali melaksanakan kerja bakti rutin setiap hari Minggu. Kegiatan gotong royong kali ini dipusatkan di Lorong Sukamaju 7 pada Minggu, 3 Mei 2026. Kegiatan Minggu pagi ini sudah menjadi agenda tetap warga sejak awal 2026. Tanpa perlu dikomando, warga otomatis keluar rumah saat mendengar pengumuman pengeras suara dari masjid RT.
Sejak pukul 07.00 WITA, warga sudah berkumpul dengan membawa peralatan kebersihan masing-masing. Mulai dari sapu, serokan, cangkul, hingga gerobak sampah disiapkan untuk membersihkan lingkungan. Anak muda Lorong Sukamaju 7 juga ikut andil. Mereka bertugas mengumpulkan sampah ke karung besar dan membantu warga lansia yang tidak kuat mengangkat lumpur dari got.
Fokus utama kerja bakti adalah pembersihan got di depan rumah warga. Setiap warga tampak antusias membersihkan saluran air di depan rumahnya agar tidak tersumbat sampah dan lumpur. Got yang bersih diharapkan bisa mencegah genangan saat hujan dan memutus perkembangbiakan nyamuk demam berdarah.
Ketua RW 7 bersama Ketua RT 3 Kelurahan Tamamaung langsung turun tangan memimpin kegiatan. Keduanya ikut mengangkat lumpur dari got dan menyemangati warga yang sedang bekerja bakti. Keteladanan pimpinan wilayah ini membuat warga makin semangat turun ke lapangan.
“Lorong Sukamaju 7 ini jadi percontohan di Kecamatan Panakkukang. Kalau got bersih, lingkungan sehat, nyamuk demam berdarah juga tidak bersarang,” ujar Ketua RT 3 di sela kegiatan. Warga pun menyambut dengan tepuk tangan sebagai tanda sepakat.
Ibu-ibu RT 3 juga tidak ketinggalan. Mereka membersihkan rumput liar di bahu jalan dan menyapu sampah plastik yang berserakan. Usai kerja bakti, mereka menyiapkan kudapan untuk seluruh warga yang terlibat. Menu kudapan kali ini adalah pisang goreng, ubi rebus, dan teh hangat hasil patungan ibu-ibu.
Semangat gotong royong warga Lorong Sukamaju 7 benar-benar terasa. Tidak hanya bapak-bapak, para remaja masjid dan Karang Taruna RT 3 RW 7 juga ikut menyisir setiap sudut lorong untuk memastikan tidak ada sampah yang tertinggal. Lurah Tamamaung yang kebetulan melintas turut memberikan apresiasi langsung. Beliau menyempatkan turun dari kendaraan dan ikut menyapa warga. “Ini contoh nyata program ‘Makassar Tidak Rantasa’ di tingkat lorong,” puji beliau.
Kerja bakti rutin setiap Minggu ini merupakan kesepakatan warga RT 3 RW 7 Kel. Tamamaung. Tujuannya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mempererat silaturahmi antar tetangga di Kecamatan Panakkukang. Ketua RW 7 menjelaskan, kesepakatan ini lahir saat musyawarah warga Januari lalu. Saat itu warga sepakat mengalokasikan 2 jam setiap Minggu pagi khusus untuk bersih-bersih lingkungan.
Sampah dan lumpur hasil pembersihan got dikumpulkan di satu titik, kemudian diangkut menggunakan gerobak motor menuju tempat pembuangan sementara. Dalam 2 jam, Lorong Sukamaju 7 sudah terlihat lebih rapi, bersih, dan saluran air kembali lancar.
Ketua RW 7 mengapresiasi kekompakan warga RT 3. Ia berharap kegiatan positif ini terus berlanjut dan bisa ditiru oleh RT lain di Kelurahan Tamamaung dan Kecamatan Panakkukang. “Lingkungan bersih, warga sehat, Makassar dua kali tambah baik,” tutupnya. ( Yahya )
